NEW
Font size
WorksheetsFUN-FMEA-QUIZ
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
FMEA tidak digunakan oleh unit usaha dalam lingkup ADR Group yang bersertifikasi ISO 9001:2015 (seperti DB, PTC, HPK, dll).
BENAR
SALAH
Pengembangan dan kaji ulang FMEA harus menggunakan pendekatan multidisipliner.
BENAR
SALAH
FMEA hanya menganalisis penyebab masalah (kegagalan) dan tidak menunjukkan prioritas masalah yang perlu ditangani.
BENAR
SALAH
Nilai RPN = Nilai Severity + Nilai Occurrence + Nilai Detection
BENAR
SALAH
Block diagram digunakan sebagai acuan dalam pembuatan Process FMEA (PFMEA).
BENAR
SALAH
FMEA adalah dokumen hidup dan hendaknya diperbaharui bila terjadi perubahan
BENAR
SALAH
Karakteristik produk di Control Plan didasarkan pada “Potential Cause(s) of Failure” di Process PFMEA (PFMEA).
BENAR
SALAH
FMEA number adalah identitas dokumen (DFMEA/PFMEA) yang diperlukan untuk pengendalian dokumen.
BENAR
SALAH
Lambang special characteristic dicantumkan pada kolom “RPN” pada DFMEA/PFMEA.
BENAR
SALAH
Severity pada Process FMEA (PFMEA) adalah angka yang terkait dengan kendali deteksi terbaik.
BENAR
SALAH
FMEA hanya mencakup kegagalan (failure) yang sudah pernah terjadi sebelumnya.
BENAR
SALAH
Dalam menentukan Recommended Action, prioritas pertama adalah menurunkan angka Severity disusul oleh Occurrence lalu Deteksi.
BENAR
SALAH
Kriteria Severity Process FMEA (PFMEA) mempertimbangkan akibat terhadap pelanggan dan akibat terhadap manufaktur/perakitan
BENAR
SALAH
Process Flowchart menjadi input/acuan untuk pembuatan Design FMEA.
BENAR
SALAH
Current process control pada Process FMEA (PFMEA) ada dua yaitu Prevention (P) dan Detection (D).
BENAR
SALAH
Nilai detection 1 pada Process FMEA (PFMEA) berarti “Tidak ada kendali proses saat ini; tidak bisa mendeteksi atau tidak dianalisis”.
BENAR
SALAH
Tabel kriteria evaluasi Occurrence Process FMEA (PFMEA) yang disarankan dalam buku manual FMEA boleh kita ubah supaya lebih relevan dengan performansi proses di perusahaan kita.
BENAR
SALAH
Nilai severity Design FMEA (DFMEA) untuk kegagalan yang berakibat gagal memenuhi persyaratan keselamatan dan/atau peraturan pemerintah adalah 9 atau 10.
BENAR
SALAH
Dalam Block Diagram, garis putus-putus digunakan untuk menggambarkan hubungan yang permanen, misalnya disambung dengan pengelasan.
BENAR
SALAH
Key Date pada Design FMEA (DFMEA) adalah tanggal jatuh tempo awal DFMEA yang hendaknya tidak melampaui tanggal rencana desain di-release untuk produksi.
BENAR
SALAH
