wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PTS Sejarah

Total questions: 17

Worksheet time: 9mins

Name
Class
Date
1.

Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, para tokoh pejuang Indonesia melakukan sejumlah perundingan langsung dengan Belanda. Perundingan permulaan dilakukan pada 10 Februari - 12 Maret 1946 yang di prakarsai oleh Panglima AFNEI yang bernama ....

a)

Letjen Phillip Christison

b)

H.J van Mook

c)

Raymond Westerling

d)

Willem Schermerhorn

e)

F. de Boer

2.

Perjanjian Linggarjati yang diadakan di Linggarjati pada 10 November 1946. Perjanjian ini berisi salah satunya tentang ....

a)

Belanda menangkap Soekarno - Hatta

b)

Belanda akan mendukung perjuangan Indonesia merdeka

c)

Indonesia diakui secara de facto oleh Belanda dari Sabang - Merauke

d)

Indonesia menolak penjajahan kembali yang dilakukan oleh Belanda

e)

RIS dan Belanda akan membetuk Uni Indonesia Belanda yang diketuai oleh Ratu Belanda

3.

Gambar tokoh diatas merupakan Perdana Menteri I Indonesia dan berperan sebagai delegasi dalam diplomasi dengan Belanda pada perjanjian Linggarjati. Siapakah tokoh tersebut ....

a)

Soekarno

b)

Moh. Hatta

c)

Sutan Sjahrir

d)

Amin Syarifuddin

e)

H. Agus Salim

4.

Perjanjian Renville merupakan perjanjian yang diadakan pada 8 Desember 1947 - 17 Januari 1948. Perjanjian ini dianggap sangat merugikan pihak Indonesia, karena ....

a)

Belanda tidak mendukung kemerdekaan Indonesia

b)

Belanda ingin kembali menjajah Indonesia

c)

Wilayah Indonesia semakin menyempit

d)

Wilayah Sumatera, Jawa dan Madura tidak diakui oleh Belanda

e)

AFNEI membantu mendukung Belanda untuk melawan Indonesia

5.

Setelah melewati negosiasi yang alot, akhirnya dicapai kesepakatan pada 7 Mei 1949. Kesepakatan ini dikenal dengan Perjanjian Roem - Royen. Isi perjanjian tersebut dari pihak Indonesia antara lain adalah ....

a)

Mengakui kedaulatan Belanda di Indonesia

b)

Mengakui Ratu Belanda sebagai pemimpin tertinggi Indonesia

c)

Bersedia bergabung dalam Republik Indonesia Serikat

d)

Bersedia menyerahkan diri kepada Belanda

e)

Bersedia bekerja sama dalam menjaga ketertiban, keamanan dan menjaga perdamaian

6.

Perjanjian KMB merupakan puncak dari segala perjanjian yang dilakukan oleh Indonesia dan Belanda yang dilakukan pada 29 Agustus - 2 November 1949. Pelaksanaan perjanjian ini bertujuan untuk ....

a)

Mendampingin AFNEI dalam melaksanakan tugasnya

b)

Mengakhiri perselisihan Indonesia dengan Belanda.

c)

Melakukan intervensi permasalahan yang dihadapi Belanda

d)

Membantu Belanda dalam mencapai tujuannya

e)

Memaksa Indonesia untuk menyerahkan kedaulatan

7.

Bentuk dukungan, pengakuan serta kerjasama yang terjadi antara Indonesia dengan India tidak terlepas dari adanya ikatan persahabatan antara dua tokoh diatas, yaitu ....

a)

Moh. Hatta dan Mahatma Gandi

b)

Soekarno dan Jawaharlal Nehru

c)

Sutan Syahrir dan Schermerhorn

d)

Sutan Syahrir dan Mahatma Gandi

e)

Soekarno dan John F. Kennedy

8.

Salah satu faktor yang melatarbelakangi India mendukung kemerdekaan Indonesia adalah ....

a)

India memiliki nasib yang sama dengan Indonesia, sama-sama pernah merasakan menjadi negara jajahan bangsa Barat.

b)

Telah berakhirnya Perang Dunia II

c)

Banyak mahasiswa Indonesia yang berkuliah India

d)

India menginginkan kedudukan sebagai negara yang setara dengan bangsa Barat

e)

Adanya seruan untuk membentuk negara merdeka

9.

Perundingan Hoge Value merupakan perundingan yang dilakukan pada 12 - 24 April 1946. Perundingan ini dianggap gagal total dikarenakan ....

a)

Belanda tidak hadir dalam perundingan tersebut

b)

Belanda menolak untuk mengakui kemerdekaan Indonesia

c)

Belanda menolak pengakuan kedaulatan RI (Sumatera, Jawa dan Madura)

d)

Belanda mendukung status quo Pendudukan Jepang di Indonesia

e)

Belanda menyerahkan kedaulatan Indonesia kepada AFNEI

10.

Mesir berperan dalam memperjuangkan Indonesia di dunia internasional.

Beberapa hal yang dilakukan Mesir untuk mendukung kemerdekaan Indonesia antara lain ....

a)

Adanya persamaan senasib atas penjajahan yang terjadi kepada Indonesia

b)

Adanya orang-orang Mesir di Indonesia

c)

Membantu Indonesia berperang melawan penjajahan kembali oleh Belanda

d)

Membantu Indonesia untuk menyakinkan negara lain, seperti Arab Saudi, Irak, Qatar, dan Suriah

e)

Faktor kedekatan sejarah dan budaya

11.

Dukungan perjuangan dari Palestina disampaikan pada 6 Septembe 1944 oleh seorang mufti yang bernama ....

a)

Muhammad Amin Al Husaini

b)

Yasser Arafat

c)

Rahwi Fattouh

d)

Mahmoud Abbas

e)

Muammar Khadafi

12.

Ada beberapa alasan Australia mengakui kemerdekaan Indonesia, di antaranya:

a)

persamaan keyakinan

b)

persamaan agama

c)

persamaan nasib

d)

adanya keinginan yang kuat dari Indonesia untuk merdeka

e)

adanya faktor kemanusiaan

13.

Tugas Pokok Komisi Tiga Negara (KTN) adalah menyelesaikan konflik antara Indonesia dan Belanda dan memberikan jasa-jasa baik. Anggota KTN yang menjadi wakil dari Indonesia adalah ....

a)

Amerika Serikat

b)

Australia

c)

Belgia

d)

Inggris

e)

Prancis

14.

Black Armada merupakan peristiwa pemboikotan yang ditujukan kepada kapal-kapal Belanda yang berlabuh di Australia. Hal yang menjadi penyebab peristiwa itu terjadi adalah ....

a)

Belanda menolak mengakui kemerdekaan Indonesia

b)

Belanda tidak membayar pajak kepada Australia

c)

Belanda melanggar perjanjian perdamaian dengan Australia

d)

Belanda melakukan konforntasi kepada Australia

e)

Belanda dan AFNEI melawan Indonesia

15.

Pengakuan kemerdekaan Indonesia dari Vatikan diberikan pada 6 Juli 1947. Pengakuan ini ditandai dengan dibentuknya ....

a)

Pakta perjanjian kerjasama Indonesia dan Vatikan

b)

Vatikan berprinsip bahwa kemerdekaan ialah hak bagi seluruh bangsa

c)

Apostolic Delegate atau Kedutaan Besar Vatikan di Jakarta

d)

Membangun kantor dagang Vatikan di Jakarta

e)

Mendukung kampanye kemerdekaan Indonesia di forum DK PBB

16.

Perjanjian yang diadakan pada 8 Desember 1947 - 17 Januari 1948, di atas geladak kapal perang Amerika Serikat.

(a)  

17.

Repbulik Indonesia Serikat (RIS) adalah sebuah negara republik parlementer federal di Asia Tenggara yang pernah berdiri antara tanggal 27 Desember 1949 - 17 Agustus 1950. RIS dipimpin oleh seorang presiden yang bernama (a)