WorksheetsLat. 1 Cerpen XI
Total questions: 20
Worksheet time: 12mins
19. Bacalah penggalan cerpen di bawah ini dengan cermat!
Dengan tergesa-gesa Ersa menaiki bus yang nyaris meninggalkan suasana yang kurang nyaman baginya. Dari kejauhan terdengan sayup suara “… penumpang bus Gemilang harap untuk segera memasuki kendaraan…”. Hati Ersa agak tenang karena dia sudah berada di dalamnya. “Mudah-mudahan sore nanti aku bisa berada di acara itu,” harapnya dalam hati.
Latar waktu dan tempat pada penggalan cerpen tersebut adalah …
a. sore hari, terminal
b. siang hari, perjalanan
c. siang hari, terminal
d. pagi hari, rumah
18. Perhatikan kutipan cerpen berikut!
Setiap sore menjelang, bapak selalu duduk di bangku tua kesayangannya. Bangku yang terbuat dari bamboo itu telah menemani bapak melewati senja yang begitu indah. Duduk dengan tenang sembari melempar pandang ke luar jendela untuk menyaksikan betapa indah panorama yang senja sajikan. [ … .] Rasa lelah setelah seharian memeras keringat tampak memudar ketika ia duduk di bangku tua kesayangannya itu.
Kalimat yang tepat untuk melengkapi kutipan teks novel tersebut adalah …..
A. Bapak memotret senja itu
B. Bapak tertidur Karen alelah
C. Bapak selalu menikmatinya.
D. Bapak dan ibu duduk berdua
10. Resolusi pada teks cerpen adalah tahapan di mana ...
a. Pengarang menghidupkan cerita dan meyakinkan pembaca
b. Berbagai kerumitan bermunculan
c. Konflik mencapai tingkat intensitas tertinggi
d. Konflik mencapai sebuah selesaian atau leraian
9. Pada teks cerpen, pembaca dapat mengetahu karakter atau watak pelaku cerita dalam
a. komplikasi
b. abstrak
c. orientasi
d. evaluasi
8. Struktur yang berisi pengenalan latar cerita berkaitan dengan waktu, ruang, dan suasana terjadinya peristiwa dalam cerpen terdapat dalam
a. abstrak
b. orientasi
c. komplikasi
d. deskripsi umum
7. (1) Kompilkasi (2) Orientasi (3) Abstrak (4)Evaluasi (5)Koda (6)Resolusi
Urut-urutan struktur teks cerpen yang benar adalah
a. 1,2,3,4,5,6
b. 2,6,5,4,3,1
c. 3,2,1,4,6,5
d. 4,5,6,3,2,1
6. Penggalan cerpen berikut untuk tiga butir soal di bawah ini!
Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda.
“Kenang-kenangan” oleh Abdul Gani A.K.Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam penggalan tersebut adalah
a. orang pertama pelaku utama
b. orang ketiga pelaku sampingan
c. orang ketiga pelaku utama
d. orang pertama dan ketiga
5. Ketika tubuhnya digerogoti penyakit dengan enteng orang miskin itu melenggang ke rumah sakit. Ia menyerahkan Kartu Tanda Miskim pada suster jaga. Karena banyak bangsal kosong, suster itu menyuruhnya menunggu di lorong.”begitulah enaknya jadi orang miskin,” batinnya,”dapat fasilitas gratis tidur di lantai.” Dan orang miskin itu dibiarkan menunggu berhari-hari.Permasalahan pada kutipan cerpen di atas adalah …
a. tubuhnya digerogoti penyakit
b. buruknya pelayanan rumah sakit
c. susahnya menjadi orang miskin
d. banyak bangsal yang kosong
Pengarang menempatkan dirinya sebagai "Dino" di dalam cerita. Artinya pengarang menggunakan sudut pandang ....
orang pertama
orang kedua
orang ketiga
orang keempat
Pengarang menempatkan dirinya sebagai "aku" di dalam cerita. Maka, pengarang menggunakan sudut padang ....
orang pertama
orang kedua
orang ketiga
orang keempat
Pembuka cerpen di atas berkisah tentang ....
penokohan
konflik
tema
setting/latar
Kutipan cerpen di atas menggambarkan latar tempat di ....
Cililitan
Bus Indah Murni
terminal
jala tol
Makna bagian terakhir dalam kutipan cerpen di atas adalah .....
Penolakan tokoh aku karena anak dari seorang ayah itu banyak bicara.
Penolakan tokoh aku karena membayangkan anak dari seorang ayah yang rakus
Tokoh aku membayangkan bahwa anak dari seorang ayah itu seperti tong kosong nyaring bunyinya.
Tokoh aku menolak karena ayahnya rakus.
Perbaikan struktur kalimat dan ejaan dalam kutipan teks cerpen di atas yang benar adalah ....
Makanan persediaanku sudah habis, aku kebingungan mencari makanan. Disana sebenarnya banyak buah berry. Namun, aku masih ragu, karena banyak diantara jenis buah tersebut yang beracun.
Makanan persediaanku sudah habis. Aku kebingungan mencari makanan. Di sana sebenarnya banyak buah berry. Namun aku masih ragu karena banyak diantara jenis buah tersebut yang beracun.
Makanan persediaanku sudah habis. Aku kebingungan mencari makanan. Di sana, sebenarnya banyak buah berry. Namun, aku masih ragu karena banyak di antara jenis buah tersebut yang beracun.
Makanan persediaanku sudah habis. Aku kebingungan mencari makanan. Di sana, sebenarnya banyak buah berry, namun aku masih ragu karena banyak di antara jenis buah tersebut yang beracun.
Perbaikan dari cuplikan cerpen di atas adalah ....
Namun, tekadku masih membara. Aku tak ingin kembali lagi, aku harus tetap meneruskan perjalananku, apa pun tak bisa menghentikanku.
Namun, tekadku masih membara. aku tak ingin kembali lagi. Aku harus tetap meneruskan perjalananku, apa pun tak bisa menghentikanku.
Namun, tekadku masih membara. Aku tak ingin kembali lagi, aku harus tetap meneruskan perjalananku, apa pun tak bisa menghentikanku.
Namun, tekadku masih membara. Aku tak ingin kembali lagi. Aku harus tetap meneruskan perjalananku. Apa pun tak bisa menghentikanku.
Insiden yang terjadi dalam kutipan cerpen di atas adalah ....
Ketdakpahaman seorang teman terhadap pelajaran yang diberikan guru.
Ketidakpahaman tokoh aku terhadap pelajaran yang diberikan guru.
Seorang teman bertanya pelajaran terhadap tokoh aku.
Caci maki seorang teman kepada tokoh aku karena jawaban tidak tahu tokoh aku.
Latar dalam cuplikan cerpen di atas adalah ....
kamar
rumah
ruang kelas
ruang aula
Berikut ini yang bukan merupakan karakter tokoh utama Darko adalah ....
ramah
ikhlas
supel
murah senyum
Hal yang membuat Darko dekat dengan orang-orang kampung adalah ....
Darko bersikap ramah dan suka menceritakan kisah lucu.
Melayani pelanggannya dengan tulus dan sama rata, tanpa pernah memandang suatu apa pun.
Darko tidak pernah sekali pun dia mematok harga.
Darko berasal dari kampung yang jauh di kaku gunung.
Kalimat yang menunjukkan bahwa tokoh utama (Darko) seorang yang ikhlas dalam bekerja adalah ....
Dia akan berhenti ketika seseorang memanggilnya.
Melayani pelanggannya dengan tulus dan sama rata, tanpa pernah memandang suatu apa pun.
Serta yang membuat kami semakin hormat, tidak pernah sekali pun mematok harga.
Dengan biaya murah, bahkan terkadang hanya dengan mengganti sepiring nasi dan teh panas.
