WorksheetsMANAJEMEN PERPAJAKAN
Total questions: 15
Worksheet time: 11mins
Mengurangi kejutan-kejutan jika terjadi pemeriksaan pajak adalah ;
a. Manfaat tax planning
b. Tujuan tax planning
c. Motivasi tax planning
Menyajikan penghasilan yang dikecualikan dari objek pajak sebagai dimaksud dalam Pasal 4 ayat ( 3 ) U.U.PPh dalam Laporan Keuangan Komersial dan SPT Tahunan PPh , pada saat pemeriksaan pajak berakibat ;
a. Koreksi fiskal Negatif
b. Koreksi fiskal Negatif
c. Wajib Pajak dimintakan melakukan pembetulan SPT Formulir 1771
Didukung oleh bukti-bukti yang memadai baik dari segi akuntansi maupun aspek hukum adalah merupakan ;
a. Persyaratan utama manajemen yang baik
b. Persyaratan utama tax evasion
c. Persyaratan utama tax avoidance
Perbedaan antara tax evasion dan tax avoidance serta tax planning dari aspek hukum ;
a. Tax evasion legal dan tax avoidance illegal
b. Tax evasion legal dan tax avoidance menolak
c. Tax evasion ilegal dan tax avoidance legal
4. Melakukan analisis secara sistematis berbagai alternative perlakuan perpajakan dengan tujuan untuk mencapai pemenuhan kewajiban perpajakan yang optimum . adalah merupakan tahapan ;
a. Organizing dalam Manajemen Pajak
b. Controlling dalam Manajemen Pajak
c. Tax Planning dalam Manajemen Pajak ;
High tax rates dan imprecise serta insufficient penalties adalah ;
a. Motivasi Wajib Pajak melakukan Tax Management ;
b. Motivasi Wajib Pajak melakukan Tax Avoidance
c. Motivasi Wajib Pajak melakukan Tax Evasion
Meminimalisir utang pajak dengan cara memanfaatkan kelemahan-kelemahan uang terdapat dalan ketentuan-ketentuan yang berlaku , dalam manajemen pajak merupakan / termasuk dalam pengertian ;
a. Tax Evasion;
b Tax Avoidance ;
c. Tax Fraud
Tindakan Under declare revenue atau manipulate the losses dalam manajemen pajak adalah merupakan / termasuk pengertian apa ?
a. Tax Evasion ;
b. Tax Avoidance ;
c. Tax Fraud
Tidak melaporkan seluruh Objek Penghasilan sebagai mana diatur dalam Pasal 4 ayat ( 1 ) U.U.PPh dalam SPT Tahunan PPh , pada saat pemeriksaan pajak berakibat ;
a. Dilakukan koreksi fiskal Negatif
b. Dilakukan koreksi fiskal Positif
c. Wajib Pajak dimintakan melakukan pembetulan SPT Formulir 1770 atau 1771
Menyajikan PPN Masukan yang dibayar atas perolehan BKP / JKP yang atas penyerahannya dibebaskan dari pengenaa PPN dalam Daftar Pajak Masukan Yang Dapat Dikreditkan ( Formulir 111 B2 ) , pada saat pemeriksaan pajak ;
a. Dilakukan koreksi fiskal Negatif
b. Dilakukan koreksi fiskal Positif
c. Tidak perlu dilakukan koreksi fiskal
Menyajikan penghasilan yang dikecualikan dari objek pajak sebagai dimaksud dalam Pasal 4 ayat ( 3 ) U.U.PPh dalam Laporan Keuangan Komersial dan SPT Tahunan PPh , pada saat pemeriksaan pajak berakibat ;
a. Dilakukan koreksi fiskal Negatif
b. Dilakukan koreksi positifNegatif
d. Tidak perlu dilakukan koreksi fiskal
Menyajikan beban / pengeluaran sebagai dimaksud dalam Pasal 9 ayat ( 1 ) U.U.PPh dalam Laporan Keuangan Komersial dan SPT Tahunan PPh , pada saat pemeriksaan pajak berakibat
a. Koreksi fiskal Negatif
b. Koreksi fiskal Positif
c. Wajib Pajak dimintakan melakukan pembetulan SPT Formulir 1771
Menyajikan beban penyusutan berdasarkan U.U.Pajak lebih besar dari beban penyusutan berdasarkan PSAK dalam Laporan Keuangan Komersial , pada saat pemeriksaan pajak berakibat ;
a. Koreksi fiskal Negatif
b. Koreksi fiskal Positif
c. Wajib Pajak dimintakan melakukan pembetulan SPT Formulir 1771
Menyajikan biaya jamuan dalam Laporan Keuangan Komersial , pada saat pemeriksaan pajak berakibat ;
a. Koreksi fiskal Negatif
b. Koreksi fiskal Positif
c. Dapat tidak dilakukan koreksi fiskal positif
Salah satu motivasi Wajib Pajak melakukan tax planning adalah ;
a. Resiko deteksi
b. Penghematan kas keluar
c. memaksimum Laba setelah pajak
