wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Post-test Asthma

Total questions: 10

Worksheet time: 9mins

Name
Class
Date
1.

Tn. Andi, 45 tahun, datang dengan keluhan sesak yang memberat sejak 1 jam yang lalu. Keluhan seperti ini sudah beberapa kali dirasakan pasien. Pada pemeriksaan didapatkan kesadaran compos mentis namun hanya mampu mengucap kata demi kata, TD 130/80 mmHg, HR 130x/menit, RR 32x/menit, suhu 37,6°C, retraksi suprasternal, wheezing pada fase ekspirasi dan inspirasi.

Diagnosis yang tepat untuk skenario diatas adalah?

a)

Asthma eksaserbasi ringan

b)

Asthma eksaserbasi sedang

c)

Asthma eksaserbasi berat

d)

Asthma serangan mengancam nyawa

e)

Asthma persisten

2.

Tn. Andi, 45 tahun, datang dengan keluhan sesak yang memberat sejak 1 jam yang lalu. Keluhan seperti ini sudah beberapa kali dirasakan pasien. Pada pemeriksaan didapatkan kesadaran compos mentis namun hanya mampu mengucap kata demi kata, TD 130/80 mmHg, HR 130x/menit, RR 32x/menit, suhu 37,6°C, retraksi suprasternal, wheezing pada fase ekspirasi dan inspirasi.

Berikut ini yang BUKAN tatalaksana awal untuk skenario diatas adalah?

a)

Oksigen

b)

Inhalasi SABA

c)

ICS dosis rendah-Formoterol

d)

SABA-Formoterol

e)

Kortikosteroid sistemik

3.

Nn. Linda, 23 tahun, mengeluh sesak napas sejak 30 menit yang lalu. Pasien mengaku sering mengalami hal terutama saat dingin. Saat dianamnesis, pasien masih mampu untuk mengucapkan beberapa kata. Pada pemeriksaan didapatkan TD 130/90 mmHg, HR 110x/menit, RR 28x/menit, suhu 36,6°C. Pada PF didapatkan wheezing pada fase ekspirasi. Dokter bergegas memberikan terapi nebulisasi pada pasien.

Kandungan obat tersebut adalah?

a)

Formoterol

b)

Salbutamol

c)

Adrenaline

d)

Methylprednisolone

e)

Salmeterol

4.

Nn. Linda, 23 tahun, mengeluh sesak napas sejak 30 menit yang lalu. Pasien mengaku sering mengalami hal terutama saat dingin. Saat dianamnesis, pasien masih mampu untuk mengucapkan beberapa kata. Pada pemeriksaan didapatkan TD 130/90 mmHg, HR 110x/menit, RR 28x/menit, suhu 36,6°C. Pada PF didapatkan wheezing pada fase ekspirasi. Dokter bergegas memberikan terapi nebulisasi pada pasien.

Pemeriksaan yang digunakan untuk melihat respon terapi pasien adalah?

a)

X-ray thoraks PA

b)

Uji provokasi bronkus

c)

CT-Scan thoraks

d)

Pemeriksaan darah lengkap

e)

Peak flow meter

5.

Ny. Dian, 36 tahun, dibawa ke IGD karena sesak napas mendadak saat sedang tidur. Keluhan serupa beberapa kali dialami pasien. Berdasarkan registrasi IGD didapatkan ini sudah kali ke-3 pasien masuk ke IGD dalam rentang waktu 1 minggu. Pasien dapat berbicara beberapa kata. Pada pemeriksaan fisik didapatkan HR 110x/min, RR 30x/min, suhu afebris, SpO: 94%, terdengar wheezing pada akhir ekspirasi.

Untuk mengetahui fungsi faal paru dapat dilakukan pemeriksaan?

a)

Uji reversibilitas

b)

Uji provokasi bronkus

c)

Uji alergi

d)

Spirometri

e)

X-ray thoraks

6.

Ny. Dian, 36 tahun, dibawa ke IGD karena sesak napas mendadak saat sedang tidur. Berdasarkan registrasi IGD didapatkan ini sudah kali ke-3 pasien masuk ke IGD dalam rentang waktu 1 minggu dengan keluhan serupa. Keluhan juga berulang dirasakan di pagi hari sehingga mengganggu aktivitas. Pasien dapat berbicara beberapa kata. Pada pemeriksaan fisik didapatkan HR 110x/min, RR 30x/min, suhu afebris, SpO: 94%, terdengar wheezing pada akhir ekspirasi. Dokter melakukan terapi nebulisasi.

Derajat asma berdasarkan frekuensi serangan pada pasien adalah?

a)

Asthma intermitten

b)

Asthma kontinyu

c)

Asthma persisten ringan

d)

Asthma persisten sedang

e)

Asthma persisten berat

7.

Ny. Dian, 36 tahun, dibawa ke IGD karena sesak napas mendadak saat sedang tidur. Berdasarkan registrasi IGD didapatkan ini sudah kali ke-3 pasien masuk ke IGD dalam rentang waktu 1 minggu dengan keluhan serupa. Keluhan juga berulang dirasakan di pagi hari sehingga mengganggu aktivitas. Pasien dapat berbicara beberapa kata. Pada pemeriksaan fisik didapatkan HR 110x/min, RR 30x/min, suhu afebris, SpO: 94%, terdengar wheezing pada akhir ekspirasi. Dokter melakukan terapi nebulisasi. Setelah 1 jam pemantauan, pasien berencana untuk dirawat ICU.

Hal ini disebabkan karena respon terapi yang ditemukan adalah?

a)

Wheezing berkurang

b)

APE 80%

c)

SPO2 96%

d)

Pasien berbicara dalam beberapa kalimat

e)

Silent chest

8.

Berikut adalah faktor risiko lingkungan yang dapat menyebabkan asthma, KECUALI?

a)

Debu rumah

b)

Bahan pengawet dan penyedap

c)

Asap rokok

d)

Cuaca dingin

e)

Ras

9.

Penggunaan Obat Reliever yang benar pada asthma eksaserbasi, yaitu?

a)

SABA Inhaler: 4x semprot, dapat diulang tiap 20 menit dalam 1 jam

b)

SABA Inhaler: 4x semprot, dapat diulang tiap 30 menit dalam 1 jam

c)

SABA Inhaler: 4x semprot, dapat diulang tiap 1 jam

d)

LABA Inhaler: 4x semprot, dapat diulang tiap 1 jam

e)

SAMA Inhaler: 4x semprot, dapat diulang tiap 20 menit dalam 1 jam

10.

Langkah 1 penggunaan Obat Reliever yang benar pada asthma stabil berdasarkan panduan GINA, yaitu?

a)

ICS

b)

SABA-LABA

c)

ICS dosis tinggi-Formoterol

d)

ICS dosis sedang-Formoterol

e)

ICS dosis rendah-Formoterol