NEW
Font size
WorksheetsSTS Sejarah Indonesia Semester IV SMAMDA Semester gasal 2023
Total questions: 25
Worksheet time: 33mins
Integrasi nasional atau bangsa adalah usaha atau proses mempersatukan perbedaan perbedaan dalam suatu negara berdasarkan bahasa, darah, sejarah, tanah, dan tujuan yang sama sehingga tercapai keserasian dan keselarasan nasional.
Dibawah ini bukan faktor pendorong Integrasi Nasional Indonesia adalah…
Perasaan Senasib dan Mempunyai Tujuan yang Sama
Persamaan Nasib dalam Sejarah
Keinginan Bersatu
Nasionalisme
Etnosentrisme
Kita harus bersyukur pada Tuhan YME, bangsa kita yang hingga kini tetap bersatu dalam keberagaman, meskipun berbagai kasus konflik dan pergolakan sempat berlangsung di masyarakat. Dalam sejarah republik ini, konflik dan pergolakan dalam skala yang lebih besar bahkan pernah terjadi dan hampir membuat bangsa Indonesia terancaman disintegrasi bangsa.
Dari pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa disintegrasi merupakan upaya….
pemisahan
penyatuan
penggabungan
pembatasan
peleburan
Setelah kemerdekaan Indonesia terutama setelah pemilu pertama 1955, ada beberapa kelompok yang nyatanya memang saling bersaing dengan mengusung ideologi masing-masing sehingga rawan menimbulkan konflik yang berkaitan dengan Ideologi.
Dibawah ini adalah ideologi yang pernah menjadi landasan dalam konflik dan pergolakan di Indonesia adalah…
nasionalisme radikal dan komunis
nasionalisme radikal dan Islam
komunis dan Islam
komunis dan sosialisme demokrat
sosialisme demokrat dan tradisionalis Jawa
Kelompok ini biasanya berusaha untuk mengontrol suatu sistem sosial atau kegiatan untuk keuntungan sendiri. Mereka juga enggan untuk melepas posisi atau kedudukan yang diperolehnya sehingga sering menghalangi suatu proses perubahan.
Termasuk dalam kategori ini adalah Peristiwa konflik dan pergolakan yang berkait dengan….
Ideologi
Kepentingan
Sistem pemerintahan
Nasionalisme
Disintegrasi
Peristiwa konflik dan pergolakan yang berkait dengan system pemerintahan salah satunya Perlawanan yang terjadi akibat adanya ketidakpuasan beberapa daerah di wilayah Indonesia terhadap kebijakan pemerintahan pusat, yang dinilai tidak adil dan semakin condong ke kiri (komunis), yaitu perlawanan dari….
Negara federal
BFO (Bijeenkomst Federal Overleg)
PRRI dan Permesta
Andi Aziz
RMS
Diawal pemberontakan PKI Madiun, pembunuhan terhadap pejabat pemerintah dan para pemimpin partai yang antikomunis terjadi. Kaum santri juga menjadi korban. Tetapi pasukan pemerintah berhasil mendesak mundur pemberontak. Pada 30 September 1948, PKI berhasil ditumpas dan Kota Madiun berhasil dibebaskan dari kekuasaan pemberontak.
Dibawah ini adalah cara penumpasan PKI Madiun…
Pemerintah mengangkat Kolonel A. H. Nasution Gatot Subroto menjadi Gubernur Militer Daerah Surakarta
Pemimpin operasi penumpasan diserahkan kepada Panglima MBKD, yaitu Kolonel Gatot Subroto
TNI mengerahkan divisi cadangan dari tentara Divisi Siliwangi
Hanya dalam waktu dua hari, TNI berhasil memukul mundur kelompok FDR/PKI
Presiden Sukarno dalam pidato yang disiarkan melalui radio menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk memilih “Musso atau Aidit”.
Kartosuwiryo tidak mau mengakui tentara RI (pasukan Siliwangi) yang kembali ke Jawa Barat kecuali mereka mau bergabung dengan DI/TII. Maka pemerintah pun bersikap tegas. Meski upaya menanggulangi DI/TII Jawa Barat pada awalnya terlihat belum dilakukan secara terarah, namun sejak 1959, pemerintah mulai melakukan operasi militer.
Untuk mempersempit ruang gerak dan memotong arus perbekalan pasukan DI/TII ini maka pemerintah melakukan...
Operasi terpadu Pagar Betis
Operasi tempur
Operasi Siliwangi
Gerakan Banteng Negara (GBN)
Operasi militer TNI pada 3 Februari 1965
Konsep Nasakom memberikan kekuatan kepada PKI untuk memengaruhi pemerintahan. Pada 27 Agustus 1964, dibentuk Kabinet Dwikora yang memasukkan beberapa tokoh PKI sebagai menteri dan pejabat negara lainnya. PKI selalu menganggap TNI-AD sebagai musuh utama.
Dibawah ini adalah isu-isu yang dihembuskan oleh PKI untuk menyingkirkan TNI-AD…
isu Dewan Jenderal
isu Nasakom
isu Dokumen Gilchrist
isu Gerwani
isu angkatan kelima
Usul pembentukan angkatan ke-5 selain AD-AUAL-AK yang dikemukakan oleh PKI pada Januari 1965, diakui memang semakin memperkeruh suasana terutama dalam hubungan antara PKI dan TNI AD. Bagi para petinggi militer gagasan ini bisa berarti pengukuhan aksi politik yang matang, bermuara pada dominasi PKI yang hendak mendirikan pemerintahan komunis yang pro-RRC (Republik Rakyat Cina yang komunis) di Indonesia.
Dibawah ini merupakan bagian dari angkatan ke-5 adalah…
petani bersenjata
anggota PKI bersenjata
simpatisan PKI bersenjata
buruh bersenjata
Gerwani bersenjata
Dipimpin Letnan Kolonel Untung PKI menculik Perwira-perwira AD, kemudian dibawa ke daerah Lubang Buaya hingga akhirnya tewas dan dikubur dalam sebuah sumur. Dalam situasi tak menentu itulah operasi penumpasan G30S/PKI dilakukan dengan cepat di bawah pimpinan Panglima Kostrad, Mayor Jenderal Soeharto.
Dibawah ini adalah tindakan awal yang dilakukan oleh Mayor Jenderal Soeharto adalah…
Menangkap Kolonel Untung
Membubarkan PKI dan ormas-ormasnya
Melarang ideology komunis di Indonesia
Menghimpun pasukan yang masih setia kepada Pancasila
Mencari keberadaan Jenderal Ahmad Yani selaku Men/Pangad
Pemberontakan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) terjadi karena adanya ketidakpuasan terhadap kebijakan Republik Indonesia Serikat (RIS). Pemberontakan yang dipimpin oleh Kapten Raymond Westerling pada tahun 1949 ini bertujuan untuk…
mempertahankan bentuk Negara Federal Pasundan di Indonesia
mempertahankan adanya tentara sendiri pada setiap negara bagian
tidak setuju dengan pembentukan Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat (APRIS) di negara bagian Pasundan
menyerbu kota Bandung secara mendadak dan melakukan tindakan terror
menyerang Jakarta dan ingin membunuh antara lain Menteri Pertahanan Sultan Hamengku Buwono IX dan Kepala APRIS Kolonel T.B. Simatupang
Pemberontakan Andi Aziz berawal dari tuntutan Kapten Andi Aziz dan pasukannya terhadap pemerintah Indonesia agar hanya mereka yang dijadikan pasukan APRIS di Negara Indonesia Timur (NIT). Pemerintahpun bertindak tegas dengan mengirimkan pasukan ekspedisi di bawah pimpinan Kolonel Alex Kawilarang, akan tetapi sebelum tindakan tegas tersebut pemerintan melakukan…
Pertemuan untuk menyelesaikan persoalan
Mengutus KSAD Abdul Haris Nasution dan PM Juanda yang sebenarnya berusaha mengatasi krisis ini dengan jalan musyawarah
Ultimatum kepada Andi Aziz agar melapor ke Jakarta akibat peristiwa tersebut
Mengutus dr. Leimena untuk berunding
Mengutus Kolonel Alex Kawilarang untuk berunding
Pemberontakan RMS dilakukan dengan tujuan memisahkan diri dari Republik Indonesia Serikat (RIS) dan menggantinya dengan negara sendiri. Pemerintah pun langsung mengambil tindakan tegas, dengan melakukan operasi militer di bawah pimpinan Kolonel Kawilarang, akan tetapi sebelum tindakan tegas tersebut pemerintah melakukan…
Pertemuan untuk menyelesaikan persoalan
Mengutus KSAD Abdul Haris Nasution dan PM Juanda yang sebenarnya berusaha mengatasi krisis ini dengan jalan musyawarah
Ultimatum kepada Andi Aziz agar melapor ke Jakarta akibat peristiwa tersebut
Mengutus dr. Leimena untuk berunding
Mengutus Kolonel Alex Kawilarang untuk berunding
Munculnya pemberontakan PRRI dan Permesta bermula dari adanya persoalan di dalam tubuh Angkatan Darat, berupa kekecewaan atas minimnya kesejahteraan tentara di Sumatera dan Sulawesi. Beberapa tokoh sipil dari pusatpun mendukung mereka bahkan bergabung ke dalamnya, seperti Syafruddin Prawiranegara, Burhanuddin Harahap dan Mohammad Natsir.
Dibawah tindakan pemerintah sebelum pemberontakan ini membesar…
Pertemuan untuk menyelesaikan persoalan
Mengutus KSAD Abdul Haris Nasution dan PM Juanda yang sebenarnya berusaha mengatasi krisis ini dengan jalan musyawarah
Ultimatum kepada Andi Aziz agar melapor ke Jakarta akibat peristiwa tersebut
Mengutus dr. Leimena untuk berunding
Mengutus Kolonel Alex Kawilarang untuk berunding
Terjadinya konflik dan pergolakan di Indonesia pada masa lalu, nyatalah bahwa sejarah dapat memberikan berbagai hikmah yang terkandung di dalamnya.
Dibawah ini bukan merupakan hikmah terjadinya konflik dan pergolakan di Indonesia pada 1945-1965…
Dijadikan pembelajaran dalam memandang atau menghadapi berbagai ancaman potensi konflik yang terjadi pada masa sekarang
Menjadikan kita manusia lebih hati-hati dalam mempelajari sejarah bangsa terutama masalah konflik
Kesalahan masyarakat di masa lampau akan menjadi pelajaran berharga yang harus diwaspadai di masa kini
Keberhasilan di masa lampau akan dapat memberi pengalaman pada masa sekarang
Dijadikan pengalaman yang pernah dilakukan masyarakat pada masa lampau, yang tentu saja dapat dikaitkan dengan masa sekarang
Konflik bahkan bukan saja dapat mengancam persatuan bangsa. Kita juga harus menyadari betapa konflik yang terjadi dapat menimbulkan banyak korban dan kerugian.
Dibawah ini kondisi Daerah Rawan Konflik Sosial di Indonesia…
ekonomi yang tertinggal
ekonomi maju
interaksi antarkelompok sosial sangat cair
pemerataan pembangunan
interaksi sosial antarkelompok sangat kaku
Beberapa tokoh di bawah ini merupakan para pahlawan nasional yang memiliki jasa dalam mewujudkan integrasi bangsa Indonesia. Tokoh ini mempopulerkan lagu Indonesia Raya di Papua saat menjelang Indonesia merdeka. Ia juga turut berperan menggagas pendirian Partai Indonesia Merdeka (PIM) pada tanggal 10 Mei 1946 dan Merancang perlawanan rakyat Biak…
Frans Kaisiepo
Silas Papare
Marten Indey
Opu Daeng Risaju
Ismail Marzuki
Beberapa tokoh di bawah ini merupakan para pahlawan nasional yang memiliki jasa dalam mewujudkan integrasi bangsa Indonesia. Tokoh ini membentuk komite Indonesia Merdeka (KIM) pada 1945, membentuk Partai Kemerdekaan Irian Indonesia (PKII), mendirikan Badan Perjuangan Irian di Yogyakarta pada 1949 dan ia mewakili Irian Barat duduk sebagai anggota delegasi RI dalam Perundingan New York antara Indonesia-Belanda dalam upaya penyelesaian masalah Papua…
Frans Kaisiepo
Silas Papare
Marten Indey
Opu Daeng Risaju
Ismail Marzuki
Beberapa tokoh di bawah ini merupakan para pahlawan nasional yang memiliki jasa dalam mewujudkan integrasi bangsa Indonesia. Tokoh ini bergabung dengan Partai Serikat Islam Indonesia (PSII), menjadi ketua PSII Palopo pada 1930, aktif berjuang melawan kolonialisme Belanda dan turut terlibat pertempuran dengan Belanda pada masa awal kemerdekaan…
Frans Kaisiepo
Silas Papare
Marten Indey
Opu Daeng Risaju
Ismail Marzuki
Tidak sembarangan orang dapat menyandang secara resmi gelar pahlawan nasional. Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi.
Dibawah ini bukan Kriteria yang harus dipenuhi untuk secara resmi mendapat gelar pahlawan nasional adalah…
Telah memimpin dan melakukan perjuangan bersenjata untuk mencapai/merebut/ mempertahankan/mengisi kemerdekaan bangsa
Telah memimpin dan melakukan perjuangan bersenjata untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa
Telah memimpin dan melakukan perjuangan politik atau untuk mencapai/merebut/ mempertahankan/mengisi kemerdekaan bangsa
Telah memimpin dan melakukan perjuangan politik atau untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.
Telah melakukan perjuangan fisik dan mental untuk kemajuan dan kedaulatan Negara disegala bidang.
Pemberontakan PKI Madiun diawali debgan adanya Front Demokrasi Rakyat (FDR) yang dibentuk oleh...
Amir Syarifuddin
Nyoto
DN Aidit
Amir Fatah
Tan Malaka
Pemberontakan DI/TII Jawa Barat dipicu oleh ketidaksenangan Kartosoewiryo atas disetujuinya hasil Perundingan...
Linggarjati
Renville
Roem Royen
KMB
Inter Indonesia
Gerakan DI/TII pimpinan Ibnu Hajar terjadi di provinsi...
Jawa Barat
Sulawesi Selatan
Kalimantan Selatan
Jawa Tengah
Aceh
Tanggal 18 September 1948, diproklamirkan berdirinya Negara Soviet Indonesia di Madiun. Pemberontakan PKI Madiun tersebut dilatarbelakangi oleh...
Kekecewaan terhadap isi Perundingan Renville
Adanya isu Dewan Djendral yang akan mengkudeta Soekarno
Pembentukan FDR oleh Amir Syarifuddin yang menjadi oposisi dalam pemerintahan
Pembangunan dan alokasi dana yang tidak merata terhadap daerah
Kekhawatiran Anggota KNIL kehilangan jabatan setelah terbentuknya APRIS
Pelaksanaan Demokrasi Liberal tahun 1950-1959 menimbulkan ketidakstabilan politik di Indonesia, antara lain...
Kepemimpinan Soekarno yang otoriter
Munculnya gerakan separatisme PRRI /Permesta
Program kerja kabinet berjalan stabil
Kabinet sering berganti karena dijatuhkan oleh Parlemen
Diselenggarakannya Pemilu I tahun 1955
