wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pengolahan Hasil Samping Peternakan dan Perikanan

Total questions: 25

Worksheet time: 4mins

Name
Class
Date
1.

Bagaimana pengolahan hasil samping peternakan dapat membantu dalam mengurangi limbah peternakan?

a)

Dengan menimbun hasil samping peternakan di tempat pembuangan sampah

b)

Dengan membiarkan hasil samping peternakan menumpuk di area peternakan tanpa pengolahan

c)

Dengan membuang hasil samping peternakan ke sungai atau lautan

d)

Dengan mengolah hasil samping peternakan menjadi pupuk organik atau pakan ternak alternatif, limbah peternakan dapat dikurangi.

2.

Bagaimana pengolahan hasil samping peternakan dapat mendukung keberlanjutan lingkungan?

a)

Menggunakan hasil samping peternakan sebagai bahan bakar fosil

b)

Pengolahan hasil samping peternakan dapat mendukung keberlanjutan lingkungan dengan cara mengolah limbah peternakan menjadi pupuk organik atau bahan bakar alternatif, sehingga mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

c)

Mengolah hasil samping peternakan menjadi plastik untuk mengurangi dampak lingkungan

d)

Membuang hasil samping peternakan ke sungai untuk menghilangkan limbah

3.

Bagaimana pengolahan hasil samping peternakan dapat meningkatkan nilai tambah dari produk peternakan?

a)

Meningkatkan nilai tambah produk peternakan dengan cara membuang hasil samping peternakan

b)

Pengolahan hasil samping peternakan dapat meningkatkan nilai tambah dari produk peternakan dengan cara mengolah limbah peternakan menjadi pupuk organik atau pakan ternak, sehingga mengurangi limbah dan meningkatkan efisiensi produksi.

c)

Pengolahan hasil samping peternakan hanya akan menambah limbah

d)

Mengolah hasil samping peternakan tidak akan memberikan nilai tambah

4.

Apakah ada risiko lingkungan yang perlu diperhatikan dalam pengolahan hasil samping peternakan dan perikanan? Jelaskan.

a)

Ya, ada risiko lingkungan yang perlu diperhatikan dalam pengolahan hasil samping peternakan dan perikanan, seperti pencemaran air dan udara, limbah organik, dan penurunan kualitas tanah.

b)

Risiko lingkungan hanya terjadi pada industri besar, bukan pada peternakan dan perikanan

c)

Hanya ada sedikit risiko lingkungan yang perlu diperhatikan dalam pengolahan hasil samping peternakan dan perikanan

d)

Tidak, tidak ada risiko lingkungan dalam pengolahan hasil samping peternakan dan perikanan

5.

Bagaimana peran teknologi dalam pengolahan hasil samping peternakan dan perikanan?

a)

Teknologi tidak memiliki peran dalam pengolahan hasil samping peternakan dan perikanan

b)

Penggunaan teknologi dalam pengolahan hasil samping peternakan dan perikanan hanya menyebabkan penurunan kualitas produk

c)

Pengolahan hasil samping peternakan dan perikanan dilakukan secara manual tanpa teknologi

d)

Teknologi berperan dalam pengolahan hasil samping peternakan dan perikanan dengan memungkinkan penggunaan alat dan metode modern untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi, serta mengurangi dampak lingkungan.

6.

Sebutkan beberapa metode pengolahan hasil samping peternakan yang ramah lingkungan.

a)

Penggunaan bahan kimia berbahaya untuk mengolah limbah peternakan

b)

Beberapa metode pengolahan hasil samping peternakan yang ramah lingkungan antara lain adalah pengomposan, pengolahan limbah menjadi biogas, dan penggunaan teknologi tepat guna untuk mengolah limbah peternakan.

c)

Pembakaran limbah peternakan

d)

Penguburan limbah peternakan di lahan kosong

7.

Bagaimana pengolahan hasil samping peternakan dapat membantu dalam memenuhi kebutuhan pangan dan gizi masyarakat?

a)

Pengolahan hasil samping peternakan hanya menghasilkan limbah yang tidak berguna

b)

Pengolahan hasil samping peternakan hanya dapat digunakan sebagai bahan bakar

c)

Pengolahan hasil samping peternakan dapat digunakan sebagai pakan ternak, pupuk organik, dan bahan baku industri pakan ternak, sehingga dapat membantu dalam memenuhi kebutuhan pangan dan gizi masyarakat.

d)

Pengolahan hasil samping peternakan tidak memiliki manfaat bagi masyarakat

8.

Apa manfaat pengolahan hasil samping peternakan dalam mendukung keberlanjutan lingkungan?

a)

Pengolahan hasil samping peternakan hanya akan menambah limbah

b)

Pengolahan hasil samping peternakan dapat mendukung keberlanjutan lingkungan dengan cara mengubahnya menjadi limbah yang lebih berbahaya

c)

Pengolahan hasil samping peternakan tidak memiliki manfaat bagi lingkungan

d)

Pengolahan hasil samping peternakan dapat mendukung keberlanjutan lingkungan dengan cara mengolahnya menjadi pupuk organik atau bahan bakar alternatif, sehingga mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

9.

Apa saja risiko lingkungan yang perlu diperhatikan dalam pengolahan hasil samping peternakan dan perikanan? Jelaskan.

a)

Risiko lingkungan hanya terjadi pada industri besar, bukan pada peternakan dan perikanan

b)

Hanya ada sedikit risiko lingkungan yang perlu diperhatikan dalam pengolahan hasil samping peternakan dan perikanan

c)

Tidak, tidak ada risiko lingkungan dalam pengolahan hasil samping peternakan dan perikanan

d)

Ya, ada risiko lingkungan yang perlu diperhatikan dalam pengolahan hasil samping peternakan dan perikanan, seperti pencemaran air dan udara, limbah organik, dan penurunan kualitas tanah.

10.

Bagaimana pengolahan hasil samping peternakan dapat membantu dalam mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan?

a)

Dengan membuang hasil samping peternakan ke sungai atau lautan

b)

Dengan menimbun hasil samping peternakan di tempat pembuangan sampah

c)

Dengan membiarkan hasil samping peternakan menumpuk di area peternakan tanpa pengolahan

d)

Dengan mengolah hasil samping peternakan menjadi pupuk organik atau bahan bakar alternatif, sehingga mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

11.

Apa manfaat dari pengolahan limbah peternakan bagi lingkungan?

a)

Pengolahan limbah peternakan hanya akan menambah limbah

b)

Pengolahan limbah peternakan dapat membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dengan mengubahnya menjadi limbah yang lebih berbahaya

c)

Pengolahan limbah peternakan tidak memiliki manfaat bagi lingkungan

d)

Pengolahan limbah peternakan dapat mendukung keberlanjutan lingkungan dengan cara mengubahnya menjadi pupuk organik atau bahan bakar alternatif, sehingga mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

12.

Bagaimana pengolahan limbah peternakan dapat membantu dalam memenuhi kebutuhan pangan dan gizi masyarakat?

a)

Pengolahan limbah peternakan hanya menghasilkan limbah yang tidak berguna

b)

Pengolahan limbah peternakan hanya dapat digunakan sebagai bahan bakar

c)

Pengolahan limbah peternakan dapat digunakan sebagai pakan ternak, pupuk organik, dan bahan baku industri pakan ternak, sehingga dapat membantu dalam memenuhi kebutuhan pangan dan gizi masyarakat.

d)

Pengolahan limbah peternakan tidak memiliki manfaat bagi masyarakat

13.

Sebutkan beberapa metode pengolahan limbah peternakan yang ramah lingkungan.

a)

Penggunaan bahan kimia berbahaya untuk mengolah limbah peternakan

b)

Beberapa metode pengolahan limbah peternakan yang ramah lingkungan antara lain adalah pengomposan, pengolahan limbah menjadi biogas, dan penggunaan teknologi tepat guna untuk mengolah limbah peternakan.

c)

Pembakaran limbah peternakan

d)

Penguburan limbah peternakan di lahan kosong

14.

Berikut ini yang merupakan bahan pangan hasil samping peternakan adalah ....

a)

sosis

b)

dendeng

c)

ceker ayam

d)

kornet

15.

Daging yang dipotong tipis menjadi serpihan yang lemaknya dipangkas, dibumbui dengan saus asam, asin atau manis dengan dikeringkan dengan api kecil atau diasinkan dan dijemur disebut ...

a)

Kornet

b)

Dendeng

c)

Sosis

d)

Bakso

16.

Perhatikan produk olahan hasil peternakan dan perikanan berikut!

(1) Sop kepala ikan

(2) Sosis bakar

(3) Bakso mercon

(4) Ceker ayam pedas manis

(5) Rambak kulit kerbau

Hasil produk olahang hasil samping peternakan dan perikanan ditunjukkan oleh nomor ....

a)

1, 2, 3

b)

2, 3, 4

c)

3, 4, 5

d)

1, 4, 5

17.

Bahan pangan mentah yang telah mengalami pengolahan dengan cara pengawetan disebut ...

a)

Bahan pangan hasil samping

b)

Bahan pangan siap saji

c)

Bahan pangan setengah jadi

d)

Pahan pangan modifikasi

18.

Produk olahan ikan berbentuk bulat dan dimasak dengan cara direbus/digoreng yang terdiri dari beberapa pilihan

bahan pokok seperti ikan Tuna, surimi, udang, kakap dan marlin. Diramu dengan tepung tapioka dan racikan bumbu istimewa masingmasing mempunyai rasa khas yang menggugah selera.

Produk olahan yang dimaksud adalah ....

a)

Dendeng

b)

Bakso

c)

Nuget

d)

Sosis

19.

Produk olahan berbahan udang rebon yang berbentuk seperti pasta atau adonan dan berwarna hitam kecoklatan, kadang diberi bahan pewarna merah sehingga ada yang

berwarna kemerahan.

Produk olahan yang dimaksud adalah ....

a)

Nugget

b)

Dendeng

c)

Kornet

d)

Terasi

20.

Tujuan utama pengolahan produk bahan pangan setengah jadi adalah ...

a)

Meningkatkan cita rasa produk

b)

Bahan pangan menjadi lebih awet dan daya simpannya menjadi tahan lama

c)

Meningkatkan minat masyarakat untuk mengolah bahan pangan

d)

Membantu meningkatkan jumlah produksi bahan pangan

21.

Produk olahan berbentuk daging berbentuk gilingan daging halus yang berbumbu, produk ini tersedia dalam kema san kaleng atau sachet disebut ...

a)

Dendeng

b)

Bakso

c)

Abon

d)

Kornet

22.

Produk olahan setengah jadi yang berasal dari hasil peternakan yang dibuat dengan cara pengawetan secara biologis menggunakan jamur/bakteri adalah ....

a)

keju

b)

telur asin

c)

abon

d)

kornet

23.

Perhatikan gambar!

Teknik pengolahan produk bahan pangan setengah jadi hasil peternakan dan perikanan tersebut adalah ...

a)

menggoreng

b)

pemanggangan

c)

penggilingan

d)

penggulungan

24.

tahapan pengolahan meliputi identifikasi kebutuhan dan membuat ide/gagasan adalah ....

a)

Perencanaan

b)

Pelaksanaan

c)

Evaluasi

d)

Penyajian

25.

Berikut ini merupakan hasil samping dari hasil prikanan adalah, kecuali ....

a)

Kepala ikan

b)

Kulit ikan

c)

Jeroan ikan

d)

Tulang ikan