WorksheetsULANGAN HARIAN BAHASA INDONESIA BAB PUISI
Total questions: 25
Worksheet time: 53mins
Di bawah ini yang termasuk unsur batin puisi adalah kecuali
amanat
pesan
tema
suasana
diksi
Tata wajah puisi yang tercipta dari penataan larik atau bait dalam puisi yang membedakan dengan karya sastra lain disebut
diksi
sajak
bait
tipografi
larik
puisi tersebut menceritakan tentang....
kerinduan terhadap seseorang
rasa sakit hati karena seseorang
rasa cinta yang terdalam pada seseorang
rasa ingin memiliki seseorang
harapan terhadap seseorang
makna dari larik terakhir pada pusi tersebut adalah
Benda yang tidak berguna
Merasa hidup tidak berbahagia
Merasa hidup tidak berguna
Selalu merasa sedih
Merasa hidup ternoda
Apa makna dari isi puisi di atas!
pengorbanan dan ketulusan cinta seseorang
cinta yang tak terbalas
cinta yang harus dikorbankan
cinta terhadap kekasih pujaan
cinta yang berakhir sia-sia
Apakah tema puisi di atas
Kesetian
Kerinduan
Pengorbanan
Perjuangan
Kenangan
Puisi merupakan karya sastra hasil ungkapan pemikiran dan perasaan manusia yang bahasanya terikat oleh hal-hal berikut, kecuali....
ragam
irama
sajak
larik
rima
Apa makna kata hujan bulan juni pada puisi tersebut
penantian yang sia-sia
penantian yang tiada akhir
penyesalan karena sudah menanti
jelaskan pemahaman kalian mengenai musikalisasi puisi!
puisi yang dibuat menjadi lagu
lagu yang menyerupai puisi
lagu yang berbentuk puisi
1. duniaku hancur karenamu
2. tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan juni.
3. Dunia mendengar rasa resahku.
4. dewi malam terlihat sangat indah.
yang termasuk majas personifikasi adalah...
1 dan 2
3 dan 4
1 dan 4
2 dan 3
1 dan 3
puisi yang sesuai dengan kutipan cerpen tersebut adalah
Ribuan detik kuhabisi
Jalanan lengang kutentang
Oh, gelapnya tiada yang buka
Miliaran panah jarak kita
Tak jua tumbuh sayapku
Satu-satunya cara yang ada
Gelombang tuk ku bicara
Tiada yang tersembunyi
Tak perlu mengingkari
Rasa sakitmu
rasa sakitku
inilah kejujuran
pedih adanya
namun, ini jawabannya
Kau datang tatkala sinar senjaku redup
Dan pamit ketika purnamaku penuh seutuhnya
kau yang singgah, tetapi tak sungguh
kukira kau rumah
nyatanya kau cuma aku sewa
dari tubuh seorang perempuan
yang memintanya pulang
dirimu tak pernah menyadari semua
yang telah aku tinggalkan dirimu
kau hancurkan aku seakan kutak pernah ada
aku kan bertahan
meski takkan mungkin
menerjang kisahnya
walau perih walau perih
kuterbangun lagi
di antara sepi
hanya pikiran yang ramai
mengutuki diri
takbisa kembali
tuk mengubah alur kisah
ketika mereka meminta tawa
ternyata rela tak semudah kata
cemara berderai sampai jauh
terasa hari jadi akan malam
ada beberapa dahan di tingkap merapuh
dipukul angin terpendam
jika bait tersebut dimusikalisasikan, musik yang cocok untuk mengiringi puisi tersebut adalah
riang
mengentak
lambat dan syahdu
cepat
semangat
Senjata menjerit memenuhi bukit
Bom di letuskan menggelegar ibarat petir
Ketakutanku seperti tak terbenduh
Ketakutanku seperti tak terbenduh
Seakan malaikat telah berdiri di depan jasad yang siap mati
Dalam puisi tersebut mengandung majas...
personifikasi
asosiasi
hiperbola
metafora
simile
Di kebun hatimu, bunga-bunga berkembang,
Harum cinta merebak seperti embun pagi.
Hati ini adalah samudra yang dalam,
Gelombang asmara memayungi setiap sudut.
Bibirmu bagai pelukis, menggambar senyum,
Seperti lukisan matahari terbenam di ufuk,
Kata-katamu adalah kilat yang menyambar,
Menyulut api rindu dalam dada yang damai.
Cinta kita bagai burung-burung terbang,
Melintasi angkasa tanpa henti.
Seperti pesona bulan yang bersinar,
Mengiring malam, menyulapnya indah.
Dalam pelukmu, waktu berhenti,
Seperti lukisan kanvas yang abadi.
Hidup adalah puisi, dan kau metafora,
Menghiasi dunia dengan keindahanmu.
Majas metafora dalam puisi tersebut adalah
Gelombang asmara memayungi setiap sudut.
Seperti lukisan kanvas yang abadi.
Hidup adalah puisi, dan kau metafora,
Di kebun hatimu, bunga-bunga berkembang,
Tragedi Winka dan Sihka
kawin
kawin
kawin
kawin
kawin
ka
win
ka
win
ka
win
ka
win
ka
winka
winka
winka
sihka
sihka
sihka
sih
ka
sih
ka
sih
ka
sih
ka
sih
ka
sih
sih
sih
sih
sih
sih
ka
Ku
hal yang paling menonjol dalam puisi tersebut adalah
tipografi
pengulangan kata
diksi
rima
Di sudut ruang itu
Aku mencoba diam
Mengamati setiap goresan kecil
Yang ada pada dinding putih
Makna figuratif dari goresan kecil adalah
Bekas luka
Coretan
Penyakit
Hati yang telah tersakiti
Fisik yang telah tersakiti
Jika hari rembang petang
tidak berarti permainan bakal selesai
dan boleh ditinggalkan gelanggang
hanya peranan berputar dari pemain di dalam
menjadi penonton di luar
Maksud yang terkandung dalam penggalan puisi di atas adalah
hari sudah sore
permainan belum selesai
kehidupan itu akan berubah
kehidupan belum selesai
penonton itu ada di luar
Makna figurati dari larik pertama puisi tersebut adalah
Seseorang yang sedang terbang pada ketinggian
seseorang yang merasa leluasa dalam memperjuangkan sesuatu
Seekor burung yang sedang terbang tinggi
Seekor burung rajawali yang terbang bebas
Manusia yang sedang memperjuangkan nasibnya
Majas yang ditemukan dalam puisi di larik terakhir pada puisi tersebut adalah
Personifikasi
Metafora
Asosiasi
Hiperbola
Perumpamaan
Di bawah ini merupakan sastrawan/ penyair terkenal Indonesia, kecuali
Chairil Anwar
Sapardi Djoko Damono
W.S Rendra
Taufiq Ismail
Diponegoro
Apa maksud dari larik pertama Dan kedua dalam puisi tersebut!
Masa mudah yang tidak dimanfaatkan dengan baik sehingga masa tuanya mengalami kesulitan dalam hidup
Masa muda yang disia-siakan dan menjalani masa tua dengan bahagia
Waktu pagi yang berganti menjadi Waktu malam
Waktu pagi yang dimanfaatkan dengan baik sampai tiba di waktu malam
Masa tua yang tidak bahagia akibat dari masa muda yang semangat
Kutipan yang mengandung imaji auditif adalah...
Langgit jingga merona di ujung desaku
Wanita peminta-minta dengan kulit keriputnya
Gemercik gerimis di penghujung malam
Dingin ini menusuk dalam kalbu
Rindu yang tertanam mulai tumbuh
Tema puisi yang berjudul "Hujan Bulan Juni" karya Sapardi Djoko Damono tersebut adalah
Perasaan yang ditahan dan tidak tersampaikan
Perasaan sedih karena kehilangan kekasih hatinya
ketabahan seseorang dalam menghadapi cobaan hidup
kerinduan seseorang terhadap orang yang dikasihinya
kekecewaan seseorang karena cintanya tidak bisa terbalas
Dihapuskannya jejak-jejak kakinya
Pengimajian yang terdapat pada kutipan puisi tersebut adalah
Auditif
Visual
Kinestetik
Taktil
Perasaan
Suasana yang tergambar pada puisi tersebut adalah
Bahagia dan semangat
Semangat dan Khusyuk
Semangat dan rindu
Semangat dan benci
Semangat dan berjuang
