wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

XII Wilayah dan Interaksi desa Kota

Total questions: 50

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Pernyataan:

1. Pendapatan penduduk meningkat;

2. Adanya asimilasi budaya masyarakat;

3. Kesejahteraan penduduk meningkat;

4. Teknologi dan transportasi berkembang pesat; dan

5. Anggaran pendapatan daerah meningkat

Faktor-faktor yang memengaruhi pusat pertumbuhan terhadap ekonomi masyarakat adalah nomor…

a)

(1), (2), dan (3)

b)

(1), (2), dan (4)

c)

(1), (3), dan (5)

d)

(2), (4), dan (5)

e)

(3), (4), dan (5)

2.

Peranan pusat perwilayahan dalam pembangunan pada suatu wilayah adalah…

a)

Mengendalikan sistem pemerintahan

b)

Menjadi pusat pelayanan bagi daerah sekitar

c)

Menyediakan bahan pangan bagi seluruh penduduk desa

d)

Menampung kelebihan penduduk dari daerah sekitar

e)

Merangsang pertumbuhan perekonomian bagi daerah sekitar

3.

Pernyataan:

(1) Adanya hubungan internal dari berbagai macam kegiatan;

(2) Pengangguran tinggi akibat meningkatnya urbanisasi;

(3) Konsentrasi geografik dari berbagai sektor/fasilitas; dan

(4) Tingkat kebutuhan masyarakat semakin tinggi

Karakteristik suatu wilayah sebagai pusat pertumbuhan adalah nomor…

a)

(1) dan (2)

b)

(1) dan (3)

c)

(1) dan (4)

d)

(2) dan (4)

e)

(3) dan (4)

4.

Kota di Sumatera yang dijadikan sebagai pusat pertumbuhan/pembangunan utama di Indonesia adalah…

a)

Banda Aceh

b)

Padang

c)

Medan

d)

Pekanbaru

e)

Palembang

5.

Nama-nama kota:

(1) Medan;

(2) Palembang;

(3) Jambi;

(4) Surabaya; dan

(5) Pontianak

Kota yang dijadikan sebagai pusat pertumbuhan/pembangunan di Pulau Sumatera adalah nomor…

a)

1,2, dan 3

b)

1,3 dan 5

c)

3,4 dan 5

d)

2,4 dan 5

e)

3,4 dan 5

6.

Terbentuknya pusat pertumbuhan memberikan pengaruh pada perkembangan daerah sekitarnya terutama dipengaruhi oleh faktor…

a)

Lokasi daerah yang strategis

b)

Kegiatan ekonomi yang menonjol

c)

Potensi sumber daya alam

d)

Dukungan masyarakat dalam pembangunan

e)

Kebijakan pemerintah daerah

7.

Yogyakarta dijadikan sebagai pusat pertumbuhan (pembangunan) karena memiliki potensi sebagai…

a)

Pusat Pertambangan

b)

Pusat Pemerintahan

c)

Daerah Perdagangan

d)

Daerah Perkebunan

e)

Kota Pahlawan

8.

Angka 3 dan 5 pada gambar sesuai teori sektor adalah…

a)

Pusat Perdagangan dan Industri

b)

Zona Perdagangan dan kawasan industri

c)

Pemukiman Kumuh dan rendah

d)

pemukiman kelas rendah dan elit

e)

pemukiman pedagang dan menengah

9.

Pengembangan kota pada gambar di bawah ini akan lebih pesat pemekarannya ke arah .... karena ....

a)

1, udara sejuk

b)

2, lahan nya masih luas

c)

3, Harga Tanah Murah

d)

4, Daerah Maritim

e)

5, Pusat aktifitas manusia

10.

Teori pusat pertumbuhan yang dikemukakan oleh Perroux menekankan pada segi....

a)

Geografi

b)

Ekonomi

c)

Sosial

d)

Pertahanan

e)

Penduduk

11.

Suatu wilayah di daerah pantai telah berkembang menjadi sebuah kota besar. Perkembangan kota ini jelas akan menimbulkan masalah lingkungan hidup. Masalah lingkungan perairan yang mungkin melanda wilayah tersebut adalah ...

a)

berubah pola hujan

b)

terjadi intrusi air laut

c)

berubah pola aliran sungai

d)

meningkatnya jumlah aliran tahunan

e)

akan terjadi kesenjangan sosial

12.

Visi dan Misi suatu rencana pembangunan merupakan perwujudan tujuan pembangunan untuk jangka:

a)

Pendek

b)

Menengah

c)

Panjang

d)

Sebua Benar

e)

Semua Salah

13.

Untuk melancarkan pembangunan daerah di Indonesia, telah dilakukan pembagian wilayah pembangunan menjadi 4 wilayah pembangunan utama (main development region), dan setiap wilayah pembangunan utama terdiri dari beberapa wilayah pembangunan (development region). Dengan kebijakan pembangunan wilayah tersebut, berarti pemerintah telah menerapkan konsep ...

a)

Wilayah

b)

Otonomi Daerah

c)

Kedaeahan

d)

Perwilayahan

e)

Pemerataan

14.

Konsep ‘menetes ke bawah’ (trickledown effect) adalah konsep yang cukup populer dalam perencanaan pembangunan. Konsep ini pertama kali diungkapkan oleh:

a)

Hirschman

b)

Mydral

c)

Friedmann

d)

Perroux

e)

Raul Prebist

15.

Konsep kutub atau pusat pertumbuhan (growth center atau growth pole) pertama kali diungkapkan oleh:

a)

Hirschman

b)

Myrdal

c)

Friedmann

d)

Perroux

e)

Raul Prebisch

16.

Pakar ekonomi dunia yang mencetuskan ide lima tahap pembangunan (from traditional society toward high mass consumption) pertama kali adalah:

a)

Friedmann

b)

Rostow

c)

Boeke

d)

Brundland

e)

David Ricardo

17.

Tokoh yang berdiri di belakang batasan pembangunan berkelanjutan (sustainable development) yang paling sering digunakan sebagai dasar pertimbangan usaha pembangunan akhir-akhir ini adalah:

a)

Friedmann

b)

Rostow

c)

Boeke

d)

Brundland

e)

David Ricardo

18.

RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) merupakan produk rencana dari perencanaan:

a)

Strategis

b)

daerah terpadu

c)

sektoral

d)

konferhensif

e)

proyek

19.

Pembangunan KASIBA (Kawasan Siap Bangun) dan LISIBA (Lingkungan Siap Bangun) dari Kementerian Perumahan Rakyat merupaka produk rencana dari perencanaan:

a)

Strategis

b)

Daerah Terpadu

c)

Sektoral

d)

Konprehensif

e)

Proyek

20.

Undang-Undang No. 26 Tahun 2007 merupakan produk kebijakan pemerintah yang mengatur tentang:

a)

Kebencanaan

b)

Penataan Ruang

c)

Rencana Pembangunan janka panjang

d)

Rencana Pembangunan jangka menengah

e)

Pemekaran Daerah

21.

Desa yang memiliki ikatan kuat dengan adat istiadat

a)

desa swadaya

b)

desa swakarya

c)

desa swadaya

d)

desa swasembada

22.

Pola pemukiman desa tersebut adalah...

a)

menyebar

b)

mengelompok

c)

memanjang

d)

memusat

23.

Dibawah ini yang termasuk potensi fisik desa adalah

a)

kepala desa

b)

lembaga keamanan

c)

gotong royong

d)

hewan ternak

24.

Salah satu kota di Indonesia yang berkembang dari daerah perkebunan adalah

a)

Jakarta

b)

Yogyakarta

c)

Bandung

d)

Semarang

25.

Desa yang merupakan transisi antara desa tradisional dan maju disebut desa...

a)

swadaya

b)

swakarya

c)

swasembada

d)

hinterland

26.

Teori inti ganda dikemukakan oleh...

a)

Cristaller

b)

Haris Ullman

c)

Hoyt

d)

Burgess

27.

Teori struktur kota yang dikembangkan oleh Homer Hoyt adalah...

a)

teori sektoral

b)

teori inti ganda

c)

teori konsentris

d)

teori interaksi

28.

Bentuk desa yang terdapat di daerah pegunungan adalah

a)

memusat

b)

menyebar

c)

memanjang

d)

merapat

29.

Salah satu petunjuk suatu daerah memiliki nilai interaksi tinggi adalah…

a)

Transportasi mahal

b)

Komunikasi sulit

c)

Mobilitas tinggi

d)

Mobilitas rendah

30.

Hokum gravitasi yang dikaitkan dengan masalah interaksi didasarkan pada pendapat…

a)

Isaac Newton

b)

Perroux

c)

Buys Ballot

d)

W. Cristaller

31.

Pola persebaran pemukiman desa pada gambar berikut umumnya terjadi di….

a)

Pegunungan

b)

Sekitar gunung api

c)

Daerah daratan

d)

Sepanjang pantai

32.

Jenis desa yang dikelompokkan menurut perkembangannya , yaitu …

a)

Desa kecil, desa sedang, desa besar

b)

Desa swadaya , desa swakarsa , desa swasembada

c)

Desa agrans, desa nelayan, desa industri

d)

Desa agrans, desa industri, desa perdagangan

33.

Menurut perkembangannya, desa terdiri atas desa swadaya, desa swakarsa, dan desa swasembada. Yang termasuk ciri desa swadaya adalah ….

a)

Tidak terisolasi

b)

Terdapat home industri

c)

Adat istiadat masih kuat

d)

Mata pencaharian penduduk heterogen

34.

Bentuk pemekaran kota yang berasal dari perkembangan bebagai macam kegiatan disebut menggunakan pola ….

a)

Konsentris

b)

Sektoral

c)

Linier

d)

Pusat kegiatan ganda

35.

Wilayah sekitar suatu kota yang merupakan tempat tinggal penduduk yang melakukan mobilitas harian tanpa menginap disebut …

a)

Suburban

b)

Suburban fringe

c)

Urban fringe

d)

Rural urban fringe

36.

Salah satu kota peninggalan kolonial Belanda yang berasal dari kegiatan perkebunan adalah ….

a)

Magelang

b)

Subang

c)

Yogyakarta

d)

Padang

37.

Penduduk kota A berjumlah 10.000 orang, sedangkan penduduk kota B berjumlah 5.000 orang dan penduduk kota C berjumlah 15.000 orang. Jarak kota A – B = 50 km. Jarak kota B – C = 100 km, maka lokasi titik henti antara kota A dan B adalah…

a)

30,6 km dari B

b)

20,7 km dari B

c)

25,30 km dari B

d)

27 km dari B

38.

Nilai indeks konektivitas gambar dibawah ini adalah…

a)

0,25

b)

1,00

c)

1,25

d)

2,00

39.

Apabila kota X berpenduduk = 200.000 jiwa dan kota Y berpenduduk = 500.000 jiwa, sedangkan jarak kedua kota = 50 km, maka kekuatan interaksinya adalah…

a)

30.000.000

b)

40.000.000

c)

50.000.000

d)

60.000.000

40.

Tahap nekropolis adalah...

a)

kota mati

b)

kota yang mengalami kriminalitas tinggi

c)

perkembangan kota mengarah ke industri

d)

perkembangan kota yang masih agraris

41.

Simaklah wacana berikut ini! “Desa Bararawa Kecamatan Paminggir HSU, Provinsi Kalimantan Selatan, awalnya pemenuhan kebutuhan air bersih hanya berasal dari dari Sungai paminggir yang melintasi desa, air digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi, mencuci,memasak dan dan air minum,namun pada tahun 2016-2017 pemerintah desa membangun fasilitas air bersih melalui program PAMSIMAS dan dana desa. Potensi desa yang terkait dalam wacana diatas adalah….

a)

Tanah

b)

Flora dan Fauna

c)

Iklim

d)

Air

e)

Lembaga dan organisasi masyarakat

42.

Gambar tersebut adalah bentuk pemukiman dipedesaan adalah bentuk....

a)

Linier

b)

Menyebar

c)

Mengelilingi fasilitas

d)

Memusat

e)

Radial

43.

gambar tersebut adalah teori....

a)

Konsentris

b)

Sektoral

c)

Inti ganda

d)

Metropolis

e)

Konsektoral tipe Amerika Latin

44.

Kota Martapura mempunyai jumlah penduduk 200 jiwa, dan kota Banjarbaru mempunyai jumlah penduduk 250 jiwa. Jarak antara Martapura dan Banjarbaru 5 km, maka kekuatan interaksi antara Martapura dan Banjarbaru adalah ….

a)

200

b)

1.250

c)

2.000

d)

20.000

e)

50.000

45.
a)

A

b)

B

c)

C

d)

D

e)

E

46.

perhatikan pernyataan berikut!

1. penduduk semakin padat

2. berkembangnya pemukiman kumuh

3. berkurangnya lahan pertanian

4. tidak tersedianya lahan pertanian

5. potensi kerusakan lingkungan hidup

dampak negatif interaksi desa dan kota bagi desa adalah....

a)

1, 2 dan 3

b)

1, 3 dan 5

c)

2, 3 dan 4

d)

2, 4 dan 5

e)

3, 4 dan 5

47.

Dalam teori inti ganda nomor 4 adalah untuk wilayah....

a)

DBD

b)

Grosir

c)

pemukiman kelas rendah

d)

pemukiman kelas menengah

e)

pemukiman kelas atas

48.

wilayah A berkelebihan dalam hal hasil pertanian, sedangkan wilayah B mengalami kekurangan hasil hutan, faktor yang mendasari interaksi tersebut adalah....

a)

wilayah yang saling melengkapi

b)

kesempatan untuk saling berintervensi

c)

transfer atau perpindahan ruang

d)

Spatial Trasnfer Ability

e)

intervening oppertunity

49.

Dampak interaksi desa kota

1. Timbul konsumerisme

2. Perubahan tata guna lahan

3. Timbulnya materialisme

4. Didesa kekurangan tenaga kerja muda

5. Modernisasi menjadi westernisasi

Dampak negatif interaksi desa kota bagi desa pada bidang perubahan sikap hidup ditunjukan pada angka….

a)

( 1 ), ( 2 ) dan ( 3 )

b)

( 1 ), ( 2 ) dan ( 4 )

c)

( 1 ), ( 3 ) dan ( 5 )

d)

( 2 ), ( 4 ) dan ( 5 )

e)

( 3 ), ( 4 ) dan ( 5 )

50.

Interaksi desa dan kota dapat menyebabkan dampak negatif bagi desa dan kota. Contoh dampak negatif bagi kota, yaitu meningkatnya jumlah penduduk miskin. Dampak negatif tersebut terjadi karena interaksi desa dan kota berupa ….

a)

Bertambahnya penjualan barang dari kota ke desa

b)

Berkurangnya jumlah tenaga kerja diperkotaan

c)

Terjadi alih fungsi lahan pertanian secara drastis

d)

Bertambahnya arus keluar karena polusi udara

e)

Tingginya urbanisasi karena faktor ekonomi