wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ujian Akhir Semester (UAS) Kurikulum & Pembelajaran

Total questions: 23

Worksheet time: 2hrs 32mins

Name
Class
Date
1.
Name
4 lines
2.
NIM
4 lines
3.
KELAS
4 lines
4.
Salah satu contoh peranan kreatif kurikulum dalam era Revolusi Industri 4.0 adalah....
a)
Mengintegrasikan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran
b)
Mengajarkan siswa tentang sejarah dan kebudayaan bangsa Indonesia
c)
Mengukur pencapaian kompetensi siswa dengan menggunakan tes standar nasional
d)
Menyusun silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan standar kompetensi lulusan
e)
Melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran
5.
Kurikulum adalah rencana pembelajaran yang mencakup tujuan, isi, proses, dan penilaian yang disusun secara sistematis untuk mencapai tujuan pendidikan. Dalam proses penyusunan kurikulum, ada beberapa prinsip yang harus diperhatikan, antara lain: 1. Prinsip relevansi, yaitu prinsip yang mengharuskan kurikulum sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan zaman serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. 2. Prinsip efektivitas, yaitu prinsip yang mengharuskan kurikulum mampu mencapai tujuan pendidikan secara optimal dengan menggunakan sumber daya yang tersedia secara efisien. 3. Prinsip keterbukaan, yaitu prinsip yang mengharuskan kurikulum dapat menerima masukan dan kritik dari berbagai pihak yang terlibat dalam proses pendidikan. Prinsip keterpaduan, yaitu prinsip yang mengharuskan kurikulum memiliki hubungan yang harmonis antara tujuan, isi, proses, dan penilaian. Berdasarkan prinsip-prinsip tersebut, manakah pernyataan berikut yang tidak tepat?
a)
Kurikulum harus relevan dengan perkembangan zaman sehingga tidak ketinggalan zaman dan dapat menyiapkan peserta didik untuk menghadapi tantangan masa depan.
b)
Kurikulum harus efektif dalam mencapai tujuan pendidikan sehingga tidak sia-sia dan dapat memberikan manfaat bagi peserta didik dan masyarakat.
c)
Kurikulum harus tertutup terhadap masukan dan kritik dari berbagai pihak sehingga tidak mudah berubah-ubah dan dapat menjaga konsistensi.
d)
Kurikulum harus terpadu antara tujuan, isi, proses, dan penilaian sehingga tidak saling bertentangan dan dapat menciptakan keselarasan.
e)
Kurikulum harus memperhatikan semua prinsip yang telah disebutkan sehingga tidak ada yang terabaikan dan dapat mencerminkan kualitas kurikulum.
6.
Kurikulum adalah rencana pembelajaran yang mencakup tujuan, isi, proses, dan penilaian yang disusun secara sistematis untuk mencapai tujuan pendidikan. Kurikulum memiliki beberapa dimensi, yaitu: 1. Dimensi filosofis, yaitu dimensi yang berkaitan dengan pandangan hidup atau nilai-nilai yang menjadi landasan kurikulum. 2. Dimensi sosiologis, yaitu dimensi yang berkaitan dengan kebutuhan dan tuntutan masyarakat yang menjadi latar belakang kurikulum. 3. Dimensi psikologis, yaitu dimensi yang berkaitan dengan karakteristik dan perkembangan peserta didik yang menjadi sasaran kurikulum. 4. Dimensi ilmiah, yaitu dimensi yang berkaitan dengan kajian teoritis dan empiris yang menjadi dasar kurikulum. Kurikulum juga memiliki beberapa fungsi, yaitu: 1. Fungsi normatif, yaitu fungsi yang mengatur standar kualitas dan mutu pendidikan yang harus dipenuhi oleh semua pihak yang terlibat dalam proses pendidikan. 2. Fungsi operasional, yaitu fungsi yang memberikan pedoman bagi pelaksanaan pendidikan di lapangan, baik dalam hal perencanaan, pelaksanaan, maupun penilaian. 3. Fungsi evaluatif, yaitu fungsi yang memberikan umpan balik bagi pengembangan dan perbaikan kurikulum secara berkelanjutan. Kurikulum juga memiliki beberapa peranan, yaitu: 1. Peranan edukatif, yaitu peranan yang berhubungan dengan upaya mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan. 2. Peranan adaptif, yaitu peranan yang berhubungan dengan upaya menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman dan lingkungan. 3. Peranan inovatif, yaitu peranan yang berhubungan dengan upaya menciptakan hal-hal baru yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa. Berdasarkan penjelasan di atas, manakah pernyataan berikut yang tidak sesuai?
a)
Kurikulum inti adalah kurikulum yang bersifat fleksibel dan dapat diubah sesuai dengan keinginan sekolah atau satuan pendidikan.
b)
Kurikulum inti adalah kurikulum yang bersifat standar dan harus dipatuhi oleh semua sekolah atau satuan pendidikan di Indonesia.
c)
Kurikulum muatan lokal adalah kurikulum yang bersifat opsional dan dapat dipilih oleh peserta didik sesuai dengan minat dan bakat mereka.
d)
Kurikulum perluasan adalah kurikulum yang bersifat wajib dan harus diikuti oleh semua peserta didik tanpa terkecuali.
e)
Kurikulum muatan lokal adalah kurikulum yang bersifat monoton dan tidak memperhatikan keberagaman sosial, budaya, agama, dan geografis.
7.
Kurikulum adalah rencana pembelajaran yang mencakup tujuan, isi, proses, dan penilaian yang disusun secara sistematis untuk mencapai tujuan pendidikan. Dalam proses pelaksanaan kurikulum, ada beberapa langkah yang harus dilakukan, antara lain: 1. Perencanaan pembelajaran, yaitu langkah yang meliputi penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang berisi tujuan, materi, metode, media, sumber belajar, dan evaluasi pembelajaran. 2. Pelaksanaan pembelajaran, yaitu langkah yang meliputi kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru dan siswa sesuai dengan RPP yang telah disusun sebelumnya. 3. Penilaian pembelajaran, yaitu langkah yang meliputi pengumpulan dan pengolahan data hasil belajar siswa dengan menggunakan berbagai teknik dan instrumen yang sesuai dengan kompetensi yang diukur. 4. Pengembangan kurikulum, yaitu langkah yang meliputi analisis dan refleksi terhadap proses dan hasil pembelajaran serta perbaikan dan penyempurnaan kurikulum secara berkelanjutan. Berdasarkan langkah-langkah tersebut, manakah pernyataan berikut yang benar?
a)
Perencanaan pembelajaran adalah langkah pertama dalam pelaksanaan kurikulum yang harus dilakukan oleh guru dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi di sekolah masing-masing.
b)
Pelaksanaan pembelajaran adalah langkah kedua dalam pelaksanaan kurikulum yang harus dilakukan oleh siswa dengan mengikuti arahan dan bimbingan dari wali murid.
c)
Penilaian pembelajaran adalah langkah ketiga dalam pelaksanaan kurikulum yang harus dilakukan oleh guru dengan menggunakan teknik dan instrumen yang baku dan tidak berubah-ubah.
d)
Pengembangan kurikulum adalah langkah terakhir dalam pelaksanaan kurikulum yang harus dilakukan oleh pemerintah dengan mengeluarkan kebijakan dan regulasi baru.
e)
Semua pernyataan di atas adalah benar.
8.
Kurikulum adalah rencana pembelajaran yang mencakup tujuan, isi, proses, dan penilaian yang disusun secara sistematis untuk mencapai tujuan pendidikan. Kurikulum memiliki beberapa dimensi, yaitu: 1. Dimensi filosofis, yaitu dimensi yang berkaitan dengan pandangan hidup atau nilai-nilai yang menjadi landasan kurikulum. 2. Dimensi sosiologis, yaitu dimensi yang berkaitan dengan kebutuhan dan tuntutan masyarakat yang menjadi latar belakang kurikulum. 3. Dimensi psikologis, yaitu dimensi yang berkaitan dengan karakteristik dan perkembangan peserta didik yang menjadi sasaran kurikulum. 4. Dimensi ilmiah, yaitu dimensi yang berkaitan dengan kajian teoritis dan empiris yang menjadi dasar kurikulum. Berdasarkan dimensi-dimensi tersebut, manakah pernyataan berikut yang benar?
a)
Dimensi filosofis kurikulum dapat dilihat dari visi, misi, dan tujuan pendidikan yang dijabarkan dalam kurikulum.
b)
Dimensi sosiologis kurikulum dapat dilihat dari materi pembelajaran yang diambil dari berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
c)
Dimensi psikologis kurikulum dapat dilihat dari metode pembelajaran yang menggunakan pendekatan ilmiah atau saintifik.
d)
Dimensi ilmiah kurikulum dapat dilihat dari penilaian pembelajaran yang menggunakan berbagai teknik dan instrumen yang baku.
e)
Semua pernyataan di atas adalah salah.
9.
Kurikulum adalah rencana pembelajaran yang mencakup tujuan, isi, proses, dan penilaian yang disusun secara sistematis untuk mencapai tujuan pendidikan. Kurikulum dapat dianalisis dengan menggunakan model CIPP (context, input, process, product), yaitu: Context, yaitu analisis terhadap latar belakang atau situasi yang menjadi alasan atau dasar penyusunan kurikulum. Input, yaitu analisis terhadap sumber daya atau bahan yang digunakan untuk menyusun dan melaksanakan kurikulum. Process, yaitu analisis terhadap kegiatan atau langkah-langkah yang dilakukan dalam penyusunan dan pelaksanaan kurikulum. Product, yaitu analisis terhadap hasil atau dampak yang dicapai oleh kurikulum. Berdasarkan model CIPP tersebut, manakah pernyataan berikut yang tidak sesuai?
a)
Context kurikulum dapat dilihat dari visi, misi, dan tujuan pendidikan yang dijabarkan dalam kurikulum
b)
Process kurikulum dapat dilihat dari rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang berisi tujuan, materi, metode, media, sumber belajar, dan evaluasi pembelajaran.
c)
Product kurikulum dapat dilihat dari nilai rapor atau sertifikat kompetensi yang diperoleh oleh peserta didik setelah mengikuti pembelajaran.
d)
Input kurikulum dapat dilihat dari kompetensi dasar atau indikator pencapaian kompetensi yang harus dikuasai oleh peserta didik.
e)
Semua pernyataan di atas adalah sesuai.
10.
Kurikulum adalah rencana pembelajaran yang mencakup tujuan, isi, proses, dan penilaian yang disusun secara sistematis untuk mencapai tujuan pendidikan. Kurikulum memiliki beberapa dimensi, yaitu: Dimensi filosofis, yaitu dimensi yang berkaitan dengan pandangan hidup atau nilai-nilai yang menjadi landasan kurikulum. Dimensi sosiologis, yaitu dimensi yang berkaitan dengan kebutuhan dan tuntutan masyarakat yang menjadi latar belakang kurikulum. Dimensi psikologis, yaitu dimensi yang berkaitan dengan karakteristik dan perkembangan peserta didik yang menjadi sasaran kurikulum. Dimensi ilmiah, yaitu dimensi yang berkaitan dengan kajian teoritis dan empiris yang menjadi dasar kurikulum. Berdasarkan dimensi-dimensi tersebut, manakah pernyataan berikut yang salah?
a)
Dimensi filosofis kurikulum dapat dilihat dari nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang tertuang dalam Pancasila dan UUD 1945.
b)
Dimensi sosiologis kurikulum dapat dilihat dari kearifan lokal, potensi daerah, dan kebutuhan masyarakat setempat yang diakomodasi dalam kurikulum muatan lokal.
c)
Dimensi psikologis kurikulum dapat dilihat dari karakteristik dan perkembangan peserta didik yang berbeda-beda sesuai dengan jenjang pendidikan, usia, minat, bakat, dll.
d)
Dimensi ilmiah kurikulum dapat dilihat dari hasil penelitian dan pengembangan yang dilakukan oleh para ahli dan praktisi pendidikan dalam menyusun dan mengembangkan kurikulum.
e)
Semua pernyataan di atas adalah benar.
11.
Kurikulum adalah rencana pembelajaran yang mencakup tujuan, isi, proses, dan penilaian yang disusun secara sistematis untuk mencapai tujuan pendidikan. Kurikulum harus didasarkan pada beberapa landasan yang kokoh dan relevan, yaitu: Landasan filosofis, yaitu landasan yang berkaitan dengan pandangan hidup atau nilai-nilai yang menjadi landasan kurikulum. Landasan psikologis, yaitu landasan yang berkaitan dengan karakteristik dan perkembangan peserta didik yang menjadi sasaran kurikulum. Landasan sosiologis, yaitu landasan yang berkaitan dengan kebutuhan dan tuntutan masyarakat yang menjadi latar belakang kurikulum. Landasan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), yaitu landasan yang berkaitan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menjadi dasar kurikulum. Berdasarkan landasan-landasan tersebut, manakah pernyataan berikut yang salah?
a)
Landasan filosofis kurikulum dapat dilihat dari visi, misi, dan tujuan pendidikan yang dijabarkan dalam kurikulum
b)
Landasan psikologis kurikulum dapat dilihat dari metode pembelajaran yang disesuaikan dengan gaya belajar peserta didik.
c)
Landasan sosiologis kurikulum dapat dilihat dari isi pembelajaran yang diambil dari berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.
d)
Landasan IPTEK kurikulum dapat dilihat dari media dan sumber belajar yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi.
e)
Semua pernyataan di atas adalah benar.
12.
Pengembangan kurikulum adalah proses perencanaan, implementasi, dan evaluasi kurikulum yang dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Ada beberapa prinsip yang harus diperhatikan dalam pengembangan kurikulum, antara lain: • Prinsip relevansi, yaitu prinsip yang mengharuskan kurikulum sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan zaman serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. • Prinsip efektivitas, yaitu prinsip yang mengharuskan kurikulum mampu mencapai tujuan pendidikan secara optimal dengan menggunakan sumber daya yang tersedia secara efisien. • Prinsip keterbukaan, yaitu prinsip yang mengharuskan kurikulum dapat menerima masukan dan kritik dari berbagai pihak yang terlibat dalam proses pendidikan. • Prinsip keterpaduan, yaitu prinsip yang mengharuskan kurikulum memiliki hubungan yang harmonis antara tujuan, isi, proses, dan penilaian. Berdasarkan prinsip-prinsip tersebut, manakah pernyataan berikut yang salah?
a)
Prinsip relevansi dalam pengembangan kurikulum dapat dilihat dari integrasi teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran.
b)
Prinsip efektivitas dalam pengembangan kurikulum dapat dilihat dari pencapaian kompetensi dasar oleh semua siswa.
c)
Prinsip keterbukaan dalam pengembangan kurikulum dapat dilihat dari adanya mekanisme umpan balik dan revisi kurikulum berdasarkan masukan dari guru, siswa, orang tua, dan masyarakat.
d)
Prinsip keterpaduan dalam pengembangan kurikulum dapat dilihat dari kesesuaian antara tujuan pembelajaran dengan materi, metode, media, dan evaluasi pembelajaran.
e)
Semua pernyataan di atas adalah benar.
13.
Dalam konteks pengembangan kurikulum, manakah pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan prinsip fleksibilitas?
a)
Prinsip fleksibilitas dalam pengembangan kurikulum dapat dilihat dari adanya standar kompetensi lulusan yang harus dipenuhi oleh semua peserta didik.
b)
Prinsip fleksibilitas dalam pengembangan kurikulum dapat dilihat dari adanya kesesuaian antara tujuan pembelajaran dengan materi, metode, media, dan evaluasi pembelajaran.
c)
Prinsip fleksibilitas dalam pengembangan kurikulum dapat dilihat dari adanya hubungan antara mata pelajaran satu dengan mata pelajaran lainnya
d)
Prinsip fleksibilitas dalam pengembangan kurikulum dapat dilihat dari adanya kurikulum muatan lokal yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi setempat.
e)
Prinsip fleksibilitas dalam pengembangan kurikulum dapat dilihat dari adanya mekanisme umpan balik dan revisi kurikulum berdasarkan masukan dari guru, siswa, orang tua, dan masyarakat
14.
Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut ini: 1. Kurikulum berorientasi pada kebutuhan peserta didik. 2. Kurikulum berorientasi pada perkembangan zaman. 3. Kurikulum berorientasi pada kesesuaian dengan standar nasional pendidikan. 4. Kurikulum berorientasi pada kompetensi lulusan. 5. Kurikulum berorientasi pada proses pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif, dan menyenangkan. Pernyataan yang merupakan karakteristik kurikulum paradigma baru adalah ...
a)
1 dan 2
b)
1, 2, dan 3
c)
2, 3, dan 4
d)
1, 2, 3, dan 4
e)
1, 2, 3, 4, dan 5
15.
Bagaimana prinsip pengembangan kurikulum di Indonesia dapat dianalisis secara kritis?
a)
Prinsip-prinsip tersebut harus bersifat statis agar konsisten dengan budaya lokal.
b)
Fleksibilitas dalam kurikulum dapat mengakomodasi perubahan dalam masyarakat dan kebutuhan global.
c)
Pengembangan kurikulum sebaiknya hanya melibatkan pakar pendidikan tanpa melibatkan stakeholder lainnya.
d)
Keterlibatan komunitas lokal tidak diperlukan dalam pengambilan keputusan terkait kurikulum.
e)
Kurikulum harus sepenuhnya mengikuti tren internasional tanpa mempertimbangkan konteks lokal.
16.
Dengan memperhatikan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum di Indonesia, pilihlah pernyataan yang paling tidak sesuai atau tidak mendukung pendekatan yang kritis dalam merancang kurikulum.
a)
Integrasi teknologi dalam pembelajaran untuk mengikuti perkembangan industri 4.0.
b)
Penggunaan pendekatan berbasis proyek untuk meningkatkan keterampilan praktis.
c)
Pembatasan partisipasi siswa dalam menentukan mata pelajaran yang diminati.
d)
Penekanan pada aspek budaya lokal untuk memperkuat identitas nasional dalam pendidikan.
e)
Evaluasi berkelanjutan dan adaptif untuk memastikan relevansi kurikulum seiring waktu.
17.
Dalam konteks globalisasi dan perkembangan teknologi, pilihlah pernyataan yang paling mencerminkan aspek kritis dalam pengembangan kurikulum yang mengutamakan keterampilan abad ke-21.
a)
Menjaga fokus kurikulum pada pengetahuan teoritis tanpa memperhatikan aplikasi praktis.
b)
Mengurangi penekanan pada keterampilan kritis dan kreativitas demi fokus pada mata pelajaran inti.
c)
Mempertahankan struktur kelas tradisional tanpa mempertimbangkan gaya belajar siswa.
d)
Mengintegrasikan pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi dan pemecahan masalah.
e)
Mengutamakan ujian standar nasional sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan siswa.
18.
Dalam konteks pengembangan kurikulum, apa yang dimaksud dengan “Prinsip Spiral”?
a)
Prinsip yang menyatakan bahwa kurikulum harus dikembangkan dengan cara yang memungkinkan siswa untuk belajar konsep baru dalam konteks yang sudah dikenal.
b)
Prinsip yang menyatakan bahwa kurikulum harus dirancang sedemikian rupa sehingga siswa dapat kembali ke konsep yang sama di tingkat yang lebih dalam seiring berjalannya waktu.
c)
Prinsip yang menyatakan bahwa kurikulum harus mencakup berbagai disiplin ilmu dan memungkinkan siswa untuk membuat koneksi antara berbagai bidang pengetahuan.
d)
Prinsip yang menyatakan bahwa kurikulum harus fleksibel dan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan dan kebutuhan siswa.
e)
Prinsip yang menyatakan bahwa kurikulum harus dirancang sedemikian rupa sehingga siswa dapat belajar dalam urutan yang logis dan bertahap.
19.
Berdasarkan pernyataan berikut, manakah yang merupakan implikasi dari Prinsip Artikulasi Vertikal dalam pengembangan kurikulum? “Penerapan Prinsip Artikulasi Vertikal dalam pengembangan kurikulum memastikan adanya kesinambungan dan progresi antara tingkat pendidikan yang berbeda. Hal ini mempersiapkan siswa untuk materi yang akan mereka pelajari pada tingkat berikutnya, memfasilitasi pembelajaran seumur hidup dan membantu siswa mengembangkan pemahaman yang lebih dalam dan lebih kaya tentang konsep-konsep kunci sepanjang pendidikan mereka.”
a)
Prinsip Artikulasi Vertikal mengarah pada pendekatan pembelajaran yang lebih fokus pada hafalan daripada pemahaman konsep.
b)
Prinsip Artikulasi Vertikal mendorong pendekatan pembelajaran yang terfragmentasi, di mana setiap tingkat pendidikan dipandang sebagai entitas yang terpisah.
c)
Prinsip Artikulasi Vertikal mendukung pembelajaran seumur hidup dan pemahaman yang lebih dalam tentang konsep-konsep kunci.
d)
Prinsip Artikulasi Vertikal menekankan pentingnya mengisolasi konsep-konsep kunci untuk dipelajari pada tingkat pendidikan tertentu.
e)
Prinsip Artikulasi Vertikal menyarankan bahwa kurikulum harus dirancang tanpa mempertimbangkan kebutuhan dan tuntutan masyarakat.
20.
Cocokkan List I dengan List II, kemudian Pilih jawaban yang benar dari opsi pilihan di bawah ini:
a)
A - IV, B - II, C - III, D - I
b)
A - I, B - II, C - III, D - IV
c)
A - IV, B - III, C - II, D - I
d)
A - II, B - IV, C - I, D - III
21.
Kurikulum adalah rencana pembelajaran yang mencakup tujuan, isi, proses, dan penilaian yang disusun secara sistematis untuk mencapai tujuan pendidikan. Dalam konteks dimensi ide, kurikulum dianggap sebagai representasi dari ide-ide atau konsep-konsep yang menjadi dasar pembelajaran. Berdasarkan pemahaman tersebut, manakah pernyataan berikut yang salah?
a)
Dimensi ide kurikulum dapat dilihat dari konsep-konsep atau teori-teori yang menjadi dasar materi pembelajaran.
b)
Dimensi ide kurikulum dapat dilihat dari visi, misi, dan tujuan pendidikan yang dijabarkan dalam kurikulum.
c)
Dimensi ide kurikulum dapat dilihat dari metode pembelajaran yang digunakan untuk mengajarkan materi kepada siswa.
d)
Dimensi ide kurikulum dapat dilihat dari penilaian atau evaluasi yang digunakan untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa.
e)
Semua pernyataan di atas adalah benar.
22.
Kurikulum adalah rencana pembelajaran yang mencakup tujuan, isi, proses, dan penilaian yang disusun secara sistematis untuk mencapai tujuan pendidikan. Dalam konteks dimensi nilai, kurikulum dianggap sebagai representasi dari nilai-nilai atau etika yang menjadi dasar pembelajaran. Berdasarkan pemahaman tersebut, manakah pernyataan berikut yang salah?
a)
Dimensi nilai kurikulum dapat dilihat dari nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang tertuang dalam Pancasila dan UUD 1945.
b)
Dimensi nilai kurikulum dapat dilihat dari etika profesional yang diterapkan dalam proses pembelajaran.
c)
Dimensi nilai kurikulum dapat dilihat dari penekanan pada pengembangan karakter positif siswa.
d)
Dimensi nilai kurikulum dapat dilihat dari penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran.
e)
Semua pernyataan di atas adalah benar.
23.
Kurikulum adalah rencana pembelajaran yang mencakup tujuan, isi, proses, dan penilaian yang disusun secara sistematis untuk mencapai tujuan pendidikan. Dalam konteks dimensi keterampilan, kurikulum dianggap sebagai representasi dari keterampilan atau kompetensi yang menjadi dasar pembelajaran. Berdasarkan pemahaman tersebut, manakah pernyataan berikut yang salah?
a)
Dimensi keterampilan kurikulum dapat dilihat dari kompetensi dasar atau indikator pencapaian kompetensi yang harus dikuasai oleh peserta didik.
b)
Dimensi keterampilan kurikulum dapat dilihat dari metode pembelajaran yang digunakan untuk mengajarkan keterampilan atau kompetensi kepada siswa.
c)
Dimensi keterampilan kurikulum dapat dilihat dari penilaian atau evaluasi yang digunakan untuk mengukur pencapaian kompetensi siswa.
d)
Dimensi keterampilan kurikulum dapat dilihat dari visi, misi, dan tujuan pendidikan yang dijabarkan dalam kurikulum.
e)
Semua pernyataan di atas adalah benar.