NEW
Font size
Worksheets5M dalam Pembelajaran
Total questions: 10
Worksheet time: 7mins
Ketika merencanakan aktivitas atau proyek kelas, guru tidak meminta masukan atau pendapat siswa dan memutuskan sendiri tanpa mempertimbangkan masukan siswa..
Pernah
Tidak Pernah
Ketika seorang siswa mengajukan pertanyaan atau mengungkapkan ketidakpahaman tentang materi, guru mengesampingkan pertanyaan tersebut dengan berkata "Kita sudah membahas ini" atau "Kamu seharusnya sudah tahu."
Pernah
Tidak Pernah
Ketika seorang siswa mengajukan pertanyaan yang membutuhkan penjelasan mendalam atau kontekstualisasi, guru menghindarinya dengan berkata "Itu di luar cakupan kita" atau "Kamu hanya perlu tahu ini saja untuk ujian."
Pernah
Tidak Pernah
Daripada hanya memberitahu siswa tentang materi baru, guru menggunakan demonstrasi atau eksperimen di kelas untuk memvisualisasikan konsep. Ini membantu siswa untuk 'melihat' dan 'merasakan' konsep daripada hanya mendengar atau membacanya.
Pernah
Tidak Pernah
Guru memberikan banyak tugas, namun tidak dikoreksi, hanya diberi nilai angka tanpa keterangan. Sehingga kita sebagai murid tidak tahu mana yang sudah baik, dan mana yang perlu ditingkatkan.
Pernah
Tidak Pernah
Setelah mengoreksi tugas atau proyek siswa, guru menyediakan catatan tertulis yang rinci, menyoroti apa yang dilakukan dengan baik dan memberikan saran konkret tentang apa yang bisa ditingkatkan, serta cara melakukannya.
Pernah
Tidak Pernah
Setelah siswa menyelesaikan tugas dasar, guru menyediakan materi tambahan atau tantangan opsional yang memungkinkan siswa untuk menjelajahi lebih dalam atau mempraktikkan keterampilan lanjutan.
Pernah
Tidak Pernah
Sebagai murid yang belum paham materi, guru ingin buru-buru pindah materi dan ia tidak mencoba menyesuaikan materi dengan kemampuan murid. Akhirnya murid tertinggal dan kesulitan mengejar.
Pernah
Tidak Pernah
Guru menggunakan satu sumber belajar yaitu buku paket, tidak pernah mengaitkan dengan konteks sekitar. Tidak pernah memberikan contoh yang dekat dengan murid.
Pernah
Tidak Pernah
Guru mengatur kunjungan lapangan ke perpustakaan, museum, perusahaan, atau pertanian di komunitas, memungkinkan siswa untuk memahami bagaimana konsep yang dipelajari di kelas diterapkan dalam kehidupan nyata.
Pernah
Tidak Pernah
