wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Permantapam PAS SEM 1 BAHASA INDONESIA 11

Total questions: 40

Worksheet time: 1hrs 3mins

Name
Class
Date
1.

Watak atau karakter tokoh dalam drama dapat ditampilkan melalui beberapa hal berikut, kecuali...

a)

Gerak

b)

Blocking

c)

Dialog

d)

Ekspresi

e)

Mimik

2.

Jenis drama yang menggabungkan cerita sedih dan lucu disebut ...

a)

Tragedi

b)

Komedi

c)

Melodrama

d)

Tragikomedi

e)

Dagelan

3.

Narasi di awal cerita, kata-kata pembuka, pengantar, ataupun latar belakang cerita yang biasanya disampaikan oleh narator atau dalang disebut ...

a)

Dialog

b)

Epilog

c)

Orientasi

d)

Resolusi

e)

Prolog

4.

Cermati kutipan drama berikut ini!

Saya : Maaf, buku ini harganya berapa, Bang?

Penjual : Buku yang mana?

Saya : Buku yang ini. (sambil memegang satu buku yang cukup tebal)

Penjual : Oh... ini Rp 89.000,00

Saya : Wah, mahal amat, Bang.

Penjual : ...


Drama tersebut tergolong dalam struktur bagian ...

a)

Orientasi

b)

Komplikasi

c)

Resolusi

d)

Klimaks

e)

Penyelesaian

5.

Jenis drama yang menonjolkan gerakan tanpa kata-kata disebut ...

a)

Monolog

b)

Pantomim

c)

Tablo

d)

Opera

e)

Dagelan

6.

Dilan, Habibie & Ainun, Laskar Pelangi, Cek Toko Sebelah, termasuk ke dalam jenis drama ...

a)

Panggung

b)

Wayang

c)

Boneka

d)

Film

e)

Televisi

7.

Jenis drama yang tidak menggunakan naskah disebut ...

a)

Modern

b)

Internasional

c)

Nasional

d)

Tradisional

e)

Lokal

8.

Urutan struktur drama yang tepat adalah ...

a)

Komplikasi, resolusi, konklusi

b)

Orientasi, komplikasi, resolusi

c)

Prolog, klimaks, epilog

d)

Orientasi, konflik, peleraian

e)

Pemaparan, orientasi, resolusi

9.

Brilian : Sekarang serahkan hp kalian, kami akan minta uang tebusan!!! (mendorong Dimi masuk)

Dimi : Ka …ka ... kami tidak bawa hp (gugup).

Brilian : Periksa kantongnya!!

Timmy : Siap, bos. (memeriksa kantong)

Markus: Ada gak? Ini tempat apa? (matanya melotot)

Timmy : Ruang menyimpan perkakas bekas (sambil meraba kantong si anak). Ini bos, hpnya (mengeluarkan hp N.95).

Markus : Tanyakan nomor hp orang tuanya! Hubungi untuk minta tebusan!

Timmy : Siap, bos!


Latar kutipan tersebut adalah ....

a)

Gudang

b)

Kamar

c)

Garasi

d)

Rumah

e)

Ruang tamu

10.

Fenita : Kamu harus menentukan sikap. Pilih aku atau dia, sekarang juga!

Verri : Beri aku kesempatan sekali lagi....

Fenita : Tidak perlu basa-basi, kalau tidak aku yang memutuskan, titik!

Penggalan dialog di atas menunjukkan drama sampai pada bagian....

a)

konflik

b)

orientasi

c)

resolusi

d)

penyelesaian

e)

peleraian

11.

Ayu : Sudah malam lo Sis, kita harus segera pulang

Siska : Sudahlah Yu, tenang saja toh ini baru jam sembilan lebih sedikit. Jalanan masih ramai

Ayu : Ih, sudah malam begini kok tenang. Kan kita perempuan, masak pulang sampai larut malam. Tidak enak kan dengan tentangga. Nanti mereka mengira kita suka keluyuran malam.

Siska : (Dengan sikap tenang) Sudah, nanti saya antar kamu. Memang repot, kita ini perempuan tidak wajar kalau pulang terlalu malam. Kita pun tidak berani melanggar aturan tidak tertulis di masyarakat kita ini.

Penggalan drama di atas mengandung nilai...

a)

sosial

b)

moral

c)

budaya

d)

agama

e)

pendidikan

12.

Brilian : Sekarang serahkan hp kalian, kami akan minta uang tebusan!!! (mendorong Dimi masuk)

Dimi : Ka …ka ... kami tidak bawa hp (gugup).

Brilian : Periksa kantongnya!!

Timmy : Siap, bos. (memeriksa kantong)

Markus: Ada gak? Ini tempat apa? (matanya melotot)

Timmy : Ruang menyimpan perkakas bekas (sambil meraba kantong si anak). Ini bos, hpnya (mengeluarkan hp N.95).

Markus : Tanyakan nomor hp orang tuanya! Hubungi untuk minta tebusan!

Timmy : Siap, bos!


Suasana kutipan drama tersebut adalah ....

a)

Haru

b)

Tegang

c)

Sedih

d)

Seram

e)

Prihatim

13.

Rina : Apa-apaan sih? Kok posterku disobek? (menahan marah)

Aji : […]

Rina : Maaf..maaf enak saja!

Aji : (dengan amat menyesal) Iya deh, aku ganti postermu. Tapi kamu mau maafin aku kan?

Rina : Ya. Lain kali kamu jangan ceroboh.

Aji : (dengan tersenyum) Oke, Bos!


Dialog yang tepat untuk melengkapi bagian rumpang kutipan drama tersebut adalah...

a)

Maafin aku Rina. Aku tidak sengaja.

b)

Maafin aku Aji. Aku tidak sengaja.

c)

Begitu saja kok kamu marah, Rin.

d)

Baiklah aku akan beli yang baru.

e)

Tenang, jangan marah Rin.

14.

Bcalah penggalan teks drama berikut!

Jupri : Teman-teman bolehkah aku bergabung bersama kalian?

Lenih: Oh, tentu saja mari sini!

Jupri: Kalian sedang apa?

Wilda: Kami sedang mengumpulkan baju-baju bekas untuk disumbangkan ke komunitas anak jalanan.

Jupri: Waaah, kebetulan! Aku punya banyak sekali pakaian bekas. Boleh aku sumbangkan?

Leni: Tentu boleh.


Watak Wilda dalam penggalan teks di atas adalah ...

a)

sombong

b)

pemurah

c)

pendendam

d)

peduli

e)

suka pamer

15.

ORANG ASING

Interior sebuah rumah kampung di daerah Bumiayu berupa sebuah meja di tengah. Di sebelah kiri meja menghadap ke samping, duduk seorang asing sedang menghabiskan makanannya.

Orang asing : (mendorong kursinya ke belakang dan menghabiskan minumannya). Enak-enak sekali. Sungguh aku rasakan, baiklah aku mengaso sekarang. Aku capek sekali habis jalan kaki lwat htan-hutanitu. Alhamdulillah, aku mujur sekali menemukan rumah ini.


Tahapan alur pada penggalan drama tersebut adalah.....

a)

Prolog

b)

Konflik

c)

Resolusi

d)

Klimaks

e)

Antiklimaks

16.

ORANG ASING

Interior sebuah rumah kampung di daerah Bumiayu berupa sebuah meja di tengah. Di sebelah kiri meja menghadap ke samping, duduk seorang asing sedang menghabiskan makanannya.

Orang asing : (mendorong kursinya ke belakang dan menghabiskan minumannya). Enak-enak sekali. Sungguh aku rasakan, baiklah aku mengaso sekarang. Aku capek sekali habis jalan kaki lwat htan-hutanitu. Alhamdulillah, aku mujur sekali menemukan rumah ini.


Cuplikan cerita tersebut berlatar....

a)

Tengah hutan

b)

Perjalanan

c)

Daerah pemukiman

d)

Dalam rumah

e)

Pinggir kampung

17.

TRITIS

Ah, ibu sih suka membela si Jidul! Siapa lagi kalau bukan dia yang mengambil arloji Pak Pikun? Apa ibu lupa? Dia kan dulu ketahuan mencuri ayam kita, ketahuan, mau dipukuli orang kampung malah kemudian dibela ayah dan ditampung di rumah kita. Keenakan dia, maka kini mencuri lagi!


IBU

Ya, memang, dulu pernah mencuri. Itu karena ia kelaparan. Tetapi, belum tentu sekarang dia mengambil arloji Pak Pikun, Tritis!


Kata yang dicetak tebal merupakan?

a)

kata kerja tindakan

b)

pronomina persona

c)

kalimat interjeksi

d)

kata sifat

e)

konjungsi kronologis

18.

PAK PIKUN

(1) Dasar maling! Belum sampai sebulan di sini kamu sudah kambuh lagi, ya? (2) Dasar nggak tahu diri! Ayo, kembalikan kepadaku! Mana, heh?


JIDUL (3) (meringkuk diam)


PAK PIKUN (semakin keras suaranya)

(4) Jidul! Kamu mau kembalikan apa tidak? Mau insaf apa tidak? (5) Apa mau kupanggilkan orang-orang sekampung untuk mencincangmu, heh? Kamu mau dipukuli seperti dulu lagi? Ayo, mana?


Kalimat yang menunjukkan konjungsi kronologis terdapat pada nomor?

a)

kalimat 1

b)

kalimat 2

c)

kalimat 3

d)

kalimat 4

e)

kalimat 5

19.

PAK PIKUN

Mungkir, ya? Pada hal jelas, Bu! Tadi saya mandi. Setelah itu, arloji saya tertinggal di kamar mandi. Lalu dia masuk, entah mengapa. Lalu tidak ada lagi arloji saya, Bu.


Pronomina Persona dalam kalimat di atas tertuju pada?

a)

PAK PIKUN

b)

IBU

c)

TRITIS

d)

JIDUL

e)

ABDUL

20.

TRITIS

Ah, ibu sih suka membela si Jidul! Siapa lagi kalau bukan dia yang mengambil arloji Pak Pikun? Apa ibu lupa? Dia kan dulu ketahuan mencuri ayam kita, ketahuan, mau dipukuli orang kampung malah kemudian dibela ayah dan ditampung di rumah kita. Keenakan dia, maka kini mencuri lagi!


kata yang dicetak tebal merupakan?

a)

pronomina persona

b)

kata kerja tindakan

c)

kata kerja mental

d)

kata sifat

e)

konjungsi kronologis

21.

Pikiranku langsung terlempar dalam kenangan saat aku kelas enam SD waktu mencium bau obat yang menyengat dalam ruangan ini. Suatu hari sepulang sekolah aku langsung menuju ruang Unit Gawat Darurat sebuah rumah sakit umum karena sakit perut yang membuatku tidak bisa berjalan, hanya bisa mengerang.Semula aku masih bisa menahan rasa takut berada di sekeliling orang yang terbaring di atas kasur tipis beralaskan seprai putih, sampai tiba-tiba segerombolan perawat berpakaian putih mendorong dengan cepat sebuah kasur beroda dan dihentikannya tepat di sebelah kasurku. Di atasnya terbaring pria botak berlumur darah. Dia tidak bergerak sama sekali. Mulutnya menganga, mata terpejam menghadapku. Kata orang yang mengantar, orang di sebelahku ini kecelakaan sepeda motor. (Benjolan, karya Harry Pratama)


Sudut pandang yang digunakan dalam penggalan cerpen di atas adalah ….

a)

orang pertama sebagai tokoh utama

b)

orang pertama sebagai tokoh sampingan

c)

orang pertama dan ketiga

d)

orang ketiga serba tahu

e)

orang ketiga terbatas

22.

Pikiranku langsung terlempar dalam kenangan saat aku kelas enam SD waktu mencium bau obat yang menyengat dalam ruangan ini. Suatu hari sepulang sekolah aku langsung menuju ruang Unit Gawat Darurat sebuah rumah sakit umum karena sakit perut yang membuatku tidak bisa berjalan, hanya bisa mengerang.Semula aku masih bisa menahan rasa takut berada di sekeliling orang yang terbaring di atas kasur tipis beralaskan seprai putih, sampai tiba-tiba segerombolan perawat berpakaian putih mendorong dengan cepat sebuah kasur beroda dan dihentikannya tepat di sebelah kasurku. Di atasnya terbaring pria botak berlumur darah. Dia tidak bergerak sama sekali. Mulutnya menganga, mata terpejam menghadapku. Kata orang yang mengantar, orang di sebelahku ini kecelakaan sepeda motor. (Benjolan, karya Harry Pratama)


Jenis alur dalam kutipan cerpen di atas adalah …

a)

alur maju

b)

Alur sorot Balik

c)

Alur Ganda

d)

alur Linier

e)

Alur Ganda dan Maju

23.

Pikiranku langsung terlempar dalam kenangan saat aku kelas enam SD waktu mencium bau obat yang menyengat dalam ruangan ini. Suatu hari sepulang sekolah aku langsung menuju ruang Unit Gawat Darurat sebuah rumah sakit umum karena sakit perut yang membuatku tidak bisa berjalan, hanya bisa mengerang.Semula aku masih bisa menahan rasa takut berada di sekeliling orang yang terbaring di atas kasur tipis beralaskan seprai putih, sampai tiba-tiba segerombolan perawat berpakaian putih mendorong dengan cepat sebuah kasur beroda dan dihentikannya tepat di sebelah kasurku. Di atasnya terbaring pria botak berlumur darah. Dia tidak bergerak sama sekali. Mulutnya menganga, mata terpejam menghadapku. Kata orang yang mengantar, orang di sebelahku ini kecelakaan sepeda motor. (Benjolan, karya Harry Pratama)


Watak tokoh aku yang penakut, dalam kutipan cerpen di atas disampaikan melalui ….

a)

Dialog Antar Tokoh

b)

Komentar Tokoh

c)

Tindakan Tokoh

d)

Pikiran Tokoh

e)

Penjelasan Pengarah

24.

Pikiranku langsung terlempar dalam kenangan saat aku kelas enam SD waktu mencium bau obat yang menyengat dalam ruangan ini. Suatu hari sepulang sekolah aku langsung menuju ruang Unit Gawat Darurat sebuah rumah sakit umum karena sakit perut yang membuatku tidak bisa berjalan, hanya bisa mengerang.Semula aku masih bisa menahan rasa takut berada di sekeliling orang yang terbaring di atas kasur tipis beralaskan seprai putih, sampai tiba-tiba segerombolan perawat berpakaian putih mendorong dengan cepat sebuah kasur beroda dan dihentikannya tepat di sebelah kasurku. Di atasnya terbaring pria botak berlumur darah. Dia tidak bergerak sama sekali. Mulutnya menganga, mata terpejam menghadapku. Kata orang yang mengantar, orang di sebelahku ini kecelakaan sepeda motor. (Benjolan, karya Harry Pratama)


Permasalahan yang diangkat dalam penggalan cerpen di atas adalah ….

a)

ketakutan tokoh aku menyaksikan korban kecelakaan di rumah sakit

b)

ketakutan tokoh aku disuntik obat bius

c)

tokoh aku sedang menahan sakit perut

d)

korban kecelakaan di rumah sakit

e)

kekuatiran tokoh ketika diperiksa dokter di rumah sakit

25.

Bacalah kutipan cerpen berikut untuk menjawab soal

"Saya ingin lagu gending Jawa." "Tolong Pak Sopir. Bapak ini tidak suka lagu pop Indonesia, padahal lagu itu kesukaan saya. Dia minta ditukar saja dengan gending Jawa." "Tetapi saya tidak punya kaset gending Jawa," kata sopir "Saya punya. Saya tidak pernah meninggalkan kaset gending Jawa, setiap saya bepergian. Ini kaset lagu kesukaan saya. Gending Jawa." Para penumpang mendengarkan lagu itu. Tetapi beberapa saat saja kemudian, terdengar orang berteriak: "Bolehkah lagu itu ditukar?"


Hal yang menarik dari kutipan cerpen di atas adalah ….

a)

Para penumpang mendengarkan lagu

b)

tokoh aku yang masih menyukai gending Jawa dan selalu membawa kasetnya

c)

tokoh lain yang berteriak meminta tukar lagu

d)

. para tokoh mempermasalahkan lagu-lagu yang didengarkan

e)

. para tokoh menyukai musik

26.

Bacalah kutipan cerpen berikut untuk menjawab soal

"Saya ingin lagu gending Jawa." "Tolong Pak Sopir. Bapak ini tidak suka lagu pop Indonesia, padahal lagu itu kesukaan saya. Dia minta ditukar saja dengan gending Jawa." "Tetapi saya tidak punya kaset gending Jawa," kata sopir "Saya punya. Saya tidak pernah meninggalkan kaset gending Jawa, setiap saya bepergian. Ini kaset lagu kesukaan saya. Gending Jawa." Para penumpang mendengarkan lagu itu. Tetapi beberapa saat saja kemudian, terdengar orang berteriak: "Bolehkah lagu itu ditukar?"


Nilai budaya yang terdapat dalam penggalan cerpen di atas adalah

a)

mencintai lagu pop

b)

naik kendaraan sambil mendengarkan musik

c)

mendengarkan musik bersama-sama

d)

mencintai lagu daerah

e)

mencintai lagu-lagu

27.

Cermati paragraf paragraf berikut untuk menjawab soal


Sementara itu Martini bersiap untuk mendengarkan dengan seksama penuturan ibunya. ”Tiga bulan lalu rumah yang dibuat suamimu atas biaya dari kamu sudah jadi. Letaknya di dusun sebelah sana. Namun, sejak itu pula kesengsem sama seorang wanita.


Wanita itu adalah tetangga barunya. Dua bulan lalu mereka menikah dan meninggalkan Andra bersama si Mbok. Tentu saja si Mbok marah besar kepadanya. Namum, apa daya, si Mbok hanyalah wanita yang sudah renta, sedang ayahmu sudah tiada, dan uang yang si Mbok pegang pun pas-pasan. Mau mengirim surat kepadamu si Mbok tidak bisa, kamu tahukan si Mbok buta huruf.


Mau minta tolong kepada siapa lagi, sedangkan kamu adalah anakku satu-satunya. Kamu tidak mempunyai saudara yang bisa si Mbok mintai tolong untuk mengirimkan surat kepadamu, sedangkan anakmu, Andra masih kelas 1 SD”. Mendengar penuturan ibunya, Martini langsung menangis, ia sedih, marah dan kalut. ”Mengapa si Mbok tidak melaporkannya ke Pak Kadus dan Pak Kades, dan beliau pun sudah berjanji untuk membantu si Mbok.


Namun, sampai saat ini si Mbok belum mendapatkan jawabannya. Sedangkan suamimu sendiri dan istri barunya, tampak tak peduli dengan suara-suara miring para tetangga. Dan untuk lapor ke KUA, si Mbok tidak berpikir sampai ke situ, maafkan si Mbok,” tambah ibunya dengan suara yang terdengar bergetar.


. Amanat yang terdapat dalam kutipan cerpen tersebut adalah ...

a)

Dengarkan nasihat yang baik dari orang-orang di sekitar kita, termasuk orang tua kita.

b)

Janganlah terlalu mengatur kehidupan dan perekonomian anak yang sudah berkeluarga

c)

Siapa pun tetap akan berdosa apabila melawan kepada suami, apalagi kepada orang tua.

d)

Seorang suami harus membiayai keluarga, setia terhadap istri, dan adil terhadap istrinya.

e)

Orang tua hendaklah mengarahkan sesuatu yang baik kepada anaknya, bukan yang buruk

28.

Cermati paragraf paragraf berikut untuk menjawab soal


Sementara itu Martini bersiap untuk mendengarkan dengan seksama penuturan ibunya. ”Tiga bulan lalu rumah yang dibuat suamimu atas biaya dari kamu sudah jadi. Letaknya di dusun sebelah sana. Namun, sejak itu pula kesengsem sama seorang wanita.


Wanita itu adalah tetangga barunya. Dua bulan lalu mereka menikah dan meninggalkan Andra bersama si Mbok. Tentu saja si Mbok marah besar kepadanya. Namum, apa daya, si Mbok hanyalah wanita yang sudah renta, sedang ayahmu sudah tiada, dan uang yang si Mbok pegang pun pas-pasan. Mau mengirim surat kepadamu si Mbok tidak bisa, kamu tahukan si Mbok buta huruf.


Mau minta tolong kepada siapa lagi, sedangkan kamu adalah anakku satu-satunya. Kamu tidak mempunyai saudara yang bisa si Mbok mintai tolong untuk mengirimkan surat kepadamu, sedangkan anakmu, Andra masih kelas 1 SD”. Mendengar penuturan ibunya, Martini langsung menangis, ia sedih, marah dan kalut. ”Mengapa si Mbok tidak melaporkannya ke Pak Kadus dan Pak Kades, dan beliau pun sudah berjanji untuk membantu si Mbok.


Namun, sampai saat ini si Mbok belum mendapatkan jawabannya. Sedangkan suamimu sendiri dan istri barunya, tampak tak peduli dengan suara-suara miring para tetangga. Dan untuk lapor ke KUA, si Mbok tidak berpikir sampai ke situ, maafkan si Mbok,” tambah ibunya dengan suara yang terdengar bergetar.


Cara pendeskripsian watak si Mbok seorang yang tidak berdaya adalah ….

a)

A. secara langsung

b)

B. dialog antartokoh

c)

pikiran-pikiran tokoh

d)

D. tanggapan tokoh lain

e)

E. lingkungan di sekitar tokoh

29.

Cermati paragraf paragraf berikut untuk menjawab soal


Sementara itu Martini bersiap untuk mendengarkan dengan seksama penuturan ibunya. ”Tiga bulan lalu rumah yang dibuat suamimu atas biaya dari kamu sudah jadi. Letaknya di dusun sebelah sana. Namun, sejak itu pula kesengsem sama seorang wanita.


Wanita itu adalah tetangga barunya. Dua bulan lalu mereka menikah dan meninggalkan Andra bersama si Mbok. Tentu saja si Mbok marah besar kepadanya. Namum, apa daya, si Mbok hanyalah wanita yang sudah renta, sedang ayahmu sudah tiada, dan uang yang si Mbok pegang pun pas-pasan. Mau mengirim surat kepadamu si Mbok tidak bisa, kamu tahukan si Mbok buta huruf.


Mau minta tolong kepada siapa lagi, sedangkan kamu adalah anakku satu-satunya. Kamu tidak mempunyai saudara yang bisa si Mbok mintai tolong untuk mengirimkan surat kepadamu, sedangkan anakmu, Andra masih kelas 1 SD”. Mendengar penuturan ibunya, Martini langsung menangis, ia sedih, marah dan kalut. ”Mengapa si Mbok tidak melaporkannya ke Pak Kadus dan Pak Kades, dan beliau pun sudah berjanji untuk membantu si Mbok.


Namun, sampai saat ini si Mbok belum mendapatkan jawabannya. Sedangkan suamimu sendiri dan istri barunya, tampak tak peduli dengan suara-suara miring para tetangga. Dan untuk lapor ke KUA, si Mbok tidak berpikir sampai ke situ, maafkan si Mbok,” tambah ibunya dengan suara yang terdengar bergetar.


Apa yang membuat Martini sedih terhadap suaminya?

a)

A. Martini merasa marah, kecewa, terhadap sikap suaminya.

b)

B. Rasa dendam Martini terhadap suaminya yang beristri lagi.

c)

C. Rasa jengkel Martini terhadap suaminya yang tidak pulang.

d)

D. Kemarahan suami Martini yang tidak terkendalikan.

e)

E. Perasaan sangat malu Matini atas tingkah laku suaminya.

30.

Cermati kutipan teks cerpen Berikut!

Tetapi, dari Lebaran ke Lebaran semakin banyak saja orang-orang yang datang ke tukang jahit itu. Cerita tentang jarum dan benang ajaib itu mungkin membuat banyak orang penasaran. Tapi barang kali pula karena dari Lebaran ke Lebaran memang semakin banyak orang yang kian tenggelam dalam kekecewaan. Mereka ingin menjahitkan kekecewaan mereka kepada tukang jahit itu. Mereka antre agar bisa menikmati kebahagiaan Lebaran. Dikutip dari: Agus Noor, “Tukang Jahit”dalam Cinta di Atas Perahu Cadik Cerpen Kompas Pilihan 2007

Kutipan teks tersebut merupakan struktur teks bagian ….

a)

A. abstrak

b)

B. orientasi

c)

C. komplikasi

d)

D. konflik

e)

E. resolusi

31.

Unsur pembangun cerpen dari dalam, antara lain sebagai berikut, kecuali ....

a)

tema

b)

amanat

c)

penokohan

d)

nilai kehidupan

32.

Unsur pembangun cerpen yang meliputi tempat, waktu, dan suasana yang tergambar dalam cerita disebut ....

a)

tokoh

b)

latar

c)

alur

d)

sudut pandang

33.

Struktur yang mengarah pada klimaks yang mulai mendapatkan pemecahan sehingga mulai tampak penyelesaian disebut ....

a)

komplikasi

b)

orientasi

c)

evaluasi

d)

koda

34.

... Sarjo mempersilakan Pak Sukardi beserta anak buahnya untuk masuk ke rumahnya melihat tanaman koleksi Sarjo sekaligus mampir untuk beristirahat. Pak Sukardi kaget melihat koleksi Sarjo. Ternyata Sarjo memiliki bonsai yang lebih banyak daripada koleksi di rumahnya.

"Mas, saya ingin membeli bonsai yang berpot besar itu!"

"Sudah Pak, ambil saja! Saya sudah sejak kecil mengumpulkan ini semua."

(Andi Dwi Handoko, "Bonsai")


Karakter tokoh Sarjo dalam kutipan teks tersebut adalah ....

a)

ramah, telaten, dermawan

b)

rajin, pemarah, teliti

c)

ceroboh, malas, kaya

d)

cermat, pelit, perhitungan

35.

Pengarang biasanya menyelipkan suatu pesan yang disampaikan melalui cerita yang ditulisnya yang disebut ....

a)

tema

b)

tokoh

c)

latar

d)

amanat

36.

Aku duduk sendirian di halte depan sekolah menunggu angkot yang akan mengantarku pulang. Kini aku harus membiasakan diri karena tak ada lagi mobil mewah dan sopir pribadi.

(Utami Panca Dewi, "Luka Hati Sabrina")


Latar tempat kutipan teks cerpen tersebut adalah ....

a)

halte depan sekolah

b)

terminal

c)

depan rumah

d)

di halte dekat rumah

37.

Ia sendiri tersenyum basah, mengenakan toga dan memegang ijazah kelulusan. Rambutnya telah dipotong pendek. Alangkah syahdunya subuh itu datang sementara suara sember masih saja terdengar dari tape recorder yang disetel penjual roti bakar.

(Resta Gunawan, "Dini Hari di Sudut Kampus")


Nilai yang menonjol dari kutipan teks tersebut adalah ....

a)

pendidikan

b)

budaya

c)

agama

d)

sosial

38.

Wanita dua puluh limaan, memakai gaun sutera hitam berkerah rendah, tas tangan merah, sepatu hak tinggi warna senada, jam tangan bermerek, serta memakai kacamata hitam turun dari kursi belakang. Lalu berjalan, diikuti pria tinggi besar yang memayunginya, menghampiri Sobri. Wanita itu membuka kacamatanya. Matanya merah, sembab. Kantung bawah matanya menghitam, cembung. Kontras sekali dengan kulit wajahnya yang putih bersih.

(Shofi Al Khansa, "Sampah Bertuah")


Gambaran tokoh wanita dideskripsikan melalui hal berikut, kecuali ....

a)

umur

b)

pakaian

c)

gerak geriknya

d)

perawakannya

39.

Cermati kutipan novel berikut dengan saksama!

.......

” Bangsat siapa kau”, Haji Basuni membentak dengan geramnya.Ia hendak mencengkeram aku.Setengah takut aku mundur dan menjawab.”Aku teman Umi dan Latifah.”Dan tiba-tiba benciku timbul terhadap haji itu.

” Tapi, aku larang kau dekati mereka, mengerti anak miskin?” Betapa tersinggungku mendengar kata-kata terakhir dari haji itu.Tapi aku tak berani dan tak bisa berbuat apa-apa selain kecut dan mendongkol.Sesudah haji itu meninggalkan aku dan baru saja aku melangkah, dari rumah Umi terdengar suara gaduh diiringi tangis perempuan, dan itu suara Umi.Ia melolong-lolong dalam sela bentak dan rotan.

Umi Kalsum, Jamil Suherman

Konflik yang terdapat pada kutipan novel tersebut adalah aku…

a)

Melarang anaknya berhubungan dengan laki-laki

b)

Dilarang berhubungan dengan anak Haji Basuni

c)

Geram dan tersinggung dengan ucapan Haji Basuni

d)

Meninggalkan rumah dengan marah-marah

e)

Mendengar Umi dihajar bapaknya

40.

Ia sendiri tersenyum basah, mengenakan toga dan memegang ijazah kelulusan. Rambutnya telah dipotong pendek. Alangkah syahdunya subuh itu datang sementara suara sember masih saja terdengar dari tape recorder yang disetel penjual roti bakar.

(Resta Gunawan, "Dini Hari di Sudut Kampus")

Nilai yang menonjol dari kutipan teks tersebut adalah ....

a)

pendidikan

b)

budaya

c)

agama

d)

sosial