WorksheetsDINAMIKA ROTASI
Total questions: 30
Worksheet time: 1hrs 7mins
Berdasarkan Hukum I Newton, jika resultan gaya yang bekerja pada sebuah benda adalah nol, kemungkinan benda tersebut akan . . .
diam
bergerak lurus beraturan
bergerak lurus berubah beraturan
diam atau bergerak lurus beraturan
diam atau bergerak lurus berubah beraturan
Suatu balok bermassa 10 kg berada di atas papan yang licin sempurna. balok tersebut ditarik mendatar oleh suatu gaya sebesar 40 N, maka percepatan yang dialami oleh balok tersebut adalah ....
4 m/s2
10 m/s2
40 m/s2
100 m/s2
400 m/s2
Diantara peristiwa berikut yang merupakan contoh penerapan Hukum III Newton adalah...
Gerobak yang ditarik dengan gaya tertentu
Ketika kita menendang tembok, kaki kita merasa sakit
Sebuah mobil yang melaju cepat dan mendadak berhenti
Motor yang bergerak tiba-tiba saat di gas
Sebuah roket yang diam saat tidak ada gaya luar yang mempengaruhinya
Benda A dan B terletak di atas lantai licin. Massa benda A tiga kali massa benda B. Jika pada kedua benda bekerja gaya mendatar yang sama, maka perbandingan percepatan antara benda A dan benda B adalah ….
1 : 6
1 : 3
1 : 1
1 : 4
1 : 9
Besar gaya normal yang dialami balok bermassa 3 kg (g = 10 m/s2) pada gambar di atas adalah...
44 N
42 N
30 N
16 N
14 N
Sebuah benda diam ditarik oleh 3 gaya seperti gambar di atas. Pernyataan berikut yang benar adalah...
Benda dalam keadaan diam
Benda akan bergerak ke kiri dengan percepatan 2 m/s2
Benda akan bergerak ke kanan dengan percepatan 0,5 m/s2
Resultan gaya benda 72 N
Resultan gaya benda 36 N
Pada bidang miring, gaya normal . . . .
sama dengan berat benda
lebih besar dari berat benda
lebih kecil dari berat benda
bisa lebih kecil atau lebih besar dari berat benda
tidak bergantung pada berat benda
Dua benda yang bersentuhan mula-mula diam di atas lantai licin. Jika pada benda pertama dikerjakan gaya sebesar 200 N, maka tentukan percepatan kedua benda tersebut!
2 m/s2
5 m/s2
20 m/s2
50 m/s2
100 m/s2
kotak akan tetap diam
kotak akan bergerak ke belakang
kotak bergerak ke depan
kotak akan bergerak ke samping kiri
kotak akan bergerak ke samping kanan
Sebuah benda bermassa 7 kg terletak pada bidang datar, ditarik dengan gaya 20 N vertikal ke atas. Gaya normal yang bekerja pada benda itu adalah...
90 N
70 N
60 N
50 N
40 N
Gaya yang terjadi saat dua benda bersentuhan dan arahnya selalu berlawanan dengan arah gerak benda disebut...
gaya normal
gaya berat
gaya gesek
gaya gravitasi
gaya reaksi
Sebuah truk dapat menghasilkan gaya sebesar 7000 N. Jika truk tersebut dapat bergerak dengan percepatan 3,5 m/s2, maka tentukan massa truk tersebut!
2000 kg
1500 kg
1000 kg
500 kg
100 kg
Sebuah gaya F menyebabkan percepatan 2 m/s2 pada benda bermassa 4 kg. Jika gaya itu bekerja pada benda yang bermassa 16 kg, maka gaya tersebut akan memberikan percepatan sebesar...
8 m/s2
4 m/s2
2 m/s2
1 m/s2
0,5 m/s2
Sebuah benda diam ditarik oleh 3 gaya seperti gambar !
Berdasarkan gambar di atas , diketahui:
(1) percepatan benda nol
(2) benda bergerak lurus beraturan
(3) benda dalam keadaan diam
(4) benda akan bergerak jika berat benda lebih kecil dari gaya tariknya
Pernyataan yang benar adalah....
(1) dan (2) saja
(1) dan (3) saja
(1) dan (4)
(1), (2) dan (3) saja
(1), (2), (3) dan (4)
Dua gaya F1 = 6 N dan F2 = 10 N bekerja pada sebuah balok yang terletak pada lantai datar seperti gambar berikut. Jika percepatan gravitasi sebesar 10 m/s2 dan massa balok sebesar 4 kg, gaya normal yang dialami balok adalah ....N
24
30
36
43
56
Dua benda m1 = 3 kg dan m2 = 5 kg dihubungkan dengan katrol seperti pada gambar di samping. Jika massa katrol diabaikan, percepatan yang dialami oleh bneda m1 dan m2 adalah .....
10 m/s2
5 m/s2
3,3 m/s2
2,5 m/s2
2 m/s2
Gaya 30 N mendatar dikenakan pada benda yang bermassa 5 kg seperti pada gambar. Jika percepatan benda dan percepatan gravitasinya masing-masing 2 m.s-2 dan 10 m.s-2, maka koefisien gesekan benda dengan bidang adalah ...
(a)
persamaan yang tepat untuk menghitung momen gaya adalah..
τ=F r cosα
τ = F r tan α
τ = F cos α
Berikut ini yang bukan merupakan penerapan momen gaya dalam kehidupan sehari-hari adalah
secara matematis, persamaan yang tepat untuk menghitung momen inersia adalah
τ = F r sin θ
I = mr2
I = m2r2
I= m2r
Batang AB = 2 meter dengan poros titik A dengan gaya F sebesar 12 N membentuk sudut 60°.
Tentukan besar momen gaya yang terjadi pada batang AB.
12 Nm
12 2 Nm
12 3 Nm
13 2 Nm
13 3 Nm
Tiga buah benda titik berotasi seperti pada gambar. Resultan momn inersia ketiga benda titik adalah ... .
39 ma2
40 undefined
41 undefined
42 undefined
43 undefined
Seorang mekanik ingin membuka baut dengan kunci ring dengan efektif. Pernyataan yang tepat dari ilustrasi di atas
Gaya diberikan di titik C sejajar kunci ring
Gaya diberikan di titik C tegak lurus kunci ring
Gaya diberikan di titik B sejajar kunci ring
Gaya diberikan di titik B tegak lurus kunci ring
Gaya diberikan di titik A tegak lurus kunci ring
Jika momen inersia saat tangan terentang sebesar 5 kg.m2 dan kecepatan putar setelah tangan dirapatkan ke dada sebesar dua kali lipat semula, maka besar momen inersia saat beban dirapatkan ke dada sebesar….
1,0 kg.m2
2,5 kg.m2
5,0 kg.m2
7,5 kg.m2
10,0 kg.m2
Perhatikan gambar ! Balok A = 3 kg dan balok B = 5 kg disambungkan dengan tali yang melalui, Jika katrol merupakan silinder pejal dengan massa 4 kg dan berjari jari 10 cm. Apabila g = 10 m/s2 . Besar percepatan benda B adalah ….
0,5 m/s2 ke atas
0,5 m/s2 ke bawah
2 m/s2 ke atas
2 m/s2 ke bawah
2,5 m/s2 ke atas
Sebuah bola boling (bola pejal) menggelinding dengan kecepatan 4 m/s.
Apabila massa bola boling 2 kg dan diameternya 20 cm. Energi kinetik rotasi bola boling adalah ... .
0,64 J
0,32 J
0,16 J
1,6 J
3,2 J
Batang AB homogen dengan panjang L dan berat 50 N berada dalam keadaan setimbang seperti gambar berikut.
Batang ditahan tali OC (AC = 2L/3) dan pada ujung B digantungi beban 100 N. Besar tegangan tali T adalah ...
150 N
187,5 N
300 N
375 N
500 N
Tentukan letak titik berat bangun berupa luasan berikut dihitung dari bidang alasnya!
(30, 10)
(30,30)
(30,40)
(30,50)
(30,70)
Hitung koordinat titik berat untuk bidang Homogen berikut ...
(8 : 2)
(8 : 2,5)
(8 : 3,7)
(8 : 5)
(8 : 6)
