NEW
Font size
WorksheetsUlangan Harian
Total questions: 35
Worksheet time: 1hrs 10mins
Berdasarkan surat Al Maidah ayat 48 ditegaskan bahwa al qur'an diturunkan oleh Allah Swt. dengan kebenaran (haq). Kebenaran tersebut meliputi ....
Dzat yang turunkan
Haq dalam kandungannya
Cara turunnya
Yang mengantarnya turun
Penafsiran manusia terhadap al qur'an
Ketika Al Qur'an berfungsi membenarkan kitab-kitab sebelumnya, yakni taurat yang diturunkan kepada nabi Musa as, zabur kepada nabi Daud as, dan Injil kepada nabi Isa as. Al Qur'an menjadi saksi atas kebenaran kandungan kitab-kitab terdahulu. Dalam hal ini Al Qur'an berfungsj sebagai....
Muhaimin
Mutakabbir
Mutawatir
Mursyid
Murabbi
Umat islam diperintahkan untuk berlomba-lomba dengan sungguh-sungguh dalam berbuat kebaikan dan menghindari perdebatan yang tidak perlu hingga menghabiskan waktu sia-sia.
Berikut ini yang bukan merupakan hambatan dalam menerapkan fastabiqul khairat adalah....
Kurang ilmu untuk memahami isi Al Qur'an
Memiliki pendirian yang teguh dan konsisten
Merasa diri paling benar dan menganggap orang lain sesat
Merasa cukup dengan amal yang dilakukan
Tidak mau menerima nasihat dari orang lain
Syifa mengerjakan soal ujian tanpa mencontek, walaupun banyak teman-temannya yang mencontek dan ada kesempatan untuk mencontek saat pengawas tidak memperhatikan. Sikap tersebut menunjukan bahwa ia beriman yang kaitannya dengan....
Lisan
Ucapan
Perbuatan
Niat
Aqidah
Perhatikan potongan ayat Q.S Al Maidah/5: 48 berikut ini!
لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنْكُمْ شِرْعَةً وَّمِنْهَاجًا
Arti dari potongan ayat diatas adalah....
Maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang diturunkan Allah
Untuk setiap umat diantara kamu, kami berikan aturan dan jalan yang terang
Kalau Allah menghendaki niscaya kamu dijadikannya satu umat (saja)
Yang membenarkan kitab-kitab sebelumnya dan menjaganya
Allah hendak menguji kamu terhadap karunia yang telah diberikan-Nya
Berapa jumlah cabang iman dalam konsep Syu'abul Iman menurut Syeikh Muhammad Nawawi al-Jawi?
66
77
88
99
100
Perhatikan potongan Q.S. al-Maidah/5: 48 berikut ini!
وَاَنْزَلْنَآ اِلَيْكَ الْكِتٰبَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتٰبِ
Ayat yang bergaris bawah mengandung hukum bacaan ….
Mad jaiz munfashil dan idgham bilaghunnah
Mad wajib muttashil dan idgham bilaghunnah
Mad jaiz munfashil dan ikhfa’
Mad wajib muttashil dan izhar safawi
Mad iwadh dan iqlab
Islam sangat menghargai seseorang yang bekerja keras untuk memperoleh penghidupan yang layak, dan mengkonsumsi makanan dari hasil usahanya sendiri. Bagi seorang muslim, etos kerja bukan hanya bertujuan memenuhi kebutuhan hidup duniawi, tetapi ada tujuan mulia yakni ….
mencapai pangkat tertinggi
memperoleh harta yang melimpah
sebagai bagian ibadah kepada Allah Swt.
dimuliakan oleh masyarakat
mendapatkan ketenangan hidup
Bekerja keras merupakan perilaku mulia yang harus dilakukan setiap muslim. Di antara tujuan bekerja dalam Islam adalah menolak kemungkaran. Kemungkaran dapat terjadi pada seseorang yang menganggur. Kemungkaran tersebut adalah ….
Memiliki cita-cita yang terlalu tinggi
Rasa malas dan berpangku tangan
Sulit membedakan antara kebaikan dan keburukan
Mendapatkan sumbangan dari orang lain
Tergerak untuk memperbanyak ibadah
Seandainya Allah Swt. menghendaki, niscaya umat Nabi Musa a.s., Nabi Isa a.s., dan umat Nabi Muhammad Saw. akan dijadikan satu umat saja. Tetapi hal ini tidak dikehendaki oleh Allah Swt. Hikmah yang dapat diambil adalah ….
Manusia memiliki nasib berbeda-beda
Agar dapat berlomba dalam kebaikan
terciptanya kehidupan baru di bumi
memperluas kewenangan manusia dalam mengolah bumi
semua manusia dikendalikan oleh takdir
Perhatikan pernyataan berikut ini!
1. Berusaha mencapai cita-citanya
2. Suka mengikuti kompetisi sekolah lain
3. Selalu taat kepada Allah, rasul, dan pemimpin
4. Berlomba dalam mewujudkan kebersihan
5. Selalu berseragam dengan lengkap setiap hari
Yang termasuk perilaku mulia terkait ketaatan adalah ....
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 4
2 dan 5
3 dan 5
Akhir-akhir ini semangat berkompetisi menurun di kalangan pelajar. Ini dibuktikan ketika diumumkan tentang peringkat kelas, justru sang juara menjadi cemoohan temannya yang lain. Mereka menanggapinya bahwa si juara ini pelit, tidak mau bagi-bagi pada saat ujian. Yang harus dilakukan oleh orang yang memahami isi Q.S. al-Māidah/5:48 adalah .…
belajar dengan sungguh-sungguh agar ia menjadi juara kelas
bekerja keras agar apa yang diinginkan dapat tercapai
berkompetisi secara sehat, tidak curang dan tidak menyontek
berkolaborasi agar sama-sama mendapatkan nilai memuaskan
menaati semua aturan yang ada disekolah dan kelas
Ketika menemukan masalah, kemudian terjadi perselisihan karena masingmasing menganggap paling benar pendapatnya, yang harus kamu lakukan adalah sebagai berikut, kecuali . . . . .
menghormati perbedaan pendapat orang lain
berusaha mencari titik temu dari perbedaan tersebut
mengembalikan permasalahan kepada al-Qur’ān dan hadis
melakukan terobosan baru dengan berijtihad
tidak perlu diselesaikan karena keduanya ingin menang
Apabila ada pemimpin yang mengajak kepada kemaksiatan, sikap kita sebagaimana dijelaskan pada Q.S. an-Nisā/4:59 adalah ….
mengikuti meskipun salah
memeranginya dengan cara yang keras
melakukan demo untuk menentangnya
menolaknya dengan cara yang bijak
membiarkan dan masa bodoh saja
1. Mempersaudarakan rakyatnya seperti saudara
2. Senantiasa bersikap bijaksana
3. Bekerja keras dengan cara halal
4. Menyelesaikan tugas sampai tuntas
5. Kelompok yang berbeda tidak perlu diperangi
Ungkapan di atas yang termasuk kategori etos kerja adalah ....
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 4
4 dan 5
1 dan 5
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ
Bagaimanakah penerapan dari potongan ayat QS. an Nisa’: 59 diatas?
Belajar dengan baik dan setulus hati
Mematuhi peraturan sekolah
Memahami perasaan teman
Memaafkan kesalahan orang lain
Melaksanakan ibadah dengan setengah hati
فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ
Pada potongan ayat diatas, terdapat huruf ن (nun) mati/sukun bertemu dengan huruf ت (ta’). Maka hukum bacaannya adalah …..
Iqlab
Idghom bilaghunnah
Ghunnah
Idhar
Ikhfa’
وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ
Penggalan ayat QS. at Taubah: 105 diatas bermakna …..
Dan katakanlah, bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga rasul-Nya dan orang-orang mukmin
Dan katakanlah, belajarlah kamu, maka Allah akan melihat ilmumu, begitu juga rasul-Nya dan orang-orang mukmin
Dan katakanlah, mengabdilah kamu, maka Allah akan melihat ketulusanmu, begitu juga rasul-Nya dan orang-orang mukmin
Dan katakanlah, berbuat baiklah kamu, maka Allah akan melihat perbuatanmu, begitu juga rasul-Nya dan orang-orang mukmin
Dan katakanlah, beribadahlah kamu, maka Allah akan melihat jerih payahmu, begitu juga rasul-Nya dan orang-orang mukmin
Allah SWT telah memerintahkan untuk berkompetisi dalam kebaikan yang tertuang dalam surat ….
QS. Ali Imron: 48
QS. an Nisa’: 48
QS. al Isro’: 48
QS. al Maidah: 48
QS. at Taubah: 48
وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلَٰكِنْ لِيَبْلُوَكُمْ فِي مَا آتَاكُمْ ۖ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ
arti potongan ayat diatas adalah . . . .
Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu
Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak meningkatkan derajatmu kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu
Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak memuji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu
Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak memberi pelajaran bagi kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu
Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak mengingatkan kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu
"Tidak ada satu makananpun yang dimakan sesorang yang lebiih baik daripada makanan hasil usahanya sendiri". Hadits ini menerangkan tentang ....
bersegera melakukan kebaikan
kompetitif dalam kebaikan
keutamaan bekerja keras
taat pada Allah SWT dan RasulNya
keutamaan tawakal
Fastabiqul khoirot dalam perkara ibadah artinya . . . . .
tidak permah mencemooh ibadah orang lain
selalu memuji ibadah orang lain
mendahulukan ibadah dari semua hal lainnya
berusaha meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah
sering melakukan ibadah wajib
مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ
Yang dimaksud dengan lafal diatas dalam QS. al Maidah: 48 adalah . . . . .
isi kitab Injil
isi kitab Taurat
isi kitab Zabur
isi kitab al Quran
suhuf Nabi Ibrahim
Iman, Islam dan ihsan adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan yang kemudian disebut dengan agama Islam. Berikut ini yang merupakan pengertian dari iman adalah….
mempercayai dengan hati, mengucapkan dengan lisan dan meragukan dengan perbuatan
mempercayai setengah hati, mengucapkan dengan lisan dan meragukan dengan perbuatan
mempercayai dengan hati, mengucapkan dengan lisan dan membuktikan dengan perbuatan
mempercayai dengan hati, menolak dengan ucapan dan membuktikan dengan perbuatan
mempercayai dengan hati, menyangkal dengan lisan dan membuktikan dengan perbuatan
Seorang mukmin, adalah seorang yang beriman yang melaksanakan ibadah dengan sangat ikhlas, seakan-akan Allah Swt. melihatnya, meskipun ia tidak melihat Allah Swt. Pernyataan tersebut merupakan definisi dari ….
Ihsan
Iman
Islam
Ikhlas
Istishab
Perhatikan pernyataan berikut!
a) Mahmud hanya mengerjakan salat jamaah saat berada di sekolah saaat dilihat oleh guru dan teman-temannya
b) Mamad selalu berbuat baik, berkata jujur, tetapi tidak pernah salat
c) Malik senantiasa mendirikan salat, berkata baik dan rajin bersedekah
d) Maman selalu istiqamah dalam beribadah dan gemar membantu orang tuanya
e) Marwan adalah ketua Rohis di sekolah tetapi saat di rumah sering berbohong kepada orang tuanya
Dari pernyataan tersebut, yang perilakunya selaras dengan iman, Islam dan ihsan adalah….
Malik dan Maman
Mamad dan Malik
Maman dan Marwan
Mahmud dan Mamad
Marwan dan Mahmud
Dimensi dari keimanan itu menyangkut tiga ranah yaitu ma'rifatun bil qalbi, iqrarun bil lisan dan amalun bil arkan. Dari contoh-contoh amalan di bawah ini yang merupakan cabang iman dalam ranah ma'rifatun bil qalbi adalah….
belajar dan menuntut ilmu
membaca kalimat thayyibah
membaca kitab suci Al-Qur`an
mengajarkan ilmu kepada orang lain
mencintai dan membenci karena Allah Swt.
Beriman pada hakikatnya adalah satu padunya niat, ucapan dan perbuatan.
Berikut ini yang bukan merupakan cabang iman dari ranah perbuatan adalah….
mengurus perawatan jenazah
menghindari bacaan yang sia-sia
menunaikan dan membayar hutang
meluruskan muamalah dan menghindari riba
menjadi saksi yang adil dan tidak menutupi kebenaran
Perhatikan pernyataan berikut ini!
a) Belajar dan menuntut ilmu
b) Membaca kitab suci Al-Qur`an
c) Mengajarkan ilmu kepada orang lain
d) Berbakti dan menunaikan hak orang tua
e) Menikah untuk menghindarkan diri dari perbuatan keji dan haram
Dari pernyataan tersebut, yang merupakan cabang iman dari ranah niat, hati dan akidah adalah….
a) – b) – c)
a) – c) – d)
a) – d) – e)
b) – c) – d)
b) – d) – e)
Berikut ini yang bukan merupakan tanda-tanda orang yang beriman adalah….
istiqamah dan tertib menjalankan salatnya
bila disebutkan nama Allah swt. hatinya bergetar
menakahkan sebagian hartanya di jalan Allah swt.
berjihad di jalan Allah swt. dengan harta dan jiwanya
mempengaruhi orang lain untuk memerangi orang kair
Orang yang beriman, tidak akan luput dari ujian dan godaan yang terhadap keimanannya. Semakin beriman seseorang, semakin bersar pula ujian dari Allah Swt. baginya. Berikut ini yang bukan merupakan ujian bagi seorang mukmin adalah….
mukmin yang saling membenci satu sama lain
mukmin yang saling mendukung satu sama lain
datangnya orang munaik yang membenci kaum mukmin
godaan hawa nafsu dari dalam diri setiap mukmin itu sendiri
orang kair yang memerangi kaum mukmin dengan tipu dayanya
Hamid adalah seorang muslim yang taat beribadah dan berperilaku baik di sekolah. Sejak SMP dia bercita-cita untuk melanjutkan ke sekolah favorit di kotanya. Bahkan dia pernah bernadzar apabila ia diterima di sekolah tersebut, ia akan berpuasa sunah selama tiga hari. Namun hingga saat ini, Hamid belum juga menunaikan nadzar tersebut, karena setiap kali hendak berpuasa, selalu saja ada halangannya untuk menunda. Hal ini merupakan contoh ujian keimanan bagi Hamid yang datangnya dari ….
bisikan setan
bisikan orang kair
bisikan dari kaum munaik
bisikan orang mukmin lainnya
bisikan dari dalam hatinya sendiri
Orang yang beriman secara kafah, akan senantiasa berhati-hati dalam kehidupannya. Ia akan menempatkan Allah Swt. sebagai tujuan utama dari setiap aktivitasnya. Dengan demikian, hikmah iman bagi seorang mukmin adalah….
membuat seseorang menjadi resah dan gelisah hidupnya
mudah terserang ujub, riya dan sum’ah dalam hidupnya
membuat seseorang hanya mengharap rida Allah swt.
membuat seseorang terhindar dari keberuntungan
membuat seseorang tergantung kepada makhluk
Menurut hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, cabang iman yang paling utama adalah ....
Menyingkirkan apa yang akan menghalangi orang di jalan
Mengucapkan laa ilaha illallah
Mencintai Allah dan Rasul-Nya lebih dari selainnya
Mencintai sesuatu semata-mata karena Allah dan benci kepada kekufuran
Malu
Dari pengelompokan cabang-cabang iman berdasarkan dimensi keimanan, cabang-cabang iman yang berkaitan dengan niat, akidah, dan hati ada ....
10
20
30
40
50
