NEW
Font size
WorksheetsTM 3 Komunikasi Px ICU kelas B
Total questions: 5
Worksheet time: 6mins
Seorang perawat sedang merawat seorang pasien di unit perawatan intensif (ICU). Pasien tersebut telah mengalami kegagalan pernapasan dan membutuhkan bantuan mesin ventilator. Pasien menunjukkan tanda-tanda kecemasan yang kuat dan kesulitan berkomunikasi karena alat bantu pernapasan yang digunakan. Saat perawat mendekati pasien untuk memeriksa kondisinya, ia mencoba untuk menghubungi pasien secara empatik dan memberikan perhatian yang tepat. Perawat ingin membantu pasien merasa lebih tenang dan nyaman. Bagaimana perawat dapat memfasilitasi komunikasi terapeutik dengan pasien yang sulit berkomunikasi karena alat bantu pernapasan?
Menjelaskan detail prosedur perawatan yang akan dilakukan.
Meminta keluarga pasien untuk menjelaskan kebutuhan pasien.
Menggunakan bahasa tubuh yang tenang dan ramah, serta mengkonfirmasi pemahaman dengan gerakan kepala.
Menghindari kontak mata karena pasien sulit bernapas.
Mengabaikan kecemasan pasien untuk fokus pada tugas perawatan yang harus dilakukan.
Seorang perawat di unit perawatan intensif (ICU) memiliki interaksi dengan keluarga seorang pasien yang baru saja menjalani operasi besar. Keluarga merasa cemas dan ingin tahu perkembangan terbaru pasien mereka. Perawat ingin memberikan informasi dengan cara yang mendukung dan empatik. Apakah pendekatan yang tepat bagi perawat jika keluarga meminta informasi yang lebih rinci tentang tindakan medis yang telah dilakukan pada pasien?
Menghindari memberikan informasi yang terlalu teknis.
Menjelaskan secara detail setiap prosedur medis yang dilakukan.
Mengabaikan permintaan tersebut.
Memberikan informasi medis yang rumit untuk memperlihatkan keahlian.
Meminta keluarga untuk bertanya langsung kepada petugas medis lain.
Seorang perawat di ICU menunjukkan kontak mata yang terjaga, gerakan tubuh terbuka, dan senyum ramah ketika berbicara dengan keluarga pasien. Tindakan perawat ini mencerminkan:
Komunikasi terapeutik
Keterbukaan
Komunikasi non-verbal
Komunikasi verbal
Komunikasi formal
Dalam sebuah rumah sakit, seorang pasien bernama Ny. S baru saja menjalani operasi yang cukup serius dan kritis. Setelah operasi, Ny. S dirawat di Unit Perawatan Intensif (ICU). Ny. S merasa sangat cemas dan takut. Dia merasa kesepian dan terisolasi di ruangannya yang sepi. Di sinilah komunikasi terapeutik menjadi sangat penting. Apa tujuan utama dari komunikasi terapeutik dalam situasi ini?
Meningkatkan isolasi pasien.
Membuat pasien merasa lebih cemas.
Menghilangkan kesepian pasien.
Menekan pasien agar tidak berbicara terlalu banyak.
Meningkatkan kualitas perawatan dengan komunikasi terapeutik yang lebih baik.
Seorang perawat di ICU berbicara dengan keluarga pasien dengan nada suara yang rendah, menghargai privasi dan batasan keluarga, serta secara terbuka mendengarkan kekhawatiran yang mereka miliki. Tindakan perawat ini mencerminkan:
Komunikasi terapeutik.
Keterbukaan.
Komunikasi non-verbal.
Keterlibatan.
Komunikasi formal.
