wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS MAPEL PAJAK KLS XII AKL

Total questions: 50

Worksheet time: 34mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan PPh Pasal 22?

a)

Pajak penghasilan yang dikenakan atas penghasilan orang pribadi dalam negeri atau badan yang berkedudukan di Indonesia.

b)

Pajak penghasilan yang dikenakan atas penghasilan orang pribadi di luar negeri.

c)

Pajak penghasilan yang dikenakan atas penghasilan perusahaan di Indonesia.

d)

Pajak penghasilan yang dikenakan atas penghasilan orang asing di Indonesia.

2.

Apa perbedaan antara tarif PPh Pasal 21 untuk pegawai tetap dan pegawai kontrak?

a)

Tarif pajak untuk pegawai tetap berdasarkan Pasal 21 lebih tinggi daripada untuk pegawai kontrak.

b)

Tarif pajak untuk pegawai tetap berdasarkan Pasal 21 adalah persentase tetap dari pendapatan tahunan mereka.

c)

Tarif pajak untuk pegawai tetap berdasarkan Pasal 21 bervariasi berdasarkan pendapatan bulanan mereka.

d)

Tarif pajak untuk pegawai tetap berdasarkan Pasal 21 ditentukan oleh jabatan mereka.

3.

Apa langkah pertama dalam menghitung PPh Pasal 21?

a)

1. Tentukan penghasilan bruto tahunan karyawan.

b)

2. Kurangkan penghasilan kena pajak (PTKP) dari penghasilan bruto untuk mendapatkan penghasilan neto.

c)

3. Hitung PPh Pasal 25 dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku.

4.

Apa yang termasuk dalam penghasilan yang dikenakan PPh Pasal 21?

a)

uang saku, bantuan sosial, hadiah, warisan, pendapatan investasi

b)

bonus, komisi, dividen, royalti, pendapatan sewa

c)

pendapatan dari penjualan aset, pendapatan dari pekerjaan lepas, pendapatan dari usaha, pendapatan dari jasa

d)

gaji, upah, honorarium, tunjangan, pembayaran lainnya

5.

Apa perbedaan antara PPh Pasal 22 dan PPh Pasal 26?

a)

PPh Pasal 22 adalah pajak penghasilan yang dipotong oleh pemberi kerja, sedangkan PPh Pasal 26 adalah pajak penghasilan yang dipotong oleh pihak ketiga

b)

PPh Pasal 22 adalah pajak penghasilan yang dipotong oleh pemberi kerja, sedangkan PPh Pasal 26 adalah pajak penghasilan yang dipotong oleh pihak ketiga

c)

PPh Pasal 22 adalah pajak penghasilan yang dipotong oleh pemberi kerja dan pihak ketiga, sedangkan PPh Pasal 26 adalah pajak penghasilan yang dipotong oleh pihak ketiga

d)

PPh Pasal 22 adalah pajak penghasilan yang dipotong oleh pihak ketiga, sedangkan PPh Pasal 26 adalah pajak penghasilan yang dipotong oleh pemberi kerja

6.

Apa yang dimaksud dengan PPh Pasal 22?

a)

Potongan pajak untuk pegawai tetap

b)

Pajak yang dikenakan pada penghasilan karyawan

c)

Pajak yang dikenakan pada penghasilan usaha

d)

Potongan pajak untuk pegawai kontrak

7.

Apa langkah yang tepat untuk menghitung PTKP dalam PPh Pasal 21?

a)

Dengan menjumlahkan nilai PTKP yang berlaku pada tahun pajak tersebut.

b)

Dengan membagi nilai PTKP dengan jumlah tanggungan keluarga.

c)

Dengan mengurangi nilai PTKP dari total penghasilan kena pajak.

d)

Dengan mengalikan nilai PTKP dengan tarif pajak yang berlaku.

8.

Apa saja jenis-jenis penghasilan yang dikenakan PPh Pasal 21?

a)

uang lembur, uang makan, uang transport

b)

bonus tahunan, bonus kinerja, bonus pensiun

c)

komisi penjualan, hadiah perusahaan, tunjangan liburan

d)

tunjangan keluarga, tunjangan hari raya, tunjangan kesehatan, tunjangan pendidikan, tunjangan perumahan, dan tunjangan transportasi

9.

Apa yang dimaksud dengan SPT PPh Pasal 23?

a)

Surat Pemberitahuan Pajak Penghasilan Pasal 21

b)

Surat Pemberitahuan Pajak Penghasilan Pasal 4(2)

c)

Surat Pemberitahuan Pajak Penghasilan Pasal 23

d)

Surat Pemberitahuan Pajak Penghasilan Pasal 25

10.

Apa manfaat dari melakukan pembayaran PPh Pasal 21 tepat waktu?

a)

Dapat menghindari sanksi administrasi dan pidana

b)

Dapat memperoleh insentif pajak

c)

Memperoleh keringanan pajak

d)

Memperoleh potongan pajak

11.

Apa yang termasuk dalam penghasilan yang dikenakan PPh Pasal 21?

a)

Gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan pembayaran lainnya

b)

Penghasilan dari investasi obligasi

c)

Penghasilan dari royalti

d)

Penghasilan dari hadiah

12.

Apa hukuman yang diterima jika terlambat membayar PPh Pasal 21?

a)

Dapat dipenjara

b)

Dilarang bekerja

c)

Dihukum mati

d)

Dikenakan sanksi administrasi berupa bunga dan denda

13.

Apa yang dimaksud dengan PPh Pasal 22?

a)

Pajak penghasilan yang dikenakan atas penghasilan pegawai atau penerima pensiun

b)

Pajak penghasilan yang dikenakan atas penghasilan hiburan

c)

Pajak penghasilan yang dikenakan atas penghasilan investasi

d)

Pajak penghasilan yang dikenakan atas penghasilan usaha

14.

Apa saja jenis-jenis penghasilan yang dapat dikenakan PPh Pasal 21?

a)

bonus tahunan, bonus kinerja, bonus pensiun

b)

tunjangan keluarga, tunjangan hari raya, tunjangan kesehatan, tunjangan pendidikan, tunjangan perumahan, dan tunjangan transportasi

c)

uang lembur, uang makan, uang transport

d)

komisi penjualan, hadiah perusahaan, tunjangan liburan

15.

Apa yang dimaksud dengan PPh Pasal 21?

a)

Apa yang dimaksud dengan PPh Pasal 22?

b)

Apa yang dimaksud dengan PPh Pasal 23?

c)

Apa yang dimaksud dengan PPh Pasal 24?

d)

Apa yang dimaksud dengan PPh Pasal 25?

16.

Apa yang dimaksud dengan PPh Pasal 21?

a)

PPh Pasal 21 adalah pajak penghasilan yang dipotong oleh pemberi kerja, sedangkan PPh Pasal 23 adalah pajak penghasilan yang dipotong oleh pihak ketiga

b)

PPh Pasal 21 adalah pajak penghasilan yang dipotong oleh pihak ketiga, sedangkan PPh Pasal 23 adalah pajak penghasilan yang dipotong oleh pemberi kerja

c)

PPh Pasal 21 adalah pajak penghasilan yang dipotong oleh pihak ketiga

d)

PPh Pasal 21 adalah pajak penghasilan yang dipotong oleh pemberi kerja

17.

Apa yang dimaksud dengan SPT PPh Pasal 23?

a)

Surat Pemberitahuan Pajak Penghasilan Pasal 21

b)

Surat Pemberitahuan Pajak Penghasilan Pasal 4(2)

c)

Surat Pemberitahuan Pajak Penghasilan Pasal 23

d)

Surat Pemberitahuan Pajak Penghasilan Pasal 25

18.

Apa perbedaan antara tarif PPh Pasal 21 untuk pegawai tetap dan pegawai sementara?

a)

Tarif pajak untuk pegawai tetap berdasarkan Pasal 21 lebih rendah daripada untuk pegawai sementara.

b)

Tarif pajak untuk pegawai tetap berdasarkan Pasal 21 sama dengan untuk pegawai sementara.

c)

Tarif pajak untuk pegawai tetap berdasarkan Pasal 21 lebih tinggi daripada untuk pegawai sementara.

d)

Tarif pajak untuk pegawai tetap berdasarkan Pasal 21 tidak berlaku untuk pegawai sementara.

19.

Apa kepanjangan dari PPN?

a)

Pajak Pemotongan Gaji

b)

Pajak Pertambahan Nilai

c)

Pajak Penjualan

d)

Pajak Penghasilan

20.

Apa yang dimaksud dengan Pajak Penghasilan (PPh)?

a)

Pajak Penghasilan (PPh) adalah pajak yang dikenakan hanya pada tahap produksi barang dan jasa di Indonesia.

b)

Pajak Penghasilan (PPh) adalah pajak yang dikenakan pada setiap tahap produksi dan distribusi barang dan jasa di Indonesia.

c)

Pajak Penghasilan (PPh) adalah pajak yang dikenakan hanya pada tahap distribusi barang dan jasa di Indonesia.

d)

Pajak Penghasilan (PPh) adalah pajak yang dikenakan pada setiap tahap konsumsi barang dan jasa di Indonesia.

21.

Apa yang dimaksud dengan PPN?

a)

pajak tidak langsung

b)

pajak pertambahan nilai

c)

pajak penghasilan

d)

pajak langsung

22.

Apa yang dimaksud dengan PPN?

a)

Pajak Pertambahan Nilai

b)

Pajak Penghasilan

c)

Pajak Bumi dan Bangunan

d)

Pajak Kendaraan Bermotor

23.

Apa yang dimaksud dengan tarif PPN umum?

a)

Tarif PPN umum adalah tarif pajak penghasilan yang dikenakan pada barang dan jasa yang tidak termasuk dalam kategori umum atau tertentu.

b)

Tarif PPN umum adalah tarif pajak pertambahan nilai yang dikenakan pada barang dan jasa yang termasuk dalam kategori umum atau khusus.

c)

Tarif PPN umum adalah tarif pajak pertambahan nilai yang dikenakan pada barang dan jasa yang termasuk dalam kategori khusus atau tertentu.

d)

Tarif PPN umum adalah tarif pajak pertambahan nilai yang dikenakan pada barang dan jasa yang tidak termasuk dalam kategori umum atau tertentu.

24.

Apa yang dimaksud dengan PPN masukan?

a)

Pajak Penghasilan Negara

b)

Pajak Pertambahan Nilai Keluaran

c)

Pajak Pertambahan Nilai Masukan

d)

Pajak Penjualan Nasional

25.

Apa rumus yang tepat untuk menghitung PPN?

a)

PPN = Harga Barang x Persentase PPN

b)

PPN = Harga Barang / Persentase PPN

c)

PPN = Harga Barang + Persentase PPN

d)

PPN = Harga Barang - Persentase PPN

26.

Apa yang dimaksud dengan PPN dibayar oleh pelanggan kepada pelaku usaha atau wajib pajak?

a)

Pajak pertambahan nilai yang dibayar oleh pemerintah kepada pelaku usaha atau wajib pajak.

b)

Pajak pertambahan nilai yang dibayar oleh pelanggan kepada pelaku usaha atau wajib pajak.

c)

Pajak pertambahan nilai yang dibayar oleh pelaku usaha atau wajib pajak sendiri kepada negara.

d)

Pajak pertambahan nilai yang dibayar oleh pelaku usaha atau wajib pajak kepada pelanggan.

27.

Prinsip pemungutan PPN di tempat barang atau jasa dikonsumsi merupakan mekanisme pemungutan PPN dengan prinsip...

a)

Tempat asal

b)

Tempat tujuan

c)

Daerah pabean

d)

Tempat pungut

e)

Tempat kantor Pajak

28.

Metode pemungutan pajak yang berdasarkan pada nilai tambah suatu barang atau jasa disebut...

a)

Pajak Pertambahan Nilai

b)

Pajak atas barang mewah

c)

Pajak Penghasilan

d)

Pajak Penjualan

e)

Pajak Pengeluaran

29.

Berikut ini adalah termasuk jenis barang yang tidak kena pajak yaitu....

a)

Rumah

b)

Emas

c)

Televisi

d)

Motor

e)

Pakaian

30.

Manakah di bawah ini yang termasuk jasa kena pajak?

a)

Jasa pengiriman barang

b)

Jasa pembersihan rumah

c)

Jasa perawatan taman

d)

Jasa pemasangan AC

e)

Jasa perbaikan komputer

31.

Bagaimana tarif PPnBm untuk angkutan udara niaga yang tergolong mewah?

a)

25%

b)

30%

c)

40%

d)

50%

e)

60%

32.

PKP B mempunyai pajak keluaran Rp 15.000.000 dan pajak masukan Rp. 13.000.000 pernyataan berikut ini yang benar adalah...

a)

PPN kurang byr Rp.2.000.000

b)

PPN kurang byr Rp 3.000.000

c)

PPN lebih byr Rp. 3.000.000

d)

PPN Kompensasi Rp 3.000.000

e)

PPN lebih bayar Rp 2.000.000

33.

Bagaimana jumlah minimal lembar Faktur pajak yang harus dibuat sesuai dengan ketentuan perpajakan?

a)

1 (satu)

b)

3 (tiga)

c)

4 (empat)

d)

5 (lima)

e)

6 (enam)

34.

Berapa jumlah yang harus dibayar pembeli mobil mewah tersebut jika PT ABC membeli mobil seharga Rp 500 juta dari pabrikan luar negeri dengan tarif BKP 25%, lalu mobil tersebut dijual kembali seharga Rp 700 juta di dalam negeri?

a)

Rp 750.000.000

b)

Rp 800.000.000

c)

Rp 650.000.000

d)

Rp 850.000.000

e)

Rp 900.000

35.

Penghasilan yang paling tepat yang Dasar pemotongan pajaknya berdasarkan pada penghasilan Neto adalah...

a)

Dividen

b)

Bunga, diskonto & pengembalian piutang.

c)

Hadiah dan penghargaan

d)

Sewa

e)

Bunga simpanan yang dibayarkan oleh koperasi

36.

Berikut yang bukan termasuk Subjek PPh Badan adalah ...

a)

Badan yang didirikan / berkedudukan di Indonesia

b)

Menjalankan usaha/kegiatan melalui BUT di Indonesia.

c)

Memperoleh penghasilan dari Indonesia

d)

Unit tertentu dari badan pemerintah dengan pembiayaan dari APBN

e)

Bentuk Usaha Tetap

37.

Manakah di bawah ini yang bukan termasuk biaya yang dapat dikurangkan pada Penghasilan Kena Pajak WP Dalam Negeri & BUT?

a)

Iuran Dana Pensiun yang pendiriannya disahkan oleh Menteri Keuangan

b)

Biaya penagihan dan pemeliharaan

c)

Pajak pertambahan nilai

d)

Penyusutan harta berwujud dan amortisasi

e)

Biaya Beasiswa & pelatihan

38.

Manakah dari berikut ini yang tidak termasuk dalam biaya yang tidak dapat dikurangkan dalam perhitungan PKP WP?

a)

Biaya sewa tempat usaha

b)

Biaya bahan baku

c)

Biaya listrik dan air

d)

Biaya iklan dan promosi

e)

Biaya asuransi kesehatan karyawan

39.

Bagaimana cara menghitung laba bersih dari sebuah perusahaan?

a)

Metode Manual dan Komputerisasi

b)

Pembukuan dan Norma Laba Bersih

c)

Pembukuan dan Norma Laba Bruto

d)

Metode langsung dan tidak langsung

e)

Metode Tarif dan non tarif

40.

Berdasarkan PP Nomor 46 Tahun 2013 Pasal 31-E, Tarif Pajak PPh Badan yang memiliki kriteria omzet LEBIH dari 4,8 M setahun ditetapkan..

a)

PPh Tidak final sebesar 0,5% dari peredaran bruto

b)

PPh Tidak final sebesar 1% dari peredaran bruto dg fasilitas

c)

PPh Final sebesar 0,5% dari peredaran bruto

d)

PPh Final sebesar 0,5% dari peredaran netto dengan fasilitas

e)

PPh Final sebesar 1% dari Peredaran bruto

41.

Denda administrasi untuk keterlambatan penyampaian SPT Tahunan PPh Wajib Pajak Badan adalah sebesar...

a)

Rp1.000.000

b)

Rp50.000

c)

Rp500.000

d)

Rp100.000

e)

Rp150.000

42.

Berikut ini adalah ciri-ciri subyek pajak badan luar negeri, kecuali

a)

Tidak didirikan di Indonesia

b)

Tidak bertempat kedudukan di Indonesia

c)

Menjalankan usaha melalui BUT di Indonesia

d)

Memperoleh penghasilan di Indonesia

e)

Didirikan di Indonesia tetapi beroperasional di luar negeri

43.

Biaya yang dapat dikurangkan pada PKP wajib pajak badan adalah .…

a)

Premi Asuransi

b)

Deviden

c)

Penyusutan dan amortisasi

d)

Harta yang dihibahkan

e)

Biaya yang dikeluarkan untuk kepentingan pribadi pemilik (prive)

44.

Pajak yang telah dibayar sendiri oleh wajib pajak atau telah dipotong oleh pihak lain yang berkaitan dengan transaksi antara wajib pajak dan pihak lain disebut…

a)

Kredit Pajak

b)

Pajak terutang

c)

Rekonsiliasi fiskal

d)

Surat tagihan pajak

e)

Sanksi pajak

45.

Biaya yang tidak boleh dikurangkan untuk menentukan besarnya PKP bagi wajib pajak BUT adalah…

a)

Penyusutan dan amortisasi

b)

Biaya langsung atau tidak langsung berkaitan dengan kegiatan usaha

c)

Iuran dana pensiun yang disyahkan oleh MenKeu

d)

Pembagian laba seperti deviden

e)

Kerugian karena penjualan atau pengalihan aset perusahaan

46.

Badan usaha Perseroan Terbatas (PT) akan memperoleh keringanan pajak jika …..

a)

Mendirikan anak perusahaan

b)

Menjual sedikitnya 60% sahamnya di bursa efek

c)

Menjual sedikitnya 50% sahamnya di bursa efek

d)

Menjual sedikitnya 40% sahamnya di bursa efek

e)

Taat membayar pajak tepat waktu

47.

Bentuk usaha tetap merupakan subyek pajak yang perlakuan perpajakannya dipersamakan dengan ….

a)

subyek pajak badan

b)

subyek pajak orang pribadi

c)

subyek pajak dalam negeri

d)

subyek pajak luar negeri

e)

bendaharawan

48.

PT AGUNG JAYA membeli sebuah mesin tanggal 23 Januari 2016 dengan Harga Perolehamn Rp. 50.000.000,00. Nilai Residu Rp. 20.000.000,00. Mulai digunakan tamggal 2 Februari 2016. Berdasarkan ketentuan perpajakan, jika penyusutan menggunakan metode garis lurus, manfaat 4 tahun, besar nilai buku tahun 2016 adalah …

a)

Rp. 380.000.000,00

b)

Rp. 240.000.000,00

c)

Rp. 120.000.000,00

d)

Rp. 110.000.000,00

e)

Rp. 100.000.000,00

49.

PT BAHAGIA membeli sebuah Kendaraan tanggal 2 Maret 2016 dengan Harga Perolehan Rp. 600.000.000,00. Mulai digunakan tanggal 12 Maret 2016. Berdasarkan ketentuan perpajakan, masa manfaat 8 tahun. Jika penyusutan menggunakan metode Saldo Menurun, besar nilai buku tahun 2016 adalah …

a)

Rp. 375.000.000,00

b)

Rp. 450.000.000,00

c)

Rp. 475.000.000,00

d)

Rp. 525.000.000,00

e)

Rp. 537.500.000,00

50.

PT DAMARI membeli sebuah Peralatan Pabrik tanggal 5 Februari 2017 dengan Harga Perolehan Rp.1.500.000.000,00. Nilai residu Rp. 60.000.000,00. Mulai digunakan tanggal 2 Matre 2017. Berdasarkan ketentuan perpajak, masa manfaat 16 tahun. Jika penyusutan menggunakan metode Saldo Menurun, beban penyusutan tahun 2017 adalah …

a)

Rp. 75.000.000,00

b)

Rp. 90.000.000,00

c)

Rp. 150.000.000,00

d)

Rp. 180.000.000,00

e)

Rp. 225.000.000,00