WorksheetsSumatif LM Bahasa Indonesia Bab 3
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Tanda baca diakhir kalimat perintah adalah...
Tanda titik
Tanda seru
Tanda tanya
Tanda koma
Eben adalah siswa kelas 5 SD di Jawa
Tengah yang memiliki minat dan bakat dalam
menggambar. Ia selalu memanfaatkan waktu senggang
untuk menggambar agar makin mahir dan terampil.
Ibu dan kakaknya mendukung Eben untuk
mengembangkan minat dan bakatnya.
Makna kata yang diberikan garis bawah adalah....
kecenderungan hati yang tinggi terhadap sesuatu
dasar yang dibawa sejak lahir
kelebihan yang dimiliki seseorang
kesukaan seseorang
Santi bergembira sekali mendapat hadiah
Arti imbuhan ber pada kata bergembira adalah ....
Melakukan
Merasa
Menginginkan
Meluapkan
Berikut yang termasuk pada surat pribadi merupakan....
Surat menurut seseorang anak yang memberikan kabar pada orang tuanya.
Surat dari ketua sekolah menugaskan anaknya yang seseorang pengajar buat ikut training.
Surat panggilan seseorang wali kelas kepada anak didiknya lantaran jarang masuk sekolah.
Surat dari seroang anak pada wali kelas buat memohon izin.
Sekian dulu, pikirkan buat ikut ya. Saya tunggu jawabanmu segera.
Kutipan di atas adalah bagian berdasarkan surat pribadi, yaitu bagian....
Ketua surat
Pembuka surat
Isi surat
Penutup surat
Perhatikan petunjuk berikut!
Petunjukk menyalakan televisi
(1) Tekan tombol nomor remote kontrol!
(2) Tekan tombol main power!
(3) Indikator power atau stanby akan berwarna merah.
(4) Hubungkan kabel daya listrik pesawat tv ke stopkontak!
(5) Selamat menonton!
Urutan petunjuk menyalakan televisi yang tepat adalah …
(4), (2), (3), (1), (5)
(1), (4), (2), (3), (5)
(5), (3), (1), (2), (4)
(2), (3), (1), (5), (4)
Aku lalu menjiplak kerangka layang-layang di plastik bekas. Makna menjiplak pada kalimat di atas yaitu....
meresapi
meniru
menyimpan
meletakkan
Kerajinan-kerajinan bambu dibuat langsung oleh Ayahku beserta karyawannya. Makna karyawan pada kalimat di atas yaitu....
pembantu rumah tangga
pekerja yang mendapat gaji
orang yang memiliki keahlian
tetangga dekat rumah
Perhatikan gambar berikut! Kata di dalam kurung apabila ditambahkan imbuhan me- , akan menjadi ....
metambah
menyambah
menambah
menambah
Perhatikan gambar berikut! Kata di dalam kurung apabila ditambahkan imbuhan me- , akan menjadi ....
mecampur
menyampur
mencampur
memcampur
Ibu Guru meminta Dio untuk tarik pintu kelas. Kata yang dicetak tebal apabila ditambah dengan imbuhan me-, akan menjadi....
menarik
metarik
mentarik.
menyarik
Perhatikan gambar berikut! Kata di dalam kurung apabila ditambahkan imbuhan akan bermakna perintah. Kata yang dimaksud menjadi ....
tuangkan
tuanglah
menuang
menuangkan
(Bersih) sisa bahan makanan yang tidak digunakan. Kata di dalam kurung akan bermakna perintah apabila diubah menjadi ....
bersihlah
bersihkan
membersih
membersihkan
Perhatikan gambar berikut! Kata-kata yang tepat untuk mengisi langkah kerja di atas secara berurutan yaitu....
sampai, sesudah, hidangkan
sampai, sebelum, hidangkan
selama, sesudah, hidangkan
selama, sebelum, hidangkan
Jakarta, 16 Agustus 2023
Untuk: Mahendra Putra
Jalan Gunung Kerinci 124 (1)
Jambi
Hai, Mahen, apa kabar? (2)
Kenalkan, namaku Dio. Aku tinggal di Jakarta. Aku seumuran denganmu. (3)
Aku membaca cerita tentang kamu di sosial media. Aku sangat mengagumi layang-layang buatanmu. Ternyata kita sama, kesulitan berbicara dan tidak punya banyak teman. Sayangnya, aku tidak seperti kamu. Aku pemalu. Setelah membaca kisahmu, aku ingin menjadi seperti kamu. Kamu hebat sekali, tetap semangat, meskipun banyak yang menyepelekanmu sebelumnya. Bisakah engkau mengajarkanku cara membuat layang-layang? Aku ingin membuat model burung dan ikan. (4)
Kuharap kamu mau menjadi temanku. Aku tunggu balasan darimu, ya! (5)
Salam,
Teman barumu
Dio Wahyu
Anak yang mengirimkan surat kepada tokoh utama yaitu ....
Mahendra Putra
Dio Wahyu
Gunung Kerinci
Jakarta
Perhatikan kata berikut!
(1) mencatat
(2) memblender
(3) dipotret
(4) panaskan
Kata kerja yang terbentuk menyatakan makna perintah ditunjukkan oleh nomor....
satu
dua
tiga
empat
Ekspresi Diri Melalui Hobi
Namaku Kadek Ary Raditya, siswa kelas lima sekolah dasar. Teman-teman menyebutku anak yang pintar. Nilai ulanganku selalu di atas sembilan puluh. Pelajaran yang paling aku minati adalah IPAS dan Seni Rupa. Sayangnya, di sekitar rumahku tidak ada anak yang sebaya denganku. Aku tidak memiliki teman bermain, sehingga aku sedikit gagap dan kurang pandai berbicara.
Ayahku berjualan kerajinan bambu di toko dekat rumah kami di Kabupaten Gianyar. Ada kerajinan kursi, meja, vas bunga, tempat makanan, tempat lampu dan masih banyak lagi. Kerajinan-kerajinan bambu dibuat langsung oleh Ayahku beserta karyawannya. Aku selalu mengunjungi Ayah di tempat kerja. Terlihat beberapa potong bambu sisa kerajinan yang tidak digunakan.
Aku mencoba membuat sesuatu. Bambu sisa yang panjang, akan aku jadikan layang-layang. Lebih dulu aku membelah bambu dengan pisau. Aku lalu menghaluskan bambu agar tidak terlalu tebal. Pada bagian tengah bambu diikatkan benang untuk ditimbang. Kedua bambu digabungkan dengan benang agar menjadi kerangka layang-layang. Tidak lupa juga aku lilitkan benang pada bagian ujung kerangka layang-layang.
Plastik bekas kantong belanja tampak masih tersimpan rapi di rak. Aku meminta izin kepada Ibu untuk mengambil plastik bekas tersebut. Aku lalu menjiplak kerangka layang-layang di plastik bekas. Aku memotong pola itu menggunakan pisau dan penggaris. Tidak lupa aku rekatkan menggunakan dupa yang sudah dihidupkan. Jadilah layang-layang!
Bambu sisa yang berukuran pendek, aku jadikan mobil mainan. Cukup menggabungkan beberapa bambu sisa dengan paku dan palu. Karyaku memang terlihat sederhana. Namun, aku yakin bisa membuat mainan yang lebih baik jika sering berlatih.
Saat ini, aku berencana membuat video tutorial membuat mainan dari bambu agar lebih banyak anak-anak bisa menciptakan karyanya sendiri. Video tersebut akan aku unggah pada laman sosial mediaku.
Karya yang dibuat oleh Raditya dari bambu yang ukurannya pendek yaitu ...
meja
vas bunga
mobil mainan
layang-layang
Ekspresi Diri Melalui Hobi
Namaku Kadek Ary Raditya, siswa kelas lima sekolah dasar. Teman-teman menyebutku anak yang pintar. Nilai ulanganku selalu di atas sembilan puluh. Pelajaran yang paling aku minati adalah IPAS dan Seni Rupa. Sayangnya, di sekitar rumahku tidak ada anak yang sebaya denganku. Aku tidak memiliki teman bermain, sehingga aku sedikit gagap dan kurang pandai berbicara.
Ayahku berjualan kerajinan bambu di toko dekat rumah kami di Kabupaten Gianyar. Ada kerajinan kursi, meja, vas bunga, tempat makanan, tempat lampu dan masih banyak lagi. Kerajinan-kerajinan bambu dibuat langsung oleh Ayahku beserta karyawannya. Aku selalu mengunjungi Ayah di tempat kerja. Terlihat beberapa potong bambu sisa kerajinan yang tidak digunakan.
Aku mencoba membuat sesuatu. Bambu sisa yang panjang, akan aku jadikan layang-layang. Lebih dulu aku membelah bambu dengan pisau. Aku lalu menghaluskan bambu agar tidak terlalu tebal. Pada bagian tengah bambu diikatkan benang untuk ditimbang. Kedua bambu digabungkan dengan benang agar menjadi kerangka layang-layang. Tidak lupa juga aku lilitkan benang pada bagian ujung kerangka layang-layang.
Plastik bekas kantong belanja tampak masih tersimpan rapi di rak. Aku meminta izin kepada Ibu untuk mengambil plastik bekas tersebut. Aku lalu menjiplak kerangka layang-layang di plastik bekas. Aku memotong pola itu menggunakan pisau dan penggaris. Tidak lupa aku rekatkan menggunakan dupa yang sudah dihidupkan. Jadilah layang-layang!
Bambu sisa yang berukuran pendek, aku jadikan mobil mainan. Cukup menggabungkan beberapa bambu sisa dengan paku dan palu. Karyaku memang terlihat sederhana. Namun, aku yakin bisa membuat mainan yang lebih baik jika sering berlatih.
Saat ini, aku berencana membuat video tutorial membuat mainan dari bambu agar lebih banyak anak-anak bisa menciptakan karyanya sendiri. Video tersebut akan aku unggah pada laman sosial mediaku.
Alasan Raditya membuat beberapa karya yang bahannya dari bambu yaitu ....
mudah dibentuk dan bersifat elastis
sesuai video tutorial di media sosial
dapat dibeli di tokoh dekat rumah
sisa bahan kerajinan ayahnya
Ekspresi Diri Melalui Hobi
Namaku Kadek Ary Raditya, siswa kelas lima sekolah dasar. Teman-teman menyebutku anak yang pintar. Nilai ulanganku selalu di atas sembilan puluh. Pelajaran yang paling aku minati adalah IPAS dan Seni Rupa. Sayangnya, di sekitar rumahku tidak ada anak yang sebaya denganku. Aku tidak memiliki teman bermain, sehingga aku sedikit gagap dan kurang pandai berbicara.
Ayahku berjualan kerajinan bambu di toko dekat rumah kami di Kabupaten Gianyar. Ada kerajinan kursi, meja, vas bunga, tempat makanan, tempat lampu dan masih banyak lagi. Kerajinan-kerajinan bambu dibuat langsung oleh Ayahku beserta karyawannya. Aku selalu mengunjungi Ayah di tempat kerja. Terlihat beberapa potong bambu sisa kerajinan yang tidak digunakan.
Aku mencoba membuat sesuatu. Bambu sisa yang panjang, akan aku jadikan layang-layang. Lebih dulu aku membelah bambu dengan pisau. Aku lalu menghaluskan bambu agar tidak terlalu tebal. Pada bagian tengah bambu diikatkan benang untuk ditimbang. Kedua bambu digabungkan dengan benang agar menjadi kerangka layang-layang. Tidak lupa juga aku lilitkan benang pada bagian ujung kerangka layang-layang.
Plastik bekas kantong belanja tampak masih tersimpan rapi di rak. Aku meminta izin kepada Ibu untuk mengambil plastik bekas tersebut. Aku lalu menjiplak kerangka layang-layang di plastik bekas. Aku memotong pola itu menggunakan pisau dan penggaris. Tidak lupa aku rekatkan menggunakan dupa yang sudah dihidupkan. Jadilah layang-layang!
Bambu sisa yang berukuran pendek, aku jadikan mobil mainan. Cukup menggabungkan beberapa bambu sisa dengan paku dan palu. Karyaku memang terlihat sederhana. Namun, aku yakin bisa membuat mainan yang lebih baik jika sering berlatih.
Saat ini, aku berencana membuat video tutorial membuat mainan dari bambu agar lebih banyak anak-anak bisa menciptakan karyanya sendiri. Video tersebut akan aku unggah pada laman sosial mediaku.
Langkah selanjutnya yang dilakukan Raditya setelah menjiplak kerangka layang-layang di plastik bekas yaitu ....
memotong pola menggunakan pisau
merekatkan plastik menggunakan dupa
melilitkan benang pada bagian ujung kerangka
membelah bambu menjadi dua bagian
