wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

another industry

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

CPOB adalah bagian dari pemastian mutu yang memastikan bahwa obat dibuat dandikendalikan secara konsisten untuk mencapai ?

a)

Stan dan mutu

b)

spesifikasi produk

c)

izin edar

d)

persyaratan

2.

Suatu konsep luas yang mencakup semua hal baik secara tersendiri maupun secarakolektif, yang akan mempengaruhi mutu dari obat yang dihasilkan adalah penjelasandari ?

a)

Pengawasan mutu

b)

pemastian mutu

c)

personalia

d)

manajemen resiko mutu

3.

Yang termasuk kedalam menejemen mutu adalah, kecuali

a)

pemastian mutu

b)

pengkajian mutu produk

c)

pengawasan mutu

d)

sanitasi higiene

4.

Pembuatan secara sembarangan tidak dibenarkan dalam CPOB bagi produk yangdigunakan untuk ?

a)

Menyelamatkan jiwa

b)

Memulihkan kesehatan

c)

Memelihara kesehatan

d)

semua benar

5.

Tata letak dan desain ruangan untuk pembuatan CPOB dibuat sedemikian rupa untukmemperkecil risiko, kecuali

a)

Pencemaran silang dan kesalahan

b)

Memudahkan pembersihan

c)


Sanitasi dan perawatan

d)

menirit biaya

6.

Suatu proses sistemis untuk melakukan penilaian, pengendalian dan pengkajian risikoterhadap mutu suatu produk adalah pengertian dari ?

a)

Pengkajian mutu produk

b)

Pengawasan mutu

c)

Menejemen risiko mutu

d)

CPOB

7.

Bagian penting dokumentasi yang berkaitan dengan pengawasan mutu berikut inihendaklah tersedia dibagian pengawasan mutu, kecuali?

a)

Spesifikasi

b)

prosedur pengambilan sampel

c)

Prosedur dan catatan pengujian

d)

Bangunan dan fasilitas

8.

Pengkajian mutu produk biasanya dilakukan setiap ?

a)

1 tahun sekali

b)

2 tahun sekali

c)

3 tahun sekali

d)

5 tahun sekali

9.

Cara pembuatan obat yang baik (CPOB) bertujuan untuk ?

a)

Inspeksi diri dan audit mutu

b)

Menjamin obat dibuat secara konsisten, memenuhi persyaratan yang ditetapkandan sesuai dengan tujuan penggunaannya

c)

Menejemen mutu

d)

untuk menjaga mutu yang dihasilkan

10.

Prinsip utama produksi dalam adalah ?

a)

Proses produksi dan pengemasan senantiasa menghasilkan produk yang seidentikmungkin (dalam batas syarat mutu) baik bagi bets yang sudah diproduksi maupunyang akan diproduksi

b)

Memastikan bahwa semua bahan dan produk yang sudah dikemas telah benardisingkirkan dan jalur pengemasan sebelumnya dan area sekitar

c)

Memeriksa jalur dan area sekitarnya serta kebersihan peralatan yanng dipakai

d)

Mengurangi risiko pencemaran yang disebabkan oleh udara yang disirkulasi ulang

11.

seorang farmasis sedang melakukan pembuatan sebuah produk sirup yang akan di jual dipasaran, produk sirup tersebut akan dijual dipasaran dengan gelas tipe satu (I). Terdiri dari apakah gelas tipe satu (I) ini?

a)

Klorida + H2SO4

b)

SiO2 + B2O5

c)

B2O5 + SiO2 + CL

d)

SiO2

12.

Seorang farmasis di sebuah industri akan membuat sediaan parenteral. Setelah di uji sediaan parenteral tersebut menghasilkan nilai pH 7. Tipe gelas apakah yang paling pas untuk digunakan farmasis dalam mengemas produk tersebut?

a)

tipe 1

b)

tipe 2

c)

tipe 3

d)

tipe NP

13.

jenis kaca thermoset adalah jenis kaca yang keras dan tidak akan berubah meski dipanaskan. Contoh plastic thermoset yang benar adalah?

a)

Polietilen

b)

polipropilen

c)

poliamida

d)

harsa melamin

14.

Seorang farmasis sedang melakukan uji untuk bahan pengemas plastic, dimana uji yang dilakuan ini bertujuan utnuk melihat apakan kemasan plastic dapat ditembus oleh cahaya atau tidak. Nama uji tersebut adalah

a)

Uji fisikokimia

b)

Uji pantulan ganda internal

c)

Uji analisis termal

d)

Uji biologi

15.

Apoteker A, akan membuat sediaan sirup dengan memperhatikan keamanan dari sediaan tersebut hingga sampai ke tangan konsumen. dengan demikian diperlukan suatu kemasan untuk melindungi sediian tersebut dalam pengiriman. Kemasan yang dimaksud yaitu?

a)

kemasan primer

b)

kemasan sekunder

c)

kemasan tersier

d)

kemasan quarter

16.

Seorang farmasis di sebuah industri obat, akan menguji sterilisasi suatu wadah obat yang berbahan dasar gelas, maka dari itu cara sterilisasi yang digunakan untuk wadah gelas tersebut yaitu?

a)

udara kering

b)

radiasi

c)

etilen oksida

d)

sinar UV

17.

Diketahui suatu obat memiliki kemasan berbahan dasar palstik yang bersifat satu kali penggunaan, maka dari itu setelah digunakan maka kemasan tersebut langsung dibuang dan tidak diperkenankan untuk digunakan kembali. Kemasan apa itu?

a)

Kemasan primer

b)

Kemasan disposable

c)

Kemasan multi trip

d)

kemasan siap pakai

18.

Dalam suatu kemasan sediaan obat, perlu diperhatikan segenap aspek seperti pemilihan material yang harus diperhatikan untuk kenyaman konsumen. Maka syarat dari material kemasan tersebut yang terpenting yaitu, kecuali?

a)

Kompatibilitas dengan isi

b)

murah

c)

mudah digenggam

d)

Terjadinya kemudahan migrasi

19.

Berikut urutan pengemasan produk dari awal hingga akhir yang tepat yaitu?

a)

Sterilisasi, mengisi, menempatkan label, menyimpan

b)

Mengisi, menempatkan label, sterilisasi, menyimpan

c)

Mengisi, sterilisasi, menempatkan label, menyimpan

d)

Menempatkan label, sterilisasi, menyimpan, mengisi

20.

Sebuah industri farmasi saat ini sedang mengembangkan kemasan anticounterfeiting sehingga produk yang dihasilkan tidak mudah dipalsukan. Tim bagian pengemasan selanjutnya di tugaskan untuk mendesign penyisipan suatu marking berupa gambar ataupun kode tertentu dalam kemasan skunder produk obat yang tidak terlihat secara kasat mata tapi dapat terlihat dengan menggunakan scanner ataupun reader tertentu. Teknologi apakah yang digunakan untuk mendesign kemasan anticounterfeiting tersebut?

a)

Barcode

b)

On-marking product

c)

Digital watermark

d)

Radio frequency identification device

21.

Dalam kehidupan sehari-hari, ketika pasien membeli suatu produk obat, pasien terlebih dahulu akan mengecek kondisi kemasan produk yang akan di beli atau yang akan dikonsumsi apakah berada dalam keadaan baru baik atau sebaliknya. Kegiatan yang dilakukan oleh pasien tersebut adalah salah satu kegiatan yang mendukung fungsi kemasan sebagai

a)

Tamper-evident

b)

Sumber informasi

c)

Wadah kemasan

d)

promotion

22.

Salah satu cara yang dilakukan industri farmasi untuk mencegah dan mendeteksi terjadinya pemalsuan obat adalah dengan menyisipkan suatu kode, sandi, logo, atau gambar tertentu yang tidak terlihat maupun yang terlihat oleh mata. Tehnik apakah yang dilakukan oleh industri farmasi tersebut?

a)

Overt features dan covert features

b)

Covert features dan overt features

c)

Tamper-evidence dan covert features

d)

Tamper-evidence, overt features, dan covert features

23.

BPOM mendeteksi adanya cemaran pada bahan baku Ranitidin yang beredar di Indonesia. Oleh karena itu BPOM meminta industri farmasi untuk menarik produk dengan bets tertentu yang mengandung bahan baku ranitidin dengan cemaran tersebut. Apakah istilah untuk penarikan produk tersebut?

a)

Mandatory recall

b)

Mock recall

c)

Rejected product

d)

Voluntary recall

24.

Dalam melakukan pengujian, diperlukan baku pembanding. Bagaimana Persyaratan Pembakuan Baku Pembanding?

a)

Dilakukan 3 kali pengulangan dengan nilai RSD ≤ 3%

b)

Minimal dilakukan 3 kali pengulangan dengan nilai RSD ≤ 2%

c)

Dilakukan 4 kali pengulangan dengan nilai RSD ≤ 5%

d)

Minimal dilakukan 6 kali pengulangan dengan nilai RSD ≤ 3%

25.

Operator Bagian Produksi melakukan in process control volume terpindahkan terhadap produk sirup obat batuk anak yang mengandung guaiafenesin (25 mg/5 mL) dengan volume 60 mL pada tahap pengemasan primer. Penanggung jawab Bagian Produksi menelaah prosedur pengujian yang dilakukan oleh Operator dengan yang tertulis pada SOP, untuk menjamin prosedur pengujian yang dilakukan sudah sesuai. Alat ukur apa yang boleh digunakan untuk uji tersebut?

a)

Gelas beaker 100 mL

b)

gelas beaker 500 ml

c)

Gelas ukur 200 mL

d)

gelas beaker 200 ml