Worksheets2023 PAS XII SEJARAH INDONESIA
Total questions: 42
Worksheet time: 2hrs 39mins
Name
Class
Date
1.
KELAS
a)
X
b)
XI.1
c)
XI.2
d)
XII IPA
e)
XII IPS
2.
TULISKAN NAMA ANDA
4 lines
3.
Pada awal kemerdekaan, Indonesia harus menghadapi ancaman disintegrasi yang berasal dari dalam dan luar negeri. Ancaman disintegrasi dari dalam negeri pada masa itu berupa ….
a)
dominasi kerajaan-kerajaan lokal
b)
dukungan rakyat bagj kemerdekaan
c)
agresi militer yang dijalankan Belanda
d)
serangan dan pasukan Sekutu dan NICA
e)
Konflik dan pergolakan di sejumlah daerah
4.
Disintegrasi yang terjadi pada masa Orde Lama sebetulnya kesulitan bersama bagi bangsa Indonesia dalam menata perpolitikan dan perekonomian nasional. Salah satu penyebabnya pada perbedaan ideologi berdasarkan uraian di atas pemberontakan pada masa itu yang terkait dengan ideologi adalah ….
a)
PRRI, PKI Madiun, dan RMS
b)
Andi Azis, PRRI, dan RMS
c)
PKI Madiun, DI/TII, dan G 30 S/PKI
d)
PKI Madiun, Permesta, dan G 30 S/PKI
e)
DI/TII, G 30 S/PKI, RMS
5.
Pemberontakan PKI di Madiun 1948 diawali dengan pembentukan Front Nasional. Pembentukan Front Nasional bertujuan untuk ….
a)
merekrut para tentara yang tesingkir oleh kebijakàn Moh. Hatta
b)
menolak segala perundingan antara pemenntah Indonesia dan Belanda
c)
membentuk partai oposisi bersama Front Demokrasi Rakyat
d)
mengajak rakyat Madiun untuk mendukung Soekarno—Hatta
e)
mengganti dasar negara Pancasila dengan kormunisme
6.
Selain berpusat di Jawá Barat, gerakan DI/TII menyebar ke sejumlah wilayah Indonesia yang ditunjukkan oleh angka …. [Pilih 3 Jawaban]
a)
1
b)
2
c)
3
d)
4
e)
5
7.
Usaha awal yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi Gerakan DI/TII Kartosuwiryo adalah ....
a)
pembersihan terhadap antek-antek Kartosuwiryo
b)
mengusahakan musyawarah dengan Kartosuwiryo
c)
menghukum Kartosuwiryo karena telah memberontak
d)
penyerangan terhadap Kartosuwiryo di wilayahnya
e)
operasi militer untuk menangkap Kartosuwiryo
8.
Pemberontakan PKI Madiun merupakan puncak ketidakpuasan salah seorang tokoh oposisi setelah jatuh dari Kabinet, ialah ....
a)
Amir Syarifudin
b)
Musso
c)
Alimin
d)
Aidit
e)
Tan Malaka
9.
Pemberontakan Angkatan Perang Ratu AdiI (APRA) bèrkaitan erat dengan pembentukan Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat (APRIS). Kebijakan yang kemudian mendorong pembentukan APRA adalah ....
a)
penetapan APRIS sebagai angkatan perang nasional
b)
penempatan TNI sebagai unsur utama dalam APRIS
c)
pemerintäh RIS ingin mempertahankan bentuk federal
d)
perkembangan kepercayaan rakyat tentang mitos Ratu Adil
e)
pembentukan tentara di negara federal disetujui pemerintah RIS
10.
Latar belakang terjadinya Pemberontakan Andi Azis adalah ....
a)
Tidak menyetujui Indonesia timur bergabung ke NKRI
b)
ketidakpuasan daerah terhadap alokasi biaya dan pembangunan dari pusat
c)
membentuk Negara Islam Indonesia bersama Kartosuwiryo
d)
menolak masuknya pasukan APRIS dari TNI ke Sulawesi Selatan
e)
mengganti ideologi negara menjadi ideologi komunisme
11.
Pada tanggal 5 April 1950 pemerintah mengirimkan pasukan TNI ke Makassar dengan tujuan ….
a)
membentuk pasukan bebas di bawah pimpinan Kapten Andi Azis
b)
menyingkirkan anggota KNIL yang berada di Makassar
c)
meredakan ketegangan akibat banyaknya demonstrasi
d)
membantu tugas KNIL dan Kapten Andi Azis
e)
menguasai wilayah Sulawesi Selatan
12.
Republik Maluku Selatan (RMS) merupakan pemberontakan yang dipimpin oleh Christian Robert Steven Soumokil. Pemberontakan tersebut dilatarbelakangi oleh ….
a)
penolakan Negara Indonesia Timur untuk bergabung menjadi bagian NKRI
b)
pembentukan Gubernur Sembilan Serangkai yang beranggotakan pasukan KNIL
c)
penolakan terhadap pembentukan Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat (APRIS)
d)
penyatuan KNIL dan TNI menjadi Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat (APRIS)
e)
pemecatan Christian Robert Steven Soumokil dari jabatan jaksa agung Negara Indonesia Timur (NIT)
13.
Keterangam yang terkait dengan pemberontakan PRRI ditunjukkan oleh hal berikut! [Pilih 3 Jawaban]
a)
Pemberontakan dilakukan dengan mengultimatum PKI agar membubarkan diri
b)
Dilatarbelakangi adanya kecemburuan pemerintah di daerah terhadap pemerintah pusat.
c)
Penumpasan pemberontakan dipimpin oleh KSAD Mayjend Ahmad Yani.
d)
Didukung oleh tokoh-tokoh sipil seperti Syafruddin Prawiranegara.
e)
Dideklarasikan oada 15 Februari 1958 oleh Letkol Ahmad Husein.
14.
Bijeenkomst voor Federal Overleg (BFO) dibentuk Belanda untuk memecah belah kesatuan Republik Indonesia. Dalam perkembangannya, strategi tersebut tidak berhasil. Fakta yang menandai ketidakberhasilan strategi tersebut adalah …
a)
pemerintah RI meminta BFO mengajukan Sultan Hamid II sebagai menteri pertahanan
b)
BFO menyatukan KNIL dan TNI dalam Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat
c)
rakyat di Negara-negara bagian menginginkan bergabung dengan Republik Indonesia
d)
BFO meminta Belanda menanamkan pengaruhnya di Negara-negara bagian
e)
BFO dan pemerintah RI menyelenggarakan KOnferensi Inter-Indonesia
15.
Pemberontakan Permesta berhasil diredam melalui salah satu kesepakatan dengan pemerintah RI pada 1960. Kesepakatan yang ingin dicapai dalam perlindungan tersebut adalah …
a)
Pasukan Permesta akan membantu TNI menumpas gerakan komunis.
b)
TNI membantu pasukan Permesta menjaga keamanan di Sulawesi.
c)
Pemerintah meningkatkan kesejahteraan pemimpin Permesta.
d)
Pasukan Permesta bersedia kembali bersatu dengan NKRI.
e)
Pemerintah menerapkan kebijakan otonomi daerah
16.
PRRI merupakan gerakan pemberontakan yang dideklarasikan di Sumatra barat pada 15 februari 1958. Terjadinya pemberontakan tersebut memantik kesadaran pemerintah pusat untuk ….
a)
menghindari kebijakan-kebijakan yang memberatkan pemerintah daerah
b)
memperhatikan aspirasi rakyat daerah dalam menyusun undang-undang
c)
memeratakan pembangunan di daerah-daerah
d)
mengurangi konflik antara pasukan TNI dan mantan anggota KNIL
e)
melibatkan pasukan di daerah dalam kegiatan pertahanan nasional
17.
Munculnya Dewan Banteng, Dewan Gajah, dan Dewan Garuda merupakan bentuk perlawanan dari daerah. Hal tersebut disebabkan oleh .....
a)
persaingan antara anggota ABRI di wilayah Sumatera
b)
perebutan jabatan militer di Sumatra Barat
c)
munculnya kelas-kelas dalam masyarakat di Sulawesi Selatan
d)
ketidakpuasan terhadap dana pembangunan dan pemerintahan pusat
e)
perebutan jabatan Kapolres di sebuah kabupaten di Sulawesi Selatan
18.
Sejak pembentukannya, BFO terpecah menjadi dua kubu. Salah satu kubu tersebut memilih bekerja sama dengan Republik Indonesia. Dalam perkembangannya, kubu ini berupaya membentuk Negara Indonesia Serikat yang dipelopori oleh tokoh pada angka …. [Pilih 3 Jawaban]
a)
Sultan Hamid II
b)
Anak Agung Gde Agung
c)
dr. T. Mansur
d)
R.T. Adil Puradireja
e)
R.T. Djumhana
19.
Tokoh pahlawan perempuan yang berasal dari Sulawesi terkenal dengan kalimat "Selama saya masih mengucapkan kalimat Syahadat, selama itu saya tidak akan keluar dari organisasi Partai Sarekat Islam Indonesia. Apa yang saya lakukan di mana-mana selama ini hanyalah perintah Tuhan, Amar Ma'ruf Nahi Munkar.”
Ia merupakan Opu Daeng Risadju yang diusia senjanya masih berjuang melawan kolonialisme Belanda, bentuk aksi dari Opu Daeng Risadju antara lain sebagai berikut:
(jPilih 2 Jawaban)
a)
Dianggap membahayakan pemerintah Kolonial Belanda karena kegiatan dari Partainya mampu mempengaruhi rakyat Sulawesi untuk melakukan perlawanan terhadap Belanda
b)
Memimpin dan Mendirikan Partai Syarekat Islam Indonesia di Sulawesi Barat
c)
Menjadi sasaran tangkap Netherlands-Indies Civil Administration
d)
Menanamkan semangat juang melalui perluasan Partai Syarikat Islam Indonesia di Sulawesi Selatan
e)
Mendirikan partai sendiri setelah lepas dari tahanan Belanda
20.
Perjuangan Papua merdeka selain melalui jalur perlawanan fisik juga melalui jalur diplomasi, salah satunya seperti yang dilakukan oleh Partai Indonesia Merdeka (PIM) yang diketuai oleh ....
a)
Frans Kaisiepo
b)
Marthen Indey
c)
Silas Papare
d)
Opo Daeng Risaju
e)
Daeng Moluko
21.
Salah satu isi amanat Sultan Hamengkubuwono IX yang dibacakan pasca Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 5 September 1945 adalah ....
a)
Ngayogyakarta yang menentang kerajaan Republik Indonesia
b)
segala kekuasaan dalam dan luar negeri Yogyakarta berada ditangan Hamengkubuwono IX
c)
Sultan Hamengkubuwono IX menyatakan tunduk di bawah pemerintahan RepubliK Indonesia dan menyerahkan semua wilayahnya
d)
hubungan antara Ngayogyakarta dengan Republik Indonesia adalah bersifat tidak langsung
e)
segala kekuasaan dalam negeri Ngayogyakarta berada di tangan Hamengkubuwono IX
22.
Peran Frans Kaisiepo dalam mempertahankan Papua menjadi wilayah RI adalah ....
a)
membentuk Komite Indonesia Merdeka
b)
mempopulerkan lagu indonesia Raya di Papua
c)
menyerahkan seluruh kekayaannya untuk perjuangan bangsa
d)
melepas gelar kebangsawanan untuk berjuang bagi Indonesia
e)
menciptakan karya seni yang bertemakan perjuangan bangsa indonesia
23.
Faktor pendorong terwujudnya integrasi nasional Indonesia adalah .....
a)
Masih adanya etnosentrisme
b)
Keinginan hidup aman dan nyaman
c)
Sikap atau pandangan yang berpangkal pada masyarakat dan kebudayaan sendiri
d)
Perasaan senasib dan tujuan yang sama
e)
Persamaan pandangan tentang kehidupan bernegara
24.
Salah satu aspek yang menggambarkan kehidupan politik pada masa Demokrasi Liberal adalah …
a)
UUD 1945 menjadi sumber hukum tertinggi di Republik Indonesia.
b)
Partai-partai politik yang ada mengusung ideologi berbeda-beda.
c)
Pemerintah membatasi ketat seluruh aktivitas partai politik.
d)
Presiden Soekarno memiliki peran besar dalam mengendalikan kehidupan politik.
e)
Dekret Presiden merupakan landasan politik yang harus ditaati oleh komponen pemerintahan.
25.
Perdana Menteri Moh. Natsir ingin mengakomodasi seluruh partai politik dalam kabinet. Pada perkembangannya, Moh. Natsir tidak mengakomodasi kedudukan PNI dalam kabinetnya karena …
a)
Pengaruh Presiden Soekarno dalam kepengurusan PNI masih terlalu kuat.
b)
PNI memiliki ideologi politik yang berbeda dengan Moh. Natsir.
c)
PNI mendukung mosi tidak percaya terhadap Kabinet Natsir.
d)
Terjadi perebutan kursi antara PNI dan Masyumi di dalam kabinet.
e)
Moh. Natsir dan PNI tidak menemui kesepakatan dalam pembagian kursi menteri.
26.
Penandatangan Mutual Security Act (MSA) oleh Ahmad Soerbardjo pada masa kabinet Sukiman dianggap sebagai penyimpangan karena …
a)
Penandatangan MSA tidak dikonsultasikan dengan parlemen.
b)
MSA tidak menguntungkan bagi politik luar negeri Indonesia.
c)
Indonesia harus menyetujui seluruh kebijakan luar negeri pemerintahan Amerika Serikat.
d)
MSA dikhawatirkan mengganggu kedaulatan Indonesia.
e)
MSA dianggap menyimpang dari prinsip politik luar negeri bebas aktif.
27.
Perhatikan tabel di bawah ini
a)
A1), A2), dan B1)
b)
A1), A3), dan B2)
c)
A1), A2), dan B3)
d)
A2), A3), dan B2)
e)
A2), A3), dan B3)
28.
Langkah penting Kabinet Djuanda untuk menyelesaikan berbagai pergolakan di daerah dilakukan dengan cara …
a)
Menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) untuk membahas berbagai permasalahan.
b)
Membangun berbagai infrastruktur untuk memudahkan mobilitas pembangunan.
c)
Membangun Angkatan Perang yang kuat untuk meredam berbagai pergolakan.
d)
Meningkatkan anggaran untuk menyelesaikan pembangunan di berbagai daerah.
e)
Meminta kepada parlemen untuk memberikan saran-saran kepada kabinet.
29.
Maklumat Wakil Presiden tanggal 3 November 1945 menandai berlakunya sistem multipartai. Kebijakan multipartai bertujuan untuk …
a)
Menegaskan sistem demokrasi Pancasila yang sesungguhnya.
b)
Membendung sistem partai tunggal yang dicetuskan Soekarno.
c)
Mengakomodasi seluruh kepentingan partai politik dalam parlemen.
d)
Memperkuat sistem Demokrasi Liberal yang diterapkan sejak 1950.
e)
Memudahkan dalam mengukur kekuatan perjuangan bangsa Indonesia.
30.
Pemilu pertama di Indonesia dilaksanakan pada 1955. Tiga partai politik yang menduduki peringkat teratas dalam pemilu 1955 secara berurutan yaitu …
a)
Masyumi, PSII dan PNI.
b)
PNI, Masyumi, dan NU.
c)
PNI, NU, dan Masyumi.
d)
PNI, PKI, dan Murba.
e)
PNI, PKI, dan PSII.
31.
Masa Demokrasi Parlementer sering diwarnai dengan pergantian kabinet. Agar bertahan lama, sebuah kabinet pada masa Demokrasi Parlementer harus . . . .
a)
mendukung UUD 1945 sebagai konstitusi negara Indonesia
b)
dipilih langsung oleh rakyat melalui pemilihan umum
c)
melakukan koordinasi dengan presiden dan parlemen
d)
mendapat dukungan dari mayoritas anggota parlemen
e)
berasal dari partai yang sama dengan Presiden Soekarno
32.
perdebatan berlarut-larut yang terjadi dalam sidang Konstituante saat menyusun undang-undang dasar disebabkan oleh . . . .
a)
anggota Konstituante berasal dari berbagai partai
b)
penetapan dasar negara yang selalu mengalami kegagalan
c)
anggota Konstituante yang didominasi unsur PNI dan Masyumi
d)
keanekaragaman asal daerah anggota Konstituante
e)
golongan Islam menghendaki Piagam Jakarta dimasukkan ke UUD
33.
Beberapa peristiwa yang mengguncang perekonomian Indonesia pada awal kemerdekaan ditunjukkan oleh pilihan berikut. Silakan pilih 3 jawaban.
a)
Mata uang rupiah tidak berlaku.
b)
Inflasi yang tidak terkendali (hiperinflasi).
c)
Aktivitas impor yang lebih besar daripada ekspor.
d)
Blokade ekonomi yang dilakukan Belanda.
e)
Kekosongan kas negara.
34.
Kebijakan pemerintah Indonesia yang menasionalisasi perusahaan milik Belanda pada 1957dilatarbelakangi oleh . . . .
a)
Belanda dianggap ingkar janji karena tidak menyerahkan kembali Irian Barat kepada Indonesia
b)
perusahaan Belanda di Indonesia memiliki nilai jual dan aset yang cukup tinggi
c)
desakan dari Presiden Soekarno untuk menerapkan sistem ekonomi nasional
d)
Belanda tidak bersedia memberikan bantuan ekonomi terhadap Indonesia
e)
Belanda memiliki utang yang tidak dapat dibayar kepada pemerintah Indonesia
35.
Seluruh usulan Indonesia dalam perundingan Finek pada 7 Januari 1956 ditolak Belanda. Kondisi tersebut menyebabkan …
a)
Indonesia belum berhasil keluar dari krisis ekonomi berkepanjangan.
b)
Soemitro Djojohadikusumo mencetuskan program ekonomi Gerakan Benteng.
c)
Pemerintah Indonesia secara sepihak membubarkan Uni Indonesia-Belanda
d)
Pemerintah Indonesia menasionalisasi seluruh perusahaan Belanda di Indonesia
e)
PBB mengadakan perundingan ulang untuk menyelesaikan permasalahan Hindia-Belanda
36.
Perhatikan keterangan berikut!
1) Dicetuskan oleh Soemitro Djojohadikusumo pada April 1950.
2) Inti kebijakan ini adalah memberikan bantuan kepada kalangan pengusaha pribumi agar mereka ikut berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi nasional.
Uraian di atas merupakan salah satu kebijakan ekonomi pada masa Demokrasi Liberal yaitu …
a)
Repelita
b)
Dana Revolusi
c)
Gunting Syafruddin
d)
Gerakan Benteng
e)
Sistem ekonomi Ali-Baba
37.
Isi Dekret Presiden 5 Juli 1959 ditunjukkan oleh pilihan berikut!
1) Pembubaran Konstituante.
2) Pengesahan Konstitusi RIS.
3) Pemberlakuan kembali UUD 1945.
4) Pembentukan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara.
5) Penerapan kembali sistem Demokrasi Pancasila.
a)
1), 2), dan 3)
b)
1), 3), dan 4)
c)
2), 3), dan 4)
d)
2), 4), dan 5)
e)
3), 4), dan 5)
38.
Keterlibatan Ali Sastroamidjojo dalam momentum di bawah ini menandakan bahwa ...
a)
Konferensi Asia Afrika direncanakan oleh Ali Sastroamidjojo.
b)
Bangsa Indonesia ingin menerapkan politik luar negeri bebas aktif.
c)
Ali Sastroamidjojo menaruh perhatian besar terhadap peristiwa internasional
d)
Kebijakan luar negeri Ali Sastroamidjojo I dilakukan secara cermat
e)
Ali Sastroamidjojo ingin menunjukkan peran aktif Indonesia dalam kancah internasional
39.
Keberhasilan Kabinet Burhanuddin Harahap saat menjadi perdana menteri cukup berdampak besar bagi kehidupan politik di Indonesia. Keberhasilan itu adalah ... .
a)
Mengembalikan wilayah Irian Barat dari kekuasaan Belanda
b)
membatalkan kesepakatan dalam KMB yang merugikan bangsa Indonesia
c)
menyelenggarakan pemilu untuk memilih anggota parlemen dan kosntituante
d)
melunasi utang kepada Belanda yang menumpuk sejak masa kolonial.
e)
membentuk konstituante yang bertugas merumuskan undang-undang dasar baru
40.
Perhatikan uraian berikut!
“Menurut Moh. Hatta, sistem multipartai bertujuan memudahkan dalam mengukur kekuatan perjuangan dan memudahkan dalam meminta pertanggungjawaban kepada pemimpin-pemimpin barisan. Kenyataannya, partai-partai tersebut cenderung memperjuangkan kepentingan golongan dibandingkan kepentingan nasional.”
Kesimpulan yang dapat dipetik dari uraian di atas adalah ....
a)
pemikiran poltik Moh. Hatta berbeda dengan Soekarno
b)
sistem multipartai dapat menghindarkan Indonesai dari perpecahan
c)
kekuatan perjuangan bangsa Indonesia dapat diakomodasi dalam sistem multipartai
d)
kepentingan golongan dari setiap partai dapat mengganggu sistem demokrasi
e)
sistem mulitpartai yang diterapkan pada masa Demokrasi Liiberal mengalami kegagalan
41.
Perhatikan tabel berikut!
Jawaban yang tepat untuk mengisi tokoh pada kotak “X” adalah ....
a)
Djuanda
b)
Moh. Hatta
c)
Muh. Yamin
d)
Iskaq Tjokroadisoeryo
e)
Ali Sastroamidjojo
42.
Aktivitas ekspor Indonesia pada masa Demokrasi Liberal masih di bawah standar Internasional. Pernayataan ini beralasan karena ....
a)
negara tujuan ekspor masih dalam lingkup wilayah Asia Tenggara
b)
Indonesia masih menggunakan mata uang Belanda dalam kegiatan ekspor
c)
kegiatan ekspor Indonesia masih dilakukan melalui pelabuhan Singapura
d)
kegiatan eskpor yang masih bergantung pada beberapa jenis hasil perkebunan
e)
kegiatan ekspor masih dilakukan secara sembunyi-sembunyi agar tidak diketahui Belanda
100 %
