Font size
WorksheetsSAS Ganjil Sunda Kelas 8 TA 23/24
Total questions: 29
Worksheet time: 38mins
Apa nama baju tradisional Sunda untuk laki-laki?
Pangsi
Sarung
Kebaya
Kain Batik
Dimanakah kebanyakan orang Sunda tinggal?
Jawa Tengah
Jawa Timur
Jawa Barat
Jawa bagian selatan
Apa jenis musik yang terkenal di Sunda?
Jazz
Rock music
Gamelan Degung
Pop
Apa salah satu karya seni Sunda?
Lukisan
Fotografi
Batik
Patung
Nu kaasup kana tarian tradisional Sunda, nyaeta…
Tari reog jeung tari barongsai
Tari balet jeung tari hiphop
Tari serimpi jeung tari sintren
Tari merak jeung tari jaipong
Upacara adat biasanya dilakukan untuk menjalin persaudaraan karena …
Banyak makanan yang disajikan
Banyak sanak, saudara dan tetangga yang datang
Banyak acara yang dilakukan
Banyak mengeluarkan uang
Kagiatan nu sok dilakukeun disalah sahiji kampung adat disebut …
Ritual
Tradisi
Adat
Kasenian
Carita anu sok dilalakonkeun dina pagelaran wayang disebut....
Wawancara
Dongeng
Carita Pantun
Carita Wayang
Nu teu kaasup kana alat music Sunda nyaeta…
Suling
Biola
Angklung
Calung
“Nepangkeun nami abdi, Sule!”
Berpamitan
Memohon Ijin
Memperkenalkan diri
Berterimakasih
Indung jeung Anak
“Mah, aya nu badé ditaroskeun,” ceuk Atia.
“Naroskeun naon? Ké, Mamahna capé kénéh,” jawab indungna. Geus biasa, lamun tas nyanyabaan, Atia mah sok tetelepék ngeunaan naon-naon anu katénjo atawa nu kaalaman, boh di perjalanan boh di tempat nu dituju. Harita ogé kakara jol pisan tas piknik ti Maribaya.
“Sok, badé naroskeun naon? Mani bangun daria,” ceuk indungna deui, bari neuteup… bréh budak téh mani ngembang céngék.” Kieu, Mah…, naon margina ari naék mobil sok istri heula, ari lungsur sok pameget heula. Geuning tadi ogé, basa naék angkot, Bapamah tipengker naékna… lungsurna mah tipayun,” pokna.
Pertanyaan: Naon nu jadi téma dina éta paguneman téh?
Piknik ti Maribaya
Naék mobil jeung turun mobil
Indung jeung anak
Tatakrama naek jeung turun tina mobil
“Hatur nuhun, Neng!”
Memohon ijin
Berterimakasih
Menyapa
Menegur
“Bade kamana, Kang?”
Menyapa
Menegur
Berterimakasih
Memohon Izin
Pa Eko : Édo geus tilu poé … Cik barudak sugan aya nu apal, ari Édo kamana geus tilu poé?
Sutar : Teu damang, Pa. …………………………
Pa Eko : Har, geuning teu ngirim surat.”
Pék teruskeun titik-titik di luhur!
Kamari gé tos teu kasakola, pa.
Kamari ogé dicandak ka Rumah Sakit ku mamahna saurna muntabér.
Malihan saur mamahna teu tiasa mapah-mapah acan.
Geubis tina sapedah waktos dinten kamari
Ngucapkeun salam di waktu pagi
wilujeng sonten
wilujeng sumping
Wilujeng enjing
wilujeng wengi
Lamun pendak sareng bapa/ibu guru di jalan ngucapkeun…
Izin
Salam
Malengos
What's up?
“Abdi bade mulih tipayun ka imah! ”
Menegur
Menyapa
Berkenalan
Mohon Pamit
Hartina indung jeung anak nyaeta…
anak yang lebih besar
kakak tertua
ibu dan anak
orang tua dan kakak
Anu kaasup kadaharan Sunda, nyaéta...
Mie Kocok, nasi timbel, jeung nasi liwet
Nasi bebek, lontong kupang, jeung rawon
Mie udon, ramen, jeung sushi
Pecel Tumpang, Mie kocok, jeung, nasi ttug oncom
Anu kaasup kaulinan barudak lalaki nya eta...
Langlayangan
Simar
Sondah
Encrak
Keragaman Sosial Budaya Jawa Barat
65% penduduk Jawa Barat adalah suku Sunda yang merupakan penduduk asli. Suku lainnya adalah suku Jawa yang banyak dijumpai di daerah bagian utara Jawa Barat. Suku Betawi banyak mendiami daerah bagian barat yang bersempadan dengan Jakarta. Suku Minang dan suku Batak banyak mendiami Kota-kota besar di Jawa Barat. Sementara itu orang Tionghoa banyak dijumpai hampir di seluruh daerah Jawa Barat.
Kebudayaan di Jawa Barat didominasi oleh kebudayaan Sunda dan Cirebon. Kebudayaan Sunda berkembang di Tataran Sunda, Tanah Pasundan, dan Tanah Priangan. Sementara kebudayaan Cirebon berkembang di daerah bekas karesidenan Cirebon kawasan bagian utara.
Hampir semua orang Sunda beragama Islam. Hanya sebagian kecil yang tidak beragama Islam. Ada yang beragama Katolik, Kristen Protestan, Hindu, Budha dan Konghucu.
Dengan keberagaman suku, budaya, dan agama yang ada di daerah Jawa Barat, maka kewajiban setiap penduduk yang mendiami provinsi Jawa Barat untuk menjaga dan melestarikan kearifan lokal yang ada.
Pertanyaan: Suku-suku yang mendiami sebagain besar Jawa Barat yaitu…
Suku Minang, Batak, Sunda, dan Betawi
Suku Minang, Batak, Sunda, dan Jawa
Suku Tionghoa, Batak, Sunda, dan Betawi
Suku Konghucu, Hindu, Sunda, dan Betawi
Ada berapa agama yang terdapat di Jawa Barat?
4
5
6
7
Budaya Sunda adalah budaya yang memang berkembang dan menetap di dalam masyarakat Sunda. Budaya Sunda dikenal sebagai budaya yang menjunjung tinggi sopan dan santun. Lazimnya, karakteristik dan kepribadian masyarakat Sunda dikenal sebagai masyarakat yang ramah-tamah, murah senyum, lemah dan lembut, periang, serta sangat hormat kepada orang tua.
Suku sunda memiliki slogan sekaligus menjadi filosofi hidup masyarakatnya, yaitu ‘Soméah Hade ka Sémah’ berarti ramah, bersikap baik, menjaga, melayani dan menjamu, serta menyenangkan semua orang. Hal itu yang menjadikan bentuk pengaplikasian masyarakatnya pada setiap perilaku dan tindakan interaksi atau komunikasi, baik di lingkungan setempat maupun luar.
Ciri khas masyarakat Sunda dalam melakukan interaksi dan komunikasi antarsesama sering kali menggunakan bahasa punten dan mangga. Istilah punten sendiri memiliki arti kerendahan hati, sementara istilah mangga merujuk pada bentuk mempersilakan, penawaran, ajakan, serta permohonan.
Pertanyaan: Salah satu bentuk ramah tamah yang dilakukan di budaya sunda adalah, kecuali…
melayani dan menjamu tamu
bersikap lemah dan lembut serta periang
sering mengucapkan punten dan manga
mengucapkan hello jika bertemu dengan orang lain
Sering kali masyarakat Sunda melakukan interaksi antar sesame contoh “Punten”. Jika seseorang mengucapkan kata tersebut, kata yang tepat untuk menjawabnya adalah…
Yes, Please
Silahkan
Mangga
Sok atuh
Kata “Sampean” memiliki arti yang berbeda di Bahasa Sunda dan Jawa. Sampean. Di Bahasa Sunda artinya kaki dan di Bahasa Jawa artinya kamu. Rina merupakan orang Sunda dan Dasiyah adalah orang Jawa, sebaiknya yang dilakukan Rina dan Dasiyah saat mengobrol adalah…
Tetap menggunakan Bahasa dari suku masing-masing demi mencerminkan rasa cinta terhadap budayanya
Menggunakan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa persatuan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman
Menggunakan Bahasa Inggris karena merasa Bahasa Inggris lebih baik dan lebih gaul
Tidak saling mengobrol karena merasa berasal dari suku yang berbeda
Artikel tentang kebudayaan Sunda menjelaskan berbagai aspek kebudayaan yang menjadi pijakan dalam berperilaku masyarakat Sunda. Berikut adalah beberapa poin penting yang dijelaskan dalam artikel tersebut:
· Karakter masyarakat Sunda dikenal sebagai masyarakat yang lembut, ramah-tamah, murah senyum, lemah-lembut, dan sangat menghormati orang tua.
· Etos dan watak budaya Sunda melibatkan cageur (sehat secara jasmani, rohani, moral, dan dalam bekerja), sementara watak Sunda melibatkan bageur (baik terhadap sesama, sering memberikan bantuan) Nilai-nilai budaya Sunda: Masyarakat Sunda memiliki nilai-nilai budaya yang berbeda dari kebudayaan lain, seperti sopan, rendah hati terhadap sesama, dan menghormati orang tua
· Masyarakat Sunda memiliki berbagai kesenian yang saat ini atau masa lalu, seperti Sisingaan, Wayang Golek, dan permainan anak-anak yang begitu beragam
· Beberapa tarian tradisional khas Sunda meliputi Tari Boboko Mangkup, Tari Jaipong, Tari Ketuk Tilu, Tari Topeng, Tari Merak, dan Tari Sintren
Dari artikel tersebut, kita dapat melihat bahwa kebudayaan Sunda memiliki berbagai karakteristik yang membedakannya dari kebudayaan lain dan menjadi pijakan dalam berperilaku masyarakat Sunda.
Pertanyaan : Sebutkan dan jelaskan nilai-nilai budaya Sunda yang menjadi pijakan dalam berperilaku menurut artikel yang telah dibaca!
Artikel tentang kebudayaan Sunda menjelaskan berbagai aspek kebudayaan yang menjadi pijakan dalam berperilaku masyarakat Sunda. Berikut adalah beberapa poin penting yang dijelaskan dalam artikel tersebut:
· Karakter masyarakat Sunda dikenal sebagai masyarakat yang lembut, ramah-tamah, murah senyum, lemah-lembut, dan sangat menghormati orang tua.
· Etos dan watak budaya Sunda melibatkan cageur (sehat secara jasmani, rohani, moral, dan dalam bekerja), sementara watak Sunda melibatkan bageur (baik terhadap sesama, sering memberikan bantuan) Nilai-nilai budaya Sunda: Masyarakat Sunda memiliki nilai-nilai budaya yang berbeda dari kebudayaan lain, seperti sopan, rendah hati terhadap sesama, dan menghormati orang tua
· Masyarakat Sunda memiliki berbagai kesenian yang saat ini atau masa lalu, seperti Sisingaan, Wayang Golek, dan permainan anak-anak yang begitu beragam
· Beberapa tarian tradisional khas Sunda meliputi Tari Boboko Mangkup, Tari Jaipong, Tari Ketuk Tilu, Tari Topeng, Tari Merak, dan Tari Sintren
Dari artikel tersebut, kita dapat melihat bahwa kebudayaan Sunda memiliki berbagai karakteristik yang membedakannya dari kebudayaan lain dan menjadi pijakan dalam berperilaku masyarakat Sunda.
Pertanyaan: Apa saja kesenian tradisional khas Sunda yang disebutkan dalam artikel yang Anda baca? Jelaskan salah satu kesenian tersebut!
Artikel tentang kebudayaan Sunda menjelaskan berbagai aspek kebudayaan yang menjadi pijakan dalam berperilaku masyarakat Sunda. Berikut adalah beberapa poin penting yang dijelaskan dalam artikel tersebut:
· Karakter masyarakat Sunda dikenal sebagai masyarakat yang lembut, ramah-tamah, murah senyum, lemah-lembut, dan sangat menghormati orang tua.
· Etos dan watak budaya Sunda melibatkan cageur (sehat secara jasmani, rohani, moral, dan dalam bekerja), sementara watak Sunda melibatkan bageur (baik terhadap sesama, sering memberikan bantuan) Nilai-nilai budaya Sunda: Masyarakat Sunda memiliki nilai-nilai budaya yang berbeda dari kebudayaan lain, seperti sopan, rendah hati terhadap sesama, dan menghormati orang tua
· Masyarakat Sunda memiliki berbagai kesenian yang saat ini atau masa lalu, seperti Sisingaan, Wayang Golek, dan permainan anak-anak yang begitu beragam
· Beberapa tarian tradisional khas Sunda meliputi Tari Boboko Mangkup, Tari Jaipong, Tari Ketuk Tilu, Tari Topeng, Tari Merak, dan Tari Sintren
Dari artikel tersebut, kita dapat melihat bahwa kebudayaan Sunda memiliki berbagai karakteristik yang membedakannya dari kebudayaan lain dan menjadi pijakan dalam berperilaku masyarakat Sunda.
Pertanyaan : Apa yang dimaksud dengan etos dan watak budaya Sunda menurut artikel ini? Jelaskan salah satu etos atau watak tersebut!
Artikel tentang kebudayaan Sunda menjelaskan berbagai aspek kebudayaan yang menjadi pijakan dalam berperilaku masyarakat Sunda. Berikut adalah beberapa poin penting yang dijelaskan dalam artikel tersebut:
· Karakter masyarakat Sunda dikenal sebagai masyarakat yang lembut, ramah-tamah, murah senyum, lemah-lembut, dan sangat menghormati orang tua.
· Etos dan watak budaya Sunda melibatkan cageur (sehat secara jasmani, rohani, moral, dan dalam bekerja), sementara watak Sunda melibatkan bageur (baik terhadap sesama, sering memberikan bantuan) Nilai-nilai budaya Sunda: Masyarakat Sunda memiliki nilai-nilai budaya yang berbeda dari kebudayaan lain, seperti sopan, rendah hati terhadap sesama, dan menghormati orang tua
· Masyarakat Sunda memiliki berbagai kesenian yang saat ini atau masa lalu, seperti Sisingaan, Wayang Golek, dan permainan anak-anak yang begitu beragam
· Beberapa tarian tradisional khas Sunda meliputi Tari Boboko Mangkup, Tari Jaipong, Tari Ketuk Tilu, Tari Topeng, Tari Merak, dan Tari Sintren
Dari artikel tersebut, kita dapat melihat bahwa kebudayaan Sunda memiliki berbagai karakteristik yang membedakannya dari kebudayaan lain dan menjadi pijakan dalam berperilaku masyarakat Sunda.
Pertanyaan: Mengapa penting untuk melestarikan budaya Sunda menurut artikel ini? Jelaskan salah satu alasan yang disebutkan dalam artikel!
