wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal UKOM 2024

Total questions: 60

Worksheet time: 3600secs

Name
Class
Date
1.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan indeks eritrosit pada sampel darah pasien dewasa. ATLM menggunakan alat otomatis dalam pemeriksaan tersebut dan menunjukkan adanya hasil Mean Corpuscular Volume (MCV) 85 fL.Rumus untuk menghitung nilai indeks tersebut adalah ? 


a)

Nilai Hematokrit (%) x10 Jumlah eritrosit (juta/uL)

b)

Nilai Hemoglobin (g/dL) x10 Jumlah eritrosit (juta/ uL) 


c)

Nilai Hematokrit (%) x10 Jumlah eritrosit (juta/dL)

2.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan hitung jumlah trombosit secara langsung menggunakan metode Rees Ecker. Pada metode rees ecker larutan pengencer yang digunakan adalah BCB (Brilliant Cresyl Blue). Sehingga darah yang diencerkan menggunakan BCB akan memberikan warna pada sel trombosit.Apakah warna dari sel trombosit yang akan tampak pada kamar hitung di bawah mikroskop ? 


a)

Sel trombosit akan tampak bening


b)

Sel trombosit akan tampak terang keunguan

c)

Sel trombosit akan tampak terang kebiruan


3.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan hitung jumlah eritrosit secara manual menggunakan pipet thoma eritrosit dan kamar hitung improved neubauer dan larutan hayem sebagai pengencer. Larutan pengencer eritrosit tersusun atas berbagai macam garam yang dilarutkan ke dalam aquades untuk menghasilkan larutan isotonis.Apakah tujuan dari larutan isotonis tersebut ? 


a)

Melisiskan sel selain eritrosit


b)

Melisiskan sel selain trombosit


c)

Melisiskan sel selain leukosit


4.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan hitung jumlah leukosit secara manual menggunakan metode bilik hitung (hemositometer) dan larutan turk sebagai pengencer. Dalam larutan turk terdapat 2 zat kimia yaitu asam asetat glasial dan gentian violet.Apakah tujuan dari zat kimia asam asetat glasial ?

a)

Melisiskan sel selain eritrosit

b)

Melisiskan sel selain leukosit

c)

Melisiskan sel selain trombosit

5.

Seorang laki-laki datang dengan ke laboratorium untuk melakukan pemeriksaan LED atas rujukan dokter. ATLM melakukan pengambilan darah vena pasien lalu dilanjutkan dengan pemeriksaan sampel. ATLM menggunakan sampel darah vena sebanyak 2,0 ml dan Natrium sitrat 3,8 % sebanyak 1 ml dengan perbandingan darah dan antikoagulan yaitu 4 : 1.Bagaimana hasil pemeriksaan LED yang akan didapatkan oleh ATLM tersebut ?

a)

Hasil pemeriksaan LED akan menurun

b)

Hasil pemeriksaan LED akan normal

c)

Hasil pemeriksaan LED akan meningkat

6.

Seorang ATLM sedang melakukan pemeriksaan Hb metode Sahli. Pemeriksaan ini dilakukan dengan cara memasukkan darah vena EDTA ke dalam tabung Sahli yang telah berisikan HCl 0,1 N sampai tanda batas 2 gr%. Kemudian sampel darah vena akan dipipet menggunakan pipet Sahli.Berapa jumlah sampel darah yang dibutuhkan pada pemeriksaan tersebut?

a)

20 µl

b)

0,20 µl

c)

2 µl

7.

Seorang wanita berusia 35 tahun datang ke laboratorium untuk melakukan pemeriksaan hematokrit atas rujukan dokter. ATLM melakukan pengambilan darah kapiler pada pasien dan mengerjakan pemeriksaan. Pengerjaan dilakukan dengan metode mikro karena centrifuge besar tidak dapat berfungsi dengan baik.Alat apakah yang dibutuhkan untuk melakukan pemeriksaan tersebut ?

a)

Tabung westergreen

b)

Tabung kapiler heparin

c)

Tabung kapiler plain

8.

Seorang perawat datang ke laboratorium mengantarkan spesimen darah pasien untuk pemeriksaan hemostasis. Spesimen darah yang diberikan menggunakan tabung vacutainer tutup biru dengan volume 1 ml. Dalam melakukan pemeriksaan hemostasis, ATLM harus menggunakan volume spsimen darah yang tepat sesuai dengan volume tabung vautainer karena perbandingan antikoagulan dengan spesimen darah adalah 1 : 9.Apa sikap profesionalisme yang paling tepat untuk kasus tersebut? 


a)

Meminta perawat untuk bersabar

b)

Menolak spesimen karena tidak sesuai SOP

c)

Melakukan pemeriksaan segera

9.

Seorang ATLM akan melakukan pemeriksaan hitung jenis leukosit atas permintaan dokter. Pada saat pemeriksaan mikroskopis ditemukan sel leukosit yang memiliki granula yang kasar berwarna biru,sitoplasma rose dengan inti poiform dan berdiameter 4µ . Sel ini berperan penting dalam menghasilkan reaksi peradangan untuk melawan infeksi. Apakah jenis sel leukosit yang sesuai dengan gambaran sel tersebut?

a)

Basofil

b)

Eosinofil

c)

Neutrofil

10.

Seorang ATLM di Laboratorium Puskesmas akan melakukan pemeriksaan Hitung Jumlah sel Leukosit,Eritrosit dan Trombosit menggunakan kamar hitung, dimana perhitungan jumlah sel menggunakan koreksi volume dan koreksi pengenceran. Alat apakah yang digunakan pada pemeriksaan tersebut diatas ………

a)

Spignomanometer

b)

Spektroforometer

c)

Hemositometer

11.

Seorang ATLM sedang melakukan pemeriksaan hitung jenis leukosit dengan pengecatan Giemsa. Pada saat pengamatan secara mikroskopis, ATLM melihat beberapa badan inklusi di dalam leukosit.  Badan inklusi apa yang mungkin tampak pada kasus tersebut?

a)

Dohle bodies

b)

Heinz Body

c)

Howell-jolly bodies

12.

Seorang ATLM membuat sediaan hapusan darah tepi untuk pemeriksaan hitung jenis leukosit. Pewarnaan yang digunakan adalah Giemsa yang biasa digunakan untuk pewarnaan hapusan darah rutin. Berikut adalah tahapan pembuatan hapusan darah tepi: Setelah dibuat hapusan darah, Tunggu hapusan mengering Lakukan fiksasi. Lakukan pewarnaan dengan giemsa Reagensia apa yang digunakan pada tahapan ketiga pada kasus tersebut?

a)

Methanol Absolut

b)

Metil Etanol

c)

Larutan bouins

13.

Seorang ATLM ingin mengetahui nilai indeks eritrosit seorang pasien dengan alat pemeriksaan manual dan semi otomatis. Parameter hemoglobin merupakan salah satu unsur untuk dapat melakukan perhitungan nilai indeks eritrosit yaitu Mean Corpuscular Hemoglobin (MCH) dan Mean Corpuscular Haemoglobin Concentration (MCHC). Metode apakah yang disarankan untuk melakukan pemeriksaan parameter tersebut?

a)

Metode Tallquist

b)

Metode Falling Drop

c)

Metode Cyanmethemoglobin

14.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan darah lengkap. Hasil pemeriksaan darah lengkap pasien menggunakan alat otomatis menunjukkan adanya hasil  Mean Corpuscular Volume (MCV) 110 fL dan Mean Corpuscular Hemoglobin (MCH) 29 pg. Bagaimana karakteristik eritrosit berdasarkan kasus tersebut?

a)

Normokromik mikrositik

b)

Normokromik makrositik

c)

Hipokromik makrositik

15.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan perhitungan nilai Mean Corpuscular Haemoglobin Concentration (MCHC). Pemeriksaan Darah Lengkap pasien menunjukkan hasil Hemoglobin 12 g/dL, eritrosit 5 juta/uL, hematokrit

36%, MCH 28 pg. Berapa nilai indeks eritrosit (g/dL) pasien pada kasus tersebut?


a)

24

b)

42

c)

33

16.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan Laju Endap Darah (LED). Prosedur dilakukan dengan memasukkan darah EDTA hingga angka 0 pada tabung wintrobe. Selanjutnya, tabung dibiarkan secara tegak lurus selama 60 menit. Hasil dibaca dengan cara melihat salah satu tinggi skala lapisan plasma. Bagaimana cara membaca tinggi lapisan plasma sesuai tabung pada kasus tersebut?

a)

Dengan melihat tinggi plasma berdasarkan skala 0 dari atas

b)

Menggunakan perbandingan antara skala bawah dan atas

c)

Mencari rata-rata tinggi antara skala atas dan bawah

17.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan darah lengkap. Hasil darah lengkap seorang pasien menunjukkan jumlah trombosit di bawah normal. Selanjutnya ATLM tersebut melakukan pemeriksaan konfirmasi dengan menggunakan pengamatan mikroskopis hapusan darah tepi.  Bagaimana karakteristik sel yang seharusnya diamati pada mikroskop tersebut?

a)

Adanya inti sel

b)

Granula halus merah keunguan

c)

Merupakan sel agranulosit

18.

Seorang ATLM sedang melakukan pemeriksaan hitung jumlah sel dengan menggunakan Improved Neubauer. Reagen yang digunakan untuk pengenceran adalah rees ecker. Setelah selesai dilakukan prosedur pengenceran perhitungan sel dilakukan dibawah mikroskop. Sel apakah yang akan terlihat pada mikroskop jika menggunakan reagen tersebut?


a)

Eritrosit saja

b)

Trombosit dan leukosit

c)

Trombosit dan eritrosit

19.

Seorang ATLM butuh melakukan pemeriksaan konfirmasi dengan hitung jumlah trombosit. Pertama dibuat hapusan darah tepi, langkah selanjutnya setelah hapusan darah kering adalah segera melakukan fiksasi sebelum dilakukan pengecatan dengan giemsa. Apakah yang akan terjadi jika hal tersebut terlambat dilakukan oleh ATLM?


a)

Trombosit hancur

b)

Perubahan morfologi sel

c)

Perubahan warna sediaan

20.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan hitung jumlah trombosit dengan menggunakan Improved Neubauer. Pada saat menghitung ATLM menggunakan pengenceran 100x dan menggunakan 12,5 kamar bagian tengah. Hasil perhitungan didapatkan 170 sel.  Berapakah jumlah sel (sel/ mm3)yang dapat dilaporkan oleh ATLM berdasarkan kasus tersebut ?


a)

380.000

b)

680.000

c)

340.000

21.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan hitung jumlah eritrosit. Setelah menyiapkan alat dan bahan berupa mikroskop, hemositometer, mikropipet dan tabung untuk pengenceran. ATLM bermaksud untuk melakukan pengenceran dengan larutan hayeem sebanyak 200x hingga volume 0,4 mL. Berapakah uL volume darah yang harus dihisap oleh ATLM berdasarkan kasus tersebut?

a)

2

b)

199

c)

20

22.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan hitung jumlah eritrosit sebagai konfirmasi dari hasil pemeriksaan hematology analyzer. Pemeriksaan dilakukan dengan melakukan pengenceran darah sebanyak 200x dan dihitung pada 5 kamar bagian tengah. Sel yang ditemukan yaitu 

460 sel. Berapakah jumlah sel (sel/mm3) yang dapat dilaporkan oleh ATLM berdasarkan kasus tersebut?


a)

92.000

b)

4.600.000

c)

920.000

23.

Seorang pasien remaja dirujuk oleh dokter untuk melakukan pemeriksaan darah lengkap. Saat akan diambil darahnya oleh ATLM yang bertugas, pasien terlihat pucat, lemas dan berkeringat dingin karena takut melihat jarum. Bagaimana sikap professional seorang ATLM berdasarkan kasus tersebut?

a)

Meminta perawat untuk melakukan flebotomi

b)

Menunggu pasien tenang dan siap untuk diambil darahnya


c)

Meminta pasien untuk menutup mata saat pengambilan darah

24.

Seorang ATLM mendapat permintaan pemeriksaan kadar simpanan besi tubuh dan darah lengkap dari dokter pada seorang pasien remaja putri yang sering mengeluh dada berdebar-debar serta pusing bila berdiri lama. Dokter menyarankan melakukan pemeriksaan kadar simpanan besi tubuh dan darah lengkap karena pada remaja putri sering terjadi anemia defisiensi besi.  Bagaimanakah karakteristik eritrosit pada kasus tersebut?

a)

Hipokromik mikrositik

b)

Normokromik makrositik

c)

Hipolromik makrositik

25.

Seorang ATL di puskesmas harus melakukan prosedur pemeriksaan perhitungan sel leukosit segera. Pada saat akan melakukan prosedur pemeriksaan diketahui ternyata reagen turk yang biasa digunakan untuk pengenceran sudah kadarluarsa dan tidak ada lagi stoknya di laboratorium. Apakah yang harus dilakukan oleh ATLM berdasarkan kasus tersbut?

a)

Menggunakan larutan turk yang kadarluarsa

b)

Melakukan perhitungan tanpa pengenceran

c)

Mengganti dengan asam asetat glasial yang ada

26.

Seorang ATLM melakukan prosedur pemeriksaan perhitungan sel leukosit. Hasil perhitungan didapatkan jumlah sel pada 4 kamar besar yaitu 187 sel dengan pergenceran yang digunakan adalah 10x.  Berapakah jumlah sel (sel/mm3) yang dapat dilaporkan oleh ATLM berdasarkan kasus tersebut?

a)

467

b)

9.350

c)

4.675

27.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan hitung jumlah leukosit. Setelah menyiapkan alat dan bahan berupa mikroskop, hemositometer, mikropipet dan tabung untuk pengenceran. ATLM melakukan penghisapan darah sebanyak

50 uL, dan bermaksud untuk melakukan pengenceran dengan larutan turk sebanyak 20x hingga volume 1 mL. Berapakah uL volume larutan turk yang harus dihisap oleh ATLM berdasarkan kasus tersebut ?


a)

950

b)

990

c)

995

28.

Pada suatu kegiatan skrining anemia pada remaja perempuan di beberapa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dilakukan pemeriksaan hemoglobin. Seorang ATLM dituntut untuk melakukan pemeriksaan yang melibatkan alat yang portabel serta membutuhkan sampel darah yang sedikit. Metode apakah yang dapat diterapkan oleh

ATLM pada kasus tersebut?


a)

Metode Point of Care Testing

b)

Metode Cyanmethemoglobin

c)

Metode Falling Drop

29.

Seorang ATLM akan melakukan pengambilan sampel darah vena pada pasien perempuan berusia 25 tahun. Saat akan proses pengambilan darah pasien terlihat pucat dan berkeringat dingin, setelah dikonfirmasi ternyata pasien memiliki ketakutan pada jarum dan darah.  Apa sikap profesionalisme ATLM pada kasus tersebut?

a)

Langsung melakukan flebotomi vena tanpa melakukan konfirmasi pemeriksaan

b)

Berkomunikasi dengan pasien dengan suara jelas dibantu gerakan tubuh

c)

Memanggil pendamping pasien untuk melakukan komunikasi

30.

Seorang ATLM akan melakukan pengambilan sampel darah vena pada pasien perempuan berusia 25 tahun. Saat akan proses pengambilan darah pasien terlihat pucat dan berkeringat dingin, setelah dikonfirmasi ternyata pasien memiliki ketakutan pada jarum dan darah. Apa sikap profesionalisme ATLM pada kasus tersebut?

a)

Menunggu pasien untuk tenang dan didampingi kerabatnya

b)

Meminta pasien untuk mengatur nafas dan segera tenang

c)

Menginfokan kepada pasien untuk menutup mata

31.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan HCT terhadap sampel darah perempuan dengan diagnosis anemia. ATLM melakukan pengambilan darah kapiler dan selanjutnya dilakukan pemeriksaan metode mikro. Pembacaan hasil menggunakan skala mikrohematokrit didapatkan hasil 24%. Lapisan apakah yang diukur pada skala tersebut?

a)

Trombosit

b)

Buffy coat

c)

Eritrosit

32.

Seorang perempuan berumur 26 tahun datang ke laboratorium melakukan pemeriksaan LED. Pemeriksaan LED di laboratorium tersebut dilakukan dengan metode Westergren. ATLM menyiapkan alat dan reagen yang diperlukan, dan segera melakukan pengambilan darah. Antikoagulan apakah yang diperlukan oleh ATLM pada kasus tersebut?

a)

Natrium Fluorida

b)

Natrium citrat

c)

Natrium Oksalat

33.

Seorang ATLM sedang melakukan suatu pemeriksaan masa pembekuan. Pemeriksaan dilakukan dengan menyiapkan 4 buah tabung, spuit, stop watch, kapas, alkohol 70 % dan tourniquet. ATLM mengambil darah pasien sebanyak 4 ml, selanjutnya dimasukkan ke dalam masing-masing tabung sebanyak 1 ml. Hasil pembacaan dilaporkan dalam satuan menit. Apakah metode yang digunakan oleh ATLM pada pemeriksaan tersebut?

a)

Objek glass

b)

Tabung kapiler

c)

Lee and White

34.

Seorang ATLM sedang melakukan pemeriksaan LED. Pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan sampel darah EDTA. ATLM mencampurkan sampel darah EDTA dengan suatu larutan pengencer dalam pipet Westergren dengan perbandingan 4:1. Larutan pengencer apakah yang digunakan oleh ATLM tersebut?

a)

Larutan Natrium sitrat 3,8%

b)

Larutan Natrium klorida 0,9%

c)

Larutan buffer

35.

Seorang ATLM akan melakukan pemeriksaan jumlah sel leukosit. Pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan kamar Hitung Improved neubauer. Setelah pengambilan darah, alat dan reagen yang digunakan segera disiapkan. reagen apakah yang digunakan pada pemeriksaan tersebut?

a)

Turk

b)

Hayem

c)

Gentian violet

36.

Seorang ATLM sedang melakukan pemeriksaan hitung jenis leukosit. ATLM membuat preparasi sediaan apus, selanjutnya di cat dengan pewarnaan giemsa. Pada saat pembacaan di mikroskop ditemukan sel lekosit dengan mononuklear, tanpa granulosit, kromatin inti memadat, siplasma biru muda. Sel apakah yang dimaksud pada kasus tersebut?hemat

a)

Limfosit

b)

Eosinofil

c)

Monosit

37.

Seorang perempuan berumur 45 tahun datang ke laboratorium dengan membawa surat pengantar dari dokter untuk melakukan pemeriksaan Masa Perdarahan (Bleeding Time). ATLM di laboratorium tersebut melakukan pemeriksaan Bleeding Time dengan metode Ivy. Alat dan bahan yang diperlukan sudah disiapkan, selanjutnya dilakukan pengambilan sampel darah. Dimanakah tempat pengambilan darah yang tepat untuk pemeriksaan pada kasus tersebut?

a)

Arteri radialis

b)

Vena mediana cubiti

c)

Volar lengan bawah

38.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan laboratoriumterhadap sampel darah remaja wanita berusia 20 tahun,diperoleh nilai HCT tinggi, hemoglobin tinggi, jumlah eritrosit normal, ukuran eritrosit membesar bila dilihat pada preparat darah apus. Bagaimana gambaran parameter laboratorium yang sesuai pada kasus tersebut ?

a)

MCH Meningkat

b)

MCHC meingkat

c)

MCH menurun

39.

Seorang pasien rawat inap perempuan berumur 16 tahun didiagnosis leukemia oleh dokter. Untuk memastikan diagnosis, dokter memintakan pemeriksaan hapusan darah tepi. ATLMsegera mengambil darah dan membuat apusan darah tepi. Pada pemeriksaan sediaan hapusan darah banyak dijumpai sel-sel muda dan jumlah leukositnya meningkat.  Apakah pengecatan yang paling baik digunakan pada preparat darah apus tersebut?

a)

Lepehne

b)

Wright

c)

Giemsa

40.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan hapusan darah tepi pada pasien tdengan gangguan pencernaan. Hassil pembacaan sediaan hapus darah ditemukan berbagai macam kelainan morfologi sel eritrosit. Apakah istilah eritrosit tersebut?

a)

Polikromasi

b)

poikilositosis

c)

Anisositosis

41.

Kasus (vignette) Seorang ATLM di Puskesmas melakukan pemeriksaan Hemoglobin dari sampel darah pasien penderita penyakit paru menahun dengan menggunakan alat hematology analyzer. Hasil pemeriksaan menunjukkan peningkatan. Pertanyaan soal: Larutan apa yang digunakan dalam alat hematology analyser tersebut? Pilihan Jawaban : Kalium bikromat Kalium kromat Kalium sianida Kalium feri sianida Kalium fero sianida


a)

Kalium fero sianida

b)

Kalium feri sianida

c)

Kalium bikromat

42.

Kasus (vignette) Seorang ATLM melakukan pemeriksaan Hitung Jenis Leukosit pada sampel darah pasien yang mengalami infeksi dan dalam tahap penyembuhan. Sediaan hapusan darah diberi pewarna Giemsa. Hasil pengamatan menunjukkan peningkatan sel dengan ciri sel berukuran

14 um, granula bervariasi dan tersusun tidak teratur hingga menutupi nucleus, bersifat azurofilik dan berwarna gelap kebiruan. Pertanyaan soal: Sel apakah yang memeiliki ciri tersebut?


a)

basofil

b)

eosinofil

c)

neutrofil

43.

Kasus (vignette) Risa bekerja sebagai ATLM di laboratorium Rumah Sakit. Formulir pemeriksaan labotorium yang masuk terdapat permintaan segera melakukan pengabilan darah pada pasien di ruang rawat inap. Kondisi penyakit pasien tersebut mengharuskan untuk beristirahat penuh.Pada saat akan dilakukan pengambilan darah vena pasien dalam keadaan tidur. Pertanyaan soal: Tindakan apa yang harus dilakukan oleh ATLM tersebut?

a)

Pasien dibangunkan dengan pelan kemudian dilakukan sampling

b)

Berkonsultasi dengan supervisor ruangan tersebut

c)

Menunda sampling hingga pasien bangun tidur

44.

Kasus (vignette) Seorang ATLM melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap sampel darah pasien lanjut usia berusia 60 tahun. Pasien mengalami buang air besar cair lebih dari 5x, Mual dan muntah sehingga perut terasa sakit. Hasil pemeriksaan menunjukkan peningkatan nilaihematocrit. Pertanyaan soal: Apakah penyebab meningkatnya nilai hematokrit pada pasien tersebut?

a)

penurunan tekanan darah

b)

anemia perdarahan kronis

c)

dehidrasi/kekurangan cairan

45.

Kasus (vignette) Seorang ATLM melakukan pengambilan darah pada pasien ibu hamil yang akan dilakukan tindakan operasi cesar. Lembar pemeriksaan dari dokter menunjukkan parameter PTT dan APTT. Tabung vacutainer

yang digunakan adalah tutup warna biru. Pertanyaan soal: Apakah antikoagulan yang digunakan?


a)

Ammonium oksalat

b)

Natrium Sitrat

c)

Calcium clorida

46.

Kasus (vignette) Seorang ATLM melakukan pemeriksaan darah lengkap terhadap pasien terduga Demam Berdarah. 

Hasil pemeriksaan menggunakan alat hematology analyzer didapatkan jumlah trombosit 90000/ul darah.

Pertanyaan soal: Apa yang harus dilakukan oleh ATLM tersebut?


a)

Melakukan pemeriksaan konfirmasi Sediaan darah Tepi

b)

Menyerahkan hasil kepada dokter Penanggung jawab

c)

Konsultasi dengan sejawat ATLM senior

47.

Kasus (vignette) Seorang ATLM di Puskesmas melakukan pemeriksaan darah lengkap terhadap sampel darah EDTA dari pasien anak berusia 6 tahun yang terdiagnosa infeksi kecacingan. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya peningkatan jumlah sel leukosit.  Pertanyaan soal: Pada kasus di atas jenis sel leukosit apakah yang meningkat?

a)

Eosinophil

b)

Neutrophil

c)

Basofil

48.

Sebagai seorang ATLM Mawar melakukan pemeriksaan darah lengkap pada pasien dengan diagnose anemia defisiensi besi. Hasil nila indeks eritrosit sebagai berikut : MCV: 49 fl MCH: 15 pikogram

MCHC : 24 % Pertanyaan Soal: Bagaimanakah gambaran eritrosit pada Sedian Apus Darah ?


a)

Makrositik Normokhrom

b)

Mikrositik Normokhrom

c)

Mikrositik Hipokhrom

49.

Kasus (vignette) Cahya melakukan pemeriksaan Darah lengkap dari sampel darah EDTA yang dikirim dari PusTu X. Identitas dari sampel tersebut adalah, Tuan Y usia 50 tahun. Sampel tersebut diambil pada pagi hari jam 08.00 yang selanjutnya diterima pada pukul 11.00. Pertanyaan Soal: Pada kasus di atas jenis pemeriksaan darah apa yang dipengaruhi oleh waktu?

a)

Jumlah Trombosit Jumlah lekosit, Jumlah Eritrosit, dan LED

b)

Jumlah Trombosit Jumlah lekosit, LED dan SAD

c)

Jumlah lekosit, Jumlah Eritrosit, Hematokrit dan LED

50.

Kasus (vignette) Dewi melakukan pemeriksaan hitung jumlah sel lekosit dengan menggunakan bilik hitung Improved neubauer. Darah diencerkan dengan larutan Turk. Volume darah yang dipipet dengan menggunakan pipet thoma leukosit adalah sampai tanda 0,5 dan larutan Turk sampai tanda 11. Selanjutnya dilakukan penghitungan dalam kamar hitung dengan menggunakan mikroskop. Hasil penghitungan didapatkan jumlah sel leukosit Kotak I = 75 sel, kotak II = 68 sel, kotak III = 89 sel dan pada kotak ke IV = 80 sel. Pertanyaan Soal: Berapakah jumlah sel lekosit/µl darah?

a)

16650 sel/ µl darah

b)

16500 sel / µl darah

c)

15600 sel/ µl darah

51.

Seorang pasien anemia sedang menjalani terapi. ATLM diminta dokter yang merawat melakukan pemeriksaan laboratorium guna mengetahui perkembangan terapi anemianya dengan hitung jumlah retikulosit. Pemeriksaan hitung jumlah retikulosit memerlukan pewarnaan khusus. Metode pewarnaan apakah yang paling sering digunakan untuk mewarnai dan menghitung retikulosit ini ?

a)

Pewarnaan Romanowsky

b)

Pewarnaan Supravital

c)

Pewarnaan Prussian Blue

52.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan darah rutin dnegan menggunakan alat Hematology analyzer. Hasil pemeriksaan menunjukkan nilai Indeks Eritrosit sebagai berikut:MCV=98 fl MCH= 37 pg MCHC= 42 %. Pertanyaan Soal : Bagaimanakah gambaran morfologi dari eritrosit tersebut?

a)

Makrositik hiperkrom

b)

Makrositik hipokrom

c)

Normokrom normosit

53.

Pemeriksaan Resistensi Osmotik dilakukan untuk menilai kekuatan membran Eritrosit untuk menahan air tanpa mengalami lisis guna mengetahui penyebab penyakit anemia yang diderita pasien.Kelainan berikut yang memberikan gambaran peningkatan hasil pemeriksaan Resistensi Osmotik adalah :

a)

Anemia defisiensi Fe

b)

Hereditary spherocytosis

c)

Sickle cell anemia

54.

Saat ini metode Cyanmethemoglobin masih merupakan metode standar yang banyak digunakan untuk melakukan pemeriksaan kadar Hemoglobin di laboratorium. Keuntungan metode ini adalah : cepat, teliti, dan  dapat mengukur semua bentuk hemoglobin kecuali sulfhemoglobin. Namun, metode ini juga memiliki kelemahan yaitu :

a)

Harus dilakukan oleh tenaga terampil

b)

Perlu alat yang canggih

c)

Mengandung racun sianida

55.

Seorang ATLM mengambil spesimen darah EDTA untuk melakukan pemeriksaan Retikulosit pada pasien rawat inap yang menderita Anemia Gravis. Setelah tiba di laboratorium, analis tersebut mengambil 2 tetes spesimen darah EDTA dan mencampurkannya dengan zat pewarna dalam jumlah yang sama, untuk selanjutnya dilakukan inkubasi selama 15 menit. Zat pewarna yang digunakan oleh analis tersebut adalah :

a)

BCB

b)

Eosin

c)

Giemsa

56.

Seorang laki-laki usia 16 tahun jatuh dari motor dan menderita luka di bagian lututnya. Darah merembes dari luka nya sudah hampir 30 menit tidak berhenti sehingga dibawa ke IGD. Dokter menduga pasien tersebut menderita kelainan Koagulasi. Dokter yang merawat meminta dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui apakah benar laki-laki tersebut menderita kelainan koagulasi. Pada hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan PT Normal dan APTT yang memanjang.Kelainan apa yang mungkin diderita oleh pasien tersebut?

a)

Kelainan koagulasi jalur ekstrinsik

b)

Kelainan koagulai jalur bersama

c)

Kelainan koagulasi jalur instrinsik

57.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan mikrohematokrit pada pasien seorang wanita muda terdiagnosa anemia. Alat dan bahan apa saja yang diperlukan oleh analis tersebut :

a)

Tabung westergreen, sentrifus, rak westergreen

b)

Tabung kapiler, sentrifus mikro, microhematocryte reader

c)

Tabung EDTA, sentrifus, pipet thoma

58.

Petugas analis laboratorium sedang melakukan pemeriksaan Rumpel Leed pada seorang anak perempuan usia 9 tahun. Tensimeter dipasang pada lengan kanan atas pasien dengan tekanan 90 mmHg, dan dipertahankan selama 5 menit. Pertanyaan Soal: Setelah 5 menit, prosedur selanjutnya adalah :

a)

bendungan dilepaskan, tunggu 15 menit, hitung jumlah ptechiae

b)

Bendungan dilepaskan, tunggu 5 menit, hitung jumlah ptechiae

c)

Hitung jumlah ptechiae segera tanpa melepas bendungan

59.

Kasus (vignette) Seorang ATLM yang bertugas sebagai phlebotomis di ruang pengambilan sampel darah, melakukan pemindahan darah dari spuit ke dalam tabung vacutainer ungu dengan cara ditekan tanpa melepas jarum terlebih dahulu. Pertanyaan Soal: Hasil

apakah yang akan terjadi pada pemeriksaan Hb metode

Cyanmeth bila sampel tersebut tetapdipakai

a)

rendah palsu

b)

tingggi palsu

c)

tinggi

60.

Kasus (vignette) Seorang ATLM di Puskesmas melakukan pemeriksaan Laju Endap Darah pada sampel darah pasien Remaja usia 15 tahun dengan keluhan lemah, letih dan lesu.  Pertanyaan soal: Faktor apa saja yang dapat menyebabkan hasil tinggi palsu pada pemeriksaan LED ?

a)

Posisi rak LED, getaran dan pipet yang kotor

b)

Jenis antikoagulan, jenis larutan pengencer dan teknik penghisapan

c)

Kehamilan, menstruasi dan jenis kelamin