wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ekonomi: Akuntansi Perusahaan Dagang

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Apa pengertian dari akuntansi perusahaan dagang?

a)

Akuntansi perusahaan dagang adalah proses pembuatan dan penjualan produk secara online

b)

Akuntansi perusahaan dagang adalah proses pencatatan, pengukuran, dan pelaporan transaksi keuangan yang terjadi di perusahaan dagang.

c)

Akuntansi perusahaan dagang adalah proses pemasaran produk ke konsumen akhir

d)

Akuntansi perusahaan dagang adalah proses pengelolaan sumber daya manusia di perusahaan dagang

2.

Apa saja metode pencatatan persediaan yang digunakan oleh perusahaan dagang?

a)

Metode rata-rata sederhana

b)

Metode LOFO

c)

Metode HIFO

d)

Metode FIFO, metode LIFO, dan metode rata-rata tertimbang

3.

Apa perbedaan antara akuntansi perusahaan dagang dengan akuntansi perusahaan jasa?

a)

Perbedaan utama terletak pada pengelolaan keuangan

b)

Perbedaan utama antara akuntansi perusahaan dagang dan perusahaan jasa terletak pada jenis kegiatan usaha yang dilakukan dan pencatatan persediaan barang dagang.

c)

Perbedaan utama terletak pada lokasi perusahaan

d)

Perbedaan utama terletak pada jumlah karyawan yang dibutuhkan

4.

Bagaimana cara menghitung harga pokok penjualan pada perusahaan dagang?

a)

Harga Pokok Penjualan = Harga Beli Barang + Biaya Produksi + Biaya Overhead

b)

Harga Pokok Penjualan = Harga Jual Barang - Laba Kotor

c)

Harga Pokok Penjualan = Harga Beli Barang - Biaya Produksi

d)

Harga Pokok Penjualan = Harga Jual Barang + Biaya Produksi + Biaya Overhead

5.

Apa yang dimaksud dengan persediaan barang dagang?

a)

Persediaan barang dagang adalah jumlah waktu yang dimiliki oleh perusahaan

b)

Persediaan barang dagang adalah jumlah uang yang dimiliki oleh perusahaan

c)

Persediaan barang dagang adalah jumlah karyawan yang dimiliki oleh perusahaan

d)

Persediaan barang dagang adalah jumlah barang yang dimiliki oleh perusahaan untuk dijual kepada pelanggan.

6.

Apa yang dimaksud dengan sistem perpetual dalam pencatatan persediaan perusahaan dagang?

a)

Sistem perpetual tidak mencatat transaksi persediaan sama sekali

b)

Sistem perpetual mencatat setiap transaksi pembelian atau penjualan secara langsung pada saat transaksi terjadi.

c)

Sistem perpetual hanya mencatat transaksi pembelian saja

d)

Sistem perpetual mencatat transaksi penjualan setiap bulan

7.

Apa yang dimaksud dengan sistem periodik dalam pencatatan persediaan perusahaan dagang?

a)

Metode pencatatan di mana persediaan dicatat setiap hari

b)

Metode pencatatan di mana persediaan hanya dicatat setiap 5 tahun sekali

c)

Metode pencatatan di mana persediaan tidak perlu dicatat sama sekali

d)

Metode pencatatan di mana persediaan hanya dicatat pada akhir periode tertentu, seperti bulanan atau tahunan.

8.

Apa saja unsur-unsur yang terdapat dalam laporan keuangan perusahaan dagang?

a)

Neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, dan laporan arus kas

b)

Laporan keuangan, laporan keuangan perusahaan manufaktur, laporan keuangan perusahaan jasa

c)

Neraca, laporan keuangan pribadi, laporan keuangan perusahaan manufaktur

d)

Laporan keuangan, laporan penjualan, laporan produksi

9.

Bagaimana cara menghitung nilai persediaan akhir menggunakan metode FIFO?

a)

Nilai persediaan akhir = Harga per unit barang pertama masuk x Jumlah barang tersisa di awal periode

b)

Nilai persediaan akhir = Harga per unit barang terakhir masuk x Jumlah barang tersisa di akhir periode

c)

Nilai persediaan akhir = Harga per unit barang pertama masuk x Jumlah barang terjual di akhir periode

d)

Nilai persediaan akhir = Harga per unit barang pertama masuk x Jumlah barang tersisa di akhir periode

10.

Bagaimana cara menghitung nilai persediaan akhir menggunakan metode LIFO?

a)

Nilai persediaan akhir = Harga per unit barang pertama x Jumlah barang yang tersisa

b)

Nilai persediaan akhir = Harga per unit barang terakhir x Jumlah barang yang tersisa

c)

Nilai persediaan akhir = Harga per unit barang terakhir + Jumlah barang yang tersisa

d)

Nilai persediaan akhir = Harga per unit barang terakhir x Total jumlah barang