NEW
Font size
WorksheetsUTS Biofar
Total questions: 45
Worksheet time: 23mins
Yang bukan merupakan faktor pembuatan sediaan obat adalah
Sifat fisiko kimia obat
Rute pemberian obat
Sifat toksikologi obat
Harga bahan aktif
Kecepatan dan jumlah zat aktif yang dapat diabsorpsi dari bentuk sediaanya dan tersedia pada tempat kerjanya
Bioavaibilitas
Bioekivalen
Biofarmasetik
Farmakodinamik
berikut ini adalah faktor yang mempengaruhi bioavailabilitas adalah .. kecuali
bahan baku
formula
teknik pembuatan
kemasan
yang bukan parameter bioavailabilitas adalahet
C maks
AUC 0-t
T maks
Lethal dose
sediaan yang zat aktifnya terlarut dalam pembawa adalah
supositoria, salep
tablet
suspensi
emulsi
berikut ini merupakan faktor yang mempengaruhi desintegrasi tablet.. kecuali
pembasahan permukaan
besarnya pori
penetrasi cairan
kontak dengan pelarut
jika semakin kecil pori, maka waktu hancurnya
semakin lambat
semakin cepat
lebih onset
instan
suatu sistem penghantaran obat yang berkaitan
dengan jumlah zat aktif yang diharapkan dapat dilepaskan sesuai
dengan kinetika yang dikehendaki sehingga mencapai tempat
tertentu dalam tubuh dimana titik penyerapan optimal adalah
Bentuk sediaan obat
Rute pemberian obat
Farmakokinetik obat
Regimen dosis obat
hubungan antara sifat fisikokimia zat aktif dan bentuk sediaan serta rute pemberian dengan kecepatan dan jumlah obat yang diabsorpsi adalah
Biofarmasetik
Farmakokinetik
Farmakodinamik
Farmasetika
Kinetika absorpsi, distribusi, eliminasi (metabolisme dan eksresi) obat dalam tubuh
Biofarmasetik
Farmakokinetik
Farmakodinamik
Farmasetika
hubungan antara sifat fisikokimia zat aktif dan bentuk sediaan serta rute pemberian dengan kecepatan dan jumlah obat yang diabsorpsi adalah
Biofarmasetik
Farmakokinetik
Farmakodinamik
Farmasetika
Hubungan antara konsentrasi obat pada reseptor dengan respon farmakologi yang diberikan
Biofarmasetik
Farmakokinetik
Farmakodinamik
Farmasetika
Kecepatan disolusi _____ dengan kelarutan
berbanding lurus
berbanding terbalik
berlawanan
tidak berhubungan
yang bukan faktor dalam proses disolusi dari sediaan adalah
Sifat fisiko kimia zat aktif
Bentuk sediaan
alat dan parameter uji
jumlah sediaan
obat sistemik harus dapat menembus membran
benar
salah
rute absorpsi melalui celah antar sel membran untuk senyawa polar
Paraseluler
Transeluler
Intraseluler
yang merupakan ciri transpor pasif adalah
Transpor tidak tergantung pada gradien konsentrasi
Memerlukan energi dari hidrolisis ATP
Dapat terjadi kejenuhan
Transpor tergantung pada gradien konsentrasi
faktor yang mempengaruhi absorpsi obat secara oral adalah ... kecuali
Anatomi saluran cerna
Fungsi fisiologis
Isi saluran cerna
kondisi pasien
senyawa dengan ukuran molekul kecil dan larut air bisa melalui pori membran dengan ukuran
7-10 A, dengan BM <150 bentuk bulat
1-5 A, dengan BM <50 bentuk bulat
11-15 A, dengan BM >150 bentuk bulat
7-10 A, dengan BM >350 bentuk bulat
Berikut adalah ciri transpor difusi sederhana dengan pembawa, kecuali
Tidak memerlukan energi
Dapat terjadi kejenuhan dan kompetisi
Difusi tergantung pada gradien konsentrasi
terjadi karena perbedaan tekanan hidrostatik
Semakin tinggi viskositas maka
Proses difusi makin lambat, jadi absorpsi makin lambat
Proses difusi makin cepat, jadi absorpsi makin lambat
Proses difusi makin lambat, jadi absorpsi makin cepat
Proses difusi makin cepat, jadi absorpsi makin cepat
waktu transit obat pada duodenum adalah
5-15 menit
2-10 detik
3-6 jam
1 jam
waktu pengosongan lambung dapat dipercepat oleh
Gas CO2
konsistensi
keasaman
emosi
Produksi asam di lambung berkurang akan
mempengaruhi absorpsi basa lemah pada pasien
Aklorhidria
maag
mules
konstipasi
Inflamasi pada bagian distal usus halus dan
kolon yang menyebabkan penebalan dinding,
pertumbuhan bakteri yang berlebih merupakan
Penyakit Crohn
Penyakit typus
Demam tipoid
Diare
Inflamasi pada bagian proksimal usus halus yang
disebabkan sensitisasi oleh gluten adalah
Penyakit Celiac
Penyakit Crohn
Diare
Konstipasi
pH pada cairan rektum berkisar
7,2-7,8
8,3-9
6-7
2-3
absorpsi per-oral lebih baik daripada per-rektum apabila
penyerapan tergantung pada keadaan dan jumlah makanan
harga supositoria lebih mahal
zat aktif mengalami first phase effect
zat tidak stabil dalam lambung
obat yang diberikan secara ekstravaskular akan mengalami absorpsi, sehingga tidak seluruh obat masuk ke dalam sirkulasi sistemik
benar
salah
cara penentuan bioavailabilitas ada 2, cara mutlak dan
cara relatif
cara absolut
cara perbandingan
cara kumulatif
produk obat (sediaan farmasi) yang dibuat oleh pabrik
tertentu dengan mengandung zat aktif yang sama dengan produk
innovator atau produk pembanding (reference) adalah
Produk copy
produk reference
produk inovator
Produk obat (sediaan farmasi)
pembanding yang digunakan untuk membandingkan ekivalensi atau
kesetaraan produk copy
Produk copy
produk reference
produk inovator
untuk memastikan kesetaraan mutu obat yang diteliti dengan obat sejenis produk inovator adalah
tujuan uji bioekivalensi
tujuan preformulasi
tujuan disolusi
tujuan bioavailabilitas
Persentase dan kecepatan zat aktif dalam satu produk
obat yang mencapai/tersedia dalam sirkulasi sistemik merupakan definisi
Bioavailabilitas
Bioekivalensi
Biofarmasetik
BIofarmasi
Dua produk obat mempunyai ekivalensi farmaseutik jika keduanya mengandung zat aktif yang sama, jumlah yang sama, dan bentuk sediaan sama adalah
Ekivalensi farmaseutik
Alternatif farmaseutik
Bioekivakensi
Obat berikut ini mekanisme transportasi lewat membrane dengan dimediasi oleh pembawa amino acids transporter adalah
Gabepentin, Methyldopa, L-dopa
Kaptopril
Pravastatin
S-fluorourasil
Berikut ini pernyataan yang salah mengenai pengaruh sifat-sifat partikel obat terhadap bioavailabilitasnya
Partikel dengan sudut kontak tinggi akan lebih mudah terbasahi
Semakin besar luas permukaan partikel maka semakin cepat obat melarut
Penggerusan dapat meningkatkan laju disolusi obat
a. Pembentukan disperse padat dapat meningkatkan kelarutan
Pernyataan berikut ini benar mengenai sifat fisik zat aktif, kecuali ;
Obat yang memiliki log P tinggi mudah melewati membran
Polimorf yang lebih stabil kelarutannya lebih rendah
Bentuk anhidrat lebih mudah larut daripada bentuk hidrat
Kloramfenikol palmitat bentuk β lebih mudah tarut daripada bentuk α
Dalam penggolongan Biopharmaceutical Classification System (BCS), obat dengan sifat kelarutan tinggi dan permebealitas rendah digolongkan ke dalam kelas
I (kelarutan tinggi dan permeabilitas tinggi
II
III
IV
Obat berikut yang penyerapannya di dalam saluran cerna sangat dibantu oleh adanya bile acid (getah empedu) adalah :
Vitamin A
Insulin
Streptomisin
Eritromisin
Dua produk obat mengandung zat aktif yang sama dalam jumlah yang sama, bentuk sediaa yang sama dan bioavailabilitas sama dinamakan….
Ekivalensi farmasetik
Ekivalensi terapeutik
Alternativ farmaseutik
Bioekivalensi
Kelebihan utama rute pemberian obat secara rektal dibandingkan dengan rute pemberian obat secara oral adalah
Rute rektal tidak mengalami first pass effect
Volume cairan rektal tinggi
pHnya bervariasi dari pH 1 hingga 7
rute rektal memiliki banyak villi
suatu zat yang memiliki struktur kimia sama, namun struktur kristal berbeda dinamakan?
Polimorf
amorf
garam
hidrat
obat yang sulit diadopsi secara oral akibat Sebagian besar mengalami ionisasi antara lain….
Streptomisin sulfat
Pct
Kloramfenikol palmitat
Veramil
Obat berikut yang penyerapan di dalam saluran cerna sangan dibantu oleh adanya bile acid (getah empedu) adalah :
Vitamin E
VItamin C
Eritromisin
Streptomisin
