Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Islam Washatiyah/Rahmatan lil Alamin dan Pencegahan Radikalisme

Total questions: 50

Worksheet time: 49mins

Name
Class
Date
1.

Sejarah Islam Washatiyah: Siapakah tokoh yang dianggap sebagai pendiri aliran Islam Washatiyah?

a)

Abu Bakar As-Siddiq

b)

KH Hasyim Asy'ari

c)

Ali bin Abi Thalib

d)

Umar bin Khattab

2.

Prinsip Rahmatan lil Alamin: Apa makna dari konsep Rahmatan lil Alamin dalam Islam Washatiyah?

a)

Penolakan terhadap perdamaian dan kerjasama antar umat beragama

b)

Konsep kasih sayang, keadilan, dan kebaikan kepada seluruh alam semesta

c)

Konsep kekerasan dan penindasan terhadap seluruh alam semesta

d)

Pemahaman sempit dan eksklusif terhadap agama Islam

3.

Prinsip Rahmatan lil Alamin: Bagaimana prinsip Rahmatan lil Alamin dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari?

a)

Mengutamakan kepentingan pribadi tanpa memperhatikan orang lain

b)

Tidak peduli dengan kebutuhan orang lain

c)

Menunjukkan kebencian dan permusuhan kepada semua makhluk Allah

d)

Menunjukkan kasih sayang, keadilan, dan kebaikan kepada semua makhluk Allah

4.

Konsep Tawassuth dan Wasatiyyah: Mengapa konsep Tawassuth dan Wasatiyyah penting dalam Islam Washatiyah?

a)

Untuk mengajarkan keseimbangan, tengah, dan moderasi dalam beragama dan kehidupan sehari-hari.

b)

Untuk menekankan pentingnya radikalisme dalam kehidupan sehari-hari

c)

Untuk memperkuat ekstremisme dalam beragama

d)

Agar umat Islam menjadi lebih fanatik dan tidak toleran

5.

Pentingnya Mencegah Radikalisme: Mengapa penting untuk mencegah radikalisme dalam masyarakat?

a)

Untuk menciptakan ketegangan dan konflik antar kelompok.

b)

Agar masyarakat menjadi lebih tertutup dan tidak mau menerima perbedaan.

c)

Karena radikalisme dapat meningkatkan kerjasama antar kelompok dalam masyarakat.

d)

Untuk menjaga perdamaian dan harmoni serta mempromosikan toleransi dan pemahaman antar kelompok.

6.

Pentingnya Mencegah Radikalisme: Bagaimana radikalisme dapat mempengaruhi kehidupan bermasyarakat?

a)

Tidak memiliki pengaruh apa-apa

b)

Hanya mempengaruhi kehidupan pribadi individu

c)

Dengan mengancam keamanan, stabilitas, dan kerukunan antar umat beragama.

d)

Dapat meningkatkan kerukunan antar umat beragama

7.

Metode Pencegahan Radikalisme: Apa saja langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan untuk mencegah radikalisme di lingkungan sekitar?

a)

Mengadopsi ideologi radikal sebagai solusi atas masalah sosial

b)

Mempromosikan toleransi, pemahaman, dan dialog, serta memberikan pendidikan dan kesempatan untuk keterlibatan konstruktif.

c)

Menggunakan kekerasan dan intimidasi sebagai cara untuk mengatasi perbedaan pendapat

d)

Membatasi akses informasi dan pendidikan kepada masyarakat

8.

Metode Pencegahan Radikalisme: Bagaimana peran pendidikan dalam mencegah radikalisme di kalangan masyarakat?

a)

Pendidikan hanya mengajarkan ideologi radikal

b)

Pendidikan tidak mempengaruhi sikap dan perilaku individu

c)

Pendidikan tidak berperan dalam mencegah radikalisme

d)

Pendidikan memberikan pemahaman nilai-nilai toleransi, perdamaian, dan keberagaman.

9.

Bagaimana dampak radikalisme terhadap kehidupan sosial masyarakat?

a)

Tidak memiliki dampak apa-apa

b)

Hanya mempengaruhi kehidupan individu

c)

Dapat meningkatkan kerukunan antar umat beragama

d)

Dengan mengancam keamanan, stabilitas, dan kerukunan antar umat beragama.

10.

Wasathiyatul islam (وسطية الاسلام) atau islam Wasathiyah disebut juga dengan …

a)

Islam yang pertengahan

b)

Islam yang awal

c)

Islam yang akhir

d)

Islam yang pertama

e)

Islam yang kedua

11.

Salah satu cara untuk menghindari pengaruh radikalisme , dalam memahami ilmu agama di madrasah diberi pelajaran Al-Qur’an Hadis, SKI, Akidah Akhlak, dan fikih dengan tujuan …

a)

Agar bisa mengerjakan soal ujian dengan mudah

b)

Agar bisa memahami Islam dengan sempurna

c)

Agar bisa menguasai pelajaran-pelajaran tersebut

d)

Agar bisa memilih salah satu pelajaran yang disukai untuk dikembangkan lebih lanjut

e)

Menjadi pedoman untuk menempuh pendidikan di jenjang berikutnya

12.

Mengenali ciri-ciri radikalisme dan terorisme menjadi penting bagi masyarakat untuk melakukan pencegahan paham ekstrem tersebut. Adapun salah satu ciri-ciri radikalisme adalah ....

a)

Toleransi dengan orang lain yang memiliki perbedaan pandangan dan mengingkari fakta kebhenekaan .yang ada di Indonesia .

b)

Tidak Berlebihan dalam beragama sehingga sesuai dengan hukum dan nurma agama

c)

Sesuai dengan dalil agama

d)

Menggunakan cara-cara kekerasan, baik verbal ataupun fisik, yang menumbuhkan kecemasan (teror) dan penghancuran fisik (vandalisme) kepada orang lain yang tidak sepaham

e)

Mau mendengarkan argumentasi dari kelompok lain.

13.

إِيَّاكُمْ وَالْغُلُوَّ فِى الدِّيْنِ فَإِنَّمَا أَهْلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ بِالْغُلُوِّ فِى الدِّيْنِ


Hadits di atas menjelaskan kepada kita agar ....

a)

Meningkatkan rasa toleransi

b)

menghormati perbedaan yang ada

c)

tidak melampaui batas dalam beragama

d)

meningkatkan pemahaman agama secara kaffah atau sempurna

e)

menolak radikalisme

14.

Perhatikan ciri-ciri berikut!

1) Tawassuth

2) Tawazun

3) Eksklusif

4) Intoleran

5) Syura

Dari ciri-ciri tersebut, yang merupakan ciri-ciri Islam Wasathiyah adalah ....

a)

1, 2, 3

b)

1, 4, 5

c)

2, 3, 4

d)

1, 2, 5

e)

3, 4, 5

15.

Taqshir berarti ....

a)

menerima

b)

memuji

c)

menghargai

d)

meremehkan

e)

mempertimbangkan

16.

Ghuluw berarti ....

a)

berkurang

b)

berlebihan

c)

berambisi

d)

berkuasa

e)

berkehendak

17.

Senantiasa menyeimbangkan habluminallah dan habluminnanas berarti wasath dalam hal ....

a)

akidah

b)

ibadah

c)

perangai

d)

budi pekerti

e)

tasyri

18.

Islam yang berada di tengah-tengah antara liberalisme dan radikalisme adalah Islam ....

a)

kaffah

b)

sempurna

c)

wasathiyah

d)

wahdaniyah

e)

ukhuwah

19.

Tidak bersikap diskriminasi merupakan arti ....

a)

tawazun

b)

musawah

c)

ishlah

d)

aulawiyah

e)

tasamuh

20.

Radikalisme dijadikan sebagai salah satu paham atau aliran yang menuntut perubahan dan pembaharuan sistem sosial dan politik dengan cara kekerasan atau ekstrem. Dampak negatif apabila ajaran radikalisme dibiarkan berkembang adalah ....

a)

sangat tidak membahayakan,

b)

merusak syari’ah dan ibadah umat Islam,

c)

tidak merusak tatanan dan ideologi negara,

d)

tidak menimbulkan teroris

e)

tidak menimbulkan pembunuhan.

21.

Radikalisme atas nama agama tidak jarang kemudian menimbulkan konflik sampai pada puncaknya, terjadinya terorisme dalam taraf membahayakan stabilitas dan keamanan Negara. Di bawah ini adalah faktor yang menyebabkan munculnya faham radikalisme. Kecuali ....

a)

Pengetahuan agama yang kaffah

b)

Pengetahuan agama yang setengah-setengah melalui proses belajar yang doktriner

c)

Memahami Islam dari kulitnya saja tetapi minim wawasan tentang esensi agama

d)

Disibukkan oleh masalah sekunder sembari melupakan masalah-masalah primer

e)

Lemah dalam wawasan sejarah dan sosiologi

22.

Secara bahasa, kata washatiyah berasal dari kata wasatha ( ط َس َو ( َyang berarti adil atau sesuatu yang berada di pertengahan. Islam Washatiyah adalah yakni Islam tengah diantara dua titik ekstrem yang saling berlawanan, yaitu antara taqshir (meremehkan) dan ghuluw (berlebihlebihan) atau antara liberalisme dan radikalisme. Ciri-ciri Islam Washatiyah yaitu ....

a)

pemahaman dan pengamalan ifraath (berlebih-lebihan dalam beragama) dan tafriith (mengurangi ajaran agama)

b)

pemahaman dan pengamalan agama yang tidak meliputi semua aspek kehidupan, baik duniawi maupun ukhrawi.

c)

menempatkan sesuatu tidak pada tempatnya dan melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban secara proporsional.

d)

Tidak mengakui dan menghormati perbedaan, baik dalam aspek keagamaan dan berbagai aspek kehidupan lainnya.

e)

tidak bersikap diskriminasi pada yang lain sebab perbedaan keyakinan, tradisi dan asal usul seseorang.

23.

Tidak menyebelahi mana-mana pihak dan berusaha mendamaikan pergaduhan adalah salah satu contoh seseorang itu mempunyai prinsip ................. dalam wasatiyah.

a)

kecemerlangan

b)

keadilan

c)

keseimbangan

d)

kesederhanaan

24.

Dibawah ini yang merupakan dalil Islam Washatiyah adalah …

a)

مَنْ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَلاَ تَنْظُرُوا

b)

أَنْ لاَ تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اللهِ عَلَيْكُمْ

c)

وَكَأَيِّنْ مِنْ دَآبَّةٍ

d)

وَإيَّاكُمْ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ

e)

وَكَذٰلِكَ جَعَلْنٰكُمْ أُمَّةً وَسَطً

25.

Wasathiyatul islam (وسطية الاسلام) atau islam Wasathiyah disebut juga dengan …

a)

Islam yang pertengahan

b)

Islam yang awal

c)

Islam yang akhir

d)

Islam yang pertama

e)

Islam yang kedua

26.

Salah satu cara untuk menghindari pengaruh radikalisme , dalam memahami ilmu agama di madrasah diberi pelajaran Al-Qur’an Hadis, SKI, Akidah Akhlak, dan fikih dengan tujuan …

a)

Agar bisa mengerjakan soal ujian dengan mudah

b)

Agar bisa memahami Islam dengan sempurna

c)

Agar bisa menguasai pelajaran-pelajaran tersebut

d)

Agar bisa memilih salah satu pelajaran yang disukai untuk dikembangkan lebih lanjut

e)

Menjadi pedoman untuk menempuh pendidikan di jenjang berikutnya

27.

إِيَّاكُمْ وَالْغُلُوَّ فِى الدِّيْنِ فَإِنَّمَا أَهْلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ بِالْغُلُوِّ فِى الدِّيْنِ


Hadits di atas menjelaskan kepada kita agar ....

a)

Meningkatkan rasa toleransi

b)

menghormati perbedaan yang ada

c)

tidak melampaui batas dalam beragama

d)

meningkatkan pemahaman agama secara kaffah atau sempurna

e)

menolak radikalisme

28.

Perhatikan ciri-ciri berikut!

1) Tawassuth

2) Tawazun

3) Eksklusif

4) Intoleran

5) Syura

Dari ciri-ciri tersebut, yang merupakan ciri-ciri Islam Wasathiyah adalah ....

a)

1, 2, 3

b)

1, 4, 5

c)

2, 3, 4

d)

1, 2, 5

e)

3, 4, 5

29.

Islam yang berada di tengah-tengah antara liberalisme dan radikalisme adalah Islam ....

a)

kaffah

b)

sempurna

c)

wasathiyah

d)

wahdaniyah

e)

ukhuwah

30.

Radikalisme dijadikan sebagai salah satu paham atau aliran yang menuntut perubahan dan pembaharuan sistem sosial dan politik dengan cara kekerasan atau ekstrem. Dampak negatif apabila ajaran radikalisme dibiarkan berkembang adalah ....

a)

sangat tidak membahayakan,

b)

merusak syari’ah dan ibadah umat Islam,

c)

tidak merusak tatanan dan ideologi negara,

d)

tidak menimbulkan teroris

e)

tidak menimbulkan pembunuhan.

31.

Radikalisme atas nama agama tidak jarang kemudian menimbulkan konflik sampai pada puncaknya, terjadinya terorisme dalam taraf membahayakan stabilitas dan keamanan Negara. Di bawah ini adalah faktor yang menyebabkan munculnya faham radikalisme. Kecuali ....

a)

Pengetahuan agama yang kaffah

b)

Pengetahuan agama yang setengah-setengah melalui proses belajar yang doktriner

c)

Memahami Islam dari kulitnya saja tetapi minim wawasan tentang esensi agama

d)

Disibukkan oleh masalah sekunder sembari melupakan masalah-masalah primer

e)

Lemah dalam wawasan sejarah dan sosiologi

32.

Secara bahasa, kata washatiyah berasal dari kata wasatha ( ط َس َو ( َyang berarti adil atau sesuatu yang berada di pertengahan. Islam Washatiyah adalah yakni Islam tengah diantara dua titik ekstrem yang saling berlawanan, yaitu antara taqshir (meremehkan) dan ghuluw (berlebihlebihan) atau antara liberalisme dan radikalisme. Ciri-ciri Islam Washatiyah yaitu ....

a)

pemahaman dan pengamalan ifraath (berlebih-lebihan dalam beragama) dan tafriith (mengurangi ajaran agama)

b)

pemahaman dan pengamalan agama yang tidak meliputi semua aspek kehidupan, baik duniawi maupun ukhrawi.

c)

menempatkan sesuatu tidak pada tempatnya dan melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban secara proporsional.

d)

Tidak mengakui dan menghormati perbedaan, baik dalam aspek keagamaan dan berbagai aspek kehidupan lainnya.

e)

tidak bersikap diskriminasi pada yang lain sebab perbedaan keyakinan, tradisi dan asal usul seseorang.

33.

Tidak menyebelahi mana-mana pihak dan berusaha mendamaikan pergaduhan adalah salah satu contoh seseorang itu mempunyai prinsip ................. dalam wasatiyah.

a)

kecemerlangan

b)

keadilan

c)

keseimbangan

d)

kesederhanaan

34.

Wasathiyatul islam (وسطية الاسلام) atau islam Wasathiyah disebut juga dengan …

a)

Islam yang pertengahan

b)

Islam yang awal

c)

Islam yang akhir

d)

Islam yang pertama

e)

Islam yang kedua

35.

Islam Washatiyah tidak bisa hanya disimpulkan dengan satu atau dua kata karena paling sedikit ada 10 prinsip yang dapat disampaikan kepada ummat, yang merupakan prinsip dasar dan ciri-ciri amaliah keagamaan seorang muslim moderat (wasathiyah).

1. Tawasuth

2. Tawazun

3. I'tidal

4. Ta'awuz

5. Musawah

6. Ukhuwah

Di bawah ini yang merupakan ciri-ciri dari Islam Washatiyah adalah ....

a)

1, 4, 5

b)

3, 5, 6

c)

1, 3, 5

d)

2, 4, 5

e)

4, 5, 6

36.

Perhatikan pernyataan berikut ini !

1. Memahami realitas (fiqh al-waqi’)

2. Kultus individu

3. Memahami fiqh prioritas (fiqh al-awlawiyyat)

4. Memusuhi kafir

5. Memahami sunnatullah

6. Memberikan kemudahan dalam beragama

Dari pernyataan diatas yang bukan merupakan ciri – ciri islam washatiyah ditunjukkan dengan nomer …

a)

1 dan 3

b)

5 dan 6

c)

3 dan 5

d)

2 dan 4

e)

3 dan 6

37.

Islam washatiyah adalah Islam pertengahan antara liberalisme dan radikalisme, dimana liberalisme itu terlalu meremehkan dan radikalisme itu berlebih-lebihan. Maka washatiyah berada di tengah-tengahnya, pernyataan berikut ini yang paling benar adalah…

a)

Washatiyah melestarikan tradisi lama yang baik dan menerapkan hal-hal baru yang lebih baik

b)

Liberalisme tidak bersikap diskriminasi pada yang lain yang disebabkan adanya perbedaan keyakinan, tradisi dan asal usul seseorang

c)

Radikalisme bersikap intolerir yaitu tidak menghargai perbedaan demi kemaslahatan

d)

Washatiyah bersikap tawassuth yaitu lurus dan tegas menempatkan sesuatu pada tempatnya

e)

Radikalisme bersikap toleran yaitu menghargai pendapat paham yang lainnya

38.

Salah satu cara untuk menghindari pengaruh radikalisme , dalam memahami ilmu agama di madrasah diberi pelajaran Al-Qur’an Hadis, SKI, Akidah Akhlak, dan fikih dengan tujuan …

a)

Agar bisa mengerjakan soal ujian dengan mudah

b)

Agar bisa memahami Islam dengan sempurna

c)

Agar bisa menguasai pelajaran-pelajaran tersebut

d)

Agar bisa memilih salah satu pelajaran yang disukai untuk dikembangkan lebih lanjut

e)

Menjadi pedoman untuk menempuh pendidikan di jenjang berikutnya

39.

Radikalisme dijadikan sebagai salah satu paham atau aliran yang menuntut perubahan dan pembaharuan sistem sosial dan politik dengan cara kekerasan atau ekstrem. Dampak negatif apabila ajaran radikalisme dibiarkan berkembang adalah ....

a)

sangat tidak membahayakan,

b)

merusak syari’ah dan ibadah umat Islam,

c)

tidak merusak tatanan dan ideologi negara,

d)

tidak menimbulkan teroris

e)

tidak menimbulkan pembunuhan.

40.

Radikalisme atas nama agama tidak jarang kemudian menimbulkan konflik sampai pada puncaknya, terjadinya terorisme dalam taraf membahayakan stabilitas dan keamanan Negara. Di bawah ini adalah faktor yang menyebabkan munculnya faham radikalisme. Kecuali ....

a)

Pengetahuan agama yang kaffah

b)

Pengetahuan agama yang setengah-setengah melalui proses belajar yang doktriner

c)

Memahami Islam dari kulitnya saja tetapi minim wawasan tentang esensi agama

d)

Disibukkan oleh masalah sekunder sembari melupakan masalah-masalah primer

e)

Lemah dalam wawasan sejarah dan sosiologi

41.

Secara bahasa, kata washatiyah berasal dari kata wasatha ( ط َس َو ( َyang berarti adil atau sesuatu yang berada di pertengahan. Islam Washatiyah adalah yakni Islam tengah diantara dua titik ekstrem yang saling berlawanan, yaitu antara taqshir (meremehkan) dan ghuluw (berlebihlebihan) atau antara liberalisme dan radikalisme. Ciri-ciri Islam Washatiyah yaitu ....

a)

pemahaman dan pengamalan ifraath (berlebih-lebihan dalam beragama) dan tafriith (mengurangi ajaran agama)

b)

pemahaman dan pengamalan agama yang tidak meliputi semua aspek kehidupan, baik duniawi maupun ukhrawi.

c)

menempatkan sesuatu tidak pada tempatnya dan melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban secara proporsional.

d)

Tidak mengakui dan menghormati perbedaan, baik dalam aspek keagamaan dan berbagai aspek kehidupan lainnya.

e)

tidak bersikap diskriminasi pada yang lain sebab perbedaan keyakinan, tradisi dan asal usul seseorang.

42.

Tidak menyebelahi mana-mana pihak dan berusaha mendamaikan pergaduhan adalah salah satu contoh seseorang itu mempunyai prinsip ................. dalam wasatiyah.

a)

kecemerlangan

b)

keadilan

c)

keseimbangan

d)

kesederhanaan

43.

Antara cara menjaga jasmani ialah

a)

Makan terlalu banyak supaya banyak tenaga

b)

Makan makanan yang seimbang dan sihat

c)

Bekerja keras tanpa rehat

44.

Antara berikut, yang manakah sikap murid yang mengamalkan wasatiyah?

a)

ikhlas dalam menuntut ilmu

b)

melakukan perkara yang tidak disukai oleh guru

c)

melakukan aktiviti mengikut kemahuannya

d)

adanya keseimbangan antara belajar dan solat

45.

Siapakah Ummatan Wasatan?

a)

Umat yang terpinggir lagi adil

b)

Umat yang terabai lagi adil

c)

Umat yang terpilih lagi adil

46.

Melaksanakan ibadat fardu dan sunat dengan istiqamah.

a)

Wasatiah dalam keseimbangan jasmani.

b)

Wasatiah dalam keseimbangan akliah.

c)

Wasatiah dalam keseimbangan rohani.

47.

Wasathiyah berasal dari bahasa arab yang memiliki tiga makna yaitu yang berarti pertengahan, adil, dan hal yang terbaik atau yang termulia. Yang terdapat didalam Al-qur’an, yaitu …

a)

QS. Al-Baqarah ayat 139

b)

QS. Al-Baqarah ayat 140

c)

QS. Al-Baqarah ayat 141

d)

QS. Al-Baqarah ayat 142

e)

QS. Al-Baqarah ayat 143

48.

إِيَّاكُمْ وَالْغُلُوَّ فِى الدِّيْنِ فَإِنَّمَا أَهْلَكَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ بِالْغُلُوِّ فِى الدِّيْنِ


Hadits di atas menjelaskan kepada kita agar ....

a)

Meningkatkan rasa toleransi

b)

menghormati perbedaan yang ada

c)

tidak melampaui batas dalam beragama

d)

meningkatkan pemahaman agama secara kaffah atau sempurna

e)

menolak radikalisme

49.

Islam menentang dengan tegas sistem keyakinan kaum atheis yang menafikan wujud Tuhan. Hal tersebut dalam agama Islam di sebut dengan Washat dalam persoalan ....

a)

Ibadah

b)

Akidah

c)

perangai dan budi pekerti

d)

tasyri'

e)

Fikih

50.

Di bawah ini adalah dalil yang menjelaskan tentang Islam Washatiyah adalah ....

a)

تِلْكَ أُمَّةٌ قَدْ خَلَتْ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَلَكُم مَّا كَسَبْتُمْ وَلاَ تُسْأَلُونَ عَمَّا كَانُواْ يَعْمَلُونَ

b)

سَيَقُولُ السُّفَهَاء مِنَ النَّاسِ مَا وَلاَّهُمْ عَن قِبْلَتِهِمُ الَّتِي كَانُواْ عَلَيْهَا قُل لِّلّهِ الْمَشْرِقُ وَالْمَغْرِبُ يَهْدِي مَن يَشَاء إِلَى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ

c)

قَدْ نَرَى تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِي السَّمَاء فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَاهَا فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ

d)

وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا لِتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ وَيَكُونَ الرَّسُولُ عَلَيْكُمْ شَهِيدًا

e)

وَلَئِنْ أَتَيْتَ الَّذِينَ أُوْتُواْ الْكِتَابَ بِكُلِّ آيَةٍ مَّا تَبِعُواْ قِبْلَتَكَ وَمَا أَنتَ بِتَابِعٍ قِبْلَتَهُمْ وَمَا بَعْضُهُم بِتَابِعٍ قِبْلَةَ بَعْضٍ