NEW
Font size
WorksheetsGolongan Darah
Total questions: 50
Worksheet time: 1hrs 15mins
Penggolongan darah sistem ABO berdasarkan pada….
Banyak sedikitnya protein dalam plasma
Ada tidaknya aglutinogen dan aglutinin
Reaksi aglutinogen terhadap protein asing
Adanya antigen dalam tubuh
Adanya antiserum dalam darah
Apa yang dimaksud dengan aglutinin dan aglutinogen….
Aglutinin adalah protein pada plasma darah, sedangkan aglutinogen adalah protein yang terdapat pada eritrosit.
Aglutinin adalah protein pada eritrosit, sedangkan aglutinogen adalah protein yang terdapat pada plasma darah
Aglutinin adalah protein pada plasma darah, sedangkan aglutinogen adalah protein yang terdapat pada leukosit
Aglutinin adalah protein pada leukosit, sedangkan aglutinogen adalah protein yang terdapat pada plasma darah
Aglutinin adalah protein pada leukosit, sedangkan aglutinogen adalah protein yang terdapat pada eritrosit
Sistem rhesus merupakan pengelompokan golongan darah yang didasarkan pada….
Ada tidaknya aglutinogen Rh pada permukaan eritrosit
Ada tidaknya aglutinogen dan aglutinin
Ada tidaknya glikoforin A
Perbedaan jenis antigen dan plasma darah
Reaksi aglutinogen terhadap protein asing
Pada penggolongan darah sistem rhesus, golongan darah dibagi menjadi....
Rhesus positif dan Rhesus negative
Rhesus A dan B
Rhesus α dan β
Rhesus netral dan positif
Rhesus netral dan negative
Pada penggolongan darah sistem MN, penggolongan darah dibagi menjadi…
golongan darah M dan N
golongan darah M, N dan MN
golongan darah M, N, MN, dan O
golongan darah M, N, dan O
golongan darah MN dan O
Aglutinasi akan terjadi apabila….
Golongan darah A ditransfusikan ke AB
Golongan darah B ditransfusikan ke AB
Golongan darah O ditransfusikan ke AB
Golongan darah O ditransfusikan ke A
Golongan darah A ditransfusikan ke O
Pada transfusi darah, apa yang terjadi jika darah pendonor tidak sesuai dengan darah resipien….
Darah resipien menggumpal
Darah pendonor menggumpal
Darah resipien dan pendonor menggumpal
Golongan darah resipien berubah
Golongan darah pendonor berubah
Ilham melakukan tes golongan darah. Pada darah milik ilham menunjukkan bahwa darah tidak memiliki aglutinogen dan memiliki aglutinin α dan β. Maka dapat diketahui golongan darah Sarah adalah….
A
B
AB
O
ab
Jika darah hana ditetesi dengan serum anti-B dan mengalami penggumpalan, serta apabila ditetesi dengan anti serum A tidak terjadi penggumpalan. Maka dapat diketahui hana memiliki golongan darah….
A
B
AB
O
ab
Jika suatu darah ditetesi dengan serum anti-A dan serum anti-B mengalami penggumpalan. Maka dapat diketahui darah tersesut memiliki golongan darah….
A
B
AB
O
ab
Analisis kemungkinan paling tepat yang terjadi apabila pasien penerima transfusi darah menerima darah yang tidak sesuai dengan golongan darahnya adalah….
Apabila pasien memiliki golongan darah O- menerima darah dari pendonor dengan golongan darah apapun tidak akan terjadi penggumpalan darah karena golongan dari O- adalah resipien universal
Apabila pasien memiliki golongan darah AB+ menerima darah dari golongan dari B+ akan terjadi aglutinasi karena golongan dari AB+ adalah resipen terbatas
Apabila pasien memiliki golongan darah O- mendapat donor dari golongan darah O+, maka akan terjadi aglutinasi karena perbedaan rhesus
Apabila pasien memiliki golongan darah A- maka hanya dapat menerima darah dari golongan darah A- agar tidak terjadi aglutinasi
Apabila pasien memiliki golongan darah B+ mendapat donor dari golongan darah B- akan terjadi aglutinasi karena perbedaan rhesus
Seorang pasien ibu hamil mengalami keguguran dan didiagnosis mengalami eritroblastosis fetalis. Analisa penyebab yang tepat dari kejadian tersebut adalah….
Ibu yang memiliki golongan darah rhesus - mengandung anak yang memiliki rhesus +
Ibu yang memiliki golongan darah rhesus + mengandung anak yang memiliki rhesus +
Ibu yang memiliki golongan darah rhesus - mengandung anak yang memiliki rhesus -
Ibu yang memiliki golongan darah rhesus + mengandung anak yang memiliki rhesus +
Ibu yang memiliki golongan darah rhesus - mengandung anak yang memiliki rhesus -
Seorang pasien ibu hamil melakukan USG di Rumah Sakit A. Hasil USG menunjukkan cairan amnion (ketuban) berwarna kuning dan mengandung bilirubin (cairan yang dibuat oleh hati). Kondisi hati, limpa, atau jantung janin terlihat membesar. Hasil USG juga menunjukkan terdapat cairan yang terkumpul pada daerah perut, paru-paru, dan kulit kepala bayi. Berdasarkan hasil pemeriksaan ini, analisis penyebab kasus ini yaitu….
Ibu yang memiliki golongan darah O mengandung bayi yang memiliki golongan darah A, kemudian antibody ibu masuk kedalam janin dan mengikat antigen di sel darah janin sehingga terjadi aglutinasi dan menyebabkan hemolisis pada eritrosit bayi
Ibu yang memiliki golongan darah rhesus + mengandung bayi yang memiliki rhesus -, antibody di tubuh ibu mengenali antigen bayi sebagai benda asing sehingga antibody ibu menyerang dan menghancurkan eritrosit yang dianggap sebagai benda asing oleh tubuh ibu
Ibu yang memiliki golongan darah A mengandung bayi yang memiliki golongan darah O, kemudian antibody ibu mengenali antigen di eritrosit bayi sebagai benda asing dan antibody ibu menyebabkan hemolisis pada eritrosit bayi
Ibu yang memiliki golongan darah O mengandung bayi yang memiliki golongan darah O, kemudian antibody ibu masuk kedalam janin dan mengikat antigen di sel darah janin sehingga terjadi aglutinasi dan menyebabkan hemolisis pada eritrosit bayi
Ibu yang memiliki golongan darah B mengandung bayi yang memiliki golongan darah A, kemudian antibody ibu mengenali antigen di eritrosit bayi sebagai benda asing dan antibody ibu menyebabkan hemolisis pada eritrosit bayi
Seorang pasien yang tinggal jauh dari kota tidak pernah melakukan pemeriksaan kehamilan selama mengandung. Diketahui pasien ini mengalami pendarahan dan dilarikan ke rumah sakit dengan jarak tempuh yang jauh. Pasien melangsungkan persalinan dan didapati anaknya mengalami anemia parah dan kandungan bilirubin dalam darahnya sangat tinggi. Berdasarkan hasil diagnose, kemungkinan kelainan yang dialami bayi tersebut adalah….
Eristoblastosis fetalis
Anemia sel sabit
Hemolytic Disease of Newborn
Hemofilia
Talasemia
Seorang ibu yang memiliki Rh – mengandung bayi yang memiliki Rh+. Kehamilian ini beresiko menimbulkan penyakit Eristoblastosis fetalis yang biasa terjadi pada kehamilan kedua, analisis yang tepat mengenai kasus ini yaitu….
Kehamilan pertama sudah terbentuk antibody D pada ibu ketika mengandung bayi hanya saja tidak terjadi lisis pada eritrosit bayi
Kehamilan pertama belum terbentuk antibody D pada ibu dan antibody D terbentuk ketika anak pertama lahir saat plasenta terlepas
Kehamilan pertama belum terbentuk antibody D karena antigen bayi tidak dikenali sebagai benda asing oleh tubuh ibu
Kehamilan pertama sudah terbentuk antibody D dan antibody tersebut sudah menyerang eritrosit bayi sehingga mengalami lisis dan bayi lahir anemia
Kehamilan pertama belum terbentuk antibody D pada ibu dan anak akan menghasilkan antibody D yang menyebabkan aglutinasi pada sel darah ibu
Analisis kemungkinan paling tepat yang terjadi apabila pasien penerima transfusi darah menerima darah yang tidak sesuai dengan golongan darahnya adalah….
Apabila pasien memiliki golongan darah O- menerima darah dari pendonor dengan golongan darah apapun tidak akan terjadi penggumpalan darah karena golongan dari O- adalah resipien universal
Apabila pasien memiliki golongan darah AB+ menerima darah dari golongan dari B+ akan terjadi aglutinasi karena golongan dari AB+ adalah resipen terbatas
Apabila pasien memiliki golongan darah O- mendapat donor dari golongan darah O+, maka akan terjadi aglutinasi karena perbedaan rhesus
Apabila pasien memiliki golongan darah A- maka hanya dapat menerima darah dari golongan darah A- agar tidak terjadi aglutinasi
Apabila pasien memiliki golongan darah B+ mendapat donor dari golongan darah B- akan terjadi aglutinasi karena perbedaan rhesus
Seorang pasien ibu hamil mengalami keguguran dan didiagnosis mengalami eritroblastosis fetalis. Analisa penyebab yang tepat dari kejadian tersebut adalah….
Ibu yang memiliki golongan darah rhesus - mengandung anak yang memiliki rhesus +
Ibu yang memiliki golongan darah rhesus + mengandung anak yang memiliki rhesus +
Ibu yang memiliki golongan darah rhesus - mengandung anak yang memiliki rhesus -
Ibu yang memiliki golongan darah rhesus + mengandung anak yang memiliki rhesus +
Ibu yang memiliki golongan darah rhesus - mengandung anak yang memiliki rhesus -
Seorang pasien ibu hamil melakukan USG di Rumah Sakit A. Hasil USG menunjukkan cairan amnion (ketuban) berwarna kuning dan mengandung bilirubin (cairan yang dibuat oleh hati). Kondisi hati, limpa, atau jantung janin terlihat membesar. Hasil USG juga menunjukkan terdapat cairan yang terkumpul pada daerah perut, paru-paru, dan kulit kepala bayi. Berdasarkan hasil pemeriksaan ini, analisis penyebab kasus ini yaitu….
Ibu yang memiliki golongan darah O mengandung bayi yang memiliki golongan darah A, kemudian antibody ibu masuk kedalam janin dan mengikat antigen di sel darah janin sehingga terjadi aglutinasi dan menyebabkan hemolisis pada eritrosit bayi
Ibu yang memiliki golongan darah rhesus + mengandung bayi yang memiliki rhesus -, antibody di tubuh ibu mengenali antigen bayi sebagai benda asing sehingga antibody ibu menyerang dan menghancurkan eritrosit yang dianggap sebagai benda asing oleh tubuh ibu
Ibu yang memiliki golongan darah A mengandung bayi yang memiliki golongan darah O, kemudian antibody ibu mengenali antigen di eritrosit bayi sebagai benda asing dan antibody ibu menyebabkan hemolisis pada eritrosit bayi
Ibu yang memiliki golongan darah O mengandung bayi yang memiliki golongan darah O, kemudian antibody ibu masuk kedalam janin dan mengikat antigen di sel darah janin sehingga terjadi aglutinasi dan menyebabkan hemolisis pada eritrosit bayi
Ibu yang memiliki golongan darah B mengandung bayi yang memiliki golongan darah A, kemudian antibody ibu mengenali antigen di eritrosit bayi sebagai benda asing dan antibody ibu menyebabkan hemolisis pada eritrosit bayi
Seorang pasien yang tinggal jauh dari kota tidak pernah melakukan pemeriksaan kehamilan selama mengandung. Diketahui pasien ini mengalami pendarahan dan dilarikan ke rumah sakit dengan jarak tempuh yang jauh. Pasien melangsungkan persalinan dan didapati anaknya mengalami anemia parah dan kandungan bilirubin dalam darahnya sangat tinggi. Berdasarkan hasil diagnose, kemungkinan kelainan yang dialami bayi tersebut adalah….
Eristoblastosis fetalis
Anemia sel sabit
Hemolytic Disease of Newborn
Hemofilia
Talasemia
Seorang ibu yang memiliki Rh – mengandung bayi yang memiliki Rh+. Kehamilian ini beresiko menimbulkan penyakit Eristoblastosis fetalis yang biasa terjadi pada kehamilan kedua, analisis yang tepat mengenai kasus ini yaitu….
Kehamilan pertama sudah terbentuk antibody D pada ibu ketika mengandung bayi hanya saja tidak terjadi lisis pada eritrosit bayi
Kehamilan pertama belum terbentuk antibody D pada ibu dan antibody D terbentuk ketika anak pertama lahir saat plasenta terlepas
Kehamilan pertama belum terbentuk antibody D karena antigen bayi tidak dikenali sebagai benda asing oleh tubuh ibu
Kehamilan pertama sudah terbentuk antibody D dan antibody tersebut sudah menyerang eritrosit bayi sehingga mengalami lisis dan bayi lahir anemia
Kehamilan pertama belum terbentuk antibody D pada ibu dan anak akan menghasilkan antibody D yang menyebabkan aglutinasi pada sel darah ibu
1. Perhatikan data di bawah ini :
1) Bentuk tidak tetap
2) Dapat keluar dari pembuluh darah
3) Mengangkut sari makanan
4) Bersifat fagosit
5) Menghasilkan antibodi
6) Tidak memiliki inti
Yang merupakan ciri-ciri dari leukosit adalah....
1,2 dan 3
2,3 dan 4
2,4 dan 5
4,5 dan 6
Orang yang mempunyai gejala tekanan darah tinggi, Dianjurkan untuk mengurangi makanan yang banyak mengandung....
Lemak
Pemanis buatan
Gula
Garam
Ms Isma merasa tidak enak badan. Ia pergi ke dokter setelah diperiksa ternyata tekanan darah nya 90/70. dapat disimpulkan Ia mengalami...
Hipotensi
Hemofilia
Anemia
Hipertensi
Perhatikan bagan di bawah ini ! Urutan system peredaran darah kecil adalah…
3 – 5 – 6 – 1
3 – 2 – 5 – 6
1 – 2 – 3 – 4
2 – 3 – 4 – 5
secara berurutan bagian a, b dan c adalah.....
Trombokinase, Fibrinogen, Trombin
Trombokinase, Fibrinogen,Protrombin
Trombokinase, Trombin, Fibrinogen
Trombokinase, Trombin, Fibrin
Perhatikan gambar di bawah ini ! Berdasarkan gambar tersebut, bagian jantung yang banyak mengandung oksigen adalah....
1 dan 2
2 dan 4
1 dan 3
3 dan 4
Urutan yang tepat untuk peredaran darah besar pada manusia adalah …..
2 – 8 -7 – 6 – 5 – 4
2 – 3 – 9 – 10 – 1
4 – 5 – 6 – 7 – 8 – 2
4 – 1 – 10 – 9 – 3
Perhatikan gambar berikut!
Struktur jantung yang ditunjukkan oleh huruf y adalah...
Bilik kanan, dari ruang ini darah akan keluar menuju ke vena paru-paru.
Bilik kanan, dari ruang ini darah akan keluar menuju ke aorta
Bilik kiri, dari ruang ini darah akan keluar menuju vena cava.
Bilik kiri, dari ruang ini darah akan keluar menuju ke aorta
Perhatikan Pernyataan berikut!
1. Menuju ke arah jantung
2. Membawa lebih banyak CO2
3. Ke luar dari jantung,
4. Elastis
5. Denyutnya terasa
6. Tampak dari luar
Ciri-ciri pembuluh arteri ditunjukkan oleh nomor....
A. 1, 2, 4
B. 2, 3, 4
C. 3, 4, 5
D. 4, 5, 6
E. 1, 2, 3
Pernyataan di bawah ini adalah fungsi sistem sirkulasi pada manusia, kecuali….
Menghantarkan rangsang ke organ organ tubuh
Mengangkut zat nutrisi ke seluruh jaringan tubuh
Mengatur dan menjaga stabilitas suhu tubuh
Mengangkut sisa sisa metabolisme ke alat pengeluaran
Mengedarkan oksigen ke keseluruh jaringan tubuh
Angka 1 dan 2 adalah ....
tromboplastin dan ion Ca2+
ion Ca2+ dan trombin
trombin dan tromboplastin
trombin dan ion Ca2+
ion Ca2+ dan tromboplastin
Berdasarkan tabel dapat diketahui bahwa ....
F bergolongan darah A
G bergolongan darah O
H bergolongan darah AB
I bergolongan darah A
J bergolongan darah B
Pembuluh darah yang mengangkut darah dan kaya akan karbondioksida menuju
paru-paru adalah . . .
Arteri pulmonari
Vena pulmonari
Vena
Kapiler
Jantung berfungsi sebagai organ pemompa darah. Untuk memenuhi tugas tersebut maka …..
Otot jantung bagian bilik lebih tebal dari bagian serambi
Otot jantung bagian serambi lebih tebal dari bagian bilik
Otot jantung bagian bilik kanan lebih tebal dari bilik kiri
Otot jantung serambi kiri lebih tebal dari otot serambi kanan
Bagian dari jantung yang berfungsi untuk menjaga darah dari bilik kanan tidak kembali ke serambi kanan disebut ??
Katup Trikuspidalis
Katup bikuspidalis
Vena Kava
Arteri pumonalis
Berikut ciri-ciri pembuluh darah vena, kecuali....
Tempatnya dekat dengan permukaan tubuh, tampak kebiru-biruan
Katupnya banyak disepanjang pembuluh
Darah yang keluar tidak memancar
Darah yang keluar memancar
Alur Sistem peredaran darah besar : Jantung (Bilik kiri) - Aorta - Kapiler daerah kepala, dada, dan tangan - ............. - jantung (Serambi kanan)
Arteri Pulmonalis
Vena Pulmonalis
Vena Cava Inferior
Vena Cava Superior
Beberapa ciri dari pembuluh nadi atau arteri adalah
Mengalirkan darah menuju ke jantung, memiliki banyak katup
Mengalirkan darah meninggalkan jantung, berdinding tebal dan elastis
Letaknya agak ke dalam, berdinding tipis dan elastis
Letaknya dekat dengan permukaan tubuh, memiliki banyak katup
Perhatikan contoh kelainan pada sistem peredaran darah berikut.
1. Hipertensi
2. Hipotensi
3. Buta warna
4. Arteriole
5. Anemia
6. Stroke
Gangguan pada sistem peredaran darah ditunjukkan oleh nomor…
1, 2, 3, dan 4
1, 2, 4, dan 5
1, 2, 4, dan 6
1, 2, 5, dan 6
Pembuluh darah yang mengangkut darah dari paru-paru kembali ke jantung.....
Aorta
Arteri pulmonalis
vena pulmonalis
vena cava
Urutan sistem peredaran darah kecil yang benar adalah
3 - 10 - 8 - 11 - 6 - 7
4 - 12 - 6 - 7 - 5 - 1
3 - 10 - 8 - 11 - 2
4 - 12 - 9 - 1 - 3
sebagian besar CO2 didalam darah diangkut dalam bentuk
HBCO2
ion Karbonat (HCO3-)
senyawa bikarbonat (H2CO3)
larut dalam plasma
vitamin yang dibutuhkan dalam pembekuan darah adalah
vitamin C
vitamin A
vitamin K
kalsium
Tekanan darah seseorang menunjukkan angka 120/80 mmHg. Nilai 80 mmHg pada hasil pengukuran tersebut menunjukkan tekanan....
sistole
diastole
Tekanan darah seseorang menunjukkan angka 120/80 mmHg. nilai angka 120 menunjukkan saat jantung sedang memompa darah. bagian jantung yang memompa darah itu adalah...
serambi kanan dan serambi kiri
bilik kanan dan bilik kiri
Urutan peredaran darah yang benar, yaitu ....
seluruh tubuh - bilik kanan - serambi kanan - paru-paru - bilik kiri - serambi kiri - seluruh tubuh
seluruh tubuh - bilik kiri - serambi kiri - paru-paru - bilik kanan - serambi kanan - seluruh tubuh
seluruh tubuh - serambi kanan - bilik kanan - paru-paru - serambi kiri - bilik kiri - seluruh tubuh
seluruh tubuh - serambi kiri - bilik kiri - paru-paru - serambi kanan - bilik kanan - seluruh tubuh
Perhatikan gambar sel darah di bawah ini.
Sel darah yang berfungsi untuk pertahanan tubuh ditunjukkan oleh nomor ….
1 dan 2
1 dan 4
2 dan 3
3 dan 4
Berikut ini yang bukan merupakan penyakit yang tidak boleh diderita oleh seseorang yang akan mendonorkan darahnya adalah...
Kulit kronis
Kencing manis
Kejang
Influenza
Kesulitan berjalan karena keseimbangan tubuh yang tidak stabil, kelemahan pada satu sisi tubuh, lemah pada otot-otot wajah sehingga salah satu sisinya turun. Ini merupakan gejala yang terjadi pada penyakit...
Talasemia
Anemia
Hipertensi
Stroke
Gangguan pada alat peredaran darah manusia yang terjadi karena bentuk sel darah merahnya tidak beraturan yaitu...
Hemofilia
Leukimia
Anemia
Talasemia
