NEW
Font size
Worksheets12. DEMOKRASI TERPIMPIN DAN ORDE BARU
Total questions: 50
Worksheet time: 35mins
Kabinet yang terbentuk setelah keluarnya Dekret Presiden 5 Juli 1959 adalah:
Kabinet Karya
Kabinet Kerja
Zaken Kabinet
Kabinet Gotong Royong
Kabinet Dwikora
Dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 yang mengawali terbentuknya pemerintahan orde lama salah satunya didorong oleh faktor…..
keinginan Presiden untuk kembali menjalankan pemerintahan
kegagalan badan konstituante merumuskan UUD baru
ketidakpercayaan rakyat terhadap pemerintah masa demokrasi liberal
keinginan rakyat untuk mengembalikan kekuasaan Presiden sebagai kepala pemerintahan
tuntutan rakyat agar pelaksanaan pemerintahan dikembalikan seperti yang diatur dalam UUD 1945 pasal 4 dan pasal 17
Masa demokrasi terpimpin dimulai dengan berlakunya:
Ketetapan MPRS Nomor 1 / MPRS / 1960
pembubaran DPR dan pembentukan DPR GR
pembentukan Front Nasional
Dekrit presiden 5 Juli 1959
pembentukan kabinet kerja
Konsepsi Demokrasi Terpimpin dicetuskan oleh Presiden Soekarno sejak 21 Februari 1957. Langkah pertama yang ditempuh Soekarno dalam mewujudkan konsepsi tersebut adalah:
membentuk Dewan Nasional
membubarkan Dewan Konstituante
meminta dukungan Angkatan Darat
membentuk Kabinet Gotong Royong
membentuk Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara
Masa Demokrasi Terpimpin merupakan masa yang penuh dengan konfrontasi. Presiden Soekarno menganggap perjalanan revolusi Indonesia belumlah selesai. Hal ini tercermin dalam salah satu pidatonya yang dijadikan Manifesto Politik Republik Indonesia yaitu:
“Nawakarsa”
“Indonesia Menggugat”
“Jalannya Revolusi Kita”
“To Build The World a New”
“Penemuan Kembali Revolusi Kita”
Lahirnya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 adalah akumulasi dari berbagai krisis yang terjadi pada Jaman Demokrasi Liberal , Berikut ini adalah berbagai krisis yang mendorong dikeluarkannya Dekrit Presiden 1959, kecuali ….
kondisi politik yang tidak stabil akibat pergantian kabinet yang cepat.
perubahan sistem Pemerintahan Presidential menjadi Parlementer
kegagalan Badan Konstituante merumuskan UUD baru sebagai ganti UUD’ 1950
terjadinya gerakan gerakan Separatis di daerah daerah mengancam keutuhan NKRI
Negara Indonesia dalam keadaan bahaya
Pada masa Orde Lama terjadi penyimpangan terhadap pasal 23 UUD 1945. Hal tersebut terjadi ketika ....
MPRS mengangkat Sukarno sebagai Presiden seumur hidup melalui Tap MPRS no III/MPRS/1963
pada tahun 1960 DPR hasil Pemilu I dibubarkan ketika DPR menolak RAPBN yang diajukan oleh Presiden.
Pemimpin Lembaga Tertinggi Negara / Ketua MPRS diangkat setingkat menteri
konsep Pancasila yang di dasarkan kepada Ketuhanan YME berubah menjadi NASAKOM
pembentukan MPRS berdasarakan PenPres no 2 tahun 1959.
Pada Demokrasi Liberal, partai politik memiliki peranan yang sangat besar karena...
kabinet dipilih oleh partai politik
partai politik dapat membentuk kabinet partai
presiden dapat dipilih dari partai politik besar
kekuasaan terpusat hanya pada partai politik
kabinet bertanggungjawab kepada pemimpin partai
Kabinet pada masa demokrasi liberal harus membuat kebijakan yang sejalan dengan DPR. Jika tidak sejalan, DPR dapat menjatuhkan kabinet tersebut dan menggantinya dengan kabinet yang baru. Jika hal itu terjadi, kabinet itu harus menggembalikan mandatnya kepada Presiden.
Akibat pelaksanaan demokrasi liberal tersebut adalah...
munculnya partai oposisi
berkuasanya partai pemerintah
tidak stabilnya pemerintahan
kurangnya peran Perdana Menteri dalam kabinet
digantinya sistem demokrasi liberal dengan demokrasi pancasila
Perhatikan keterangan berikut ini:
1. tidak berlakunya Konstitusi RIS
2. Berlakunya kembali UUD 1945
3. Tidak berlakunya UUDS 1950
4. Pembentukan MPRS dan DPAS
5. Pembentukan Badan Konstituante
6. Kembali pada sistem demokrasi Pancasila
Isi dari Dekrit Presiden 5 Juli 1959 ditunjukkan oleh nomor....
1, 2, 3
1,3, 4
2, 3, 4
2, 4, 5
3, 4, 5
Pada masa Demokrasi terpimpin arah kebijakan pemerintah cenderung bersifat revolusioner karena...
pengaruh aksi politik PKI
terjadi krisis ketatanegaraan
persaingan antar partai politik semakin tajam
keterlibatan agen CIA dalam pemberontakan
munculnya pemberontakan di berbagai daerah
Presiden Sukarno pernah mengalami upaya percobaan pembunuhan pada tanggal 30 November 1957.
Peristiwa tersebut dikenal dengan peristiwa...
Madiun Affair
Peristiwa Cikini
Peristiwa Tanjung Morawa
Peristiwa Tiga Daerah
Peristiwa Malari
Salah satu penyebab inflasi yang sangat tinggi pada masa demokrasi terpimpin adalah...
pembentukan Depernas
Pembentukan bank sentral
pembubaran Bank Indonesia
pembiayaan proyek Ganefo
pelaksanaan Dekrit Presiden
Sistem demokrasi terpimpin yang memposisikan presiden sebagai unsur penguasa tertinggi, ternyata tidak lepas dari ketegangan politik antara penguasa sipil dan militer. Salah satu wujud ketegangan politik yang muncul pada masa demokrasi terpimpin adalah...
PKI yang menentang presiden
partai-partai besar saling berebut kekuasaan
konflik dalam tubuh tiap-tiap partai
Angkatan Darat yang mendapat dukungan presiden
pertentangan Angkatan Darat dan PKI
Presiden Sukarno memiliki pandangan bahwa di dunia ini ada dua kekuatan yang saling bertentangan, yaitu Oldefo dan Nefo.
Yang dimaksud dengan Nefo adalah...
negara kapitalis dan cenderung bersifat imperialis
negara kolonialis dan cenderung komunis
negara kapitalis dan cenderung bersifat kolonialis
negara komunis dan cenderung bersifat imperialis
negara anti kapitalis dan anti kolonialis yang cenderung komunis
Kebijakan ekonomi pada masa demokrasi terpimpin mengalami banyak kendala, salah satu kendalanya adalah...
perlawanan dengan Belanda dan Sekutu
pelaksanaan devaluasi mata uang rupiah
terjadinya gerakan separatis di berbagai daerah
pelaksanaan Dekrit Presiden yang tidak sesuai
masalah ekonomi ditangani oleh uanng bukan ahlinya
DPA mengusulkan agar pidato Presiden Sukarno pada tanggal 17 Agustus 1959 yang berjudul "Penemuan Kembali Revolusi Kita" dijadikan sebagai...
GBHN
Undang-Undang
penetapan Presiden
instruksi Presiden
Dekrit Presiden
Salah satu pertimbangan Presiden Sukarno saat mengeluarkan doktrin nasionalisme, agama dan komunis (NASAKOM) adalah...
adanya rencana penggantian sistem pemerintahan Indonesia
adanya keinginan untuk menjadikan PKI sebagai partai penguasa
adanya persamaan antara kelompok nasionalis, agama dan komunis
adanya pemikiran untuk mempersatukan seluruh potensi dan kekuatan negara
adanya anggapan bahwa Pancasila sudah tidak relevan lagi sehingga perlu diganti dengan Nasakom
Pada tanggal 13 Desember 1965 pemerintah mengambil langkah devaluasi dengan menjadikan uang senilai Rp. 1.000,00 menjadi Rp. 1,00.
Dampak dari kebijakan pemerintah tersebut adalah...
berdirinya banyak bank baru
menurunnya jumlah barang
meningkatnya nilai rupiah
meningkatnya angka inflasi
meningkatnya penghasilan masyarakat
Salah satu kondisi yang menandai masa transisi 1966-1967 adalah dualisme kepemimpinan nasional. Bentuk dualisme kepemimpinan nasional tersebut adalah dilihat pada peristiwa . . . .
Pembentukan Kabinet Ampera
Penetapan Soeharto sebagai pejabat presiden
Penolakan pidato pertanggungjawaban Soekarno oleh MPRS
Pembubaran PKI beserta ormas-ormasnya
Pemberhentian Presiden Soekarno dari kursi presiden
MPRS menolaK pidato Nawaksara yang disampaikan Presiden Soekarno. Penolakan tersebut terjadi karena . . . .
Presiden Soekarno menolak untuk merombak Kabinet Dwikora
MPRS telah mengeluarkan ketetapan terkait pembentukan Kabinet Ampera
Isi pidato Soekarno tidak banyak menyinggung peristiwa G 30 S/PKI
Presiden Soekarno enggan menyerahkan jabatannya kepada Soeharto
Kedudukan Soeharto semakin kuat sebagai pengemban mandat Supesemar
Perhatikan ketetapan berikut!
1) Keputusan Pimpinan MPRS Nomor 13/B/1967
2) Ketetapan MPRS Nomor V/MPRS/1966
3) Ketetapan MPRS Nomor IX/MPRS/1966
4) Ketetapan MPRS Nomor XIII/MPRS/1966
5) Ketetapan MPRS Nomor XIV/MPRS/1966
Ketetapan MPRS yang menyebabkan dualisme kepemimpinan nasional pada 1966-1967 ditunjukkan oleh angka . . . .
1), 2), dan 3)
2), 3), dan 4)
3), 4), dan 5)
1), 2, dan 4)
2), 4), dan 5)
Titik tonggak lahirnya pemerintahan Orde Baru adalah . . . .
Dekrit Presiden 5 Juli 1959
Tap MPRS No. IX/MPRS/1966
Tap MPRS No. XXIX/MPRS/1966
Surat Perintah 11 Maret 1966
Tap MPRS No. XII/MPRS/1966
Demokrasi Pancasila pada masa Orde Baru mengutamakan . . . .
Gotong royong
Keadilan yang merata
Musyawarah dan mufakat
Kerukunan bangsa
Kerjasama antar lembaga
Pemerintahan Orde Baru melakukan penyederhanaan partai politik pada 1971, yaitu . . . .
Partai Sosialis Indonesia, Golongan Karya, dan Nahdlatul Ulama
Partai Serikat Islam Indonesia, Partai Nasional Indonesia, dan Golongan Karya
Partai Persatuan Pembangunan, Partai Demokrasi Indonesia, dan Golongan Karya
Partai Kristen Indonesia, Partai Nasional Indonesia, dan Golongan Karya
Partai Musyawarah Rakyat Banyak, Partai Nasional Indonesia, dan Golongan Karya
Perhatikan informasi berikut!
1) Pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya.
2) Pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi.
3) Politik luar negeri yang bebas dan aktif.
4) Stabilitas nasional yang sehat dan dinamis.
5) Pelaksanaan pembangunan lima tahun (repelita) di segala sektor,
Trilogi Pembangunan Nasional ditunjukkan oleh nomor . . . .
1), 2), dan 3)
1), 2), dan 5)
3), 4), dan 5)
1), 2), dan 4)
2), 4), dan 5)
Program rencana pembangunan lima tahun (repelita) yang dicanangkan pemerintah Orde Baru berhasil menjadikan Indonesia swasembada beras pada tahun . . . .
1980
1982
1984
1981
1983
Melalui Supersemar, Letjen Soeharto berupaya memulihkan keamanan dan kewibawaan pemerintah. Langkah pertama yang dilakukan Letjen Soeharto adalah . . . .
Menurunkan harga
Membentuk kabinet
Memperbaiki ekonomi
Membubarkan PKI
Menegakkan hukum
Dekolonialisasi yang dilakukan pemerintahan Portugis merupakan awal dari gejolak politik di Timor Timur. Gejolak politik tersebut terjadi karena . . . .
Rendahnya kesadaran politik rakyat Timor Timur
Gerakan kemerdekaan kurang berakar kuat di Timor Timur
Adanya kepentingan negara-negara blok Barat di Timor Timur
Adanya perbedaan pandangan terkait dengan kemerdekaan
Keberadaan partai Fretilin yang mengusung ideologi komunis
Deklarasi Balibo pada 30 November 1975 dicetuskan oleh UDT, Apodeti, Kota, dan Trabalista. Deklarasi ini menyatakan bahwa Timor Timur . . . .
Menginginkan persatuan dengan Indonesia
Membulatkan tekad untuk lepas dari Portugis
Memerlukan pembentukan pemerintahan secepatnya
Memperjuangkan kemerdekaan secara revolusioner
Mengharapkan tetap menjadi bagian negara Portugis
Pada awal masa Orde Baru pemerintah berupaya menegakkan kembali prinsip politik luar negeri bebas aktif. Tindakan pertama pemerintah Orde Baru untuk melaksanakan upaya tersebut adalah . . . .
Menyelenggarakan KTT Non-Blok
Mengakhiri kerja sama dengan Tiongkok
Menjalin kerja sama dengan Amerika Serikat
Mengakhiri konfrontasi dengan Malaysia
Mengirim pasukan perdamaian melalui Misi Garuda
Salah satu upaya pemerintah Orde Baru meningkatkan produksi pertanian adalah dengan cara . . . .
Mengintensifkan industrialisasi
Menanamkan modal di sektor pertanian
Mengintensifkan transmigrasi ke daerah-daerah pertanian
Menerapkan kebijakan Revolusi Hijau
Membuka lapangan kerja di sektor pertanian
Salah satu faktor yang menyebabkan kemunculan Revolusi Hijau adalah . . . .
Desakan negara-negara maju
Pertambahan pendudukan yang pesat
Keberhasilan berbagai penelitian di bidang pertanian
Membantu negara-negara miskin
Memenuhi tuntutan perkembangan pasar dunia
Salah satu usaha yang dilakukan pemerintah Orde Baru dalam meningkatkan produksi pertanian adalah ekstensifikasi yang dilakukan dengan . . . .
Pengaturan irigasi
Penggunaan bibit unggul
Teknik pengolahan lahan pertanian
Pemberantasan hama
Perluasan area pertanian
Tritura merupakan bentuk sikap gerakan mahasiswa terhadap kondisi politik dan ekonomi pada 1966. Salah satu faktor yang menyebabkan munculnya Tritura pada 1966 adalah . . . .
Pembangunan yang tidak merata pada masa pemerintahan Presiden Soekarno
Kondisi perekonomian yang memburuk pasca peristiwa G 30 S/PKI
Kondisi pemerintah yang tidak stabil akibat Perang Dingin
Kebijakan politik luar negeri Presiden Soekarno yang condong pada Blok Timur
Keinginan mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan pemerintahan
Kebijakan politik pemerintah Orde Baru yang bertujuan untuk memasyarakatkan Pancasila adalah....
P4
Penyederhanaan Parti Politik
Masuknya Indonesia kembali menjadi anggota PBB
Dwi Fungsi ABRI
Normalisasi hubungan Indonesia - Malaysia
Pada masa pemerintahan Orde Baru diberlakukan sebuah kebijakan bernama Dwifungsi ABRI, yang artinya ABRI bertindak sebagai pelaksana pertahanan dan keamanan serta....
pelaku ekonomi
pengendali sosial dan politik
penjaga demokrasi
pembantu presiden
pemersatu bangsa
Berikut ini merupakan keberhasilan dari orde baru, kecuali ....
pelaksanaan transmigrasi
swasembada beras
sukses memerangi buta huruf
penyelenggaraan keluarga berencana
pemberantasan korupsi
ketika zaman keemasannya, Orde Baru mengumandangkan semboyannya yakni ....
Gemah Ripah Loh Jenawi
Alon-alon waton kelakon
Ing Madya Mangun Karsa
Ing Ngarso Sing Tulodo
Tut Wuri Handayani
Salah satu faktor yang menyebabkan konfrontasi dengan Malaysia adalah...
tuntutan maifesto politik Indonesia
pembentukan Federasi Malaysia oleh Inggris
Malaysia membiayai gerilyawan PKI
Malaysia ingin menguasai Pulau Kalimantan
perbedaan persepsi mengenai daerah perbatasan
Pembangunan gedung pada gambar dilaksanakan untuk merealisasikan politik Mercusuar yang dijalankan oleh Presiden Sukarno. Dasar pemikiran Sukarno dalam politik Mercusuar adalah...
Indonesia memerlukan bangunan yang mampu menampung aspirasi rakyat Indonesia
Indonesia perlu memiliki bangunan baru karena sebagian besar bangunan peninggalan Belanda tidak layak pakai
pembangunan di Indonesia akan tampak lebih nyata dengan adanya bangunan-bangunan baru
para wakil rakyat memerlukan tempat untuk merencanakan program-program kerjanya
Presiden Sukarno beranggapan bahwa Indonesia merupakan Mercusuar bagi Nefos di seluruh dunia
Fakta di bawah ini yang TIDAK menunjukkan dijalankannya prinsip politik luar negeri yang berbasis bebas dan aktif adalah...
mengirimkan pasukan perdamaian ke berbagai daerah konflik
ikut terlibat dalam pembentukan gerakan Non Blok
menjadi anggota PBB
membentuk Poros Jakarta-Peking-Pyong Yang
memprakarsai KAA
Perhatikan tujuan berikut ini:
1. membendung masukknya modal asing
2. membendung inflasi yang tinggi
3. mengurangi jumlah uang yang beredar dalam masyarakat
4. meningkatkan nilai rupiah sehingga rakyat kecil tidak dirugikan
5. mengurangi kebutuhan pokok masyarakat terhadap barang-barang tertentu.
Tujuan semula dilaksanakannya devaluasi pada tahun 1965 ditunjukkan oleh nomor...
1, 2, dan 3
1, 3, dan 4
2, 3 dan 4
2, 4 dan 5
3, 4 dan 5
Tujuan pelaksanaan kebijakan ekonomi terpimpin adalah...
membeli senjata dari Uni Soviet
melaksanakan pembangunan di segala bidang
menyediakan dan memperbaiki sarana-sarana fisik
membayar hutang luar negeri yang membengkak
memperbaiki perekonomia Indonesia yang memburuk
Contoh penyelewengan pelaksanaan Dekrit Presiden adalah...
menteri diangkat oleh presiden
pembubaran Badan Konstituante
ketua MPRS diangkat oleh presiden
melakukan devaluasi mata uang rupiah
berlakunya demokrasi terpimpin
Perhatikan beberapa tokoh berikut ini.
1. Mayjen. Basuki Rachmad
2. Mayjen Umar Wirahadikusuma
3. Kol. Sarwo Edi Wibowo
4. Brigjen. M. Yusuf
5. Brigjen. Amir Mahmud
Tiga tokoh kunci yang membawa Supersemar dari Istana Bogor pada tanggal 11 Maret 1966 ditunjukan nomor...
1, 2 dan 3
1, 3 dan 5
1, 4 dan 5
2, 4 dan 5
3, 4 dan 5
Pada masa Orde Baru sektor perindustrian dan investasi semakin mapan. Investor baru bermunculan di berbagai bidang usaha. Masyarakat internasional pun menggolongkan Indonesia sebagai negara industri baru. Hal-hal tersebut menunjukkan perbaikan ekonomi pada masa Orde Baru. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemerintahan Orde Baru sukses membangun Indonesia karena...
sukses menangkap anggota PKI
mampu mengadakan perbaikan ekonomi
berhasil menggulingkan pemerintahan Orde Lama
mewariskan periode pemerintahan yang transaparan
meningkatkan perdagangan internasional Indonesia
Pemerintah Orde Baru memajukan pertanian dengan membuka hutan-hutan belantara di luar Pulau Jawa. Upaya memperluas lahan yang dapat ditanami dengan pembukaan lahan-lahan disebut...
intensifikasi
diversifikasi
mekanisasi
spesialisasi
ekstensifikasi
Keamanan dan ketertiban masyarakat selama Orde Baru relatif terjaga karena...
masyarakat bosan dengan keributan
tidak ada kesenjangan sosial ekonomi
masyarakat di segala lapisan semakin makmur
tidak ada pencuri atau penjahat yang mengganggu
pemerintah bertindak represif terhadap pihak yang menentang
Sebelum dikenalnya Revolusi Hijau, cara kerja petani masih sangat tradisional. Bahkan dibeberapa daerah masih menerapkan pola ladang berpindah. Oleh karena itu, pemerintah Orde Baru menerapkan program Revolusi Hijau dengan tujuan...
menjaga agar hutan-hutan tidak punah
menjaga agar spesies hewan tidak punah
membuka lahan baru untuk pertanian
memperoleh bibit baru melalui penelitian
meningkatkan produksi pangan melalui cara modern
