Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Akad Syariah lembaga keuangan

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Akad atas penahanan Barang akibat dari Pinjaman yang diberikan oleh bank kepada nasabah sebagai jaminan pelunasan apabila nasabah berhalangan melunasi pada tempo yang disepakati adalah bentuk akad .....

a)

rahn (gadai)

b)

wakalah

c)

musyarokah

d)

murabahah

2.

Akad pinjaman yang berdasarkan harga taksir dari barang yang dijaminkan untuk ditebus kembali dikemudian hari adalah bentuk akad .....

a)

rahn (gadai)

b)

wakalah

c)

musyarokah

d)

murabahah

3.

Bank syariah dapat memberikan pinjaman kepada nasabah tanpa mensyaratkan tambahan, dan hanya mengembalikan utang pokok dengan akad.....

a)

qardh Hasan

b)

musyarakah

c)

mudharabah

d)

wakalah

4.

Pembiayaan pada bank syariah berdasarkan akad kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha, dimana tiap pihak berkontribusi dana dan disepakati untung dan resiko bersama menggunakan akad.....

a)

mudharabah

b)

musyarakah

c)

ijarah

d)

murabahah

5.

Pembiayaan pada bank syariah berdasarkan akad kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha, dimana salah satu pihak sebagai pemodal (Sohibul Mal) dan pihak yang lain sebagai pengelola (Mudhorib) dan disepakati untung dan resiko bersama adalah akad.....

a)

mudharabah

b)

musyarakah

c)

ijarah

d)

murabahah

6.

Akad pada jual beli yang dilakukan tanpa menyebutkan harga pembelian sehingga terjadi saling tawar menawar harga barang disebut....

a)

Musawwamah (Jual beli biasa)

b)

Murabahah Bashitoh (Murabahah langsung)

c)

Murabahah lil Aamir Bi Syiro (Murabahah Pesanan)

d)

Murabahah bil Wakalah (Murabahah dengan perwakilan)

7.

Akad Tabungan yang berlaku sebagai titipan dan tidak ada imbalan yang disyaratkan, menggunakan akad.....

a)

wadiah

b)

mudharabah

c)

murabahah

d)

salam

8.

Deposito yang merupakan simpanan berjangka adalah produk tabungan yang menjanjikan bagi hasil dari keuntungan dana yang ditabungkan dalam jangka waktu tertentu menggunakan akad.....

a)

mudharabah

b)

murabahah

c)

salam

d)

ijarah

9.

Akad penitipan barang atau uang antara pemilik dan pihak yang diberi kepercayaan dengan tujuan untuk menjaga keselamatan dan keutuhan barang/uang adalah.....

a)

wadiah

b)

mudharabah

c)

wakalah

d)

ijarah

10.

Akad yang diaplikasikan pada tabungan, dengan nasabah bertindak sebagai shohibul mal, dan bank sebagai mudharib adalah.....

a)

wadiah

b)

mudharabah

c)

musyarakah

d)

ijarah

11.

Jika bank syariah bertindak sebagai pihak yang menjual suatu barang kepada nasabah dengan menegaskan harga belinya kepada nasabah sebagai pembeli, dan nasabah membeli dengan harga yang lebih sebagai laba, akad yang digunakan adalah.....

a)

murabahah

b)

salam

c)

istishna'

d)

mudharabah

12.

Pembiayaan pada bank syariah berdasarkan akad kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha, dimana tiap pihak berkontribusi dana dan disepakati untung dan resiko bersama menggunakan akad.....

a)

mudharabah

b)

musyarakah

c)

ijarah

d)

murabahah

13.

Bank syariah dapat melakukan penahanan atas suatu barang sebagai jaminan atas pinjaman uang disebut sebagai akad.....

a)

rahn (gadai)

b)

wakalah

c)

musyarakah

d)

murabahah

14.

Pertalian antara penyerahan (Ijab) dan penerimaan (Qabul) yang dibenarkan oleh syariah yang menimbulkan akibat hukum terhadap objeknya disebut...

a)

Kesepakatan

b)

Perjanjian

c)

Akad

d)

Kerja sama

e)

Jual Beli

15.

Akad kerja sama antara dua pihak dimana pihak pertama (pemilik dana) menyediakan seluruh dana, sedangkan pihak kedua (pengelola dana) bertindak selaku pengelola, dan keuntungan dibagi diantara mereka sesuai kesepakatan sedangkan kerugian finansial hanya ditanggung oleh pemilik dana disebut...

a)

Akad Mudharabah

b)

Akad Musyarakah

c)

Akad Murabahah

d)

Akad Ijarah

e)

Akad Salam

16.

Akad pada jual beli yang didahului dengan mewakilkan kepada nasabah untuk membeli barang yang diinginkan atas nama bank lalu dibeli kembali oleh nasabah secara angsur atau tunai adalah akad ...

a)

Musawwamah (Jual beli biasa)

b)

Murabahah Bashitoh (Murabahah langsung)

c)

Murabahah lil Aamir Bi Syiro (Murabahah Pesanan)

d)

Murabahah bil Wakalah (Murabahah dengan perwakilan)

17.

Akad kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu, di mana masing-masing pihak memberikan kontribusi dana dengan ketentuan bahwa keuntungan dibagi berdasarkan kesepakatan sedangkan kerugian berdasarkan porsi kontribusi dana disebut...

a)

Akad Mudharabah

b)

Akad Musyarakah

c)

Akad Istishna

d)

Akad Ijarah

e)

Akad Salam

18.

Akad pada jual beli yang didahului perintah memesan barang oleh nasabah kepada bank dengan janji akan dibeli kembali oleh nasabah secara angsur atau tunai adalah akad ...

a)

Musawwamah (Jual beli biasa)

b)

Murabahah Bashitoh (Murabahah langsung)

c)

Murabahah lil Aamir Bi Syiro (Murabahah Pesanan)

d)

Murabahah bil Wakalah (Murabahah dengan perwakilan)

19.

Transaksi penjualan barang dengan menyatakan harga perolehan dan keuntungan (margin) yang disepakati oleh penjual dan pembeli disebut...

a)

Akad Musyarakah

b)

Akad Murabahah

c)

Akad Istishna

d)

Akad Ijarah

e)

Akad Salam

20.

Akad pemindahan hak guna (manfaat) atas suatu asset dalam waktu tertentu dengan pembayaran upah sewa (ujrah), tanpa diikuti dengan pemindahan kepemilikan asset itu sendiri disebut...

a)

Akad Salam

b)

Akad Ijarah

c)

Akad Istishna

d)

Akad Murabahah

e)

Akad Musyarakah

21.

produk pembiyaan Bank Syariah dengan cara menyediakan Jongko atau Lapak di pasar untuk kemudian disewakan kepada nasabahnya menggunakan Akad...

a)

Akad Salam

b)

Akad Ijarah

c)

Akad Istishna

d)

Akad Murabahah

e)

Akad Musyarakah

22.

Prinsip utama yang dianut oleh lembaga keuangan syariah adalah terbebas dari MAGHRIB (Maisyir, Gharar,Haram,Riba) Apa yang dimaksud dengab gharar...?

a)

Dilarang oleh Agama baik Dzatnya, cara mendapatkanya, peruntukannya, dan cara mengolahnya

b)

Mengandung unsur judi/spekulasi/untung-untungan

c)

ketidak pastian dan ketidak jelasan

d)

Mengambil tambahan yang bisa merugikan dan menzdholimi pihak lain

23.

Apa yang dimaksud dengan Maysir...?

a)

Dilarang oleh Agama baik Dzatnya, cara mendapatkanya, peruntukannya, dan cara mengolahnya

b)

Mengandung unsur judi/spekulasi/untung-untungan

c)

ketidak pastian dan ketidak jelasan

d)

Mengambil tambahan yang bisa merugikan dan menzdholimi pihak lain

24.

Akad yang atas jasa seseorang dengan membayar sejumlah imbalan atas manfaat yang diberikanya baik perupa tenaga atau keahlianya disebut juga ...

a)

Akad Salam

b)

Akad Ijarah

c)

Akad Istishna

d)

Akad Murabahah

e)

Akad Musyarakah

25.

Apa yang dimaksud dengan Haram...?

a)

Dilarang oleh Agama baik Dzatnya, cara mendapatkanya, peruntukannya, dan cara mengolahnya

b)

Mengandung unsur judi/spekulasi/untung-untungan

c)

ketidak pastian dan ketidak jelasan

d)

Mengambil tambahan yang bisa merugikan dan menzdholimi pihak lain

26.

Apa yang dimaksud dengan Riba...?

a)

Dilarang oleh Agama baik Dzatnya, cara mendapatkanya, peruntukannya, dan cara mengolahnya

b)

Mengandung unsur judi/spekulasi/untung-untungan

c)

ketidak pastian dan ketidak jelasan

d)

Mengambil tambahan yang bisa merugikan dan menzdholimi pihak lain

27.

Dibawah ini merupakan transaksi yang dilarang oleh syariah kecuali..

a)

Wadiah

b)

Maysir

c)

Riba

d)

Gharar

28.

Ketidakpastian di dalam istilah fiqih disebut.....

a)

gharar

b)

haram

c)

riba

d)

maysir

29.

Akad yang menyebabkan perpindahan Hak atas manfaat suatu barang tanpa adanya perpindahan kepemilikan barang dengan imbalan atas pemanfaatan barang dalam jangka waktu tertentu disebut dengan ....

a)

Akad Salam

b)

Akad Ijarah

c)

Akad Istishna

d)

Akad Murabahah

e)

Akad Musyarakah

30.

Akad kepemilikan Barang dibank dengan cara nasabah membayar sewa dalam jangka waktu tertentu di akhir jangka waktu tadi terjadi perpindahan kepemilikan barang kepada nasabah disebut dengan ....

a)

Akad Murabahah Amir Bi Syiro

b)

Akad Ijarah Mutahiya Bi Tamlik

c)

Akad Murobahah bil Wakalah