WorksheetsLAT PAS XI SMASA
Total questions: 80
Worksheet time: 2hrs 51mins
Data keelektronegatifan beberapa unsur: H=2,1 ; F = 4,0 ; Cl = 3,0 ; Br = 2,8 ; I = 2,5.
Senyawa yang paling polar adalah ....
HF
HCl
HBr
HI
H2
Molekul CH4 bersifat nonpolar. Interaksi yang terjadi antar molekul CH4 adalah ....
ikatan ion
ikatan kovalen polar
ikatan kovalen koordinasi
gaya Van der Waals
ikatan hidrogen
Ikatan hidrogen pada struktur tersebut terdapat pada nomor ....
1
2
3
4
5
Ikatan yang terdiri dari Unsur Logam dan Non Logam adalah...
Ikatan Logam
Ikatan Ion
Ikatan Kovalen
Ikatan Hidrogen
Ikatan Rangkap
ikatan yang terbentuk karena penggunaan bersama-sama pasangan elektron adalah ....
ikatan ion
ikatan kovalen
ikatan logam
ikatan elektron
ikatan proton
ikatan logam terjadi antara ...
muatan positif ion logam dengan muatan positif kovalen
muatan negatif ion dengan muatan ion positif polar
muatan positif ion logam dengan muatan negatif elektron-elektron yang bebas bergerak
muatan positif kation logam dengan muatan negatif elektron yang diam
4. Diketahui konfigurasi e- Bohr beberapa unsur sebagai berikut:
P : 2
Q : 2 4
R : 2 8 2
S : 2 8 1
T : 2 8 6
Ikatan kovalen dapat terbentuk antara ...
P dan Q
P dan R
Q dan R
Q dan T
S dan T
Unsur 13X bereaksi dengan 8Y membentuk senyawa dengan rumus kimia ...dan jenis ikatan ....
XY, kovalen
X2Y, kovalen
X2Y3 , ion
X2Y3 , kovalen koordinasi
X3Y2, ion
Tipe molekul berikut yang memiliki bentuk seperti gambar di atas adalah ...
AX3E2
AX3E
AX3
AX2E2
AX2E3
Ikatan antara dua atom karena mempunyai pasangan elektron yang digunakan bersama yang berasal dari salah satu atom yang berikatan disebut….
ikatan ion
ikatan kovalen rangkap
ikatan kovalen kordinasi
ikatan kovalen
ikatan elektrovalen
Ikatan kovalen koordinasi ditunjukkan oleh nomor ....
1
2
3
4
5
Unsur A yang memiliki nomor atom 7 akan berikatan dengan unsur B yang memiliki nomor atom 1 membentuk senyawa AB3. Jumlah Pasangan Elektron Ikatan (X) dan Jumlah Pasangan Elektron Bebas (E) dari molekul AB3 adalah ... dan ....
3 dan 1
2 dan 2
3 dan 0
4 dan 0
3 dan 2
Diketahui pasangan-pasangan senyawa berikut.
1). NH3 dan HF
2). H2O dan HCl
3). HF dan H2O
4). NH3 dan HBr
5). NH3 dan H2S
Kelompok senyawa yang dapat membentuk ikatan hidrogen adalah ...
2 dan 3
4 dan 5
1 dan 5
1 dan 3
3 dan 4
Titik didih HF lebih tinggi daripada HCl. Hal ini karena antarmolekul HF terdapat ...
ikatan kovalen
Ikatan ion
Ikatan hidrogen
Gaya Van der Waals
Ikatan kovalen koordinasi
Didalam minuman Softdrink mengandung senyawaan gas CO2 dan H2O. Gaya antar molekul yang paling dominan antar dua molekul tersebut adalah...
gaya London
gaya dipol-dipol
gaya dipol-dipol terimbas
gaya van der Waals
ikatan Hidrogen
Senyawa PCl3 memiliki tipe molekul dan bentuk molekul berturut -turut adalah ....(Nomor atom P=15 dan Cl=17)
AX3E, Segitiga piramida
AX3, segitiga sama sisi
AX2E2, bengkok
AX2E, bengkok
AX3E2, bentuk T
Bentuk molekul yang tepat untuk H2O ( nomor atom H = 1; O=8) adalah ....
Ikan dapat hidup dalam air karena di dalam air terdapat oksigen yang terlarut.
Oksigen nonpolar dapat larut dalam air yang polar karena oksigen membentuk ....
gas
dipol sesaat
dipol
ion negatif
ion positif
Jumlah elektron yang digunakan bersama dalam molekul N2 adalah ....
2
3
5
6
7
Di alam, gas mulia ditemukan sebagai gas monoatomik (tunggal tidak bersenyawa). Hal tersebut disebabkan karena ....
wujudnya yang merupakan gas membuatnya sukar untuk bereaksi di alam. Gas mulia akan bereaksi dengan atom yang lain dalam wujud padatan atau cairan.
kemuliaan gas mulia membuatnya sukar untuk berinteraksi dengan atom yang lain.
senyawa gas mulia tidak dapat ditemukan di alam. Oleh karena itu, gas mulia di alam semuanya merupakan gas monoatomik (atom tunggal)
konfigurasi e- gas mulia yang tidak stabil membuatnya cenderung tidak berikatan dengan atom yang lain. Suatu atom akan bereaksi jika dalam keadaan yang stabil.
gas mulia tidak perlu bereaksi dengan atom yang lain untuk mencapai kestabilan. Atom gas mulia sendiri telah stabil tanpa membentuk ikatan.
Jika reaksi antara logam Barium dengan Asam Klorida encer di campurkan ked alam tabung reaksi yang tersumbat dengan rapat, gas Hidrogen di dalam sistem tidak dapat meninggalkan sistem. Akan tetapi perambatan kalor meninggalkan sistem tetap terjadi melalui dinding pada tabung reaksi. Pada percobaan ini termasuk ke dalam ....
Sistem terbuka
Perubahan entalpi
Sistem tertutup
Perubahan energy dalam
Sistem terisolasi
berikut ini adalah hal-hal yang dipelajari dari termokimia, kecuali...
mempelajari reaksi eksoterm dan endoterm
mempelajari sistem dan lingkungan
mempelajari perubahan wujud zat
mempelajari kalor reaksi
Pada reaksi antara soda api dan HCl, jika kita pegang maka wadah reaksi akan terasa panas. Peristiwa tersebut termasuk contoh reaksi....
endoterm
eksoterm
isoterm
redoks
Ciri-ciri reaksi eksoterm adalah … .
lingkungan menyerap kalor dari sistem
sistem menyerap kalor dari lingkungan
sistem dan lingkungan memiliki kalor sama
kalor sistem dan lingkungan jika dijumlahkan sama dengan nol
pada akhir reaksi, kalor lingkungan selalu lebih kecil dari kalor sistem
Pernyataan yang benar tentang reaksi endoterm di bawah ini adalah ...
Sistem melepaskan kalor
Entalpi produk lebih kecil daripada entalpi reaktan
Lingkungan mengalami kenaikan suhu
Entalpi sistem berkurang
Entalpi sistem bertambah
Salah satu ciri reaksi eksoterm adalah….
terjadi penurunan suhu
perubahan entalpi positif
reaksi memerlukan kalor
berlangsung tidak spontan
Terjadi perpindahan kalor dari sistem ke lingkungan
Diagram di atas adalah diagram dari reaksi….
Entalpi
Endoterm
Eksoterm
Sistem
Lingkungan
Perhatikan reaksi di bawah ini:
a) Ag(s) + 1/2 Cl2(g) ΔAgCl(s) ΔH = -127 kJ mol-1
b) CO2(g) → C(s) + O2(g) ΔH = +393,5 kJ mol–1
c) CH4(g) + 2 O2(g) → CO2(g) + 2 H2O(l) ΔH = -889,5 kJ
d) C + 2S → CS2 ∆H = +117.1 kj/mol
e) NaOH + HCl → NaOH + H2O ∆H = +156,9 kj/mol
Yang merupakan reaksi entalpi pembakaran adalah...
a dan b
a, b, dan d
b saja
c saja
c, d, dan e
Pernyataan yang benar tentang persamaan termokimia :
CaCO3(s) → CaO(s) + CO2(g) ΔH= +400kJ
adalah . . . .
kalor pembentukan CO2 sebesar - 400 kJ
kalor pembakaran 2 mol CaO sebesar - 870 kJ
Pada pembentukan CaCO3 diperlukan kalor sebesar 400 kJ
dalam penguraian 1 mol CaCO3 , 400 kJ kalor mengalir dari lingkungan ke sistem
dalam pembentukan 1 mol CaO, 400 kJ kalor mengalir dari sistem ke lingkungan.
Sistem yang tidak memungkinkan terjadinya perpindahan energi dan materi disebut...
Sistem terisolasi
Sistem terbuka
Sistem tertutup
Sistem menyempit
Sebanyak 8 gram etanol (C2H5OH) di larutkan ke dalam kalorimeter yang berisi 220 ml air, setelah etanol di larutkan ternyata suhu larutan turun dari 270C menjadi 210C , massa air didalam kalorimeter adalah 1000 gram. Bila kalor jenis air sebesar 4,18 J/gr. Maka ∆H pelarutan adalah....
163,34 kj
529,4 kj
582,3 kj
200 kj
532,6 kj
Hubungan yang benar ditunjukkan oleh persamaan ....
∆H4 =∆H1 - ∆H2 + ∆H3
∆H4 = ∆H1 + ∆H2 + ∆H3
∆H4 = ∆H2 - ∆H3 + ∆H1
∆H4 = ∆H1 - ∆H2 - ∆H3
∆H4 = ∆H2 + ∆H3 - ∆H1
Perhatikan siklus tahapan reaksi pembentukan gas NO2 di atas:
Berdasarkan hukum Hess nilai x adalah ...
+91 kJ
-23 kJ
+23 kJ
-91 kJ
Bila diketahui energi ikatan rata-rata :
N-H = 391 kJ/mol,
H-H = 435 kJ/mol,
N≡N = 946 kJ/mol,
maka entalpi pembentukan gas NH3 menurut reaksi :
1/2 N2(g) + 3/2 H2(g) → NH3(g) adalah….
- 95 kJ/mol
- 47,7 kJ/mol
95 kJ/mol
47,7 kJ/mol
50 kJ/mol
Bila data entalpi pembentukan standar:
C3H8 (g) = – 104 kJ mol–1
CO2 (g) = – 394 kJ mol–1
H2O (g) = – 286 kJ mol–1
maka harga ΔH reaksi :
C3H8(g) + 5O2(g) → 3CO2(g) + 4H2O(l) adalah …
–1.024 kJ
–1.121 kJ
–1.134 kJ
–2.222 kJ
–2.232 kJ
Dari gambar tersebut manakah pernyataan yang tepat ….
Lingkungan merupakan segala sesuatu yang dapat membatasi dan mempengaruhi sistem. Sistem (Air dan CuSO4) : Lingkungan (gelas ukur, batang pengaduk, dinding gelas kimia).
Lingkungan merupakan segala sesuatu yang dapat membatasi dan mempengaruhi sistem. Sistem (gelas ukur, batang pengaduk, dinding gelas kimia) : Lingkungan (air dan CuSO4).
Lingkungan merupakan segala sesuatu yang menjadi pusat perhatian dalam perubahan energi. Sistem (gelas ukur, batang pengaduk, dinding gelas kimia) : Lingkungan (air dan CuSO4).
Sistem merupakan segala sesuatu yang menjadi pusat perhatian dalam perubahan energi. Sistem (gelas ukur, batang pengaduk, dinding gelas kimia) : Lingkungan (air dan CuSO4).
Sistem merupakan segala sesuatu yang dapat membatasi dan mempengaruhi sistem. Sistem (Air dan CuSO4) : Lingkungan (gelas ukur, batang pengaduk, dinding gelas kimia).
Ciri-ciri reaksi eksoterm adalah … .
lingkungan menyerap kalor dari sistem
sistem menyerap kalor dari lingkungan
sistem dan lingkungan memiliki kalor sama
kalor sistem dan lingkungan jika dijumlahkan sama dengan nol
pada akhir reaksi, kalor lingkungan selalu lebih kecil dari kalor sistem
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 3
2 dan 4
3 dan 4
570 kJ
484 kJ
242 kJ
86 kJ
43 kJ
Jika reaksi antara logam Barium dengan Asam Klorida encer di campurkan ked alam tabung reaksi yang tersumbat dengan rapat, gas Hidrogen di dalam sistem tidak dapat meninggalkan sistem. Akan tetapi perambatan kalor meninggalkan sistem tetap terjadi melalui dinding pada tabung reaksi. Pada percobaan ini termasuk ke dalam ....
Sistem terbuka
Perubahan entalpi
Sistem tertutup
Perubahan energy dalam
Sistem terisolasi
berikut ini adalah hal-hal yang dipelajari dari termokimia, kecuali...
mempelajari reaksi eksoterm dan endoterm
mempelajari sistem dan lingkungan
mempelajari perubahan wujud zat
mempelajari kalor reaksi
Pada reaksi antara soda api dan HCl, jika kita pegang maka wadah reaksi akan terasa panas. Peristiwa tersebut termasuk contoh reaksi....
endoterm
eksoterm
isoterm
redoks
Ciri-ciri reaksi eksoterm adalah … .
lingkungan menyerap kalor dari sistem
sistem menyerap kalor dari lingkungan
sistem dan lingkungan memiliki kalor sama
kalor sistem dan lingkungan jika dijumlahkan sama dengan nol
pada akhir reaksi, kalor lingkungan selalu lebih kecil dari kalor sistem
Pernyataan yang benar tentang reaksi endoterm di bawah ini adalah ...
Sistem melepaskan kalor
Entalpi produk lebih kecil daripada entalpi reaktan
Lingkungan mengalami kenaikan suhu
Entalpi sistem berkurang
Entalpi sistem bertambah
Salah satu ciri reaksi eksoterm adalah….
terjadi penurunan suhu
perubahan entalpi positif
reaksi memerlukan kalor
berlangsung tidak spontan
Terjadi perpindahan kalor dari sistem ke lingkungan
Diagram di atas adalah diagram dari reaksi….
Entalpi
Endoterm
Eksoterm
Sistem
Lingkungan
Perhatikan reaksi di bawah ini:
a) Ag(s) + 1/2 Cl2(g) ΔAgCl(s) ΔH = -127 kJ mol-1
b) CO2(g) → C(s) + O2(g) ΔH = +393,5 kJ mol–1
c) CH4(g) + 2 O2(g) → CO2(g) + 2 H2O(l) ΔH = -889,5 kJ
d) C + 2S → CS2 ∆H = +117.1 kj/mol
e) NaOH + HCl → NaOH + H2O ∆H = +156,9 kj/mol
Yang merupakan reaksi entalpi pembakaran adalah...
a dan b
a, b, dan d
b saja
c saja
c, d, dan e
Pernyataan yang benar tentang persamaan termokimia :
CaCO3(s) → CaO(s) + CO2(g) ΔH= +400kJ
adalah . . . .
kalor pembentukan CO2 sebesar - 400 kJ
kalor pembakaran 2 mol CaO sebesar - 870 kJ
Pada pembentukan CaCO3 diperlukan kalor sebesar 400 kJ
dalam penguraian 1 mol CaCO3 , 400 kJ kalor mengalir dari lingkungan ke sistem
dalam pembentukan 1 mol CaO, 400 kJ kalor mengalir dari sistem ke lingkungan.
Sistem yang tidak memungkinkan terjadinya perpindahan energi dan materi disebut...
Sistem terisolasi
Sistem terbuka
Sistem tertutup
Sistem menyempit
Sebanyak 8 gram etanol (C2H5OH) di larutkan ke dalam kalorimeter yang berisi 220 ml air, setelah etanol di larutkan ternyata suhu larutan turun dari 270C menjadi 210C , massa air didalam kalorimeter adalah 1000 gram. Bila kalor jenis air sebesar 4,18 J/gr. Maka ∆H pelarutan adalah....
163,34 kj
529,4 kj
582,3 kj
200 kj
532,6 kj
Hubungan yang benar ditunjukkan oleh persamaan ....
∆H4 =∆H1 - ∆H2 + ∆H3
∆H4 = ∆H1 + ∆H2 + ∆H3
∆H4 = ∆H2 - ∆H3 + ∆H1
∆H4 = ∆H1 - ∆H2 - ∆H3
∆H4 = ∆H2 + ∆H3 - ∆H1
Perhatikan siklus tahapan reaksi pembentukan gas NO2 di atas:
Berdasarkan hukum Hess nilai x adalah ...
+91 kJ
-23 kJ
+23 kJ
-91 kJ
Bila diketahui energi ikatan rata-rata :
N-H = 391 kJ/mol,
H-H = 435 kJ/mol,
N≡N = 946 kJ/mol,
maka entalpi pembentukan gas NH3 menurut reaksi :
1/2 N2(g) + 3/2 H2(g) → NH3(g) adalah….
- 95 kJ/mol
- 47,7 kJ/mol
95 kJ/mol
47,7 kJ/mol
50 kJ/mol
Bila data entalpi pembentukan standar:
C3H8 (g) = – 104 kJ mol–1
CO2 (g) = – 394 kJ mol–1
H2O (g) = – 286 kJ mol–1
maka harga ΔH reaksi :
C3H8(g) + 5O2(g) → 3CO2(g) + 4H2O(l) adalah …
–1.024 kJ
–1.121 kJ
–1.134 kJ
–2.222 kJ
–2.232 kJ
Dari gambar tersebut manakah pernyataan yang tepat ….
Lingkungan merupakan segala sesuatu yang dapat membatasi dan mempengaruhi sistem. Sistem (Air dan CuSO4) : Lingkungan (gelas ukur, batang pengaduk, dinding gelas kimia).
Lingkungan merupakan segala sesuatu yang dapat membatasi dan mempengaruhi sistem. Sistem (gelas ukur, batang pengaduk, dinding gelas kimia) : Lingkungan (air dan CuSO4).
Lingkungan merupakan segala sesuatu yang menjadi pusat perhatian dalam perubahan energi. Sistem (gelas ukur, batang pengaduk, dinding gelas kimia) : Lingkungan (air dan CuSO4).
Sistem merupakan segala sesuatu yang menjadi pusat perhatian dalam perubahan energi. Sistem (gelas ukur, batang pengaduk, dinding gelas kimia) : Lingkungan (air dan CuSO4).
Sistem merupakan segala sesuatu yang dapat membatasi dan mempengaruhi sistem. Sistem (Air dan CuSO4) : Lingkungan (gelas ukur, batang pengaduk, dinding gelas kimia).
Ciri-ciri reaksi eksoterm adalah … .
lingkungan menyerap kalor dari sistem
sistem menyerap kalor dari lingkungan
sistem dan lingkungan memiliki kalor sama
kalor sistem dan lingkungan jika dijumlahkan sama dengan nol
pada akhir reaksi, kalor lingkungan selalu lebih kecil dari kalor sistem
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 3
2 dan 4
3 dan 4
570 kJ
484 kJ
242 kJ
86 kJ
43 kJ
Kenaikan suhu akan mempercepat laju reaksi. Hal tersebut disebabkan karena kenaikan suhu akan … .
menaikkan energi pengaktifan zat yang bereaksi
memperbesar konsentrasi zat yang bereaksi
memperbesar energi kinetik molekul pereaksi
memperbesar tekanan ruang terjadinya reaksi
memperbesar luas permukaan
Pernyataan berikut yang menyatakan orde nol adalah ...
Laju reaksi meningkat dengan naiknya konsentrasi awal pereaksi
Laju reaksi berbansing lurus dengan konsentrasi awal pereaksi
Laju reaksi berbanding lurus dengan kuadrat konsentrasi awal pereaksi
Suhu tidak mempengaruhi laju reaksi karena energi aktivasinya tetap
Konsentrasi pereaksi tidak mempengaruhi laju reaksi
Pernyataan berikut berkaitan dengan teori tumbukan. Pernyataan yang tidak benar adalah ....
Semakin tinggi suhu maka energi aktivasi suatu reaksi menjadi lebih tinggi
Semakin besar konsentrasi maka semakin besar kemungkinan terjadinya tumbukan efektif
Semakin luas permukaan zat padat maka semakin besar kemungkinan terjadinya tumbukan efektif
Katalis mengubah tahap – tahap reaksi menjadi reaksi yang energi aktivasinya rendah
Pada pemanasan, energi kinetik molekul – molekul menjadi tinggi sehingga tumbukan efektif menjadi lebih banyak
Perhatikan bagan reaksi 4 gram pualam CaCO3 dengan larutan HCl pada masing-masing wadah berikut!
Laju reaksi yang hanya dipengaruhi oleh suhu terdapat pada gambar nomor…..
(1) terhadap (2)
(1) terhadap (3)
(2) terhadap (4)
(3) terhadap (4)
(4) terhadap (5)
Laju reaksi dari suatu reaksi tertentu menjadi dua kali lipat setiap kenaikan suhu 10 °C. Suatu reaksi berlangsung pada suhu 30 °C. Jika suhu ditingkatkan menjadi 100 °C maka laju reaksi akan menjadi … kali lebih cepat dari semula.
128
64
32
16
8
Data hasil percobaan : A + B ⟶ C
Pada percobaan 1 dan 3, kecepatan reaksi dipengaruhi oleh..
Konsentrasi
Suhu
Katalis
luas permukaan
sifat zat
Dari data reaksi tersebut yang paling cepat adalah…
1
2
3
4
5
Dari percobaan tersebut disimpulkan tingkat reaksi total adalah…….
1
2
3
4
5
Laju reaksi antara X dan Y secara keseluruhan adalah orde ketiga. Persamaan laju reaksi yang tidak benar adalah
Laju = k ( X)2(Y)(Z)0
laju = k (X)(Y)3
laju = k (X)0(Y)3
laju = k (X)(Y)2
laju = k (X)2(Y)
Katalisator suatu reaksi berfungsi untuk ….
menurunkan energy aktivasi suatu reaksi
menaikkan energy produk
menurunkan suhu zat yang bereaksi
mempermudah tumbukan
semua benar
Reaksi kimia A ⟶ B dalam waktu 330 detik, konsentrasi zat A berkurang dari 1,00 M menjadi 0,75 M, kecepatan reaksi pembentukan B adalah…
0,045 mol/menit L
0,030 mol/menit L
0,025 mol/menit L
0,90 mol/menit L
0,050 mol/menit L
Satuan konstanta (k) kecepatan reaksi orde satu adalah…
M/det
Detik -1
Liter2 mol -1 det -1
Mol/dtk
M
Setiap kenaikan suhu 20oC, kecepatan reaksi menjadi 3 kali lebih cepat. Jika pada 20oC lamanya reaksi berlangsung 9 menit, maka reaksi pada suhu 80oC adalah…….
1/9 menit
2/3 menit
1/3 menit
1/6 menit
3/6 menit
Tingkat reaksi totalnya adalah …
1
2
3
4
5
Rumus kecepatan reaksi dari reaksi tersebut :
V = k(NO)(Br2)
V = k(NO)2(Br2)
V = k (NO)(Br2)3
V = k(NO)(Br2)2
V = k(NO)2(Br2)2
Pernyataan berikut yang menyatakan orde nol adalah ...
Laju reaksi meningkat dengan naiknya konsentrasi awal pereaksi
Laju reaksi berbanding lurus dengan konsentrasi awal pereaksi
Laju reaksi berbanding lurus dengan kuadrat konsentrasi awal pereaksi
Suhu tidak mempengaruhi laju reaksi karena energi aktivasinya tetap
Konsentrasi pereaksi tidak mempengaruhi laju reaksi
Kepingan pita magnesium direaksikan dengan 100ml larutan HCl 1 mol/L menurut persamaan berikut.
Mg (s) + HCl (aq) ⟶ MgCl2(aq) + H2
Perubahan manakah di bawah ini yang dapat meningkatkan kecepatan reaksinya?
I.Menaikkan suhu larutan HCl
II.mengganti pita magnesium dengan serbuk magnesium
III.mengganti larutan dengan 50 ml HCl 1 M
IV.menambahkan 50 ml HCl 1 M
I dan II
II dan III
I dan III
II dan IV
I dan IV
Dalam proses Habber, ammonia diproduksi menurut persamaan
N2(g) + 3H2(g)→2NH3(g)
Hubungan antara laju pengurangan N2
terhadap laju pembentukan NH3 adalah ....
VN2 = ½ VNH3
VH2 = ½ VNH3
VN2 = 1/3 VNH3
½ VN2 = VNH3
3/2 VN2 = ½ VNH3
Tetapan laju reaksinya ....
0,25
0,5
0,625
2,5
5
Diketahui reaksi P + Q → R + S. Pernyataan yang benar untuk menunjukkan laju reaksi adalah ….
Vp = +[P]. t-1
vR = - [R]. t-1
vQ = + [Q]. t-1
VS = - [S]. t-1
vP = -[ P]. t-1
