wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Survey Pengetahuan

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan nilai kemanusiaan dalam pengurangan risiko bencana?

a)

Nilai yang mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan manusia sebagai korban maupun pelaku penanggulangan bencana.

b)

Nilai yang mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan alam dan lingkungan sebagai sumber dan dampak bencana.

c)

Nilai yang mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan pemerintah dan lembaga sebagai penyelenggara dan pengawas penanggulangan bencana.

d)

Nilai yang mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan sektor swasta dan donor sebagai pendukung dan pemberi bantuan penanggulangan bencana.

2.

Apa saja nilai-nilai kemanusiaan yang harus diterapkan dalam penanggulangan bencana?

a)

Kecepatan, ketepatan, keefektifan, dan keefisienan.

b)

Keterbukaan, transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi.

c)

Kemandirian, kreativitas, inovasi, dan kolaborasi.

d)

Keadilan, kesetaraan, solidaritas, dan tanggung jawab.

3.

Bagaimana cara menerapkan nilai-nilai kemanusiaan dalam pengurangan risiko bencana?

a)

Dengan melakukan analisis risiko bencana secara komprehensif dan partisipatif, serta merumuskan strategi penanggulangan bencana yang sesuai dengan konteks lokal.

b)

Dengan melakukan sosialisasi dan edukasi tentang risiko bencana secara luas dan berkelanjutan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penanggulangan bencana.

c)

Dengan melakukan koordinasi dan kerjasama antara berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam penanggulangan bencana, serta membangun jejaring dan kemitraan yang kuat.

d)

Dengan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan penanggulangan bencana secara berkala dan objektif, serta melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas secara berkelanjutan.

4.

Apa yang dimaksud dengan kesiapsiagaan bencana?

a)

Serangkaian kegiatan yang dilakukan dengan segera pada saat kejadian bencana untuk menangani dampak buruk yang ditimbulkan.

b)

Serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengurangi dampak buruk yang mungkin timbul, terutama dilakukan dalam situasi sedang tidak terjadi bencana.

c)

Serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan terjadinya bencana, termasuk penyusunan rencana kontinjensi, pelatihan, dan simulasi.

d)

Serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk memulihkan kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan pasca bencana, termasuk rekonstruksi dan rehabilitasi.

5.

Apa dampak positif dari penerapan nilai-nilai kemanusiaan dalam pengurangan risiko bencana?

a)

Meningkatkan ketahanan dan ketangguhan masyarakat terhadap ancaman bencana, serta mempercepat proses pemulihan pasca bencana.

b)

Meningkatkan kinerja dan kapasitas pemerintah dan lembaga terkait dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, serta memperkuat sistem peringatan dini bencana.

c)

Meningkatkan kontribusi dan dukungan sektor swasta dan donor dalam penyediaan sumber daya untuk penanggulangan bencana, serta memperluas cakupan bantuan bagi korban bencana.

d)

Meningkatkan reputasi dan citra Indonesia di mata dunia internasional sebagai negara yang peduli dan tanggap terhadap isu-isu kemanusiaan, khususnya terkait dengan bencana.

6.

Ada berapa klaster nasional penanggulanagan bencana:

a)

10 Klaster

b)

8 Klaster

c)

11 Klaster

d)

7 Klaster

7.

Klaster apa yang bertugas untuk pelayanan belajar mengajar formal dan informal, penyiapan sekolah darurat, dan bimbingan dan penyuluhan bagi anak dewasa?

a)

Klaster Kesehatan

b)

Klaster Pendidikan

c)

Klaster Pemulihan Dini

d)

Klaster Pengungsian dan Perlindungan

8.

Berikut adalah prinsip kemanusiaan yang harus dijunjung oleh OMS (Organisasi Masyarakat Sipil) dalam melakukan respon kemanusiaan adalah

a)

Netralitas, yaitu tidak memihak kepada salah satu pihak yang terlibat dalam bencana atau konflik.

b)

Kemandirian, yaitu tidak bergantung kepada pihak lain dalam memberikan bantuan kemanusiaan.

c)

Akuntabilitas, yaitu bertanggung jawab kepada para penerima bantuan dan donor atas penggunaan sumber daya.

d)

A dan C benar

9.

Siapa yang bertanggung jawab untuk membentuk dan mengoordinasikan klaster nasional dalam penanggulangan bencana di Indonesia?

a)

Presiden Republik Indonesia

b)

Kementerian Sosial

c)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

d)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)

10.

Berikut adalah tantangan yang dihadapi oleh OMS (Organisasi Masyarakat Sipil) dalam melakukan respon kemanusiaan:

a)

Kurangnya koordinasi antara OMS (Organisasi Masyarakat Sipil) dengan pemerintah dan lembaga internasional

b)

Kurangnya akses ke daerah-daerah yang terdampak bencana atau konflik

c)

Kurangnya sumber daya manusia, finansial, dan logistik untuk memberikan bantuan

d)

Semua jawaban benar