WorksheetsCOUCHING UNTUK SUPERVISI AKADEMIK
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Menuntun seseorang untuk menemukan ide baru atau cara untuk mengatasi tantangan yang dihadapi
couching
mentoring
konseling
fasilitasi
training
Hubungan antara seorang ahli dan seorang yang membutuhkan bantuan
couching
mentoring
konseling
fasilitasi
training
HUbungan antara seorang ahli dan kelompok yang perlu ditingkatkan pengetahuan dan keterampilannya
couching
mentoring
konseling
fasilitasi
training
Membagikan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman untuk membantu mengembangkan orang lain
couching
mentoring
konseling
fasilitasi
training
Membantu memudahkan kelompoknya dalam mengidentifikasi dan memecahkan masalah dan membuat keputusan untuk meningkatkan aktivitas kelompok
couching
mentoring
konseling
fasilitasi
training
Perhatikan beberapa pernyataan berikut:
1. Fokus pada coachee/rekan yang akan dikembangkan
2. Bersikap terbuka dan ingin tahu
3. Memiliki kesadaran diri yang kuat
4. Mampu melihat peluang baru dan masa depan
Dari pernytaan tersebut yang merupakan paradigma berpikir couching adalah....
1,2,3
2,3,4
3,4,1
4,1,2
1,2,3,4
Prinsip-prinsip couching
kemitraan, proses kreatif, dan memaksimalkan potensi
kemitraan, proses kreatif, dan tanggung jawab
kemitraan, proses kreatif, dan inovatif
kebangsaan, proses kreatif, dan memaksimalkan potensi
patner, progresif, dan memaksimalkan potensi
Meningkatkan dan membiasakan belajar mandiri, mengelola diri sendiri, memantau diri sendiri, memodifikasi diri sendiri, merupakan tujuan dari
kolaborasi
couching
Konsultasi
evaluasi
Memecahkan masalah pembelajaran, menerapkan dan menguji ide-ide bersama, belajar bersama merupakan tujuan dari...
kolaborasi
couching
Konsultasi
evaluasi
Kemampuan untuk bisa hadir utuh badan, pikiran, hati selaras saat sedang melakukan kegiatan serta merupakan bagian dari kesadaran diri yang akan membantu munculnya paradigma berpikir dan kompetensi lainnya, disebut
judgment
asosiasi
Presenci
asumsi
Ciri-ciri kata kunci dalam sebuah percakapan couching.... kecuali
Kadang diucapkan berulang kali: Jika satu kata, apalagi berupa kata sifat, diucapkan berulang, ini kata kunci, misal “Saya bingung/ragu/tidak tahu”
Diwakili oleh metafora atau analogi atau kata unik dalam bahasa asing, misal: “Saya tidak ingin seperti katak dalam tempurung”, “Saya merasa stuck”
kata-kata tersebut hanya diungkapkan satu kali
Diucapkan dengan intonasi tertentu: Tinggi, rendah, melambat, lebih cepat atau dengan tekanan
1. Hasil mendengarkan aktif: Menggunakan kata kunci yang didapat dari mendengarkan
2. Membantu coachee: Membuat coachee mengingat, merenung, dan merangkai fakta sehingga dapat memahami apa yang terjadi pada dirinya
3. Bersifat terbuka dan eksploratif: Struktur kalimat terbuka, membuat coachee harus menjawab sambal berpikir
4. Diajukan di momen yang tepat: Tidak terburu-buru dalam mengajukan pertanyaan dan ditanyakan di waktu yang coachee sudah siap memprosesnya
Yang merupakan ciri-ciri pertanyaan berbobot adalah....
1,2,3,4
1,2,3
1,3,4
3,4,1
Bagaimana maksudnya mendengarkan dengan RASA?
Resume, Appreciate, Summarize, dan Ask
Receive, Approach, Summarize, dan Ask
Receive, Appreciate, simbolis, dan Ask
Receive, Appreciate, Summarize, dan Appreciate
TIRTA dikembangkan dari satu model umum coaching yang dikenal sangat luas dan telah banyak diaplikasikan, yaitu GROW model. Yang bukan komponen TIRTA
Tujuan
RTL
Rencana aksi
Tanggung jawab
Identifikasi
Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan saat memberikan umpan balik dengan prinsip coaching, kecuali
Tujuan pemberian umpan balik adalah untuk membantu pengembangan diri coachee
Tanpa umpan balik, orang tidak akan mudah untuk berubah
Sesuai prinsip coaching, pemberian umpan balik tetap menjaga prinsip kemitraan
tidak perlu umpan balik dalam couching
Selalu mulai dengan memahami pandangan/pendapat coachee
