wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

latihan 2

Total questions: 106

Worksheet time: 53mins

Name
Class
Date
1.
Dalam upaya mendidik dan membimbing generasi muda, guru memiliki tanggung jawab untuk menjunjung tinggi keunggulan bangsa Indonesia. Bagaimana guru dapat mewujudkan hal ini dalam berbagai aspek pendidikan? Analisislah bagaimana seorang guru dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik dapat menjunjung tinggi keunggulan bangsa Indonesia. Berikan contoh nyata untuk masing-masing aspek yang menunjukkan bagaimana perilaku guru membantu membangun rasa cinta tanah air dan menghargai potensi lokal.
a)
Seorang guru mengajarkan kepada peserta didik untuk mengabaikan budaya dan tradisi lokal.
b)
Seorang guru hanya fokus pada nilai-nilai budaya internasional dalam pembelajaran.
c)
Seorang guru mengorganisir kegiatan ekstrakurikuler yang mempromosikan seni dan budaya Indonesia.
d)
Seorang guru menghindari membahas sejarah dan prestasi bangsa dalam kelas.
e)
Seorang guru hanya menilai prestasi akademik dan mengabaikan penerapan nilai-nilai kebangsaan.
2.
Pak Agung adalah seorang peneliti senior dalam dunia Pendidikan. Pada hasil penelitian yang dihasilkan, data yang disajikan menunjukkan bahwa peserta didik pada usia 7-17 tahun mengalami perubahan dalam pola pikir, kemampuan berpikir abstrak semakin berkembang, dan kemampuan menyelesaikan masalah semakin kompleks. Jika melihat sajian data dan informasi hasil penelitian tersebut, perkembangan intelektual peserta didik merupakan teori:
a)
Teori Psikososial Erikson
b)
Teori Belajar Kognitif Piaget
c)
Teori Pembelajaran Sosial Bandura
d)
Teori Identitas Diri Marcia
e)
Teori Kecerdasan Majemuk Gardner
3.
Dalam konteks pemerintahan Islam, konsep hak dan kewajiban warga negara sangatlah penting. Berikut pemaparan konseptual mengenai hak dan kewajiban warga negara dalam pemerintahan Islam. Dalam pemerintahan Islam, warga negara mempunyai hak-hak dasar, seperti hak atas perlindungan, keadilan, pendidikan, kesehatan, dan hak untuk menyatakan dan menyatakan pendapat secara adil. Ajaran Islam menjamin hak-hak tersebut dan pemerintah harus menghormatinya. Warga negara juga mempunyai kewajiban yang harus mereka penuhi sesuai ajaran Islam. Kewajiban tersebut meliputi kewajiban membayar zakat dan sedekah, menjalankan syariah, mendukung administrasi yang adil, dan mendorong pembangunan dan pemeliharaan masyarakat yang harmonis. Dengan menggunakan cerita di atas, bandingkan konsep hak dan kewajiban warga negara dalam pemerintahan Islam:
a)
Hak dan kewajiban warga negara dalam pemerintahan Islam hanya terkait dengan aspek keadilan.
b)
Hak dan kewajiban warga negara dalam pemerintahan Islam sepenuhnya terpisah dan tidak ada keterkaitan.
c)
Hak dan kewajiban warga negara dalam pemerintahan Islam memiliki tujuan yang sama, yaitu membangun masyarakat yang adil.
d)
Hak warga negara dalam pemerintahan Islam lebih diutamakan daripada kewajiban.
e)
Kewajiban warga negara dalam pemerintahan Islam hanya berkaitan dengan urusan agama dan tidak melibatkan pemerintahan.
4.
Bu Tri Ida adalah seorang Guru PAI dan Budipekerti di SMP Negeri yang memiliki peran sentral dalam membentuk pandangan dunia dan karakter peserta didik mereka. Dalam melaksankan profesinya sikap menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsanya dalam berbagai aspek Pendidikan merupakan suatu keharusan. Sebagai seorang guru PAI dan Budipekerti perilaku seperti apakah yang diekspresikan dalam menunjukan sikap kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsanya dalam berbagai fase pendidikan. Berikan contoh nyata untuk masing-masing aspek yang menunjukkan perilaku dalam membentuk peserta didik secara holistik.
a)
Guru PAI dan Budipekerti menggunakan bahasa internasional dalam mengajar untuk meningkatkan mobilitas siswa.
b)
Guru PAI dan Budipekerti mengabaikan lingkungan alam dan hanya fokus pada pembelajaran di dalam kelas. Guru PAI dan Budipekerti mengajarkan nilai-nilai agama yang berkonflik dengan budaya lokal.
c)
?
d)
Guru PAI dan Budipekerti menghindari topik-topik sosial yang kontroversial dalam diskusi kelas.
e)
Guru PAI dan Budipekerti merancang kegiatan yang mengintegrasikan nilai-nilai agama dengan tradisi budaya setempat
5.
Seorang guru di sebuah madrasah memiliki tanggung jawab besar dalam mendidik siswa-siswa muslim. Ia tidak hanya mengajar mata pelajaran, tetapi juga berperan sebagai contoh teladan dalam berperilaku dan beragama. Selain itu, ia juga memberikan pengarahan moral kepada siswa-siswa agar dapat mengembangkan karakter yang baik. Kode etik guru Indonesia yang relevan dengan tanggung jawab guru di madrasah adalah:
a)
Kode Etik Guru Indonesia mengharuskan guru untuk hanya fokus pada pembelajaran akademis tanpa memperhatikan aspek moral dan agama siswa.
b)
Kode Etik Guru Indonesia tidak memberikan pedoman terkait tanggung jawab guru dalam memberikan pengarahan moral kepada siswa.
c)
Kode Etik Guru Indonesia mewajibkan guru untuk memberikan pengarahan moral dan berperilaku sebagai contoh teladan bagi siswa.
d)
Kode Etik Guru Indonesia hanya mengatur tanggung jawab guru dalam hal pengembangan kurikulum.
e)
Kode Etik Guru Indonesia hanya berlaku untuk guru di sekolah umum dan tidak berlaku di madrasah.
6.
Dalam berbagai aspek pendidikan, keputusan yang diambil oleh para pendidik haruslah dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, serta mengutamakan nilai-nilai kebenaran dan keadilan untuk menjaga persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama. Bagaimana pendidik dapat mencerminkan karakteristik ini dalam praktik pendidikan mereka. Dalam konteks pendidikan, jelaskan bagaimana seorang pendidik dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik dapat mengkarakteristikkan keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia. Berikan contoh nyata untuk masing-masing aspek yang menunjukkan bagaimana perilaku pendidik mendorong nilai-nilai kebenaran, keadilan, persatuan, dan kesatuan.
a)
Seorang pendidik memilih untuk mengabaikan prinsip kebenaran dan keadilan dalam mengambil keputusan.
b)
Seorang pendidik hanya mempertimbangkan kepentingan pribadi dan golongan dalam pengambilan keputusan.
c)
Seorang pendidik mendiskriminasi peserta didik berdasarkan latar belakang budaya mereka.
d)
Seorang pendidik mengajarkan kepada peserta didik pentingnya menghormati hak asasi manusia.
e)
Seorang pendidik mengambil keputusan yang hanya menguntungkan satu kelompok peserta didik tanpa memperhatikan kepentingan bersama.
7.
Bagaimana tanggung jawab guru dalam mempertahankan kekayaan alam Indonesia sebagai bagian dari pendidikan, dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik?
a)
Mengabaikan isu lingkungan dan kekayaan alam dalam proses pendidikan.
b)
Mengajarkan peserta didik untuk mengambil alih kekayaan alam tanpa pertimbangan etika.
c)
Menanamkan kesadaran lingkungan dan pentingnya menjaga kekayaan alam Indonesia.
d)
Mendorong peserta didik untuk mengambil sumber daya alam tanpa memperhatikan dampaknya.
e)
Fokus pada pembelajaran teori tanpa mengaitkannya dengan realitas kekayaan alam Indonesia.
8.
Bagaimana peran guru dalam mendidik siswa untuk menghargai keberagaman budaya negara lain guna memperkuat jati diri bangsa Indonesia melalui proses pendidikan, pengajaran, bimbingan, Memimpin, melatih, menilai, dan menilai siswa?
a)
Mengabaikan budaya bangsa lain untuk mempertahankan budaya lokal saja.
b)
Menciptakan pemisahan antara budaya Indonesia dan budaya bangsa lain.
c)
Mengajarkan tentang keunikan dan nilai-nilai positif budaya bangsa lain secara obyektif.
d)
Mendorong peserta didik untuk mengesampingkan budaya bangsa lain demi identitas nasional.
e)
Fokus pada pembelajaran budaya lokal tanpa memperkenalkan budaya bangsa lain.
9.
Suatu hari, konflik terjadi antara beberapa siswa di sekolah setelah kompetisi olahraga yang sengit. Emosi memuncak dan situasi tampak semakin sulit dikendalikan. Di tengah kekacauan itu, muncullah seorang guru yang tenang dan cerdas. Guru ini melakukan pendekatan kepada siswa yang sedang berkonflik, dengan sabar mendengarkan keluh kesahnya, dan memberikan nasihat yang tepat. Dengan ketenangan dan pengertian, guru ini berhasil meredakan ketegangan dan membantu memperbaiki hubungan antar siswa. Dalam konteks ini, perilaku guru menggambarkan: Reaksi impulsif yang memperburuk situasi konflik.
a)
Ketidakpedulian terhadap masalah antar peserta didik.
b)
Sikap otoriter yang mengintensifkan konflik.
c)
Sikap bijaksana dalam menghadapi situasi sulit.
d)
Penyelesaian konflik dengan kekerasan.
e)
Guru tersebut tidak memiliki dampak apa pun pada sikap peserta didik
10.
Di sebuah sekolah, ada seorang siswa yang secara sistematis melanggar peraturan sekolah dengan berbicara keras di kelas dan mengganggu pelajaran. Setelah berulang kali diperingatkan oleh guru, siswa tersebut melanjutkan perilaku negatifnya. Untuk mengatasi situasi ini, guru mengadakan pertemuan pribadi dengan siswa dan dengan terampil menjelaskan kepada siswa akibat dari perilakunya. Guru menekankan pentingnya menghormati peraturan sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Dalam konteks ini, tindakan guru mencerminkan: Pengabaian terhadap tindakan pelanggaran tata tertib sekolah.
a)
Pemberian hukuman berlebihan kepada peserta didik.
b)
Pengabaian terhadap hak peserta didik untuk berpendapat.
c)
Penerapan hukuman yang sesuai dan upaya membimbing peserta didik.
d)
Memberikan penghargaan berlebihan kepada peserta didik.
e)
Memberikan sikap peserta didik terhadap hukum dan aturan.
11.
Di sekolah, guru yang terkenal adalah seorang pendidik yang selalu menunjukkan kepatuhan terhadap hukum, peraturan dan menghormati nilai- nilai normatif yang berlaku. Di setiap kesempatan, baik di dalam maupun di luar kelas, guru ini berperilaku patuh dan memberi contoh kepada siswanya. Ia juga kerap menyebutkan pentingnya menjunjung tinggi nilai dan peraturan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di masyarakat. Bagaimana sikap guru akan mempengaruhi siswa. Guru tersebut akan memotivasi peserta didik untuk menghindari hukum dan aturan.
a)
Guru tersebut akan membantu peserta didik memahami pentingnya patuh pada hukum dan aturan.
b)
Guru tersebut akan mengajarkan peserta didik untuk mengabaikan hukum dan aturan yang tidak sesuai dengan keinginan pribadi.
c)
Guru tersebut akan mengajar peserta didik untuk mempertanyakan semua hukum dan aturan yang ada.
d)
Guru tersebut tidak akan memberikan pengaruh apa-apa pada sikap peserta didik terhadap hukum dan aturan.
e)
Guru tersebut tidak memiliki dampak apa pun pada sikap peserta didik terhadap hukum dan aturan.
12.
Pada saat diskusi kelas mengenai isu lingkungan hidup, salah satu siswa berbicara dengan antusias dan percaya diri tentang pentingnya menjaga kelestarian alam. Ia memaparkan fakta-fakta ilmiah, menyampaikan pandangannya dan mengajak teman-teman sekelasnya untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Jawabannya yang berwawasan luas dan tanggapan berbasis pengetahuannya menginspirasi teman-teman sekelasnya untuk juga berbicara tentang kontribusi pribadi mereka dalam melindungi lingkungan. Dalam konteks ini, tanggapan siswa mencerminkan:
a)
Kurangnya minat peserta didik terhadap isu lingkungan.
b)
Tidak adanya komunikasi dan interaksi antara peserta didik.
c)
Sikap peserta didik yang hanya peduli pada diri sendiri.
d)
Kesadaran dan tanggapan peserta didik terhadap isu lingkungan.
e)
Kekurangan pengetahuan peserta didik tentang isu lingkungan.
13.
Seorang guru dengan kemampuan berorganisasi yang luar biasa selalu berupaya melakukan berbagai upaya efektif dalam melaksanakan pekerjaan pendidikan dan pengajarannya. Saat mengembangkan rencana pembelajaran, guru ini merancang jadwal, bahan ajar, dan kegiatan tambahan yang selaras dengan tujuan pembelajaran. Ia juga dapat mengidentifikasi kebutuhan setiap siswa dan mengembangkan strategi khusus untuk membantu mereka mencapai hasil yang diharapkan. Dengan menyelesaikan tugas-tugas tersebut, guru ini memberikan petunjuk yang jelas kepada siswanya, menciptakan kondisi belajar yang baik dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangannya. Dalam konteks ini, kompetensi guru mencerminkan:
a)
Ketidakmampuan dalam merancang kegiatan pembelajaran.
b)
Ketergantungan pada rencana yang sudah ada.
c)
Sikap acuh tak acuh terhadap kebutuhan individu peserta didik.
d)
Kemampuan merancang berbagai usaha pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
e)
Kurangnya perhatian terhadap lingkungan pembelajaran.
14.
Bu Indah Lestari adalah seorang guru Agama dan Budipekerti yang mengajar di SD Negeri Kabupaten Grobogan dengan penghasilan perbulan Rp.9.000.000. Setiap tahunnya Bu Indah Lestari mendapatkan tambahan bonus dari dari perusahaan home industri olahan singkong di Kabupaten Grobogan karena prestasinya yang luar biasa dalam mendampingi peserta didiknya sebesar Rp 4.000.000. Berapa zakat profesi yang harus dikeluarkan oleh Bu Indah Lestari tersebut?
a)
Rp 1.050.000,-
b)
Rp 1.775.000,-
c)
Rp 1.000.000,-
d)
Rp 2.800.000,-
e)
Rp 1.150.000,-
15.
Dalam Islam, nikah adalah perjanjian sah antara seorang pria dan seorang wanita untuk membentuk keluarga sah dan menjalin hubungan yang dilindungi agama. Tujuan perkawinan adalah untuk menjaga kehormatan dan menghindari perzinahan. Menurut para ulama fiqih, perkawinan adalah suatu ibadah yang atas persetujuan kedua belah pihak serta penuh dengan tanggung jawab dan hak. Berdasarkan uraian kasus di atas, kesimpulan apa yang dapat anda ambil tentang hukum perkawinan dalam Islam?
a)
Nikah dalam Islam hanya merupakan tradisi budaya.
b)
Nikah dalam Islam dianggap tidak sah.
c)
Nikah dalam Islam adalah suatu perjanjian sah yang diakui oleh agama.
d)
Nikah dalam Islam hanya berlaku untuk wanita.
e)
Nikah dalam Islam hanya mengutamakan hak-hak pria.
16.
Contoh ayat Muhkamat yang artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah apa pun kecuali rumahmu sendiri sampai kamu meminta izin dan memberi salam kepada orang-orang yang tinggal di dalamnya. Itu lebih baik bagimu untuk memahaminya.” (An-Nur: 27). Berdasarkan kalimat muhkamat pada contoh di atas, sebagai guru PAI dan Budipekerti diminta untuk melakukan analisis terhadap ciri-ciri ayat muhkamat yaitu:
a)
Ayat muhkamat memiliki arti yang tersembunyi dan memerlukan interpretasi mendalam.
b)
Ayat muhkamat memiliki makna yang bersifat samar dan sulit dipahami.
c)
Ayat muhkamat memiliki tafsiran yang bervariasi di kalangan ulama.
d)
Ayat muhkamat memiliki makna yang jelas dan tegas, tidak memerlukan interpretasi tambahan.
e)
Ayat muhkamat hanya berlaku untuk situasi tertentu dan tidak memiliki implikasi umum.
17.
Seorang guru dengan kemampuan berorganisasi yang luar biasa selalu berupaya melakukan berbagai upaya efektif dalam melaksanakan pekerjaan pendidikan dan pengajarannya. Saat mengembangkan rencana pembelajaran, guru ini merancang jadwal, bahan ajar, dan kegiatan tambahan yang selaras dengan tujuan pembelajaran. Ia juga dapat mengidentifikasi kebutuhan setiap siswa dan mengembangkan strategi khusus untuk membantu mereka mencapai hasil yang diharapkan. Dengan menyelesaikan tugas-tugas tersebut, guru ini memberikan petunjuk yang jelas kepada siswanya, menciptakan kondisi belajar yang baik dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangannya. Dalam konteks ini, kompetensi guru mencerminkan: Kekurangan kemampuan dalam mengamati situasi peserta didik.
a)
Kurangnya perhatian terhadap kebutuhan bantuan peserta didik.
b)
Keengganan untuk memberikan bantuan kepada peserta didik.
c)
Kemampuan untuk mendeteksi situasi yang membutuhkan bantuan dan memberikan dukungan secara bijaksana.
d)
Ketergantungan peserta didik pada bantuan guru.
e)
Saling mencurigati sesama guru di satu Lembaga pendidikan
18.
Islam ditujukan untuk semua jenis orang dan kelompok orang serta melindungi kepentingan dan kepentingan pribadi dan umum. sahnya poligami karena bertujuan untuk memberi kemaslahatan bagi masyarakat agar tidak berzina dan terjerumus ke dalam pintu kemaksiatan. Dalam keadaan darurat, poligami diperbolehkan dalam hal-hal berikut, kecuali:
a)
Untuk mendapatkan anak bagi suami yang subur dan isteri yang mandul.
b)
Menjaga keutuhan keluarga tanpa harus mencerai isteri pertama meski ia tidak berfungsisemestinya sebagai isteri karena cacat fisik dan sebagainya
c)
Untuk menyelamatkan suami yang hiperseks dari perbuatan free sex
d)
Menyelamatkan harkat dan martabat wanita dari krisis akhlak(melacur)
e)
Masalah darurat, ingin memperturutkan hawa nafsu seksual dan banyak berlaku tidak adil dalam pemenuhan kebutuhan.
19.
Suatu hari, di tengah perdebatan tentang sejarah perjuangan kemerdekaan, seorang mahasiswa menunjukkan sikap kritis dengan melontarkan pertanyaan- pertanyaan kontroversial, menantang opini masyarakat. Pertanyaannya adalah mengenai peristiwa-peristiwa yang kurang terdokumentasi dengan baik dalam sejarah. Guru kelas merasa bahwa pertanyaan-pertanyaan tersebut memiliki dasar yang kuat dan dapat membantu siswa memperdalam pemahaman mereka terhadap cerita tersebut. Dalam situasi ini, guru:
a)
Menegur peserta didik dan meminta mereka untuk tidak mengajukan pertanyaan kontroversial.
b)
Menghindari pertanyaan tersebut dan melanjutkan materi pelajaran tanpa memberikan jawaban.
c)
Dengan tenang mendengarkan pertanyaan peserta didik dan berusaha memberikan jawaban yang jujur dan obyektif.
d)
Menanggapinya dengan kecemasan, merasa bahwa pertanyaan tersebut dapat mengganggu suasana kelas.
e)
Mengabaikan pertanyaan tersebut dan mengarahkan diskusi kembali ke materi pelajaran utama.
20.
Dalam pendidikan, guru memiliki peran penting dalam mengembangkan sikap rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa. Bagaimana guru dapat membentuk sikap ini dalam berbagai aspek pendidikan? Dalam konteks pendidikan, jelaskan bagaimana seorang guru dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik dapat mengembangkan sikap rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa. Berikan contoh nyata untuk masing-masing aspek yang menunjukkan bagaimana perilaku guru mendorong peserta didik untuk berpikir dan bertindak lebih besar dari diri mereka sendiri.
a)
Seorang guru mengajarkan kepada peserta didik untuk selalu mengutamakan kepentingan pribadi tanpa memperhatikan yang lain.
b)
Seorang guru menghindari membahas nilai-nilai nasionalisme dalam pembelajaran.
c)
Seorang guru mengorganisir kunjungan ke monumen perjuangan kemerdekaan dan menceritakan kisah-kisah pahlawan.
d)
Seorang guru hanya menilai prestasi akademik dan mengabaikan kontribusi sosial.
e)
Seorang guru mendorong peserta didik untuk bersifat individualistik dalam menghadapi tantangan.
21.
Di sekolah, guru mempunyai reputasi sebagai teladan dalam menghormati peraturan dan hukum. Dalam segala kegiatan, baik di dalam maupun di luar kelas, guru selalu berperilaku sesuai dengan standar dan etika yang berlaku. Ia juga kerap berbagi cerita dan contoh nyata tentang pentingnya menaati hukum dan aturan dalam kehidupan sehari-hari. Sikap tersebut tercermin dari cara siswa mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, mengevaluasi, dan menilai siswa. Dalam konteks ini, bagaimana sikap guru tersebut mempengaruhi peserta didik?
a)
Guru tersebut mendorong peserta didik untuk melanggar hukum dan aturan demi mencapai tujuan pribadi.
b)
Guru tersebut tidak memberikan perhatian pada aturan dan hukum dalam lingkungan sekolah.
c)
Guru tersebut membantu peserta didik memahami pentingnya ketaatan pada hukum dan aturan dalam kehidupan.
d)
Guru tersebut hanya fokus pada aspek akademis tanpa memberikan contoh praktis tentang hukum dan aturan.
e)
Guru tersebut tidak memiliki dampak apa pun pada sikap peserta didik terhadap hukum dan aturan.
22.
Di bawah pemerintahan Khalifah Abu Bakar, terjadi perkembangan signifikan dalam bidang dakwah (penyebaran Islam) dan pendidikan. Informasi sejarah sebagai berikut: (1) Abu Bakar aktif mendukung penyebaran Islam dengan berdakwah di berbagai suku dan daerah, (2) beliau menggalakkan pengumpulan dan penyusunan Al-Qur'an dalam bentuk tulisan, dan (3) khalifah Abu Bakar juga menaruh perhatian pada pembentukan. dari madrasah. (sekolah Islam). ) di Masjid Nabawi. Berdasarkan data tersebut, maka analisis perkembangan dakwah dan pendidikan pada masa Abu Bakar adalah:
a)
Abu Bakar hanya fokus pada perkembangan pendidikan dan kurang peduli dengan dakwah.
b)
Abu Bakar berperan penting dalam penyebaran Islam, tetapi tidak terlibat dalam pendidikan.
c)
Abu Bakar aktif dalam mengembangkan dakwah dan pendidikan, dengan mendukung penyebaran Islam dan mendirikan madrasah.
d)
Abu Bakar tidak memiliki peran dalam perkembangan dakwah dan pendidikan.
e)
Perkembangan dakwah dan pendidikan pada masa Abu Bakar hanya terjadi di daerah Madinah.
23.
Pada masa pemerintahan Khalifah Usman canister Affan, terjadi perkembangan yang signifikan dalam bidang dakwah (penyebaran agama Islam) dan perluasan wilayah kekuasaan Islam. Sejarah menyebutkan bahwa Usman container Affan memberikan dukungan besar terhadap penyalinan dan penyebaran mushaf Al-Quran yang telah disusun dalam bentuk tertulis; dia juga meneruskan dakwah dan penyebaran ajaran Islam ke berbagai wilayah di luar Middle easterner; dan selama masa pemerintahannya, wilayah kekuasaan Islam semakin meluas, termasuk wilayah Mesir dan sebagian besar Persia. Berdasarkan information di atas, analisis perkembangan dakwah dan perluasan wilayah pada masa Usman canister Affan adalah:
a)
Usman bin Affan fokus pada perluasan wilayah dan kurang memperhatikan dakwah.
b)
Usman bin Affan hanya terlibat dalam penyalinan mushaf Al-Quran tanpa berperan dalam perluasan wilayah.
c)
Usman bin Affan aktif dalam mengembangkan dakwah dan wilayah kekuasaan, dengan mendukung penyebaran Al-Quran dan perluasan wilayah ke luar Arab.
d)
Usman bin Affan tidak memiliki peran dalam perkembangan dakwah dan perluasan wilayah.
e)
Perluasan wilayah pada masa Usman bin Affan hanya terjadi di wilayah Arab saja.
24.
Di bawah pemerintahan dinasti Umayyah di Damaskus, sistem pemerintahan yang terorganisir terbentuk. Bentuk-bentuk lembaga pemerintahan pada saat ini adalah: Pemerintahan Bani Umayyah terdiri dari berbagai departemen yang menangani berbagai urusan administratif dan militer; Departemen Pajak (bayt al-mal) mengelola penerimaan dan pengeluaran negara serta distribusi zakat dan pajak; kementerian militer (diwan al-jund) membidangi militer dan mengatur angkatan bersenjata; Badan intelijen (diwan al-khafi) berperan memantau dan mengumpulkan informasi di dalam dan luar negeri; Kementerian Luar Negeri (diwan al-barid) mengelola hubungan diplomatik dengan negara lain; dan Kementerian Kehakiman (Diwan Al-Qada) mengawasi aktivitas peradilan dan hukuman. Berdasarkan data di atas, maka dilakukan analisis tentang bentuk departemen pada pemerintahan Dinasti Umayyah di Damaskus adalah:
a)
Pemerintahan Umayyah hanya terdiri dari departemen tentara dan kehakiman.
b)
Departemen fiskal adalah satu-satunya departemen yang ada dalam pemerintahan Umayyah.
c)
Pemerintahan Umayyah memiliki berbagai departemen yang mengurusi aspek administratif, militer, intelijen, luar negeri, dan kehakiman.
d)
Departemen urusan luar negeri adalah departemen yang paling dominan dalam pemerintahan Umayyah.
e)
Pemerintahan Umayyah tidak memiliki struktur departemen yang terorganisir.
25.
Pada masa pemerintahan Dinasti Bani Umayyah di Andalusia (Al-Andalus), terjadi perkembangan signifikan di bidang pendidikan dan ilmu pengetahuan. Perkembangan yang sangat terlihat pada masa pemerintahannya adalah: (1) Dinasti Bani Umayyah di Andalusia mendukung dan mendorong pengembangan ilmu pengetahuan, seni dan budaya. (2) Pada masa ini, ibu kota Córdoba menjadi pusat pembelajaran terkenal di seluruh dunia Islam, (3) Perpustakaan-perpustakaan besar di Córdoba, seperti Al-Hakam II yang menjadi salah satu pusat ilmu pengetahuan terbesar pada masanya. , dan (4) Ulama seperti Ibnu Rusyd dan Ibnu Zuhrah berasal dari Al-Andalus dan memberikan kontribusi signifikan dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan, termasuk filsafat, astronomi, dan matematika. Berdasarkan keterangan di atas, uraikan perkembangan ilmu pengetahuan pada masa Dinasti Bani Umayyah di Andalusia adalah:
a)
Pada masa Dinasti Umayyah di Andalusia, tidak ada perkembangan ilmu pengetahuan yang signifikan.
b)
Pendidikan dan ilmu pengetahuan diabaikan pada masa pemerintahan Dinasti Umayyah di Andalusia.
c)
Dinasti Umayyah di Andalusia memusatkan perhatian pada seni dan budaya, namun tidak mendukung perkembangan ilmu pengetahuan.
d)
Pusat pembelajaran di Cordoba serta perpustakaan besar di sana menjadi katalisator bagi perkembangan ilmu pengetahuan pada masa itu.
e)
Dinasti Umayyah di Andalusia hanya mengutamakan perkembangan ilmu agama dan keagamaan.
26.
Seorang guru dengan kemampuan berorganisasi yang luar biasa selalu berupaya melakukan berbagai upaya efektif dalam melaksanakan pekerjaan pendidikan dan pengajarannya. Saat mengembangkan rencana pembelajaran, guru ini merancang jadwal, bahan ajar, dan kegiatan tambahan yang selaras dengan tujuan pembelajaran. Ia juga dapat mengidentifikasi kebutuhan setiap siswa dan mengembangkan strategi khusus untuk membantu mereka mencapai hasil yang diharapkan. Dengan menyelesaikan tugas-tugas tersebut, guru ini memberikan petunjuk yang jelas kepada siswanya, menciptakan kondisi belajar yang baik dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangannya. Dalam konteks ini, kompetensi guru mencerminkan: Kurangnya perhatian terhadap kebutuhan peserta didik.
a)
Keengganan untuk memberikan bantuan kepada peserta didik.
b)
Ketergantungan peserta didik pada bantuan guru.
c)
Kepedulian yang tinggi terhadap kebutuhan peserta didik dan upaya untuk memberikan dukungan yang sesuai.
d)
Ketidakmampuan guru dalam mengamati perkembangan akademis dan perilaku peserta didik.
e)
Perilaku saling mengutungkan sesame guru dan murid
27.
Dinasti Abbasiyah adalah salah satu dinasti paling terkenal dalam sejarah Islam, menguasai wilayah yang luas di Timur Tengah dan sekitarnya. Di bawah ini informasi mengenai wilayah kekuasaan Dinasti Abbasiyah: (1) Pusat asli Dinasti Abbasiyah adalah kota Bagdad yang menjadi ibu kota dan pusat kebudayaan yang megah. (3) Wilayah kekuasaan Dinasti Abbasiyah meliputi sebagian besar wilayah Iran (Iran sekarang), Irak, Suriah dan Mesir mulai dari Afrika Utara dan Asia Tengah, dan (3) Pada puncak kekuasaannya, wilayah kekuasaan Dinasti Abbasiyah meluas dari Iberia (sekarang Spanyol) hingga Asia Tengah. Berdasarkan keterangan di atas maka penemuan wilayah kekuasaan Dinasti Abbasiyah adalah :
a)
Wilayah kekuasaan Dinasti Abbasiyah hanya meliputi wilayah Arab dan Mesir.
b)
Wilayah kekuasaan Dinasti Abbasiyah meliputi wilayah Persia dan sebagian wilayah Asia Tengah.
c)
Wilayah kekuasaan Dinasti Abbasiyah terbatas pada wilayah Timur Tengah.
d)
Wilayah kekuasaan Dinasti Abbasiyah mencakup wilayah Asia Tengah dan Eropa.
e)
Wilayah kekuasaan Dinasti Abbasiyah membentang dari Iberia hingga Asia Tengah.
28.
Pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab terjadi perkembangan yang signifikan di bidang dakwah (dakwah Islam) dan perluasan kekuasaan Islam. Dikisahkan Umar bin Khattab terus melanjutkan dakwah dan upaya menyebarkan Islam tanpa henti; Beliau mengizinkan wilayah-wilayah baru seperti Mesir dan Persia dibuka melalui penaklukan, dan 'Umar secara langsung mengarahkan perluasan wilayah-wilayah Muslim dan menetapkan aturan- aturan yang adil bagi wilayah-wilayah yang ditaklukkan. Berdasarkan keterangan di atas, analisis perkembangan dakwah dan perluasan wilayah pada masa Umar bin Khattab adalah:
a)
Umar bin Khattab hanya fokus pada perluasan wilayah dan kurang peduli dengan dakwah.
b)
Umar bin Khattab berfokus pada dakwah dan tidak terlibat dalam perluasan wilayah.
c)
Umar bin Khattab aktif dalam mengembangkan dakwah dan wilayah kekuasaan, dengan melanjutkan penyebaran Islam dan penaklukan kawasan baru.
d)
Umar bin Khattab tidak memiliki peran dalam perkembangan dakwah dan perluasan wilayah.
e)
Perluasan wilayah pada masa Umar bin Khattab hanya terjadi di wilayah Arab saja.
29.
Ketika mengerjakan proyek kelompok di sekolah, siswa menunjukkan sikap tanggung jawab individu tertentu. Ketika beberapa anggota kelompok mengalami kesulitan dalam menyelesaikan pekerjaan rumahnya, siswa tersebut akan dengan sukarela menawarkan bantuan. Tidak hanya memberikan panduan langkah-langkah yang diperlukan, tetapi juga memberikan contoh nyata dan mendukung anggota tim hingga tugas selesai. Selain itu, para siswa ini secara aktif mendukung kelancaran proyek dengan mengambil inisiatif dan mengatur pertemuan kelompok. Kegiatan yang dilakukan siswa tersebut melakukan refleksi :
a)
Ketidakpedulian terhadap keberhasilan proyek kelompok.
b)
Tidak adanya partisipasi dalam proyek kelompok.
c)
Sikap egois dan tidak mau berbagi pengetahuan.
d)
Sikap tanggung jawab pribadi dalam memberikan bantuan dan dukungan kepada rekan kelompok.
e)
Ketergantungan pada bantuan dari anggota kelompok lain.
30.
Salah satu hambatan bagi perkembangan Islam di Amerika berkaitan erat dengan peran Amerika sebagai polisi dunia, yang menimbulkan permusuhan terhadap negara-negara Muslim. Bagi kelompok radikal garis keras, peran Amerika sebagai polisi dalam urusan dunia merupakan dasar obyektif untuk menyatakan perang terhadap terorisme. Fakta konkrit yang mendukung pernyataan di atas adalah:...
a)
Ajaran Islam dengan sendirinya cukup subur berisi perintah-perintah untuk mempertahankan agama Allah dari serangan dam anjuran untuk berjihad di jalan-Nya.
b)
Amerika adalah negara maju dengan berbagai ras didalamnya sehingga Islam menjadi salah satu agama di negara tersebut
c)
Populasi penduduk Muslim di AS telah meningkat dalam seratus tahun terakhir, dimana sebagian besar pertumbuhan ini didorong oleh adanya imigran.
d)
Adanya migrasi muslim besar-besaran yang dibatasi oleh pemerintah Amerika
e)
Amerika bersekutu dengan Israel untuk menaklukkan Islam.
31.
Islam telah menjadi bagian dari kehidupan Australia. Australian Islamic Museum di Anderson Road, Thornbury, Victoria menjelaskan panjang lebar kedatangan Islam di Australia. Islam pertama kali masuk di Australia melalui:
a)
Pelaut Makasar
b)
Pedagang India
c)
Imigran dari Afrika
d)
Pedagang dari Cina
e)
Pelaut Pakistan
32.
Salim adalah seorang pemuda yang tinggal di daerah padat penduduk. Suatu hari dia melihat seorang tetangganya yang lanjut usia kesulitan membawa barang belanjaan yang berat dari toko. Tanpa ragu, Salim menawarkan bantuan untuk berbelanja sembako di rumah tetangganya. Sekembalinya ke rumah, Salim menolak hadiah atau tawaran uang dari tetangganya dan berkata sambil tersenyum ramah bahwa dia hanya ingin membantu dan tidak mengharapkan imbalan apa pun. Berdasarkan kasus di atas, para santri diminta menilai karakter Akhlaq Al- Karimah adalah:
a)
Akhlak Al-Karimah melibatkan tindakan baik tanpa mempertimbangkan dampaknya pada diri sendiri.
b)
Akhlak Al-Karimah melibatkan tindakan baik dengan tujuan mendapatkan imbalan atau hadiah.
c)
Akhlak Al-Karimah melibatkan tindakan baik dengan tulus dan tanpa mengharapkan imbalan.
d)
Akhlak Al-Karimah melibatkan tindakan baik hanya jika ada keuntungan pribadi yang dapat diperoleh.
e)
Akhlak Al-Karimah melibatkan tindakan baik hanya dalam lingkungan keluarga.
33.
Triani adalah seorang mahasiswi yang sering marah dan kesal jika teman- temannya tidak mengikutinya atau berbeda pendapat dengannya. Suatu hari, saat mengerjakan tugas kelompok, Triani merasa frustasi karena anggota kelompoknya mempunyai pemikiran yang berbeda. Ia dengan cepat melontarkan pernyataan lantang dan emosional hingga membuat suasana mencekam. Berdasarkan kasus di atas maka dilakukan analisis terhadap turunan Quwwah al-Ghadhab adalah:
a)
Triani menunjukkan kualitas Quwwah al-Ghadhab dengan mengendalikan emosinya dengan baik dalam situasi sulit.
b)
Triani menunjukkan bahwa Quwwah al-Ghadhab dapat berubah menjadi tindakan agresif jika tidak diarahkan dengan baik.
c)
Triani menunjukkan bahwa Quwwah al-Ghadhab hanya melibatkan respons fisik terhadap emosi.
d)
Triani menunjukkan bahwa Quwwah al-Ghadhab tidak memiliki dampak pada hubungan antarpribadi.
e)
Triani menunjukkan bahwa Quwwah al-Ghadhab hanya terkait dengan situasi tugas kelompok.
34.
Ahmad merupakan sosok yang selama ini dikenal moderat dalam menjalankan agamanya. Ia selalu berusaha menjaga keseimbangan antara beribadah kepada Allah dan tanggung jawab sosialnya. Di masjid, ia rajin beribadah dan berusaha menjaga akhlak yang baik. Namun, Ahmad juga dipandang sebagai aktivis sosial yang aktif di komunitasnya. Dia terlibat dalam kegiatan amal, mengunjungi orang sakit dan membantu orang miskin, tanpa memandang asal atau agamanya. Berdasarkan cerita di atas, saudara diminta untuk menyimpulkan adanya keimanan kepada Allah sebagai landasan berbuat baik dalam kehidupan bermasyarakat adalah:
a)
Iman kepada Allah tidak memiliki kaitan dengan pelaksanaan amal shaleh dalam kehidupan sosial.
b)
Amal shaleh hanya harus dilakukan di lingkungan masjid, sedangkan dalam kehidupan sosial tidak diperlukan.
c)
Keberadaan iman kepada Allah merupakan pondasi utama dalam melakukan amal shaleh dan berkontribusi positif dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
d)
Kegiatan sosial hanya perlu dilakukan jika ada imbalan materi dari masyarakat.
e)
Keberadaan iman kepada Allah tidak memiliki dampak pada perilaku sosial seseorang.
35.
Rasulullah SAW bersabda: Rasa malu adalah bagian dari iman dan iman itu di surga. Al-Haya' artinya (menjadikan seseorang melindungi dirinya dari perbuatan jahat dan mengerikan). (HR Bukhari dan Muslim). Berdasarkan hadis tersebut, apa saja manfaat perilaku malu dalam pembentukan akhlak pribadi adalah:
a)
Perilaku al-haya' tidak memiliki kaitan dengan pembentukan akhlak pribadi.
b)
Perilaku al-haya' hanya relevan dalam urusan agama, bukan dalam pembentukan akhlak pribadi.
c)
Manfaat perilaku al-haya' adalah untuk merasa rendah diri di hadapan orang lain.
d)
Perilaku al-haya' membantu seseorang untuk menjaga diri dari perbuatan buruk dan keji serta berkontribusi pada pembentukan akhlak pribadi yang baik.
e)
Perilaku al-haya' hanya harus ditunjukkan dalam urusan agama dan tidak berpengaruh pada akhlak pribadi.
36.
Nabi SAW bersabda: “Bertakwalah kepada Allah dimanapun kamu berada dan jangan berbuat jahat setelah berbuat baik, karena hal itu sungguh merupakan pelanggaran ketakwaan.” (HR. Tirmidzi). Berdasarkan hadis di atas, peserta diminta untuk mengidentifikasi manfaat perilaku al-khauf (perilaku takut) ditinjau dari pembentukan moral pribadi adalah:
a)
Perilaku al-khauf tidak memiliki dampak pada pembentukan akhlak pribadi.
b)
Perilaku al-khauf hanya terkait dengan urusan duniawi dan tidak mempengaruhi akhlak seseorang.
c)
Manfaat perilaku al-khauf adalah untuk membuat seseorang merasa lemah di hadapan orang lain.
d)
Perilaku al-khauf membantu seseorang untuk menghindari perbuatan buruk dan tidak melanggar nilai takwa.
e)
Perilaku al-khauf hanya perlu ditunjukkan di tempat ibadah dan tidak terkait dengan akhlak sehari-hari.
37.
Dalam salah satu ceritanya, Amina adalah seorang wanita yang selalu menjaga hubungan baik dan dekat dengan kerabatnya. Dia selalu aktif mengunjunginya, mendukungnya dan mengundangnya ke pertemuan keluarga. Meskipun jadwalnya sibuk, Amina selalu meluangkan waktu untuk menjalin ikatan yang kuat dengan anggota keluarganya dan bersemangat membantu mereka melewati masa-masa sulit dan menyenangkan. Berdasarkan cerita di atas, para santri diminta menganalisis sendiri manfaat lain dari sikap dan perilaku ar-rahim adalah:
a)
Sikap ar-rahim hanya memberikan manfaat sosial bagi orang lain dan tidak mempengaruhi diri sendiri.
b)
Sikap ar-rahim hanya diperlukan dalam lingkungan keluarga dan tidak mempengaruhi diri sendiri.
c)
Manfaat sikap ar-rahim adalah untuk mendapatkan keuntungan materi dari kerabat.
d)
Sikap ar-rahim membantu seseorang untuk membangun hubungan yang erat dan harmonis dengan keluarga, serta memberikan dukungan dan kasih sayang yang dapat memperkaya kehidupan pribadi.
e)
Sikap ar-rahim hanya relevan dalam urusan agama dan tidak memberikan manfaat pribadi.
38.
Aisyah, seorang mahasiswi, ingin menyumbangkan zakatnya kepada orang yang membutuhkan. Ia menemukan seorang mustahiq yang bernama Ali. Ali adalah seorang pengusaha kecil yang memiliki usaha kerajinan kecil-kecilan. Bisnis Ali telah berdiri selama beberapa tahun dan berpotensi untuk terus berkembang. Aisyah merasa Ali mempunyai keterampilan dan semangat yang cukup untuk mengembangkan usahanya. Ia meyakini pemberian zakat yang efektif kepada Ali dapat membantunya mengembangkan usaha dan memperkuat perekonomian keluarganya. Aisyah pun berbincang dengan Ali untuk mengetahui rencana dan upaya apa yang akan ia lakukan untuk mengembangkan bisnisnya. Berdasarkan contoh di atas, maka analisis kriteria yang tepat untuk penyaluran zakat yang efisien adalah :
a)
Memberikan zakat hanya kepada fakir miskin yang tidak memiliki usaha.
b)
Memilih mustahiq berdasarkan usia dan status perkawinan.
c)
Menilai usaha mustahiq dan potensi untuk pengembangan.
d)
Memberikan zakat hanya dalam bentuk barang, bukan uang.
e)
Memberikan zakat kepada siapa saja yang meminta bantuan.
39.
Aisyah merupakan sosok wanita yang dikenal dengan toleransi dan pemaaf terhadap orang lain. Ketika teman-temannya melakukan kesalahan, dia selalu berusaha memahami keadaan mereka dan dengan tulus meminta maaf. Aisyah berpendapat bahwa memaafkan adalah salah satu cara untuk membangun hubungan yang harmonis dan menghindari konflik yang tidak perlu. Meski Aisyah terkadang merasa sakit hati, namun ia selalu memilih untuk tenang dan memaafkan perasaannya. Berdasarkan cerita di atas, siswa diminta membuktikan sendiri manfaat memiliki sikap dan perilaku pemaaf terhadap orang lain adalah:
a)
Memberi maaf kepada orang lain hanya membantu orang lain tanpa memberikan manfaat pada diri sendiri.
b)
Memberi maaf hanya diperlukan dalam situasi yang sangat serius dan tidak berpengaruh pada diri sendiri.
c)
Manfaat memberi maaf adalah untuk mendapatkan imbalan atau hadiah dari orang lain.
d)
Sikap dan perilaku memberi maaf membantu seseorang untuk membangun hubungan harmonis, menghindari konflik yang tidak perlu, dan menjaga kesejahteraan emosional serta mental pada diri sendiri.
e)
Memberi maaf hanya relevan dalam urusan agama dan tidak memiliki dampak pada kesejahteraan pribadi.
40.
Al-Rahman merupakan salah satu Al-Asmā al-Husnā (nama-nama indah) Allah SWT. Atribut ini mengacu pada Tuhan yang maha pengasih dan penyayang kepada seluruh makhluknya. Allah SWT. menciptakan matahari yang memberi cahaya dan panas, menyediakan air hujan, yang menyuburkan tanah, menyediakan makanan dan berbagai kesenangan bagi manusia. Memang di tengah kesalahan manusia, Tuhan tetap memberikan kesempatan untuk bertobat dan kembali kepada-Nya. Berdasarkan uraian dan gambar di atas, saudara/i diminta mengungkap keberadaan karakter Al-Rahman dalam kehidupan manusia di dunia dan akhirat yaitu:
a)
Sifat Al-Rahman hanya terkait dengan kehidupan di dunia dan tidak berpengaruh pada kehidupan di akhirat.
b)
B. Sifat Al-Rahman hanya berkaitan dengan memberikan rezeki dan kenikmatan di dunia, namun tidak berlaku di akhirat.
c)
C. Sifat Al-Rahman mempengaruhi pemberian kenikmatan di dunia, tetapi tidak memiliki kaitan dengan pengampunan di akhirat.
d)
D.Sifat Al-Rahman mendorong manusia untuk bersikap kasar dan tidak perduli terhadap sesama di dunia.
e)
E. Sifat Al-Rahman mempengaruhi memberikan kasih sayang, kebaikan, dan pengampunan kepada manusia di dunia dan di akhirat.
41.
Hana adalah seorang wanita yang dikenal oleh orang-orang di sekitarnya karena sikapnya yang sopan dan selalu berbuat baik. Setiap hari, Hana membagikan sembako kepada orang-orang yang membutuhkan di lingkungannya. Ia juga sering mengunjungi panti asuhan untuk memberikan bantuan dan semangat kepada anak-anak yang tinggal di sana. Meski memiliki banyak tanggung jawab sebagai ibu rumah tangga, Hana tak segan-segan membantu sesama. Berdasarkan cerita di atas, siswa diminta untuk menyatakan adanya keimanan kepada Allah sebagai landasan dalam berbuat baik dalam melaksanakannya dalam kehidupan bermasyarakat:
a)
Tawakal kepada Allah tidak memiliki kaitan dengan pelaksanaan amal shaleh dalam kehidupan sosial.
b)
Amal shaleh hanya perlu dilakukan jika ada keuntungan materi yang dapat diperoleh.
c)
Keberadaan tawakal kepada Allah merupakan pondasi utama dalam melakukan amal shaleh dan memberikan dampak positif dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
d)
Amal shaleh hanya dikerjakan jika diberi perintah oleh orang yang berwenang.
e)
Keberadaan tawakal kepada Allah hanya berpengaruh dalam urusan pribadi, bukan dalam urusan sosial.
42.
Al-Mālik merupakan salah satu Al-Asmā al-Husnā (nama-nama indah) Allah SWT. Sifat ini merujuk pada Allah sebagai pemilik mutlak yang mengatur seluruh alam semesta dan makhluk di dalamnya. Allah SWT. Menciptakan dunia dan segala isinya. Dia mengendalikan hukum alam, mengatur pergantian siang dan malam, dan memberdayakan manusia untuk mengatur bumi secara bertanggung jawab. Meskipun manusia di dunia ini mempunyai harta yang bersifat sementara, namun mereka tetap sadar bahwa Allah adalah pemilik dan penguasa sejati atas segalanya. Berdasarkan uraian di atas, sebagai guru PAI dan Budipekerti diminta membuktikan adanya sifat-sifat Al-Mālik dalam kehidupan manusia di dunia dan akhirat, yaitu:
a)
Sifat Al-Mālik hanya terkait dengan kepemilikan materi di dunia dan tidak memiliki pengaruh di akhirat.
b)
Sifat Al-Mālik hanya mencakup kekuasaan Allah atas alam semesta, tetapi tidak berlaku dalam kehidupan manusia.
c)
Sifat Al-Mālik mempengaruhi kepemilikan materi di dunia, tetapi tidak relevan dengan kehidupan di akhirat.
d)
Sifat Al-Mālik mendorong manusia untuk bersikap tamak dan egois dalam kepemilikan harta di dunia.
e)
Sifat Al-Mālik mempengaruhi kesadaran manusia bahwa Allah adalah Pemilik sejati dan memberikan tanggung jawab untuk mengelola bumi dengan bijak di dunia dan mengingatkan bahwa di akhirat, semua kepemilikan akan kembali kepada-Nya.
43.
Dalam perjalanan kehidupan manusia, berbagai kecelakaan dan tanda-tanda kehancuran terjadi di dunia. Gempa bumi, kelaparan, peperangan dan bencana alam terjadi di berbagai belahan dunia. Masyarakat menghadapi tantangan besar dan khawatir terhadap situasi global yang semakin tidak stabil. Berdasarkan gambar di atas, sebagai Guru PAI dan Budipekerti diminta untuk mengidentifikasi ciri-ciri hari kiamat Sughra sebagai bagian dari datangnya hari-hari akhir yakni:
a)
Kiamat Sughra hanya terjadi dalam lingkup lokal dan tidak berpengaruh secara global.
b)
Kiamat Sughra adalah waktu di mana manusia merasakan kebahagiaan dan kesejahteraan secara universal.
c)
Kiamat Sughra mencakup peristiwa-peristiwa seperti kelaparan, perang, dan bencana alam yang melanda dunia.
d)
Kiamat Sughra hanya berdampak pada kondisi alam, bukan pada kehidupan manusia.
e)
Kiamat Sughra merupakan waktu di mana manusia mengalami kesuksesan dan keberhasilan dalam segala aspek kehidupan.
44.
Dalam perjalanan kehidupan manusia, berbagai kecelakaan dan tanda-tanda kehancuran terjadi di dunia. Gempa bumi, kelaparan, peperangan dan bencana alam terjadi di berbagai belahan dunia. Masyarakat menghadapi tantangan besar dan kekhawatiran terhadap kondisi global yang semakin bergejolak. Berdasarkan gambar di atas, sebagai guru PAI dan Budipekerti diminta untuk mengidentifikasi ciri-ciri kiamat Kubro sebagai bagian dari hari kiamat adalah:
a)
Kiamat Kubra hanya terjadi dalam lingkup lokal dan tidak berpengaruh secara global.
b)
Kiamat Kubra adalah waktu di mana manusia merasakan kebahagiaan dan kesejahteraan secara universal.
c)
Kiamat Kubra mencakup peristiwa-peristiwa seperti kelaparan, perang, dan bencana alam yang melanda dunia.
d)
Kiamat Kubra mencakup peristiwa besar seperti kehancuran alam semesta, terputusnya ikatan alam, dan munculnya tanda-tanda besar yang tak terelakkan.
e)
Kiamat Kubra hanya berdampak pada kondisi alam, bukan pada kehidupan manusia.
45.
Qadha dan Qadar merupakan konsep dalam ajaran Islam yang mengacu pada tujuan dan ketetapan Tuhan bagi seluruh alam semesta. Nasib Mubram merupakan bagian dari takdir yang pasti dan tidak bisa lepas dari diri seseorang. Berdasarkan cerita di atas, sebagau guru PAI dan Budipekerti diminta menyimpulkan makna nasib Mubram bagi kehidupan manusia sebagai makhluk Tuhan:
a)
Takdir mubram adalah takdir yang sepenuhnya ditentukan oleh manusia tanpa campur tangan Allah.
b)
Takdir mubram adalah takdir yang hanya berlaku untuk masalah-masalah kecil dalam kehidupan manusia.
c)
Takdir mubram adalah takdir yang dapat diubah atau dihindari oleh upaya manusia.
d)
Takdir mubram adalah takdir yang sudah pasti dan tidak dapat dihindari oleh manusia, seperti kematian dan takdir-takdir besar dalam hidup.
e)
Takdir mubram adalah takdir yang hanya berlaku untuk individu tertentu dan tidak relevan bagi manusia secara umum.
46.
Dalam salah satu kisahnya, Abdul Malik, seorang wali Allah, dikenal di desanya sebagai orang yang sederhana dan penuh kasih sayang. Beliau selalu tanpa pamrih membantu orang lain, mengajarkan ilmu agama dan membimbing mereka dalam menghadapi cobaan hidup. Banyak orang yang datang meminta nasehat dan restu kepada Abdul Malik dan beliau selalu menjawabnya dengan kesabaran dan perhatian. Berdasarkan cerita di atas, sebagai seorang pendidik diminta untuk mengkritisi keberadaan Karomah seorang wali sebagai bentuk kehormatan diri:
a)
Karomah hanya terjadi pada wali-wali tertentu dan tidak mempengaruhi kemuliaan individu lain.
b)
Karomah hanyalah bentuk perbuatan ajaib yang tidak memiliki hubungan dengan kemuliaan pribadi seseorang.
c)
Kemuliaan seseorang hanya berdasarkan pada tindakan karomah yang pernah mereka alami dalam hidup mereka.
d)
Meskipun memiliki karomah, kemuliaan seseorang sebenarnya didasarkan pada akhlak dan perilaku baik yang mereka tunjukkan dalam kehidupan sehari-hari.
e)
Karomah merupakan satu-satunya faktor yang menentukan kemuliaan seseorang tanpa memandang akhlak dan perilaku mereka.
47.
Dalam sebuah peristiwa yang mengejutkan, seorang pria tiba-tiba mengalami masalah kesehatan yang tidak dapat dijelaskan oleh obat-obatan. Dia mengalami gejala aneh seperti lemas, kehilangan nafsu makan, dan depresi berat. Setelah pemeriksaan medis intensif, tidak ditemukan penyebab medis yang jelas. Ada yang percaya bahwa kelainan tersebut disebabkan oleh pengaruh sihir pada manusia. Berdasarkan cerita di atas, sebagai seorang guru PAI dan Budipekrti diminta untuk menyimpulkan bahaya ilmu gaib bagi manusia jika mempercayainya adalah:
a)
Sihir hanya memiliki dampak psikologis ringan pada manusia dan tidak berpengaruh secara fisik.
b)
Sihir hanya dapat mempengaruhi keadaan kesehatan manusia secara positif.
c)
Bahaya sihir hanya berdampak pada orang yang lemah iman dan tidak mempengaruhi manusia yang kuat iman.
d)
Sihir memiliki potensi bahaya yang serius bagi manusia, terutama jika seseorang mempercayai pengaruhnya secara mendalam dan mengabaikan upaya pengobatan medis yang rasional.
e)
Bahaya sihir hanya bersifat mitos dan tidak memiliki pengaruh nyata dalam kehidupan manusia.
48.
Takwil adalah penafsiran atau pemahaman mendalam terhadap ayat-ayat Al- Qur'an dengan memperhatikan konteks dan makna asli ayat tersebut. Takwil mencoba menyelami makna ayat suci yang lebih dalam dan kompleks. Berdasarkan uraian di atas, sebagai guru PAI dan Budipekerti diminta mengidentifikasi ayat-ayat Al-Qur’an yang mengandung takwil yakni:
a)
Allah memerintahkan kamu supaya mengembalikan amanat kepada pemiliknya dan apabila kamu menilai antara manusia, hendaklah kamu berlaku adil." (An-Nisa: 58)
b)
Maka bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah hubungan di antara sesama kalian. (Al-Anfal: 1)
c)
Dan Allah memudahkan takwil tentang hal-hal yang kalian tidak mengetahui. (At-Talaq: 3)
d)
Sesungguhnya agama yang diridhai Allah hanyalah Islam. (Ali 'Imran: 19)
e)
Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi. (Al- Ahzab: 56).
49.
Dalam al-Qur’an surat al-Baqrah: 219 yang artinya: “Mereka bertanya kepadamu tentang khamir (miras) dan perjudian. Katakanlah: “Keduanya mempunyai dosa yang berat dan ada manfaatnya bagi manusia, namun keduanya lebih banyak dosanya daripada manfaatnya.” (Al-Baqarah: 219). Menurut para ulama mencatat bahwa meskipun alkohol dan perjudian membawa beberapa manfaat bagi manusia, dosa dan dampak buruknya jauh lebih besar daripada manfaatnya. Oleh karena itu, Allah memerintahkan umat manusia untuk menjauhi keduanya. Berdasarkan ayat-ayat Al-Quran dan tafsirnya di atas, saudara/i diminta untuk menyimpulkan bahwa ayat-ayat Al-Quran dan tafsirnya merupakan jenis tafsir bi al-ra'yi (analogi personal), yakni:
a)
Ayat ini hanya memiliki satu makna yang jelas dan tidak memerlukan penafsiran.
b)
Penafsiran ayat ini didasarkan pada riwayat-riwayat hadis yang sahih.
c)
Penafsiran ayat ini dilakukan dengan membandingkan makna harfiah khamr (minuman keras) dan judi.
d)
Penafsiran ayat ini menggunakan analogi pribadi berdasarkan pemahaman para ulama tentang manfaat dan dosa.
e)
Penafsiran ayat ini mengacu pada tafsir para sahabat Nabi Muhammad SAW.
50.
Berdasarkan tafsir alqur’an surat al-Isra:32: “Dan janganlah kamu mendekati zina. Padahal, zina adalah suatu kekejian dan kebiasaan buruk.” (Al-Isra: 32). Berdasarkan teks tafsir ayat di atas, saudara/i diminta membedakan antara penggunaan metode Tahlili dan Maudhu'i dalam penafsirannya yaitu:
a)
Tafsir ini menggunakan metode tahlili karena menganalisis ayat secara keseluruhan tanpa memfokuskan pada makna kata-kata individual.
b)
Tafsir ini menggunakan metode tahlili karena menjelaskan makna kata-kata individual dalam ayat secara terperinci.
c)
Tafsir ini menggunakan metode maudhu'i karena membahas tema umum tentang zina dan dampak negatifnya.
d)
Tafsir ini menggunakan metode maudhu'i karena menganalisis hubungan ayat dengan konteks sekitarnya.
e)
Tafsir ini menggunakan metode maudhu'i karena mengaitkan ayat dengan kisah-kisah terkait dalam literatur Islam.
51.
Sebagai seorang peserta didik dalam kelas PAI dan Budipekerti telah diberikan materi pelajaran terkait dengan materi tafsir. Lakukanlah identifikasi jenis kitab tafsir Maudhu'i dan alasannya dibawah ini.
a)
Kitab Tafsir Maudhu'i: Tafsir yang menyoroti aspek-aspek linguistik dalam ayat-ayat Al-Qur'an.
b)
Kitab Tafsir Maudhu'i: Tafsir yang fokus pada sejarah dan kehidupan Nabi Muhammad SAW.
c)
Kitab Tafsir Maudhu'i: Tafsir yang membahas ayat-ayat Al-Qur'an berdasarkan tema atau topik tertentu.
d)
Kitab Tafsir Maudhu'i: Tafsir yang membandingkan ayat-ayat Al-Qur'an dengan kitab-kitab suci agama lain.
e)
Kitab Tafsir Maudhu'i: Tafsir yang mengeksplorasi makna-makna alegoris dalam ayat-ayat Al-Qur'an.
52.
Pada suatu masyarakat hidup secara berdampingan penduduk dengan latar belakang yang berbeda-beda. Sebagai contoh misal umat Islam dan non- Muslim hidup berdampingan dengan tingkat interaksi sosial yang berbeda- beda. Contoh toleransi keduanya antara lain mengikuti acara keagamaan bersama, saling mendukung dalam kegiatan sosial, dan berbagi pengetahuan tentang budaya dan kepercayaan masing-masing. Dalam kondisi seperti tersebut, sebagai seorang pendidik diharuskan untuk melakukan penilaian tindakan/tindakan yang kurang pantas sebagai bentuk toleransi, yaitu:
a)
Muslim dan non-muslim saling membantu dalam kegiatan sosial seperti bakti sosial dan pembersihan lingkungan.
b)
Muslim dan non-muslim berpartisipasi bersama dalam doa dan ibadah keagamaan.
c)
Sejumlah individu mengejek dan mencela kepercayaan agama non-muslim tanpa alasan yang jelas.
d)
Muslim dan non-muslim saling bertukar pengalaman dan pengetahuan tentang tradisi dan budaya masing-masing.
e)
Muslim dan non-muslim merayakan bersama perayaan agama dan budaya yang penting bagi keduanya.
53.
Dalam keilmuan hadis terdapat lima syarat sahihnya suatu hadis, yaitu rantai riwayat yang berkesinambungan, perawi yang adil, tidak ada kesalahan dalam rantai narasi, dan tidak ada ‘illah (kesalahan) dalam hadis. sendiri, dan tidak ada syadzi (keanehan atau pertentangan) dalam teks tersebut. Sebagai guru PAI dan Budipekerti harus memiliki kemampuan yang mendalam untuk menentukan makna kata “tsiqah” sebagai salah satu syarat kesahihan hadis berdasarkan ilmu hadis yakni:
a)
Tsiqah adalah syarat yang mengacu pada keutamaan moral dan integritas para perawi hadis.
b)
Tsiqah adalah syarat yang berfokus pada kesesuaian sanad dengan teks dalam hadis.
c)
Tsiqah adalah syarat yang menunjukkan jumlah perawi dalam sanad hadis.
d)
Tsiqah adalah syarat yang mengacu pada keberadaan syadz dalam teks hadis.
e)
Tsiqah adalah syarat yang mengukur umur perawi hadis.
54.
Qadha dan Qadar dalam ajaran Islam mengacu pada takdir dan ketetapan Tuhan atas segala sesuatu di alam semesta. Namun keberadaan takdir tidak mengingkari kebebasan Tuhan yang diciptakan manusia. Berdasarkan cerita di atas, guru PAI dan Budipekerti diminta menyimpulkan makna kebebasan manusia sebagai ciptaan Tuhan dalam konteks takdir Tuhan:
a)
Kebebasan manusia hanya terbatas pada hal-hal kecil dan tidak memiliki pengaruh dalam takdir yang besar.
b)
Kebebasan manusia adalah hal yang sepenuhnya independen dari takdir Allah dan tidak ada keterkaitan di antara keduanya.
c)
Kebebasan manusia adalah hak prerogatif Allah yang tidak ada kaitannya dengan pilihan dan tindakan manusia.
d)
Kebebasan manusia adalah kemampuan untuk membuat pilihan dan tindakan dalam batasan takdir yang Allah tetapkan.
e)
Kebebasan manusia adalah ilusi semata dan takdir Allah mengatur segala hal tanpa melibatkan peran manusia.
55.
Dalam sebuah hadits yang artinya: “Carilah ilmu dari buaian sampai liang kubur.” (Ibnu Majah). Berdasarkan hadits riwayat Ibnu Majah ini merupakan hadits berstatus dhaif (lemah), namun demikian masih dijadikan landasan dalam mencari ilmu. Bagaimana pendapat saudara untuk menyikapi kondisi tersebut?
a)
Hadis ini memiliki sanad yang bersambung dan perawinya terpercaya.
b)
Meskipun hadis ini dhaif, maknanya masih sesuai dengan prinsip-prinsip ilmu pengetahuan.
c)
Hadis ini memiliki teks yang jelas dan tidak menimbulkan keraguan.
d)
Para ulama menerima hadis ini berdasarkan keyakinan pribadi tanpa mempertimbangkan sanadnya.
e)
Hadis ini berasal dari sumber yang sangat terkenal dan diakui oleh mayoritas ulama.
56.
Dalam sebuah hadis yang artinya: "Aku dan orang yang menanggung anak yatim seperti dua orang ini di surga." Lalu beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah yang terpisah. (Sahih al-Bukhari). Berdasarkan makna yang terkandung dalam hadis tersebut, tentukanlah kedudukan hukum dalam menanggung beban/biaya hidup anak yatim:
a)
Menanggung beban hidup anak yatim dianjurkan dan mendapat pahala yang besar.
b)
Menanggung beban hidup anak yatim hukumnya wajib dalam Islam.
c)
Menanggung beban hidup anak yatim tidak memiliki pengaruh pada pahala di akhirat.
d)
Menanggung beban hidup anak yatim hanya dilakukan oleh orangtua kandung.
e)
Menanggung beban hidup anak yatim hanya dianjurkan bagi orang yang memiliki kekayaan berlimpah.
57.
Para ulama dan ahli hadis telah mengidentifikasi beberapa fungsi hadis terhadap Al-Qur'an. Salah satu konsep penting adalah "ta'kid al-kitab," yang merujuk pada hadis yang memberikan penegasan atau penjelasan lebih lanjut terhadap ayat Al-Qur'an. Para ulama menggunakan ta'kid al-kitab untuk memberikan wawasan lebih dalam tentang makna dan aplikasi ayat-ayat Al- Qur'an. Secara konseptual sebagai guru PAI dan Budipekerti dituntut untuk memiliki kemampuan dalam melakukan menentukan makna ta'kid al-kitab dalam kajian ulumul hadis:
a)
Ta'kid al-kitab mengacu pada hadis yang bertentangan dengan ayat-ayat Al-Qur'an.
b)
B. Makna ta'kid al-kitab hanya terbatas pada hadis-hadis yang merujuk pada ayat-ayat hukum dalam Al-Qur'an.
c)
Ta'kid al-kitab adalah upaya untuk menjadikan hadis sebagai sumber utama dalam menafsirkan Al-Qur'an.
d)
Ta'kid al-kitab memberikan penegasan atau penjelasan tambahan terhadap ayat-ayat Al-Qur'an.
e)
Para ulama sepakat bahwa ta'kid al-kitab tidak memiliki relevansi dalam kajian ulumul hadis.
58.
Hadis yang diriwayatkan Abud Dawud yang artinya: "Sesungguhnya para malaikat akan mengepakkan sayap-sayapnya dengan ridha terhadap orang yang mencari ilmu, dan semua yang ada di langit dan bumi, juga ikan-ikan di dalam air, akan memohonkan ampun bagi orang yang berilmu. Keutamaan orang berilmu atas orang yang hanya beribadah seperi keutamaan bulan purnama atas seluruh bintang. Orang berilmu adalah pewaris para nabi, dan para nabi tidak mewarisi harta sedikitpun, mereka hanya mewarisi ilmu. Barangsiapa yang mengambil bagian dari ilmu, maka ia telah mengambil bagian dari banyaknya harta”. Berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, sebagai seorang guru PAI dan Budipekerti dipersilahkan untuk melakukan identifikasi keutamaan ulama dan pencari ilmu yang terdapat dalam kandungan hadis tersebut:
a)
Orang berilmu akan mendapatkan harta benda yang berlimpah sebagai imbalan atas ilmu yang dimilikinya.
b)
Orang yang mencari ilmu akan mendapatkan kesempatan untuk hidup selamanya di surga.
c)
Malaikat-malaikat dan makhluk-makhluk lain di alam semesta memberikan penghormatan dan ampunan kepada orang yang mencari ilmu.
d)
Keutamaan orang berilmu melebihi keutamaan para nabi dalam hal mewarisi harta.
e)
Orang berilmu memiliki keistimewaan dalam beribadah dibandingkan dengan orang yang hanya berilmu.
59.
Indikator pencapaian kompetensi secara otomatis berfungsi sebagai pengarah proses pembelajaran akan dilaksanakan. Dalam proses analisis indikator pencapaian kompetensi diantaranya perlu di susun dengan memperhatikan prinsip-prinsip!
a)
Belajar dari hal yang mudah saja
b)
Belajar dari yang abstrak menuju yang nyata
c)
Belajar dengan memperhatikan struktur keilmuan
d)
Belajar dari yang mudah menuju hal yang sulit
e)
Belajar dari hal yang nyata dan mudah
60.
Istilah qadha dan qadar dalam ajaran Islam merujuk pada takdir dan ketetapan Tuhan di seluruh alam semesta. Nasib Mu'allaq merupakan bagian takdir yang bergantung pada pilihan dan pilihan seseorang. Berdasarkan cerita di atas, sebagai guru PAI dan Budipekrti diminta untuk menyimpulkan contoh takdir Mu'allaq dalam kehidupan seseorang yang diciptakan oleh Tuhan adalah:
a)
Takdir mu'allaq adalah takdir yang sepenuhnya ditentukan oleh manusia tanpa campur tangan Allah.
b)
Takdir mu'allaq adalah takdir yang tidak memiliki keterkaitan dengan pilihan dan tindakan manusia.
c)
Takdir mu'allaq adalah takdir yang tergantung pada keputusan dan pilihan manusia, seperti pilihan karir atau pernikahan.
d)
Takdir mu'allaq hanya berlaku dalam masalah-masalah kecil dalam kehidupan manusia.
e)
Takdir mu'allaq adalah takdir yang tidak memiliki dampak signifikan dalam kehidupan manusia.
61.
Disebuah Perguruan Tinggi seorang mahasiswa berhasil meraih Indeks Prestasi Komulatif (IPK) yaitu 3.75 selama kuliahnya. Selain memiliki capaian akademik yang baik, ia juga aktif dalam kegiatan sosial, memiliki kemampuan berpikir kritis, dan mampu bekerja dalam tim. Berdasarkan contoh IPK di atas, mahasiswa diminta untuk menentukan kriteria IPK yang bermuatan tuntutan pembelajaran abad 21 serta penguatan pendidikan karakter, yaitu:
a)
IPK tinggi diukur dari hasil ujian saja.
b)
IPK tinggi diukur dari capaian akademik dan kemampuan berpikir kritis.
c)
IPK tinggi diukur dari capaian akademik dan keaktifan dalam kegiatan sosial.
d)
IPK tinggi diukur dari kemampuan bekerja dalam tim dan keaktifan dalam kegiatan sosial.
e)
IPK tinggi diukur dari capaian akademik, kemampuan berpikir kritis, keaktifan dalam kegiatan sosial, dan penguatan pendidikan karakter.
62.
Sering kita jumpai sebuah hasil penelitian, seringkali ditemukan bahwa sebagian besar peserta didik yang berasal dari keluarga harmonis dan mendapatkan dukungan emosional yang kuat cenderung memiliki keseimbangan emosional yang baik. Namun, terdapat pula peserta didik yang cenderung mengalami fluktuasi emosi yang tinggi karena faktor eksternal, seperti konflik dalam lingkungan sekolah atau tekanan sosial dari teman sebaya. Melihat kondisi ini merupakan teori perkembangan emosional peserta didik, yakni:
a)
Teori Perkembangan Psikososial Erikson
b)
Teori Kecerdasan Emosional Goleman
c)
Teori Identitas Diri Marcia
d)
Teori Pembelajaran Sosial Bandura
e)
Teori Pemrosesan Informasi
63.
Dalam suatu sekolah yang cukup terkenal di Kota Salatiga, ditemukan seorang peserta didik lebih suka mempelajari materi dengan mendengarkan penjelasan guru dan menyimak presentasi dalam kelas. Ia cenderung lebih aktif dalam kegiatan kelompok yang melibatkan diskusi dan berbicara dengan teman sekelas. Pada saat belajar di rumah, ia cenderung merekam suara ketika membaca buku pelajaran dan mendengarkannya kembali sebagai bentuk repetisi. Melihat kondisi ini manakah yang merupakan konsep dasar dari teori belajar behavioristik.
a)
Pengaruh pengalaman dan lingkungan pada perkembangan kognitif.
b)
Fokus pada motivasi intrinsik dalam proses belajar.
c)
Peran tumbuh kembang alami dalam pemahaman konsep.
d)
Penekanan pada proses belajar sebagai hasil interaksi dengan lingkungan.
e)
Pendekatan pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan penguasaan materi.
64.
Seorang siswa memiliki kecenderungan untuk lebih suka belajar melalui membaca dan merenung. Ia senang mengurai informasi yang kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan kemudian membangun kembali pemahaman yang utuh. Ia cenderung mencari hubungan antara konsep-konsep baru dengan pengetahuan yang telah dimilikinya sebelumnya. Selain itu, ia juga suka menggambar mind map atau diagram untuk membantu mengorganisir dan mengelompokkan informasi. Menurut pandangan saudara manakah yang merupakan makna dari konsep dasar tentang teori belajar kognitif.
a)
Pengaruh pengalaman dan lingkungan pada perkembangan kognitif.
b)
Fokus pada motivasi intrinsik dalam proses belajar.
c)
Peran tumbuh kembang alami dalam pemahaman konsep.
d)
Penekanan pada proses belajar sebagai hasil interaksi dengan lingkungan.
e)
Pentingnya konstruksi dan interpretasi pribadi dalam belajar.
65.
Dalam ruang kelas yang dilakukan proses belajar dan pembelajaran ditemukan peserta didik memiliki kecenderungan untuk lebih suka belajar melalui pengalaman langsung, seperti melakukan eksperimen atau berpartisipasi dalam diskusi kelompok. Ia cenderung lebih memahami konsep-konsep abstrak dengan mengaitkannya dengan contoh-contoh nyata yang relevan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, ia merasa lebih termotivasi ketika diberi kesempatan untuk merumuskan pertanyaan dan mengerjakan proyek-proyek kreatif yang memungkinkannya untuk mengkonstruksi pemahaman secara mandiri. Dari pengertian ini manakah yang merupkan implikasi dari teori belajar konstruktivistik dalam pembelajaran PAI dan Budipekerti.
a)
Menggunakan metode pembelajaran berbasis ceramah yang menekankan informasi utama.
b)
Mengedepankan latihan-latihan dan drill untuk penguatan hafalan ayat- ayat Al-Qur'an.
c)
Menggabungkan metode eksperimen dan diskusi kelompok dalam pembelajaran PAI.
d)
Menekankan pada pemahaman teks-teks agama tanpa mengaitkannya dengan konteks nyata.
e)
Meminimalkan peran peserta didik dalam merumuskan pertanyaan atau proyek kreatif.
66.
Sebagai seorang guru PAI dan Budipekerti yang sudah berpengalaman Pak Juremi sering menemukan kondisi berbagai macam cara belajar peserta didiknya. Terlihat sekali bahawa peserta lebih suka belajar melalui interaksi tatap muka dengan guru dan teman sekelas. Ia merasa lebih termotivasi ketika guru memperhatikan kebutuhan dan minat individunya. Dia memahami subjek dengan lebih baik ketika dia mempunyai kesempatan untuk berdiskusi dalam kelompok kecil atau berpartisipasi dalam proyek komunitas yang mendorong ekspresi diri dan kreativitas. Melihat kondisi ini sebagai seorang guru PAI dan Budipekerti dipersilahkan untuk merumuskan dampak teori pembelajaran humanistik terhadap pembelajaran PAI dan Budipekerti, yakni:
a)
Menekankan pada latihan-latihan hafalan dan drill dalam menguasai ayat- ayat Al-Qur'an.
b)
Menggunakan metode ceramah yang terstruktur dengan pengaturan waktu yang ketat.
c)
Menerapkan pendekatan klasikal yang mengedepankan peran guru sebagai pemberi informasi.
d)
Menyediakan ruang untuk interaksi personal, diskusi kelompok, dan ekspresi kreatif peserta didik dalam pembelajaran PAI.
e)
Membatasi interaksi personal dan lebih menekankan pemberian informasi melalui media.
67.
Seorang siswa cenderung belajar lebih efektif melalui kerja sama dengan teman sekelas. Ia suka berdiskusi dalam kelompok untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman. Ia merasa lebih termotivasi ketika tugas-tugas pembelajaran melibatkan interaksi dengan teman sebaya. Selain itu, ia senang bekerja sama dalam proyek-proyek kelompok yang mendorong berpikir kritis dan pemecahan masalah bersama. Menelaah kondisi ini jenis teori belajar sosial yang sesuai adalah:
a)
Teori Belajar Kognitif
b)
Teori Belajar Behavioristik
c)
Teori Belajar Humanistik
d)
Teori Belajar Sosial
e)
Teori Belajar Konstruktivistik
68.
Seorang guru dengan sikap siap selalu merencanakan dengan matang setiap pembelajaran. Sebelum memulai pembelajaran, guru telah mempersiapkan secara matang bahan ajar, alat peraga dan materi yang akan disampaikan. Meski menghadapi perubahan atau situasi yang tidak terduga, guru ini tetap tenang dan memiliki kemampuan beradaptasi dengan cepat tanpa mengganggu proses pembelajaran. Selain itu, guru ini memantau kemajuan siswa, memberikan bimbingan bila diperlukan, dan bersedia merespons pertanyaan dan interaksi siswa secara positif. Dalam konteks ini, perilaku guru mencerminkan:
a)
Sikap acuh tak acuh terhadap kesiapan mengajar.
b)
Ketidakmampuan untuk beradaptasi dengan situasi yang berubah.
c)
Tidak memberikan perhatian terhadap perkembangan peserta didik.
d)
Sikap kesiap-siagaan dalam merencanakan, mengajar, dan berinteraksi dengan peserta didik.
e)
Keengganan dalam memberikan bimbingan kepada peserta didik.
69.
Bu Birroh sebagai seorang guru PAI dan Budipekerti yang telah memiliki pengelaman hamper dari 10 tahun dipastikan telah memiliki tujuan tersendiri dalam mendampingi peserta didiknya dalam proses pembelajaran di kelas. Semua guru termasuk guru PAI dan Budipekerti dalam proses pembelajarannya ditekankan pada sekolah untuk memiliki tujuan dalam menciptakan pelajar yang memiliki profil pancasila. Profil ini mencakup pengembangan karakter yang berdasarkan nilai-nilai Pancasila, seperti gotong royong, persatuan, keadilan, demokrasi, dan lain-lain. Oleh karena itu, dalam mengembangkan pembelajaran PAI dan Budipekerti, beberapa prinsip penting diterapkan untuk mencapai profil pelajar pancasila yang sesuai. Sebagai guru PAI dan Budipekerti yang sudah sarat akan pengalaman, prinsip-prinsip pembelajaran yang dapat mencapai profil pelajar pancasila yang paling sesuai adalah:
a)
Memfokuskan pada pemahaman teori agama saja.
b)
Menerapkan pembelajaran berorientasi pada hafalan dan reproduksi materi.
c)
Mengutamakan pembelajaran individual tanpa interaksi sosial.
d)
Mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran PAI.
e)
Menekankan persaingan dalam setiap aktivitas pembelajaran.
70.
Di dalam kelas pembelajaran PAI, sebagian besar peserta didik generasi Z cenderung lebih terbiasa menggunakan teknologi digital dalam mencari informasi tentang agama dan spiritualitas. Mereka sering mengakses platform media sosial dan situs web untuk memahami konsep-konsep agama. Di sisi lain, peserta didik generasi Alpha lebih akrab dengan penggunaan aplikasi pembelajaran digital yang mendukung penguasaan materi PAI dengan interaktif. Manakah yang merupakan contoh perilaku belajar yang dilakukan oleh generasi Z dan generasi Alpha:
a)
Generasi Z adalah generasi yang lahir sebelum tahun 2000 dan memiliki paparan teknologi digital, sedangkan generasi Alpha lahir setelah tahun 2010.
b)
Generasi Z adalah generasi yang tumbuh dewasa dengan teknologi digital, sedangkan generasi Alpha belum terpapar teknologi.
c)
Generasi Z adalah generasi yang lebih suka pembelajaran tradisional, sedangkan generasi Alpha lebih suka pembelajaran daring.
d)
Generasi Z adalah generasi yang menghindari teknologi digital, sedangkan generasi Alpha sangat tergantung pada teknologi.
e)
Generasi Z adalah generasi yang belum terpapar teknologi, sedangkan generasi Alpha tumbuh dalam era digital.
71.
Guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) telah melaksanakan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Mahasiswa diminta untuk menganalisis tahapan pembelajaran yang paling sesuai dengan konteks ini. Guru PAI telah merancang pembelajaran dengan pendekatan yang memungkinkan siswa mengikuti langkah-langkah berikut: (1) Pemilihan Tema: Guru memilih tema yang relevan dengan nilai-nilai keislaman dan kepatriotan, (2) Eksplorasi Materi: Mahasiswa mendapatkan kebebasan dalam mencari dan memahami materi yang berkaitan dengan tema, termasuk dari sumber-sumber daring maupun buku-buku, (3) Diskusi Kelompok: Mahasiswa membentuk kelompok untuk berdiskusi dan membandingkan pemahaman mereka tentang materi, (4) Presentasi dan Debat: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka dan terlibat dalam debat terstruktur untuk memperdalam pemahaman, (5) Refleksi Individu: Mahasiswa membuat catatan reflektif tentang proses belajar mereka dan mengaitkannya dengan nilai-nilai keagamaan dan nasional. Dalam konteks kegiatan pembelajaran PAI yang dijelaskan di atas, analisislah tahapan pembelajaran Kurikulum Merdeka yang paling sesuai. Pilihlah opsi yang paling relevan.
a)
Tahapan pertama, yaitu pemilihan tema, sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka.
b)
Tahapan kedua, yaitu eksplorasi materi, sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka.
c)
Tahapan ketiga, yaitu diskusi kelompok, sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka.
d)
Tahapan keempat, yaitu presentasi dan debat, sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka.
e)
Tahapan kelima, yaitu refleksi individu, sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka.
72.
Pak Arifin adalah seorang guru PAI dan Budipekerti disekolah Favortit di Kabupaten Temanggung. Namun pak Arifin dalam akhir-akhir ini mengalamai kebingungan yang luar biasa dalam melakukan pembelajaran dikelasnya. Kondisi ini disebabkan dalam kelasnya ditemukan peserta didik generasi Z dan generasi Alpha. Anda ingin merancang strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik keduanya agar pembelajaran PAI lebih efektif dan menarik. Untuk mengatasi problema pembelajaran tersebut, desain pembelajaran seperti apakah yang harus dilaksanakan Pak Arifin seorang guru PAI dan Budipekerti dituntut untuk memiliki kemampuan dalam mendesain strategi pembelajaran yang relevan untuk generasi Z dan generasi Alpha dalam pembelajaran PAI dan Budipekerti, agar proses pembelajaran yang dilaksanakan berjalan secara maksimal.
a)
Untuk generasi Z, Anda dapat mengintegrasikan teknologi digital seperti video pendek atau platform media sosial dalam pembelajaran PAI. Sementara itu, untuk generasi Alpha, Anda bisa menyediakan aktivitas kelompok berbasis digital yang menarik.
b)
Generasi Z dan generasi Alpha memiliki preferensi pembelajaran yang sama, sehingga Anda dapat menerapkan metode pembelajaran tradisional tanpa modifikasi.
c)
Mengingat keterampilan teknologi generasi Z, Anda dapat memberikan tugas online dan forum diskusi daring. Generasi Alpha lebih suka pembelajaran individual, jadi berfokus pada materi pribadi masing- masing.
d)
Generasi Z lebih suka metode pembelajaran visual dan interaktif, seperti gamifikasi atau simulasi. Sementara itu, generasi Alpha lebih suka pendekatan ceramah langsung dari guru.
e)
Generasi Z cenderung kurang berminat pada pembelajaran PAI, jadi fokuslah pada metode pembelajaran yang sederhana dan cepat. Generasi Alpha lebih suka pembelajaran berbasis proyek.
73.
Dalam era kemajuan teknologi informasi, guru di abad 21 menghadapi tantangan baru dalam melaksanakan pembelajaran. Mereka harus dapat mengintegrasikan teknologi dalam pengajaran, berkolaborasi secara daring, dan mengembangkan kreativitas dalam merancang materi pembelajaran interaktif. Manakah yang merupakan ciri dan karakteristik guru pada abad 21.
a)
Guru di abad 21 lebih suka menggunakan metode pembelajaran konvensional dan menghindari penggunaan teknologi informasi.
b)
Guru di abad 21 harus memiliki kemampuan teknologi yang terbatas, karena teknologi dapat mengganggu interaksi antara guru dan peserta didik.
c)
Guru di abad 21 harus memiliki kemampuan teknologi yang tinggi, mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, dan mengintegrasikannya dalam pembelajaran.
d)
Guru di abad 21 cenderung menolak penggunaan teknologi informasi dalam pembelajaran, karena hal tersebut mengabaikan pendekatan tradisional.
e)
Guru di abad 21 hanya perlu memiliki pengetahuan dasar tentang teknologi informasi, sementara fokus utama mereka adalah menyampaikan materi pelajaran.
74.
Berdasarkan hasil studi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik di suatu madrasah mengalami perubahan fisik yang signifikan selama masa remaja. Beberapa dari mereka mengalami pertumbuhan tinggi badan yang cepat, sedangkan yang lain mengalami perubahan suara dan pertumbuhan otot yang lebih lambat. Selain itu, beberapa peserta didik menghadapi masalah kesehatan seperti obesitas akibat gaya hidup yang kurang sehat. Melihat kondisi ini manakah yang merupakan perilaku yang berdasarkan teori perkembangan fisik peserta didik:
a)
Perilaku peserta didik tidak berpengaruh pada perkembangan fisik mereka.
b)
Pertumbuhan otot yang lambat pada beberapa peserta didik dapat menyebabkan penurunan prestasi akademik.
c)
Perubahan fisik yang dialami peserta didik berhubungan dengan perkembangan otak yang sedang berlangsung.
d)
Pertumbuhan tinggi badan yang cepat dapat memengaruhi kepercayaan diri peserta didik.
e)
Masalah kesehatan seperti obesitas tidak memiliki hubungan dengan perkembangan fisik peserta didik.
75.
Dalam pendekatan saintifik, langkah-langkah pembelajaran dimulai dengan merumuskan pertanyaan atau masalah, mengumpulkan informasi, merumuskan hipotesis, melakukan eksperimen atau investigasi, menganalisis data, dan mengambil kesimpulan. Pendekatan ini mendorong peserta didik untuk aktif dalam mencari jawaban, mengembangkan keterampilan berpikir kritis, dan melibatkan proses pembelajaran yang berorientasi pada pengalaman dan penemuan. Berdasarkan deskripsi di atas, sebagai pendidik diminta untuk menjelaskan karakteristik Kurikulum 2013, yaitu:
a)
Kurikulum 2013 mengedepankan pembelajaran berpusat pada guru dan pengajaran ekspositori.
b)
Kurikulum 2013 lebih menitikberatkan pada pemberian materi pelajaran secara teoritis dan akademis.
c)
Kurikulum 2013 memberikan ruang bagi peserta didik untuk aktif dalam mencari jawaban dan pengalaman belajar.
d)
Kurikulum 2013 tidak mendorong perkembangan keterampilan berpikir kritis pada peserta didik.
e)
Kurikulum 2013 tidak memberikan fleksibilitas dalam pengembangan kegiatan pembelajaran yang berorientasi pada penemuan.
76.
Pada semester ini, kegiatan pembelajaran mengedepankan pendekatan keterampilan abad 21 seperti pemecahan masalah, kreativitas, dan kolaborasi. Peserta didik diajak untuk aktif dalam merancang proyek-proyek kreatif, berdiskusi, dan berkolaborasi dalam kelompok. Kegiatan ini sejalan dengan arah perubahan Kurikulum 2013 menjadi Kurikulum Merdeka. Berdasarkan informasi di atas, uraikanlah faktor-faktor yang melatar belakangi perubahan Kurikulum 2013 menjadi Kurikulum Merdeka:
a)
Perubahan dalam Kurikulum 2013 tidak berhasil mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.
b)
Kurikulum 2013 tidak memberikan ruang untuk pengembangan keterampilan abad 21 pada peserta didik.
c)
Tuntutan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar kerja mengharuskan adanya perubahan dalam pendidikan.
d)
Kurikulum Merdeka bertujuan untuk mengurangi partisipasi peserta didik dalam kegiatan pembelajaran.
e)
Perubahan Kurikulum Merdeka dilakukan hanya untuk mengikuti tren pendidikan global tanpa mempertimbangkan kebutuhan local.
77.
Guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan saintifik sesuai dengan Kurikulum 2013. Langkah-langkah pembelajaran yang diterapkan meliputi observasi, merumuskan masalah, mengumpulkan informasi, merencanakan eksperimen, melakukan eksperimen, mengolah dan menganalisis data, serta menyimpulkan. Manakah yang merupakan bagian dari langkah-langkah pembelajaran dalam Kurikulum 2013:
a)
Guru hanya memberikan informasi kepada peserta didik tanpa melibatkan mereka dalam proses aktif pembelajaran.
b)
Langkah-langkah pembelajaran dalam Kurikulum 2013 mengabaikan kebutuhan peserta didik dalam pengembangan keterampilan abad 21.
c)
Guru melibatkan peserta didik dalam proses eksperimen dan pengumpulan data untuk merangsang kreativitas mereka.
d)
Kurikulum 2013 hanya menekankan aspek teoretis dan tidak memperhatikan praktik langsung di lapangan.
e)
Langkah-langkah pembelajaran dalam Kurikulum 2013 hanya fokus pada pengembangan keterampilan sosial peserta didik.
78.
Seorang guru Pendidikan Agama Islam (PAI) melaksanakan pembelajaran dengan konsep Kurikulum Merdeka. Dalam pembelajaran, guru memberikan kebebasan kepada peserta didik untuk memilih topik pembelajaran yang sesuai dengan minat mereka. Peserta didik diberikan kebebasan untuk mengeksplorasi berbagai sumber belajar, mengembangkan proyek-proyek kreatif, serta bekerja secara mandiri maupun berkolaborasi dengan teman sekelas. Berdasarkan informasi di atas, silahkan saudara menguraikan prinsip pembelajaran yang diterapkan oleh guru dalam konsep Kurikulum Merdeka:
a)
Guru memberikan tugas-tugas berat tanpa memberikan panduan atau bimbingan kepada peserta didik.
b)
Peserta didik dibiarkan bekerja secara individual tanpa adanya kolaborasi dengan teman sekelas.
c)
Guru memberikan kebebasan kepada peserta didik untuk memilih topik pembelajaran dan mengembangkan proyek-proyek kreatif.
d)
Konsep Kurikulum Merdeka hanya menekankan penggunaan sumber belajar tradisional.
e)
Pembelajaran dalam konsep Kurikulum Merdeka sepenuhnya dilakukan di luar kelas tanpa adanya interaksi dengan guru.
79.
Dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sebuah kelas, guru cenderung lebih banyak menyampaikan materi pelajaran secara monolog dan mengandalkan buku teks sebagai sumber utama. Peserta didik sering kali hanya berperan sebagai penerima informasi, tanpa diberikan kesempatan untuk aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Berdasarkan permasalahan ini tentukalah tahapan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik:
a)
Guru menyampaikan materi pelajaran secara monolog dan mengandalkan buku teks.
b)
Peserta didik diberikan kesempatan untuk aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran.
c)
Guru memberikan tugas dan tanya jawab kepada peserta didik di awal pelajaran.
d)
Peserta didik mengikuti instruksi guru secara pasif selama pembelajaran.
e)
Guru memberikan tugas kelompok kepada peserta didik untuk diselesaikan di rumah.
80.
Pada kegiatan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam kurikulum merdeka, guru memberikan kebebasan kepada peserta didik untuk memilih topik yang diminati dan relevan dengan konteks sekitarnya. Setiap peserta didik memiliki tanggung jawab untuk merencanakan dan mengorganisir pembelajaran sesuai dengan minatnya. Pada akhirnya, peserta didik diminta untuk menghasilkan produk kreatif berupa presentasi atau proyek yang mencerminkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai PAI dalam kehidupan sehari-hari. Berdasarkan narasi ini, tentukanlah keterkaitan antara pembelajaran dan asesmen pada kurikulum merdeka:
a)
Asesmen hanya dilakukan dalam bentuk ujian tertulis pada akhir semester.
b)
Asesmen melibatkan kolaborasi antara guru dan peserta didik dalam menentukan topik pembelajaran.
c)
Asesmen berfokus pada pengukuran hasil akhir belajar berupa produk kreatif yang mencerminkan nilai-nilai PAI.
d)
Asesmen hanya berorientasi pada nilai akademik tanpa mempertimbangkan kreativitas peserta didik.
e)
Asesmen dilakukan dengan mengukur sejauh mana peserta didik dapat mengikuti instruksi guru dalam pembelajaran.
81.
Dalam proses pemnbelajaran PAI dan Budipekerti di kelas A1, terdapat variasi tingkat kemampuan peserta didik dalam memahami konsep tauhid. Beberapa peserta didik memiliki pemahaman dasar, sementara beberapa lainnya sudah lebih mendalam dalam pemahaman tentang tauhid. Guru PAI ingin merancang pembelajaran yang sesuai dengan tingkat kemampuan peserta didik tersebut. Berdasarkan informasi di atas, tentukalanh desain pembelajaran PAI yang sesuai dengan tingkat kemampuan peserta didik:
a)
Melakukan presentasi tentang topik tauhid secara umum tanpa memperhatikan tingkat pemahaman peserta didik.
b)
Mengadakan diskusi kelompok dengan memilih peserta didik yang memiliki pemahaman mendalam sebagai pemimpin kelompok.
c)
Memberikan tugas individu kepada setiap peserta didik untuk mengeksplorasi aspek-aspek tauhid yang belum dipahami.
d)
Memberikan ujian tertulis kepada seluruh peserta didik untuk mengukur pemahaman mereka terhadap tauhid.
e)
Mengabaikan variasi tingkat kemampuan peserta didik dan mengikuti rencana pembelajaran standar.
82.
Di kelas pembelajaran PAI dan Budipekerti, aktivitas diskusi kelompok sering diadakan untuk membahas nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik diajak untuk berdiskusi dan berbagi pandangan mengenai etika sosial dan moral berdasarkan ajaran agama. Berdasarkan contoh aktivitas ini, manakah yang merupakan ciri dari karakteristik generasi Z dan generasi Alpha:
a)
Generasi Z cenderung lebih menyukai pembelajaran individual, sementara generasi Alpha suka bekerja dalam kelompok.
b)
Generasi Z lebih tertarik pada kegiatan berbasis teknologi, sedangkan generasi Alpha lebih suka aktivitas luar ruangan.
c)
Generasi Z lebih menghargai tradisi dan nilai-nilai agama, sementara generasi Alpha lebih individualistik.
d)
Generasi Z memiliki tingkat keterampilan teknologi yang lebih tinggi, sedangkan generasi Alpha lebih suka pembelajaran konvensional.
e)
Generasi Z cenderung kurang berpartisipasi dalam aktivitas kelompok, sementara generasi Alpha sangat aktif dalam pembelajaran kolaboratif.
83.
Ruang kelas yang digunakan untuk pembelajaran PAI memiliki meja dan kursi yang dapat diatur dengan fleksibel. Papan tulis, proyektor, dan layar yang terpasang memungkinkan penggunaan multimedia dalam pembelajaran. Guru PAI ingin merancang formasi ruang kelas yang mendorong interaksi aktif dan dinamis antara peserta didik. Manakah yang merupakan bentuk formasi ruang kelas yang aktif dan dinamis dalam pembelajaran PAI dan Budipekerti:
a)
Meja dan kursi peserta didik disusun rapi berhadapan dengan papan tulis.
b)
Meja dan kursi peserta didik disusun dalam bentuk kelompok kecil agar mudah berdiskusi.
c)
Meja dan kursi peserta didik dikelompokkan mengelilingi papan tulis untuk pemaparan materi.
d)
Meja dan kursi peserta didik diletakkan sejajar dengan papan tulis untuk fokus pada paparan guru.
e)
Meja dan kursi peserta didik disusun membentuk lingkaran agar semua peserta didik dapat berpartisipasi.
84.
Hasil tes asesmen diagnostik akademik seorang peserta didik menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep tentang akidah dan ibadahnya masih perlu ditingkatkan. Mahasiswa diminta untuk merancang desain pembelajaran PAI yang sesuai dengan tingkat kemampuan peserta didik. Berdasarkan hasil tes asesmen diagnostik di atas, sebagai seorang guru PAI dan Budipekerti diminta untuk merancang desain pembelajaran PAI yang sesuai dengan tingkat kemampuan peserta didik:
a)
Melakukan pengulangan materi dengan metode ceramah dan tanya jawab secara langsung.
b)
Menggunakan multimedia dan video pembelajaran untuk memahamkan konsep akidah dan ibadah.
c)
Mengadakan diskusi kelompok dengan topik terkait akidah dan ibadah.
d)
Melibatkan peserta didik dalam proyek individu tentang akidah dan ibadah.
e)
Menerapkan metode pembelajaran inkuiri dengan mengeksplorasi konsep akidah dan ibadah.
85.
Seorang peserta didik bernama Ali, berusia 15 tahun, seringkali tampak cemas dan mudah marah dalam interaksi dengan teman-teman sekelasnya. Ali juga cenderung menarik diri dari aktivitas kelompok dan kurang percaya diri dalam menyampaikan pendapat. Mahasiswa diminta untuk mendeteksi faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan emosi Ali. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan emosi Ali adalah:
a)
Kurangnya dukungan keluarga dan teman-teman dalam mengatasi masalah.
b)
Kehidupan ekonomi yang stabil dan kesejahteraan keluarga.
c)
Keterampilan komunikasi yang kuat dalam berinteraksi dengan orang lain.
d)
Kegiatan fisik yang cukup dan pola tidur yang teratur.
e)
Tuntutan akademik yang tinggi dari sekolah dan orang tua.
86.
Sebuah sekolah melakukan asesmen survey lingkungan untuk mengumpulkan informasi tentang kebersihan, keamanan, dan kenyamanan lingkungan sekolah. Hasil dari asesmen ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi lingkungan sekolah dan potensi perbaikan yang dapat dilakukan. Mahasiswa diminta untuk menguraikan tujuan dari hasil asesmen survey lingkungan tersebut. Berdasarkan narasi di atas, mahasiswa diminta untuk menguraikan tujuan dari hasil asesmen survey lingkungan:
a)
Mengukur tingkat kecerdasan peserta didik di sekolah.
b)
Menilai efektivitas kurikulum yang diterapkan di sekolah.
c)
Mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan yang dapat mempengaruhi kesejahteraan peserta didik dan staf.
d)
Menilai kualitas pendidikan agama yang diberikan di sekolah.
e)
Mengukur tingkat keterampilan berbicara bahasa asing peserta didik di sekolah.
87.
Sebuah sekolah/madrasah ingin melakukan asesmen survey karakter untuk mengidentifikasi perkembangan karakter peserta didik. Sasaran dari asesmen ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi perkembangan karakter di sekolah/madrasah. Mahasiswa diminta untuk menganalisis sasaran survey karakter yang sesuai berdasarkan kasus tersebut. Mana yang merupakan sasaran survey karakter yang paling sesuai dengan pernyataan ini:
a)
Mengukur tingkat kecerdasan peserta didik di sekolah/madrasah.
b)
Menilai efektivitas kurikulum agama yang diterapkan di sekolah/madrasah.
c)
Mengidentifikasi potensi peserta didik yang dapat dikembangkan lebih lanjut.
d)
Menilai kualitas fasilitas fisik di sekolah/madrasah.
e)
Mengukur prestasi akademik peserta didik di sekolah/madrasah.
88.
Seorang guru melaksanakan ujian akhir semester untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran yang telah disampaikan selama satu semester. Ujian ini mencakup berbagai konsep dan topik yang telah diajarkan. Tujuan dari ujian ini adalah untuk menilai pemahaman umum siswa terhadap seluruh materi yang telah diajarkan sepanjang semester. Yang merupakan tujuan evaluasi pembelajaran berdasarkan waktu pelaksanaannya adalah:
a)
Mengukur kemampuan kognitif siswa dalam mengingat informasi secara spesifik.
b)
Menilai kemampuan siswa dalam menerapkan konsep dan prinsip pembelajaran.
c)
Menilai pemahaman umum siswa terhadap seluruh materi yang diajarkan.
d)
Memeriksa keterampilan siswa dalam mengerjakan tugas-tugas individu.
e)
Mengidentifikasi kelemahan siswa dalam memahami konsep-konsep kunci.
89.
Seorang guru PAI dan Budipekerti sedang merencanakan asesmen pembelajaran untuk kelasnya dalam konteks kurikulum merdeka. Ia berfokus pada mengukur kemampuan berpikir kritis dan kemampuan berkomunikasi siswa terkait dengan tema-tema nilai dan moral dalam Islam. Guru ini ingin memastikan bahwa asesmen yang disusun sesuai dengan prinsip-prinsip asesmen dalam kurikulum merdeka. Prinsip-prinsip asesmen pembelajaran dalam kurikulum merdeka adalah:
a)
Mengukur hafalan dan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep agama.
b)
Menilai keterampilan fisik siswa dalam melaksanakan ibadah tertentu.
c)
Mengukur kemampuan berpikir kritis dan kemampuan berkomunikasi siswa.
d)
Mengidentifikasi pelanggaran adab-adab agama dalam kehidupan sehari- hari.
e)
Menilai penerapan hukum-hukum fiqh dalam situasi-situasi sehari-hari.
90.
Sebuah madrasah sedang mengimplementasikan kurikulum merdeka dalam pembelajaran PAI. Guru-guru ingin menggunakan beragam jenis asesmen yang sesuai dengan pendekatan kurikulum merdeka yang mengedepankan kebebasan belajar dan mengembangkan potensi peserta didik. Dalam konteks ini, mereka merencanakan berbagai jenis asesmen pembelajaran. Coba saudara tentukan yang merupakan ragam jenis asesmen pembelajaran yang dapat digunakan pada implementasi kurikulum merdeka adalah:
a)
Asesmen hafalan ayat-ayat Al-Qur'an.
b)
Asesmen keterampilan berkomunikasi lisan dalam bahasa Arab.
c)
Asesmen proyek kolaboratif tentang etika sosial dalam Islam.
d)
Asesmen tulisan esai reflektif tentang pengalaman belajar agama.
e)
Asesmen tes tertulis tentang sejarah kekhalifahan dalam Islam.
91.
Seorang guru PAI dan Budipekerti sedang mengolah nilai hasil ujian akhir semester untuk kelasnya. Dalam rangka memberikan penilaian yang obyektif dan adil, guru tersebut menggunakan kerangka acuan standar penilaian acuan normatif (PAN). Dengan menggunakan PAN, guru dapat menentukan sejauh mana prestasi peserta didik dalam kelasnya. Melihat kondisi ini manakah yang merupakan kerangka acuan standar penilaian acuan normatif yang digunakan oleh guru dalam pengolahan nilai hasil ujian:
a)
Memberikan nilai berdasarkan perbandingan antara prestasi peserta didik dengan angka rata-rata nasional.
b)
Menilai prestasi peserta didik berdasarkan kelompok nilai tertinggi, tengah, dan terendah.
c)
Memberikan nilai berdasarkan perbandingan prestasi peserta didik dengan standar minimum yang ditentukan.
d)
Menggunakan bobot penilaian untuk setiap soal ujian yang sesuai dengan tingkat kesulitan.
e)
Menilai prestasi peserta didik berdasarkan perkembangan individu dalam pembelajaran.
92.
Sebuah tes keterampilan dilakukan pada peserta pelatihan dengan hasil sebagai berikut: 1) Menyelesaikan tugas dalam waktu yang ditentukan; 2) Menghasilkan produk yang sesuai dengan kriteria. 3) Berkomunikasi dengan baik saat presentasi. 4) Mengikuti instruksi dan prosedur dengan benar. 5) Berpartisipasi aktif dalam diskusi kelompok. Jenis penilaian kinerja yang sesuai untuk setiap hasil di atas adalah...
a)
Penilaian formatif.
b)
Penilaian sumatif.
c)
Penilaian autentik.
d)
Penilaian proses.
e)
Penilaian portofolio.
93.
Seorang guru melakukan pengukuran terhadap kemampuan membaca siswa dalam kelasnya. Ia memberikan serangkaian tes bacaan kepada siswa, menghitung jumlah kata yang berhasil mereka baca dalam waktu tertentu, dan kemudian memberikan skor berdasarkan hasil penghitungan tersebut. Tujuan dari pengukuran ini adalah untuk mengetahui sejauh mana perkembangan kemampuan membaca siswa dari waktu ke waktu. Melihat deskripsi tersebut yang merupakan ciri pengukuran dalam pembelajaran adalah:
a)
Subjektivitas tinggi dan ketergantungan pada penilaian guru.
b)
Bersifat kualitatif dan tidak dapat diukur secara numerik.
c)
Memerlukan pengamatan yang panjang terhadap perilaku siswa.
d)
Menggunakan instrumen yang tidak dapat dihitung secara objektif.
e)
Menggunakan instrumen pengukuran yang spesifik dan terukur.
94.
Di sebuah sekolah, para guru PAI dan Budipekerti tengah menjalani program peningkatan profesionalitas. Mereka aktif mengikuti berbagai pelatihan, workshop, dan seminar terkait pendidikan dan keagamaan. Selain itu, mereka juga membentuk kelompok diskusi dan kolaborasi antar guru untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan. Hasilnya, para guru PAI dan Budipekerti menjadi lebih berkompeten dalam menyampaikan materi agama dan memberikan pendidikan yang lebih baik kepada siswa. Strategi peningkatan profesionalitas guru PAI dan Budipekerti yang paling sesuai adalah:
a)
Tidak berpartisipasi dalam kegiatan pelatihan dan seminar.
b)
Hanya mengandalkan pengalaman pribadi dalam pengembangan diri.
c)
Membentuk kelompok diskusi dan kolaborasi antar guru.
d)
Fokus hanya pada aspek keagamaan dalam pengembangan diri.
e)
Menghindari berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan sesama guru.
95.
Seorang guru PAI dan Budipekerti yang telah mengajar selama beberapa tahun di sebuah sekolah, memiliki pengetahuan yang kuat tentang materi agama dan mampu menyampaikannya dengan jelas kepada siswa. Namun, guru tersebut cenderung kurang peka terhadap perbedaan karakter dan kebutuhan belajar siswa. Ia sering kali menggunakan metode pengajaran yang monoton dan kurang interaktif, sehingga siswa merasa kurang tertarik dalam mengikuti pelajarannya. Kompetensi guru PAI dan Budipekerti yang perlu dievaluasi lebih lanjut adalah:
a)
Kompetensi teknis dalam penguasaan materi agama.
b)
Kemampuan menggunakan metode pengajaran yang bervariasi.
c)
Pemahaman terhadap perbedaan karakter dan kebutuhan siswa.
d)
Kemampuan berkomunikasi secara efektif.
e)
Keterampilan dalam membangun hubungan positif dengan siswa.
96.
Hasil asesmen peserta didik dalam kurikulum merdeka menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat pemahaman yang baik terhadap materi pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), namun masih ada beberapa siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep tertentu. Langkah-langkah yang tepat untuk merancang proses refleksi diri dan tindak lanjut dalam kurikulum merdeka adalah:
a)
Mengabaikan siswa yang sudah memiliki pemahaman baik dan fokus pada siswa yang kesulitan.
b)
Memberikan penjelasan tambahan kepada siswa yang kesulitan tanpa melibatkan siswa yang sudah paham.
c)
Mengadakan sesi diskusi kelompok untuk siswa yang kesulitan dan siswa yang sudah paham.
d)
Menyediakan bahan bacaan tambahan untuk siswa yang kesulitan dan memberikan tugas refleksi kepada semua siswa.
e)
Mengurangi porsi materi yang sulit agar semua siswa bisa mengikutinya.
97.
Di sebuah sekolah, terdapat sekelompok guru yang telah mengabdi selama bertahun-tahun. Mereka dengan setia membimbing dan mendidik generasi siswa dengan penuh dedikasi. Meskipun mereka telah diberikan peluang untuk pindah ke sekolah lain yang menawarkan gaji yang lebih tinggi, namun mereka tetap memilih untuk tetap bekerja di sekolah tersebut. Kesimpulan yang dapat diambil tentang etos kerja guru di lingkungan madrasah adalah:
a)
Guru-guru di madrasah memiliki motivasi hanya berdasarkan gaji yang rendah.
b)
Guru-guru di madrasah lebih suka bekerja di tempat lain yang menawarkan gaji lebih tinggi.
c)
Guru-guru di madrasah memiliki loyalitas dan komitmen terhadap pekerjaan dan siswa.
d)
Guru-guru di madrasah tidak memiliki keterampilan yang cukup untuk bekerja di sekolah lain.
e)
Guru-guru di madrasah hanya bekerja untuk mencari pengalaman dan tidak berkomitmen.
98.
Seorang guru PAI dan Budipekerti di sebuah sekolah menghadapi situasi di mana terdapat perbedaan pandangan di antara siswa-siswinya terkait suatu topik keagamaan. Guru tersebut dengan bijaksana mengambil pendekatan yang moderat (tawassuth) dalam penyampaian materi, dengan tidak mendorong pandangan yang ekstrem dan mengajarkan nilai-nilai universal keagamaan yang menghargai perbedaan pandangan. Sifat karakter moderasi beragama yang ditunjukkan oleh guru tersebut adalah:
a)
Memaksakan pandangan agama tertentu kepada siswa.
b)
Mengabaikan perbedaan pandangan agama di kelas.
c)
Menekankan pandangan agama yang ekstrem.
d)
Mengajarkan nilai-nilai universal yang menghargai perbedaan pandangan.
e)
Menghindari berbicara tentang pandangan agama sama sekali.
99.
Pendidikan memiliki peran penting dalam mengajarkan nilai-nilai persamaan derajat, hak, dan kewajiban asasi manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, dan warna kulit. Bagaimana pendidik dapat menciptakan lingkungan yang mendorong kesadaran akan nilai-nilai ini? Dalam konteks pendidikan, gambarkan bagaimana seorang pendidik dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik dapat menciptakan persamaan derajat, hak, dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, dan warna kulit. Berikan contoh konkret untuk masing- masing aspek yang menunjukkan bagaimana perilaku pendidik mencerminkan nilai-nilai inklusif.
a)
Seorang pendidik hanya memberikan perhatian khusus pada peserta didik dengan latar belakang yang sama.
b)
Seorang pendidik mengabaikan aspek sosial dan hanya fokus pada prestasi akademik.
c)
Seorang pendidik mengadakan kegiatan diskusi yang mendorong penghargaan terhadap perbedaan budaya.
d)
Seorang pendidik menghindari topik-topik kontroversial dalam pembelajaran untuk menghindari konflik.
e)
Seorang pendidik memberikan tugas yang hanya menguntungkan siswa dengan kemampuan tertentu.
100.
Di sebuah sekolah, sebagai guru PAI dan Budipkerti sangat berkomitmen untuk meningkatkan profesionalisme mereka. Sebagai bagian dari upaya ini, sekolah telah mengadopsi berbagai model pengembangan profesionalisme guru. Salah satu model yang digunakan adalah: Guru-guru diberikan kesempatan untuk mengembangkan portofolio pembelajaran, di mana mereka merancang dan merefleksikan berbagai strategi pembelajaran yang efektif. Setelah itu, mereka melakukan presentasi kepada tim pengembangan profesional untuk mendapatkan masukan dan saran. Guru-guru juga berpartisipasi dalam diskusi dan lokakarya yang membahas topik terkini dalam pendidikan dan metodologi pengajaran PAI. Berdasarkan studi kasus ini, model pengembangan profesionalisme guru PAI dan Budipekerti yang digunakan di sekolah tersebut adalah:
a)
Model Coaching dan Mentoring.
b)
Model Kolaboratif.
c)
Model Pembelajaran Berbasis Proyek.
d)
Model Peer Observation.
e)
Model Pengembangan Mandiri.
101.
Seorang guru PAI dan Budipekerti) di sebuah sekolah menghadapi situasi di mana terdapat perbedaan pandangan agama di antara siswa-siswinya. Saat membahas suatu topik, beberapa siswa mengutarakan pandangan yang berbeda berdasarkan keyakinan agama mereka. Guru tersebut dengan bijaksana mendengarkan setiap pandangan, menjelaskan perspektif Islam dengan mengutip ayat-ayat Al-Qur'an dan hadis yang relevan, dan mendorong suasana diskusi yang terbuka dan menghormati perbedaan pandangan. Nilai- nilai moderasi beragama yang ditunjukkan oleh guru tersebut adalah:
a)
Intoleransi dan penekanan pada pandangan agama sendiri.
b)
Pengabaian pandangan siswa yang berbeda.
c)
Kemauan untuk mendengarkan dan menghormati perbedaan pandangan.
d)
Penolakan untuk menjelaskan perspektif agama.
e)
Memaksa siswa untuk mengikuti pandangan agama guru.
102.
Sebuah lembaga pendidikan telah merancang Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK) yang berorientasi pada tuntutan pembelajaran abad 21. IPK ini tidak hanya mencakup capaian akademik, tetapi juga mengintegrasikan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, komunikasi efektif, serta literasi digital. Selain itu, IPK ini juga mempertimbangkan kemampuan beradaptasi, kepemimpinan, etika, dan tanggung jawab sosial. Tujuannya adalah untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi abad 21 dan siap menghadapi perubahan global. Sebagai seorang pendidik lakukanlah penilaian dalam penyusunan IPK berorientasi abad 21:
a)
Tidak perlu, karena IPK seharusnya hanya mencakup capaian akademik semata.
b)
Tidak relevan, karena aspek keterampilan dan kompetensi abad 21 tidak dapat diukur secara obyektif.
c)
Relevan dan penting, karena IPK harus mencerminkan kebutuhan lulusan untuk menghadapi tantangan abad 21.
d)
Menghambat, karena menambah beban evaluasi yang sulit dilakukan.
e)
Tidak efektif, karena aspek keterampilan dan kompetensi sulit diintegrasikan dalam IPK.
103.
Sebagai pendidik sudah barang tentu memiliki peran penting dalam membentuk kesadaran tentang pentingnya untukmmempertahankan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan. Bagaimana guru dalam berbagai tahap pendidikan dapat membangun pemahaman ini. Jelaskan bagaimana seorang guru dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik dapat membantu mempertahankan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan. Tunjukanlah sebuah contoh nyata untuk masing-masing tahap pendidikan yang mencerminkan perilaku guru mendorong pemahaman ini.
a)
Seorang guru mengajarkan peserta didik untuk mengutamakan ambisi pribadi dalam mencapai sukses.
b)
Seorang guru membantu peserta didik memahami bahwa kepentingan pribadi selalu lebih penting daripada kepentingan bersama.
c)
Seorang guru mengabaikan isu-isu sosial dan politik dalam mengajar.
d)
Seorang guru mengorganisir diskusi kelas tentang nilai-nilai kebersamaan dan mengutamakan kepentingan bangsa dalam pengambilan keputusan.
e)
Seorang guru memberikan tugas yang mendorong persaingan tanpa memperhatikan dampak sosialnya.
104.
Dalam suatu sekolah, terjadi tawuran antara dua kelompok pelajar. Kelompok pertama merasa bahwa mereka harus membela kehormatan mereka dengan tindakan keras, sementara kelompok kedua berpendapat bahwa konflik seharusnya diselesaikan dengan dialog dan komunikasi. Berdasarkan kasus kasus tersebut, teori perkembangan moral peserta didik merupakan:
a)
Teori Perkembangan Moral Kohlberg
b)
Teori Identitas Diri Marcia
c)
Teori Belajar Sosial Bandura
d)
Teori Perkembangan Psikososial Erikson
e)
Teori Pemrosesan Informasi
105.
Guru yang antusias dan berdedikasi selalu menciptakan suasana hangat dan menyenangkan di dalam kelas. Ini menggunakan berbagai metode kreatif dan interaktif untuk menjelaskan topik, membantu siswa merasa nyaman mengajukan pertanyaan dan berdiskusi. Di luar kelas, guru ini memberikan waktu kepada siswa untuk membicarakan masalah pribadi atau akademik yang mereka alami. Mendengarkan dan mendengarkan guru ini menghibur dan mendorong pertumbuhan pribadi. serta belajar peserta didik. Dalam konteks ini, perilaku guru tersebut mencerminkan:
a)
Ketidakpedulian terhadap kesejahteraan peserta didik.
b)
Pemberian tugas yang berlebihan dan tidak bervariasi.
c)
Pengabaian terhadap metode pengajaran konvensional.
d)
Sikap senang dan nyaman dalam mendidik serta mendengarkan peserta didik.
e)
Keterlibatan berlebihan dalam urusan pribadi peserta didik.
106.
Ada dua jenis lembaga perbankan utama di sektor perbankan Indonesia: bank konvensional dan bank syariah/bank syariah. Berikut ini adalah beberapa (1) karakteristik berbeda dari Produk dan Layanan: Bank tradisional: Menyediakan produk dan layanan berbasis bunga seperti pinjaman berbunga dan tabungan berbunga serta bank syariah/bank syariah: Menyediakan produk dan layanan berdasarkan prinsip syariah, seperti pembiayaan bagi hasil (mudharabah) dan tabungan tanpa bunga; (2) Tujuan kelembagaan: Bank tradisional: Tujuan utamanya adalah memaksimalkan keuntungan bagi pemegang saham dan bank syariah/syariah: Selain menghasilkan keuntungan, tujuannya juga mencakup pemberian manfaat sosial dan kepatuhan terhadap prinsip syariah. Berdasarkan informasi dan data di atas, kesimpulan apa yang dapat anda ambil mengenai perbedaan karakteristik bank konvensional dan bank syariah/syariah?
a)
Bank konvensional dan bank Islam memiliki prinsip operasi yang berbeda.
b)
Bank konvensional lebih fokus pada keadilan daripada keuntungan.
c)
Bank Islam hanya menyediakan produk berbasis bunga.
d)
Bank konvensional memiliki Dewan Pengawas Syari'ah.
e)
Bank Islam beroperasi hanya berdasarkan prinsip syari'ah tanpa mencari keuntungan.