wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PUHB Bahasa Indonesia Kelas XI Semester Genap

Total questions: 40

Worksheet time: 1hrs 19mins

Name
Class
Date
1.

Bacalah Kutipan Puisi Berikut !

Menyesal

Pagiku hilang sudah melayang

Hari mudaku sudah pergi

Sekarang petang datang membayang

Batang usiaku sudah tinggi

Aku lalai di hari pagi

Beta lengah dimasa muda

Kini hidup meracuni hati

Miskin ilmu miskin harta

.... (A. Hasyim)

Kata petang pada larik ketiga puisi tersebut mempunyai makna lambang ...

a)

Waktu sore hari

b)

Kehidupan malam

c)

Suasana senja

d)

Masa tua

e)

Perasaan manusia

2.

Menyesal

 

Pagiku hilang sudah melayang

Hari mudaku sudah pergi

Sekarang petang datang membayang

Batang usiaku sudah tinggi

Aku lalai di hari pagi

Beta lengah dimasa muda

Kini hidup meracuni hati

Miskin ilmu miskin harta

.... (A. Hasyim)

Maksud bait kedua puisi tersebut adalah ...

a)

Seseorang yang lengah dipagi hari sehingga hidupnya sangat menderita di usia muda

b)

Seseorang yang menderita hidupnya karena tidak memiliki ilmu dan harta

c)

Seseorang yang miskin harta dan miskin ilmu pada masa muda karena ia lupa waktu

d)

Seseorang yang telah menyia-nyiakan masa mudanya dalam menuntut ilmu sehingga hidupnya menderita di hari tua

e)

Seseorang yang melalaikan waktu dimasa muda karena dia tidak memiliki ilmu dan harta

3.

Bacalah Kutipan Puisi Berikut !

 

Judul: Menyesal

 

Pagiku hilang sudah melayang

Hari mudaku sudah pergi

Sekarang petang datang membayang

Batang usiaku sudah tinggi

Aku lalai di hari pagi

Beta lengah dimasa muda

Kini hidup meracuni hati

Miskin ilmu miskin harta

.... (A. Hasyim)

Persamaan bunyi yang terdapat pada baris pertama puisi di atas adalah ...

a)

hilang dan melayang

b)

pagiku dan hilang

c)

pagiku dan melayang

d)

sudah dan melayang

e)

pagiku dan tinggi

4.

Menyesal

 

Pagiku hilang sudah melayang

Hari mudaku sudah pergi

Sekarang petang datang membayang

Batang usiaku sudah tinggi

Aku lalai di hari pagi

Beta lengah dimasa muda

Kini hidup meracuni hati

Miskin ilmu miskin harta

.... (A. Hasyim)

Majas personifikasi dalam puisi di atas terdapat dalam baris ...

a)

1 dan 2

b)

2 dan 3

c)

1 dan 4

d)

3 dan 4

e)

1 dan 3

5.

Jeritan Malam

 

Merintih ke langit

Derita hidup mengepung

menjerit bangsaku sedang berjuang

merintinh ke langit

tenaga mesin menembus kelam

berputar roda atas rel tertentu

terus menuju ke stasiun akhir

semangat wajah menembus kelam

berjuang bangsaku atas cinta tertentu

terus menuju negara merdeka!

Larik bermajas personifikasi yang sesuai untuk melengkapi puisi tersebut adalah ...

a)

kami kedua menanti

b)

menjerit peluit kereta malam

c)

ratapan pekik melangit

d)

bangkit berlari menumbuhkan kepala

e)

entah mengapa

6.

Alamku ini

Awan bergerak

seiring waktuku yang kerontang

angin berdiri menepi

sejenak beri kesejukan

kuda berlari terkikik

tinggal jejak kaki

di antara rumputan misteri

alamku ini memang begini

dapat dipastikan perubahan yang terhenti

Makna kias kering kerontang pada bait puisi di atas adalah ...

a)

penyesalan

b)

kesunyian

c)

keputusasaan

d)

penderitaan

e)

kekecewaan

7.

Alamku ini

Awan bergerak

seiring waktuku yang kerontang

angin berdiri menepi

sejenak beri kesejukan

kuda berlari terkikik

tinggal jejak kaki

di antara rumputan misteri

alamku ini memang begini

dapat dipastikan perubahan yang terhenti

Maksud puisi tersebut adalah ...

a)

seseorang yang tidak mau lagi memedulikan hidupnya

b)

ketidakpedulian seseorang terhadap kehidupan orang lain

c)

kekecewaan seseorang atas nasib yang menimpa orang lain

d)

penyesalan terhadap apa yang menimpa dirinya sendiri

e)

keputusasaan menghadapi masalah hidup yang dialaminya

8.

Bungaku Bersemi Kembali

 

Bungaku kini bersemi kembali

setelah seminggu terkurung di lembah sunyi

kini bertunas lagi daunnya yang dulu menguning dan ...

rantingnya yang dulu kering

kini segar kembali

Tidak sia-sia

kusiram bungaku hingga bersemi dan mekar kembali

Diksi yang tepat untuk melengkapi larik puisi tersebut adalah ...

a)

Berjatuhan

b)

Bermunculan

c)

Berguguran

d)

Berterbangan

e)

Berserakan

9.

Pahlawan Tak Dikenal

 

Sepuluh tahun yang lalu, dia terbaring

Tetapi bukan tidur, sayang

Sebuah lubang peluru buundar di dadanya

Senyum bekunya berkata, kita sedang perang

 

Dia tidak tahu bilamana ia datang

Kedua tangannya memeluk senapan

Dia tidak tahu untuk siapa dia datang

Kemudian dia terbaring, tetapi bukan tidur, sayang

............................

(Toto Sudarto Bahtiar)

Puisi di atas menuturkan tentang ...

a)

Seseorang yang sedang berjuang di medan perang

b)

Pemimpin perang sedang memimpin pertempuran

c)

Kematian seorang pejuang karena tertembak

d)

Seseorang yang terbaring sakit karena tertembak di medan pertempuran

e)

Pejuang yang berjuang pada pertempuran di Surabaya tanggal 10 November 1945

10.

Pahlawan Tak Dikenal

 

Sepuluh tahun yang lalu, dia terbaring

Tetapi bukan tidur, sayang

Sebuah lubang peluru buundar di dadanya

Senyum bekunya berkata, kita sedang perang

 

Dia tidak tahu bilamana ia datang

Kedua tangannya memeluk senapan

Dia tidak tahu untuk siapa dia datang

Kemudian dia terbaring, tetapi bukan tidur, sayang

............................

(Toto Sudarto Bahtiar)

Rima puisi Pahlawan Tak Dikenal bait pertama adalah ...

a)

a-b-a-b

b)

b-a-a-a

c)

a-b-b-a

d)

 a-a-b-a

e)

a-b-c-d

11.

Pahlawan Tak Dikenal

 

Sepuluh tahun yang lalu, dia terbaring

Tetapi bukan tidur, sayang

Sebuah lubang peluru buundar di dadanya

Senyum bekunya berkata, kita sedang perang

 

Dia tidak tahu bilamana ia datang

Kedua tangannya memeluk senapan

Dia tidak tahu untuk siapa dia datang

Kemudian dia terbaring, tetapi bukan tidur, sayang

............................

(Toto Sudarto Bahtiar)

Keindahan puisi di atas terlihat dari kepandaian penyair memilih kata. Salah satunya adalah kata terbaring. Makna kata tersebut adalah ...

a)

Tidur

b)

 Pingsan

c)

Sakit

d)

Gelisah

e)

Gugur

12.

Puisi untuk Guru

 

Karya Muhammad Yanuar

 

Engkau bagaikan cahaya

Yang menerangi jiwa

Dari segala gelap dunia

Engkau adalah setetes embun

Yang menyejukkan hati

Hati yang ditikam kebodohan

Sungguh mulia tugasmu guru

Tugas yang sangat besar

Guru engkau adalah pahlawanku

Yang tidak mengharapkan balasan

Segala yang engkau lakukan

Engkau lakukan dengna ikhlas

Guru jasamu takkan kulupa

Guru ingin kuucapkan

Terima kasih atas jasamu

Puisi pada kutipan itu termasuk ke dalam jenis puisi Ode. Puisi tersebut termasuk ke dalam jenis puisi baru. Pengertian dari puisi Ode adalah…

a)

Puisi tentang kesedihan

b)

Puisi tentang kegembiraan

c)

Puisi yang ditujukan khusus untuk guru

d)

Puisi yang berisikan sanjungan untuk orang berjasa

e)

Puisi tentang nasihat guru

13.

Perhatikan penggalan puisi berikut!

Dalam ribaan bahagia datang

Tersenyum bagai kencana

Mengharum bagai cendana ...

Dari penggalan puisi tersebut terdapat gaya bahasa…

a)

Hiperbola

b)

Metafora

c)

Litotes

d)

Ironi

e)

Asosiasi

14.

Aku Ingin

 

Oleh: Sapardi Djoko Damono

 

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana

dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana dengan isyarat yang tak sempat disampaikan

awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

Kutipan puisi itu memiliki pengimajiuan tentang…

a)

Seseorang jatuh cinta namun tak sempat mengutarakannya

b)

Seseorang putus cinta karena hujan

c)

Seseorang putus cinta karena tak direstui

d)

Seseorang jatuh cinta kepada api

e)

 Seseorang jatuh cinta lalu putus cinta

15.

Perhatikan penggalan puisi berikut!

Karangan Bunga

Tiga anak kecil

Dalam langkah malu-malu

Datang ke Salemba

Ini dari kami bertiga

Pita hitam dalam karanganan bunga

Sebab kami ikut berduka

Bagi kakak yang tertembak mati tadi siang

 

Karya Taufik Ismail

Tema dalam puisi tersebut adalah ...

a)

Ketuhanan

b)

Kemanusiaan

c)

Percintaan

d)

Reiligius

e)

Kritik sosial

16.

Cermatilah puisi karya W.S. Rendra

 

Betapa dinginnya air sungai

Dinginnya!

Dinginnya!

Betapa dinginnya daging duka

Yang membaluti tulang-tulangku

Citraan yang dominan pada puisi tersebut adalah ...

a)

Penglihatan

b)

Perabaan

c)

Pendengaran

d)

Penciuman

e)

Pengecapan

17.

Cermati puisi berikut!

 

Nanar aku gila sasar

Sayang berulang padamu jua

Engkau pelik menarik ingin

Serupa dara di balik tirai

 

(Amir Hamzah, Padamu Jua)

Puisi tersebut menimbulkan citraan ...

a)

Penglihatan

b)

Perabaan

c)

Pendengaran

d)

Penciuman

e)

Pengecapan

18.

 

Tiga anak kecil

Dalam langkah malu-malu

Datang ke Salemba

Ini dari kami bertiga

Pita hitam dalam karanganan bunga

Sebab kami ikut berduka

Bagi kakak yang tertembak mati tadi siang

 

Karya Taufik Ismail

Maksud puisi tersebut adalah…

a)

Menceritakan tiga anak kecil datang

b)

Menggambarkan anak kecil yang malu-malu

c)

Menceritakan peristiwa sore itu

d)

Menunjukkan pita hitam dalam karangan bunga

e)

Menggambarkan peristiwa kedukaan

19.

Perhatikan penggalan puisi berikut!

Karangan Bunga

Tiga anak kecil

Dalam langkah malu-malu

Datang ke Salemba

Ini dari kami bertiga

Pita hitam dalam karanganan bunga

Sebab kami ikut berduka

Bagi kakak yang tertembak mati tadi siang

 

Karya Taufik Ismail

Makna lambang kata "Pita Hitam" dalam puisi tersebut adalah tanda ....

a)

Bersedih

b)

Berduka

c)

Berdoa

d)

Memohon

e)

Berharap

20.

Perhatikan penggalan puisi berikut!

Karangan Bunga

Tiga anak kecil

Dalam langkah malu-malu

Datang ke Salemba

Ini dari kami bertiga

Pita hitam dalam karanganan bunga

Sebab kami ikut berduka

Bagi kakak yang tertembak mati tadi siang

 

Karya Taufik Ismail

Amanat puisi tersebut adalah ...

a)

Perjuangan sekelompok anak kecil yang turut berduka

b)

Segeralah ke Salemba untuk menuntut keadilan

c)

Berjuanglah untuk mempertahankan golongan tertentu

d)

Hendaklah kita menghargai pengobaran yang membela kebenaran.

e)

Segala perjuangan bila tidak dilandasi dengan keimanan akan terkalahkan

21.

Dalam Kereta (Maret 1944)

Karya: Chairil Anwar

Dalam kereta.

Hujan menebal jendela

Semarang, Solo..., makin dekat saja

Menangkup senja.

Menguak purnama.

Caya menyayat mulut dan mata.

Menjengking kereta. Menjengking jiwa,

Sayatan terus ke dada.

Majas yang terdapat dalam puisi tersebut adalah ....

a)

hiperbola

b)

simile

c)

personifikasi

d)

metafora

e)

repetisi

22.

Dalam Kereta (Maret 1944)

Karya: Chairil Anwar

Dalam kereta.

Hujan menebal jendela

Semarang, Solo..., makin dekat saja

Menangkup senja.

Menguak purnama.

Caya menyayat mulut dan mata.

Menjengking kereta. Menjengking jiwa,

Sayatan terus ke dada.

Pengimajian yang paling menonjol dalam puisi tersebut adalah ....

a)

imají rasa

b)

imají penglihatan

c)

imaji pendengaran

d)

imají penciuman

e)

imají pengecap

23.

Dalam Kereta (Maret 1944)

Karya: Chairil Anwar

Dalam kereta.

Hujan menebal jendela

Semarang, Solo..., makin dekat saja

Menangkup senja.

Menguak purnama.

Caya menyayat mulut dan mata.

Menjengking kereta. Menjengking jiwa,

Sayatan terus ke dada.

Nada adalah sikap penyair terhadap penikmatan karyanya. Nada dari puisi tersebut adalah ....

a)

sedih

b)

gembira

c)

penuh semangat

d)

marah

e)

penyesalan

24.

Hatiku Selembar Daun

Karya: Sapardi Djoko Damono

Hatiku selembar daun Melayang jatuh di rumput;

Nanti dulu, Biarkan aku sejenak terbaring di sini

Ada yang masih ingin kupandang, Yang selama ini senantiasa luput;

Sesaat adalah abadi Sebelum kau sapu tamanmu setiap pagi

Baris puisi yang menunjukkan majas personifikasi adalah ....

a)

Hatiku selembar daun Melayang jatuh

b)

Nanti dulu, Biarkan aku sejenak terbaring di sini

c)

Ada yang masih ingin kupandang Yang selama ini senantiasa luput

d)

Sesaat adalah abadi

e)

Sebelum kau sapu tamanmu setiap pagi

25.

Hatiku Selembar Daun

Karya: Sapardi Djoko Damono

Hatiku selembar daun Melayang jatuh di rumput;

Nanti dulu, Biarkan aku sejenak terbaring di sini

Ada yang masih ingin kupandang, Yang selama ini senantiasa luput;

Sesaat adalah abadi Sebelum kau sapu tamanmu setiap pagi

Pengimajian atau citraan yang digunakan penyair dalam puisi tersebut adalah imaji. . .

a)

pendengaran

b)

penglihatan

c)

pengecapan

d)

peraba

e)

penciuman

26.

Hatiku Selembar Daun

Karya: Sapardi Djoko Damono

Hatiku selembar daun Melayang jatuh di rumput;

Nanti dulu, Biarkan aku sejenak terbaring di sini

Ada yang masih ingin kupandang, Yang selama ini senantiasa luput;

Sesaat adalah abadi Sebelum kau sapu tamanmu setiap pagi

Nada dari puisi tersebut adalah ....

a)

angkuh

b)

gembira

c)

sedih

d)

penuh perasaan

e)

sombong

27.

Puisi tersusun atas kata-kata indah dan unsur-unsur lain yang merupakan cerminan perasaan penulisnya. Salah satu unsur fisik yang terdapat dalam puisi adalah....

a)

tema

b)

diksi

c)

amanat

d)

nada

e)

rasa

28.

Penambahan unsur musikal dalam penyajian puisi dinamakan dengan ....

a)

drama musikal

b)

musikalisasi puisi

c)

konser puisi

d)

teater

e)

festival puisi

29.

"Semua terburu-buru. Kenapa tidak minum teh terlebih dahulu?" ujar Timeo pada tetangganya

kala sore hari. "Dasar pemalas. Bukannya melanjutkan pekerjaan malah minum teh dan melihat

matahari terbenam. Memangnya uang bisa datang dengan sendirinya?" gerutu tetangga

Timeo bernama Doni. Timeo adalah seorang pecinta teh yang sejati. Setiap hari, dia akan duduk di teras rumahnya sambil menikmati secangkir teh panas. Teh adalah temannya yang setia dalam keadaan apa pun.

Ide pokok kutipan tersebut adalah....

a)

Timeo pecinta teh sejati

b)

Uang tidak datang dengan sendirinya

c)

melihat matahari terbenam sambil minum teh

d)

teh adalah teman yang setia

e)

tetangga Timeo rajin bekerja

30.

"Semua terburu-buru. Kenapa tidak minum teh terlebih dahulu?" ujar Timeo pada tetangganya

kala sore hari. "Dasar pemalas. Bukannya melanjutkan pekerjaan malah minum teh dan melihat

matahari terbenam. Memangnya uang bisa datang dengan sendirinya?" gerutu tetangga

Timeo bernama Doni. Timeo adalah seorang pecinta teh yang sejati. Setiap hari, dia akan duduk di teras rumahnya sambil menikmati secangkir teh panas. Teh adalah temannya yang setia dalam keadaan apa pun.

Contoh kalimat yang mengandung majas personifikasi pada kutipan cerpen tersebut adalah ...

a)

Semua terburu-buru. Kenapa tidak minum teh terlebih dahulu?

b)

Bukannya melanjutkan pekerjaan malah minum teh dan melihat matahari terbenam.

c)

Setiap hari, dia akan duduk di teras rumahnya sambil menikmati secangkir teh panas.

d)

Teh adalah temannya yang setia dalam keadaan apa pun.

e)

Dasar pemalas.

31.

Menyesal

Karya: A. Hasjmi

Pagiku hilang sudah melayang

Hari mudaku sudah pergi.

Sekarang petang datang membayang

Batang usiaku sudah tinggi

Aku lalai di hari pagi

Beta lengah dimasa muda

Kini hidup meracuni hati

Miskin ilmu miskin harta

Suasana yang tergambar dalam puisi tersebut adalah ....

a)

sedih

b)

senang

c)

haru

d)

gembira

e)

sepi

32.

Majas yang terdapat pada kata 'Hari mudaku sudah pergi' dalam puisi tersebut adalah ...

a)

hiperbola

b)

personifikasi

c)

metafora

d)

 simile

e)

paradoks

33.

Puisi yang berisi tentang kesedihan disebut ....

a)

syair

b)

elegi

c)

balada

d)

gurindam

e)

ode

34.

Derai-Derai Cemara

Karya: Chairil Anwar

cemara menderai sampai jauh

terasa hari akan jadi malam

ada beberapa dahan di tingkap merapuh

dipukul angin yang terpendam

aku orangnya bisa tahan

sudah berapa waktu bukan kanak lagi

tapi dulu memang ada suatu bahan

yang bukan dasar perhitungan lagi

hidup hanyalah menunda kekalahan

tambah terasing dari cinta sekolah rendah

dan tahu, ada yang tetap tak diucapkan

sebelum pada akhirnya kita menyerah

Berdasarkan tema dan isinya, puisi tersebut merupakan jenis ....

a)

syair

b)

romansa

c)

elegi

d)

balada

e)

ode

35.

Majas yang terdapat dalam baris 'dipukul angin yang terpendam' adalah....

a)

hiperbola

b)

metafora

c)

simile

d)

personifikasi

e)

sinisme

36.

Berikut ini yang bukan merupakan sumber inspirasi penulisan puisi dapat diperoleh melalui cara ....

a)

cerpen atau novel

b)

pengalaman hidup

c)

menerjemahkan puisi berbahasa asing

d)

kisah hidup seorang tokoh

e)

situasi kehidupan sosial

37.

Unsur intrinsik puisi terdiri atas dua unsur, yakni ....

a)

enjabement dan tipografi

b)

tema dan amanat

c)

unsur fisik dan unsur batin

d)

unsur sosial dan budaya

e)

unsur intern dan ekstern

38.

Berikut ini yang bukan merupakan unsur batin puisi adalah ....            

a)

tema

b)

rasa

c)

 nada

d)

diksi

e)

amanat

39.

Dalam penulisan puisi, pilihan kata yang dapat menimbulkan imajinasi visual dalam  benak pembaca disebut ....

a)

citraan indrawi

b)

kata konkret

c)

kata konotatif

d)

gaya bahasa

e)

citraan visual

40.

Jenis musikalisasi puisi di mana puisi dinyanyikan sebagaimana menyanyikan sebuah lagu diiringi permainan alat musik disebut....

a)

musikalisasi puisi lagu

b)

musikalisasi puisi iringan

c)

musikalisasi puisi campuran

d)

musikalisasi puisi total

e)

musikalisasi puisi kompleks