Worksheetscerpen 9
Total questions: 20
Worksheet time: 3hrs 20mins
Bacalah kutipan cerpen berikut!
Siang begitu terik. Wasis sedang menunggu angkutan yang akan membawanya pulang. Tiba-tiba dia melihat selembar uang kertas jatuh dari kantong celana seorang pemuda. Selembar uang lima puluh ribuan itu segera diinjaknya. ”Lumayan buat beli jajan,” pikir Wasis. Setelah pemilik uang naik ke angkutan dipungutnya uang itu.Tapi kemudian hatinya gundah. Wasis takut berdosa,tapi untuk mengembalikan uang tersebut tidak jelas tidak mungkin sebab si pemilik sudah lenyap dari pandangan.
Amanat yang sesuai dengan kutipan cerpen tersebut adalah . . .
Jangan sia-siakan rezeki yang datang
Jangan gundah jika menemukan uang
Jangan terlalu banyak jajan
Jadilah anak yang jujur
Bacalah kutipan cerpen berikut!
Siang begitu terik. Wasis sedang menunggu angkutan yang akan membawanya pulang. Tiba-tiba dia melihat selembar uang kertas jatuh dari kantong celana seorang pemuda. Selembar uang lima puluh ribuan itu segera diinjaknya. ”Lumayan buat beli jajan,” pikir Wasis. Setelah pemilik uang naik ke angkutan dipungutnya uang itu.Tapi kemudian hatinya gundah. Wasis takut berdosa,tapi untuk mengembalikan uang tersebut tidak jelas tidak mungkin sebab si pemilik sudah lenyap dari pandangan
Bukti watak Wasis curang,terdapat pada kalimat ....
“Lumayan buat beli jajan,” pikir Wasis.
Tapi kemudian hatinya gundah
Tiba-tiba ia melihat selembar uang kertas lima puluh ribuan jatuh
Setelah pemilik uang itu naik angkutan, dipungutnya uang itu
Bacalah kutipan cerpen berikut!
Pada suatu waktu hiduplah seorang anak yang rajin belajar. Mogu namanya. Usianya 7 tahun. Sehari-hari ia berladang dan mencari kayu bakar di hutan. Hidupnya sebatang kara. Mogu amat rajin membaca. Semua buku habis dilahapnya. Ia rindu akan pengetahuan
Kutipan cerpen tersebut menggunakan sudut pandang .…
orang pertama pelaku utama
orang pertama pelaku sampingan
orang ketiga sebagai pengamat
orang ketiga serba tahu
Bacalah kutipan cerpen berikut!
Pada suatu waktu hiduplah seorang anak yang rajin belajar. Mogu namanya. Usianya 7 tahun. Sehari-hari ia berladang dan mencari kayu bakar di hutan. Hidupnya sebatang kara. Mogu amat rajin membaca. Semua buku habis dilahapnya. Ia rindu akan pengetahuan
Berdasarkan strukturnya, kutipan cerpen tersebut merupakan bagian .…
orentasi
rangkaian kejadian
komplikasi
resolusi
Bacalah kutipan cerpen berikut!
Perlawanan terhadap alam itu berakhir ketika tahun yang oleh peneliti disebut El Nino itu tiba. Kekeringan membakar kampung saya. Banyak bangunan dan lahan yang hangus. Saat musim hujan tiba banjir besar melanda. Rumah-rumah hanya kelihatan atapnya. Saya sedang duduk di atas atap rumah ketika bantuan puluhan perahu itu tiba.
Berdasarkan strukturnya, kutipan cerpen tersebut merupakan bagian .…
orientasi
rangkaian peristiwa
komplikasi
resolusi
Bacalah dengan cermat kutipan cerpen di bawah ini!
Sebenarnya rambut pemuda itu sudah terlalu panjang, tetapi karena bentuknya kriting, sehingga terkesan kurang terurus. Bentuk mukanya yang bulat membuat rambutnya yang gondrong itu menutupi sebagian mukanya.
Perawakannya pun tidak terlalu tinggi. Warna kulitnya sawo matang sedikit gelap. Dengan baju yang tampak tidak pernah disetrika, membuat penampilannya kurang menarik bagi kaum hawa
Berdasarkan strukturnya, kutipan cerpen tersebut merupakan bagian .…
orientasi
rangkaian peristiwa
komplikasi
resolusi
Bacalah kutipan cerpen berikut dengan seksama!
(1) Sapaan tidak terlalu keras itu mengejutkan Arini. (2) Mungkin karena senyapnya ruang perpustakaa itu.(3) Arini menyungging senyum pada si penyapa. (4) “Intan ngga ikut?” lanjut Andi sembari meneliti judul-judul buku pada rak di hadapan mereka.(5) “Ngga,mana mau dia diajak ke perpustakaan.Dia lebih memilih bermain atau tidur,” lanjut Arini. (6) Dari dulu sifatnya tidak pernah berubah.”
Bukti latar tempat kutipan cerpen tersebut di perpustakaan ditandai dengan nomor ....
(1), (2), (3)
(2), (3),(4)
(2), (4), (5)
(3), (5), (1)
Bacalah kutipan cerpen berikut dengan seksama!
(1). Harum bunga kopi merayap dibawa angin.
(2). Bintang bertaburan di langit.
(3). Suara jangkrik dan kodok menjadi musik alam.
(4). Aku serasa sedang berada di surga
Bukti latar waktu pada kutipan cerpen tersebut malam hari ditandai dengan nomor ....
(1) dan (2)
(2) dan (3)
(3) dan (4)
(4) dan (1
Bacalah kutipan cerpen berikut dengan seksama!
Ingin rasanya aku berteriak mendengar pertanyaan bodoh adikku ini. Biasanya aku akan bilang, “Ya enggak gitu, bodoh!” Tapi mama sudah melarangku mengatakan kata itu lagi. Katanya, anak baik tidak boleh berkata kasar. “ Priska tidak bodoh, Vin. Dia ingin pintar seperti kamu, “kata Mama.
Suasana yang tergambar pada kutipan cerpen tersebut ....
tegang dan kesal
sedih dan kecewa
tegang dan haru
senang dan tenang
Bacalah kutipan cerpen berikut dengan seksama!
“Emak, berapa lama lagi bedug magrib?” tanya Marni sambil mendekat padanya kemudian menyandarkan kepalanya di punggung Salamah. Angin sore itu bertiup kencang, menghempas-hempas rumbia gubuknya di bawah jembatan. “Sebentar Nak, sebentar lagi. Lihat langit-langit sudah mulai memerah. Itu pertanda
matahari mau tenggelam dan magrib tiba. Kau sudah mulai lapar, Nak?”
Latar pada kutipan cerpen tersebut adalah…
siang hari, menjelang adzan dzuhur di jembatan
sore hari, menjelang magrib di gubuk deket jembatan
sore hari, magrib, di bawah kolong jembatan
sore hari, menjelang magrib, di gubuk, di bawah jembatan
Unsur pembangun cerpen yang meliputi tempat, waktu, dan suasana yang tergambar dalam cerita disebut ....Unsur pembangun cerpen yang meliputi tempat, waktu, dan suasana yang tergambar dalam cerita disebut ....
tokoh
latar
alur
sudut pandang
Aku duduk sendirian di halte depan sekolah menunggu angkot yang akan mengantarku pulang. Kini aku harus membiasakan diri karena tak ada lagi mobil mewah dan sopir pribadi.
(Utami Panca Dewi, "Luka Hati Sabrina")
Latar tempat kutipan teks cerpen tersebut adalah ....
halte depan sekolah
terminal
depan rumah
di halte dekat rumah
Pesantren itu sangat besar. Bangunannya berlantai lima dengan banyaknya jendela lusuh yang tidak mampu lagi terhitung oleh mataku yang baru saja tiba di tempat itu. Aku juga melihat banyak anak-anak yang sepertinya kurang terawat.
(M. Zuhri, "Kandang Merpati")
Unsur Pembangun yang menonjol pada kutipan tersebut adalah ....
tokoh
latar waktu
latar tempat
penokohan
Aku tak bisa diam, setengah tahun aku ditempatkan di sekolah ini pengelolaan Bk aku ubah secara mendasar. Mulai administrasi, cara penanganan siswa, termasuk ruang konsultasi siswa. Namun, langkahku membuat Ridho merasa tidak nyaman, terutama dalam kasus Tania yang menurutku memerlukan penanganan khusus, bukan malah dikeluarkan dari sekolah. Tania telah banyak menerima penderitaan, anak itu perlu bimbingan dan kasih sayang bukan penghakiman.
Tema dalam cerpen diatas adalah...
Kehidupan seorang guru BK disekolah
Kesedihan seorang guru Bk melihat kondisi siswanya
Keingginan seorang guru Bk untuk melaksanankan tugasnya dengan baik
seorang guru BK yang ingin membantu mengatasi masalah siswanya
“Usman merasa terusik dengan langkah-langkahku, dan puncaknya saat kepala sekolah menunjuk aku sebagai koordinator menggantikanya. Dia terlihat semakin tidak senang
Sifat tokoh Usman dalam cerpen di atas adalah…
Suka menghasut
Sombong
Iri hati
Mau menang sendiri
Bacalah teks berikut!
Konsep kafe yang pas bagi pengunjung sangat penting bagi pengelola kedai kopi. Seperti halnya konsep kafe kopi yang diperkenalkan Kopi Yuk, yang terbukti sukses menyedot banyak pengunjung, baik penikmat kopi sejati maupun konsumen penggembira. Sajian kopi maupun kafe yang ditawarkan Kopi Yuk sesuai keinginan konsumen.
Makna kata atmosfer dalam teks tersebut adalah...
Lapisan udara yang menyelubungi bumi
Aktivitas pelayan dan pengunjung kafe
Suasana atau lingkungan kafe
Bersangkutan dengan sifat alam
Cermati kutipan paragraf berikut.
Pemahaman masyarakat mengenai antiiotik tampaknya tidak semua benar. Apalagi, pemahaman yang menganggap bahwa ketika sakit apa pun orang harus mengonsumsi antiiotik, itu keliru. Antibiotik digunakan untuk mencegah dan mengobati infeksi yang disebabkan oleh adanya bakteri. Hanya infeksi bakterilah yang membutuhkan peran antibiotik.
Ide pokok paragraf tersebut adalah...
Pemahaman masyarakat tentang konsumsi antiiotik tidak semuanya benar.
Antibiotik digunakan untuk mencegah dan mengobati infeksi yang disebabkan oleh adanya bakteri.
Antibiotik berperan mencegah dan mengobati infeksi bakteri
Anggapan bahwa sakit apa pun harus mengonsumsi antibiotik adalah keliru
Cermati teks berikut!
Chairil Anwar dilahirkan di Medan, Sumatra Utara, 26 Juli 1922. Penyair besar yang pernah dinobatkan oleh H.B. Jassin sebagai pelopor Angkatan 45 ini memiliki 94 karya termasuk puisi. Sejak kecil, ia akra dengan neneknya sehingga kepedihan mendalam ia rasakan ketika neneknya meninggal. Selain nenek, ibunya adalah wanita yang paling ia cintai. Beberapa puisi ciptaannya pun menunjukkan kecintaannya kepada sang ibu.
Sikap/tindakan tokoh yang patut diteladani adalah...
Hidup merdeka sebagai penyair
Menulis banyak karya
memelopori Angkatan 45
mencintai nenek dan ibunya
Cermati teks berikut!
Danarto lahir di Sragen, Jawa Tengah, pada tanggal 27 Juni 1941. Ia dikenal sebagai pelukis dan pernah mengadakan pameran di beberapa kota. Selain itu, sebagai budayawan dan penyair, ia pernah mengikuti program menulis di Kyoto, Jepang. Penulis cerpen yang terkumpul dalam Godlob dan Adam Ma'rifat ini juga pernah mendapat penghargaan SEA Write Award dari Kerajaan Thailand.
Keistimewaan tokoh pada teks tersebut adalah...
Pelukis yang mengadakan pameran
Seorang budayawan, penyair dan cerpenis
Penulis Godlob dan Adam Ma'rifat
Mendapat penghargaan SEA Write Award
Cermati teks berikut!
Mudik tidak bisa dilihat sebagai persoalan infrastruktur dan manajemen lalu lintas semata. Kepadatan kendaraan dan kemacetan terjadi karena jumlah kendaran yang lewat memang berkali lipat dari kapasitas jalan. Manajemen lalu lintas yang terencana dengan didukung infrastruktur yang baik merupakan upaya untuk meminimalisasi kemacetan lebih parah.
Pernyataan sesuai dengan isi teks tersebut adalah...
Mudik hanya persoalan infrastruktur
Kemacetan terjadi karena berlipatnya jumlah kendaraan
Perilaku pengendara memperparah keadaan di jalan
Pemerintah hendaknya menyediakan infrastruktur yang memadai
