WorksheetsKUIS TEKS EDITORIAL
Total questions: 10
Worksheet time: 10mins
1.Manakah berikut ini yang benar mengenai teks editorial, kecuali …
A. Diasumsikan sebagai sikap institusi media massa terhadap semua peristiwa
B. Artikel utama yang ditulis oleh redaktur Koran
C. Pandangan redaksi terhadap peristiwa aktual, kontroversial, dan fenomenal
D. Peristiwa yang diangkat bersifat aktual, kontroversial, dan fenomenal
E. Tajuk rencana merupakan nama lain dari teks editorial
2.Manakah dua kalimat pendapat yang ada pada teks di bawah ini!
(1) Udara di daerah Bogor terasa sangat dingin. (2) Saat ini dinginnya melebihi hari-hari sebelumnya. (3) Bahkan suhu udara di Bogor saat ini mencapai 24 °C. (4) Data mengenai tingkat suhu udara ini terdapat di papan informasi pengukur suhu, tepatnya berada di jalan besar yang ada di Kota Bogor.
A. (1) dan (4)
B. (1) dan (2)
C. (2) dan (3)
D. (3) dan (4)
E. (4) dan (1)
3.Fungsi dari teks editorial yang paling tepat yaitu …
A. Mampu memberikan penilaian kritis terhadap suatu peristiwa atau permasalahan yang aktual
B. Mampu mendeskripsikan suatu objek dengan detail
C. Mampu meyakinkan dan memengaruhi pembaca
D. Mengingatkan kepada generasi bangsa untuk selalu mengenang sejarah
E. Mampu mendeskripsikan secara detail mengenai biografi seseorang
4. Berikut urutan struktur teks editorial yang benar yaitu …
A. Tesis – Isi – Penegasan
B. Isu – Argumen – Penutup
C. Isu – Argumen – Penegasan
D. Tesis – Isi – Penutup
E. Isu – Inti – Penegasan
5.Bacalah teks editorial berikut!
Banjir yang selalu melanda Ibu Kota Jakarta sudah tidak bisa ditoleransi dan di maklumi. Harus ada solusi yang cepat dan tepat untuk mengatasinya sebelum Jakarta benar-benar tenggelam. Salah satu solusi yang diusung Pemkot DKI Jakarta adalah program normalisasi sungai. Program tersebut berupa pengosongan lahan di sekitar sungai-sungai yang ada di Jakarta
Teks di atas termasuk struktur bagian….
A. Argumentasi
B.Isu
C. Koda
D.Penegasan
E.Penutup
6.Berikut kaidah kebahasaan teks editorial, kecuali…
A. Menggunakan kata-kata populer
B.Menggunakan kalimat retoris
C.Menggunakan konjungsi kausalitas
D.Menggunakan kata ganti penunjuk
E.Menggunakan kata ganti orang
7.Bacalah dengan saksama teks editorial berikut!
Aksi anarkistis yang dilakukan massa masih berlanjut di Jayapura. Massa yang berjumlah ratusan itu sempat membakar kantor Majelis Rakyat Papua (MRP). Massa juga membakar kantor Telkom, kantor pos, serta fasilitas publik lainnya. Hal ini terjadi karena adanya dugaan ujaran kebencian dan rasialisme. Untuk mengatasi masalah tersebut, penegakan hukum terhadap persoalan yang menjadi akar masalah harus dilakukan.
Alternatif solusi lain yang dapat ditawarkan untuk mengatasi masalah tersebut adalah …
A. Seluruh pihak harus dapat menahan diri untuk tidak melakukan tindakan yang dapat memecah belah persatuan
B. Usut tuntas pelakunya dan proses hukum mereka secara tegas sehingga hal-hal semacam ini tidak terulang
C. Pemerintah harus serius dalam menggenjot pembangunan infrastruktur untuk mewujudkan pemerataan di Tanah Papua
D. Aparat keamanan harus responsif dalam mengendalikan situasi sehingga keadaan di wilayah terdampak tetap kondusif
E. Proses hukum yang dilakukan harus tanpa pandang bulu tanpa memihak siapapun demi keberlangsungan kedamaian
8.Kita tak perlu tercengang kaget saat Jepang mengalokasikan anggaran untuk pendidikan hingga seratus kali lipat dibanding Indonesia. Sebaliknya, harus kaget saat Bangladesh, yang notabenenya negara kecil, mengalokasikan anggaran untuk pendidikan 2,9 persen dari anggaran nasional mereka. Sementara itu, Indonesia raya di era yang bersamaan hanya 1,4 persen.
Konjungsi antarkalimat dinyatakan dalam kalimat….
A.Pertama
B.Kedua
C.Ketiga
D.Pertama dan kedua
E.Kedua dan ketiga
9.Bacalah penggalan teks editorial berikut! Tugas kita berikutnya, bagaimana kita menjadikan itu sebagai pola, bukan kasus.
Kaidah kebahasaan teks editorial yang tampak pada kalimat di atas adalah ....
A.Kata kerja rasional
B.Kalimat retoris
C.Kata ganti
D.Kata populer
E.Kalimat penunjuk
10.Kelulusan ujian nasional (UN) jenjang SMA/MA/SMK di Merauke, Papua, mencapai 95%. Hanya saja, hal itu dinilai bukan patokan kualitas kelulusan. Hal itu tidak usah dibanggakan, ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Merauke Vincentius Mekiuw di Merauke, Sabtu (26/5). Menyimak pernyataan di atas menguatkan apa yang selama ini diwacanakan, khususnya saat UN tiba, yaitu adanya kesenjangan taraf pendidikan di Tanah Air. Di wilayah barat, pendidikan relatif maju. Lulusan UN bisa langsung bersaing secara setara di kancah perguruan tinggi terkenal. Sebaliknya, siswa dari Merauke, jika ingin masuk PTN terkenal, harus matrikulasi satu tahun kalau mau setaraf dengan lulusan setingkat dari Jawa.
Fakta dalam paragraf diatas ...
A.Di wilayah barat, pendidikan relatif maju.
B.Lulusan UN bisa langsung bersaing secara setara di kancah perguruan tinggi terkenal.
C.Sebaliknya, siswa dari Merauke, jika ingin masuk PTN terkenal, harus matrikulasi satu tahun kalau mau setaraf dengan lulusan setingkat dari Jawa.
D.Kelulusan ujian nasional (UN) jenjang SMA/MA/SMK di Merauke, Papua, mencapai 95%.
E.Menyimak pernyataan di atas menguatkan apa yang selama ini diwacanakan, khususnya saat UN tiba, yaitu adanya kesenjangan taraf pendidikan di Tanah Air.
