Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Materi 1 Pengimbasan "Filosofi Pemikiran KHD

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Apa definisi "mendidik" yang paling tepat menurut KI Hajar Dewantara?

a)

Menuntun segala kodrat yang ada pada murid agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya, baik itu sebagai manusia maupun anggota masyarakat

b)

Menuntun kehidupan murid agar mereka mampu menghadapi perubahan lingkungan dan menjalin hubungan sosial dan budaya yang ada di sekitar

c)

Mengajarkan murid mengenai hal-hal yang belum diketahui sehingga membuatnya menjadi lebih tahu agar wawasan dan keterampilan yang dimiliki lebih baik untuk masa depannya

d)

Menetapkan kebutuhan murid dengan melihat karakteristik setiap murid agar proses pendidikannya dapat berjalan dengan lebih optimal

2.

Pernyataan tentang implementasi pendidikan dari pemikiran Ki Hajar Dewantara :

1) Memberikan hukuman kepada peserta didik dengan memukulnya; 2) Dapat lebih sabar dalam membimbing peserta didik; 3) Mengenali lebih dalam karakteristik dan latar belakang peserta didik; 4) memakai media pembelajaran seadanya; 5) Menjalin komunikasi baik dengan orang tua peserta didik.

pernyataan berikut ini yang dapat kita implementasikan dari pemikiran-pemikiran ki Hajar Dewantara adalah ...

a)

1,2,3

b)

2,3,4

c)

1,3,5

d)

2,3,5

3.

Berdasarkan pemikiran Ki Hajar Dewantara, Pendidikan memiliki arti daya upaya untuk memajukan perkembangan budi pekerti (kekuatan batin), fikiran (intelek) dan jasmani anak-anak. Makna dari arti pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara tersebut adalah

a)

Dapat memajukan kesempurnaan hidup, yakni kehidupan dan penghidupan anak-anak selaras dengan alamnya dan masyarakatnya

b)

Dapat mengembangkan kemampuan yang dimilikinya dengan tuntunan pendidikan

c)

Menjadi manusia yang bermanfaat dan bermartabat bagi dirinya

d)

Mencapai kebahagiaan dan kedamaian dalam jiwa raganya dengan pendidikan

4.
  1. Dalam menerapkan filosofi pendidikan Ki Hadjar Dewantara, kita perlu melihat konteks kebutuhan peserta didik yang berbeda dari waktu ke waktu. Seperti masa ini teknologi digital masif digunakan dalam berbagai lini kehidupan, maka guru diharapkan dapat menggunakan teknologi digital dalam proses pembelajaran bersama peserta didik. Pernyataan ini sesuai dengan prinsip filosofi Ki Hadjar Dewantara….

a)
  1. Budi pekerti

b)
  1. Kodrat alam

c)
  1. Kodrat zaman

d)
  1. Keterampilan belajar

5.
  1. Ki Hadjar Dewantara menjelaskan kecerdasan budi pekerti sebagai dasar pembentukan jiwa manusia. Dari pernyaraan berikut, manakah pemikiran Ki Hadjar Dewantara mengenai budi pekerti?

a)
  1. Budi pekerti merupakan perpaduan gerak pikiran, bahasa dan kehendak sehingga menimbulkan tenaga

b)
  1. Budi pekerti ialah cipta, karsa dan karya dalam bentuk semangat menjalani kehidupan

c)
  1. Budi pekerti merupakan perpaduan antara cipta (kognitif), karsa (afektif) sehingga menciptakan karya (psikomotor)

d)
  1. Budi adalah cipta, karsa, karya dan pekerti adalah semangat dalam menciptakan ruang berkehidupan

6.
  1. Mia adalah seorang guru di salah satu sekolah menengah atas, pada saat melaksanakan kewajibannya sebagai guru mia hanya memberikan catatan pada siswanya untuk diringkas dan membiarkan siswanya untuk mencari referensi dari sumber lainnya tanpa mendampingi dan mengarahkan siswanya. Sedangkan seperti yang kita ketahui bahwa siswa membutuhkan guru yang dapat menguatkan kekuatan kodratnya. Maka seharusnya yang dilakukan oleh mia adalah

a)

Melakukan pembelajaran kontekstual 

b)

Melakukan pembelajaran berbasis STEM dan menghasilkan produk

c)

Berperan sebagai fasilitator 

d)

Mengajarkan keterampilan hidup dan mengajarkan untuk mencintai budaya asli

7.

Ibu Yati merupakan Guru lulusan 1984, dalam mengajar ibu Yati selalu menerapkan metode ceramah seperti yang dirasakan waktu beliau sekolah dulu. Selama pembelajarannya Ibu yati terkesan berbicara sendiri dan peserta didik pun asik dengan dunia mereka sendiri.Hal ini bertentangan dengan prinsip belajar KHD yaitu ….


a)

Mengikuti Kodrat Zaman

b)

Mengikuti Keterampilan Belajar

c)

Mengikuti Keterampiln Teknologi

d)

Mengikuti Budi Pekerti

8.

Menurut KHD, budi pekerti, atau watak atau karakter merupakan perpaduan antara gerak pikiran, perasaan dan kehendak atau kemauan sehingga menimbulkan tenaga. Budi pekerti juga dapat diartikan sebagai perpaduan antara….

a)

Cipta, merangkai, rasa

b)

Cipta, Karsa, Usaha

c)

Usaha, Cipta, Karya

d)

Cipta, Karsa, Karya

9.

Bu Ati berusaha menerapkan Sistem among, dimana Bu Ati memberikan kesempatan seluas-luasnya dalam proses pembelajaran untuk mendorong peserta didik agar mandiri, mengembangkan disiplin diri yang sejati, melalui pengalaman, pemahaman, dan upayanya sendiri. Dalam sistem among maka bu Ati  memiliki tiga fungsi utama yaitu ….

a)

Di depan, ia menjadi teladan atau contoh yang baik bagi para murid. Di tengah, menjadi pendorong atau pemberi semangat. Dan, di belakang mengamati kemajuan para murid.

b)

Di depan, ia menjadi pendorong yang baik bagi para murid. Di tengah, menjadi contoh. Dan, di belakang memberi semangat.

c)


Di depan, ia menjadi pemberi semangat yang baik bagi para murid. Di tengah, menjadi pendorong. Dan, di belakang mengamati kemajuan para murid.

d)

Di depan, ia menjadi teladan atau contoh yang baik bagi para murid. Di tengah, menjadi pendorong. Dan, di belakang pemberi semangat .

10.
  1. Pak Budi adalah seorang guru kelas 5 Sekolah Dasar. Di kelas Pak Budi terdapat beragam siswa dengan latar belakang suku dan etnik yang berbeda. Jika Pak Budi melakukan proses pembelajaran dengan siswa yang suku dan etnik yang berbeda maka dalam melakukan interaksi dengan siswa di kelas perlu memahami siswa sebagai identitas manusia Indonesia. Berdasarkan ilustrasi diatas, interaksi Pak Budi dengan siswa Pak Budi dengan siswa di kelas telah mengimplementasikan nilai kemanusiaan khas Indonesia berupa …

a)

Nilai-nilai Pancasila dengan menggunakan memilih bahasa yang sering digunakan siswa 

b)

Nilai kebhinekatunggalikaan dengan menggunakan bahasa Indonesia yang dapat dimengerti oleh semua siswa

c)

Nilai kebhinekatunggalikaan dengan menggunakan bahasa Indonesia yang dapat dimengerti oleh semua siswa

d)

Nilai religius dengan mensyukuri segala anugerah-Nya dalam menciptakan manusia yang berbeda-beda dari berbagai suku dan etnik