WorksheetsPTS kimia
Total questions: 65
Worksheet time: 1hrs 29mins
Suatu larutan merupakan penghantar listrik yang baik jika larutan tersebut mengandung....
air yang terionisasi
logam yang menghantar listrik
elektron yang bebas bergerak
air yang merupakan penghantar listrik
ion-ion yang bebas bergerak
Ciri larutan yang bisa menghantar listrik dengan kuat....
lampu tidak menyala
tidak ada gelembung gas
lampu menyala redup dan timbul gelembung gas
lampu menyala terang dan timbul gelembung gas
lampu tidak menyala dan timbul gelembung gas
Berdasarkan data percobaan daya hantar listrik dari beberapa larutan, yang tergolong elektrolit adalah....
B, D dan E
A dan D
A dan C
D dan E
C saja
Elektrolit lemah memiliki daya hantar yang buruk , karena…
Terdapat gelembung gas.
Terionisasi sempurna
Terionisasi sebagian
Lampu menyala terang
Menghantarkan arus listrik
Perhatikan gambar pengujian daya hantar beberapa larutan berikut!
Larutan yang bersifat elektrolit kuat dan lemah berturut-turut adalah….
1 dan 2
1 dan 3
1 dan 5
3 dan 1
3 dan 2
Dibawah ini, pernyataan yang kurang tepat untuk larutan elektrolit adalah....
mengandung ion-ion positif dan negatif yang bergerak bebas
daya hantarnya tergantung pada berat molekulnya
dapat terurai menjadi ion positif dan ion negatif
berasal dari senyawa ionik dan senyawa kovalen
dapat menghantarkan listrik
Larutan yang bisa menghantar listrik berikatan....
ion dan kovalen polar
kovalen tunggal dan rangkap dua
kovalen koordinasi dan kovalen polar
kovalen non polar
logam
Pasangan larutan elektrolit berikut yang berasal dari senyawa ionik saja adalah....
H2SO4 dan KOH
HCl dan NaOH
NaCl dan KCl
NaCl dan NaOH
HCl dan H2SO4
Suatu larutan bersifat tidak dapat menghantarkan arus listrik. Larutan tersebut merupakan pelarut yang biasa digunakan sebagai antiseptik. Larutan yang dimaksud adalah....
Etanol
Glukosa
Asam klorida
Natrium klorida
Garam dapur
Di antara bahan berikut :
1.gula
2.garam
3.cuka
4.urea
5.pemutih
yang larutannya dalam air dapat menghantarkan listrik adalah....
1, 2, dan 3
1, 3, dan 5
2, 3, dan 5
1, 4, dan 5
2, 3, dan 4
Reaksi reduksi dapat ditunjukkan oleh terjadinya....
Penambahan proton
Pelepasan elektron
Penambahan muatan atom
Penambahan bilangan oksidasi
Pengurangan bilangan oksidasi
Bilangan yang menunjukan tingkat oksidasi suau zat dinamakan....
bilangan oksidasi
bilangan reduksi
bilangan redoks
bilangan oksidator
bilangan reduktor
Perhatikan pernyataan berikut.
(1) pengikatan oksigen
(2) pelepasan oksigen
(3) pelepasan elektron
(4) penyerapan elektron
(5) pertambahan bilangan oksidasi
(6) penurunan bilangan oksidasi
Pernyataan yang sesuai dengan konsep reaksi reduksi ditunjukkan oleh nomor....
(1), (3) dan (5)
(2), (4) dan (6)
(1), (3) dan (6)
(2), (4) dan (5)
(1), (2) dan (4)
Konsep redoks dibedakan menjadi 3, kecuali....
Konsep redoks berdasarkan pengikatan dan pelepasan oksigen
Konsep redoks berdasarkan pengikatan dan pelepasan elektron
Konsep redoks berdasarkan bilangan oksidasi
Konsep redoks berdasarkan pengikatan asam basa
Konsep redoks berdasarkan biloks
Pada konsep redoks berdasarkan elektronnya, yang dimaksud reduktor adalah....
zat yang melepaskan elektron
zat yang mengikat elektron
zat yang naik bilangan oksidasinya
zat yang turun bilangan oksidasinya
zat yang kehilangan proton
Bilangan oksidasi S pada senyawa H2SO4 adalah....
-6
+6
-8
+8
0
Bilangan oksidasi N pada senyawa NH4+ adalah....
-3
+3
0
+1
-1
Bilangan oksidasi unsur bebas seperti C, Cu, N dan lain sebagainya memiliki bilangan oksidasi sebesar....
+1
-1
+2
-2
0
Na2O adalah rumus kimia untuk senyawa....
dinatrium oksida
natrium dioksida
dinatrium dioksida
natrium oksida
dioksida natrium
Rumus kimia dari senyawa natrium nitrida adalah....
NaN
NaN3
NaNi
NaNa
Na3N
Larutan berikut yang merupakan pasangan elektrolit lemah adalah...
HCl dan H2SO4
HCl dan NH3
C6H12O6 dan CH3COOH
CH3COOH dan NH3
C12O22O11 dan CO(NH2)2
larutan yang bersifat elektrolit kuat adalah
1 dan 2
1 dan 4
2 dan 3
2 dan 4
4 dan 5
Perhatikan gambar pengujian daya hantar beberapa larutan berikut!
Larutan yang bersifat elektrolit kuat dan lemah berturut-turut adalah ….
1 dan 2
1 dan 3
1 dan 5
2 dan 3
4 dan 5
Larutan yang bersifat non-elektrolit adalah...
1 dan 2
2 dan 4
2 dan 3
3 saja
5 saja
Larutan MgCl2 di dalam air akan terionisasi dengan reaksi …
Hasil ionisasi dari Ba3(PO4)2 adalah
Ba2+ dan PO42-
Ba3+ dan PO42-
Ba+ dan PO43-
Ba2+ dan PO43-
Ba2+ dan PO2-
Senyawa-senyawa berikut yang dalam larutannya dapat menghasilkan ion paling banyak adalah...
NH4OH 0,2 M
H2SO4 0,2 M
CH3COOH 0,2 M
C6H12O6 0,2 M
C2H5OH 0,2 M
Perhatikan ciri-ciri larutan saat diuji dengan menggunakan rangkian alat uji daya hantar listrik berikut.
1. Lampu tidak menyala
2. sedikit gelembung gas
3. larutan terionisasi sebagian
4.derajat ionisasi = 0 < α < 1
Larutan yang dapat menunjukkan ciri-ciri tersebut adalah larutan....
cuka
garam dapur
alkohol
gula
asam klorida
derajat ionisasi (α) adalah nilai yang menyatakan kuat lemahnya suatu larutan elektrolit. nilai derajat ionisasi (α) dari larutan elektrolit lemah adalah...
0
1 atau mendekati 1
0 < α ≤ 1
0 < α < 1
0 ≤ α ≤ 1
Suatu zat A dilarutkan ke dalam 500 ml air dengan konsentrasi 0,4 M. Jika derajat ionisasi adalah 0,4. Berapakah jumlah zat terurai ?
0,1
0,8
1
0,5
0,3
Perhatikan pernyataan berikut
1) reaksi pelepasan hidrogen
2) reaksi penurunan bilangan oksidasi
3)reaksi pembebasan elektron
4)reaksi pengikatan elektron
Dari pernyataan diatas yang merupakan konsep dari reaksi reduksi adalah ....
(2), (4)
(1), (2), (3)
(1), (3)
(3) (4)
Reaksi berikut termasuk reaksi oksidasi jika dilihat dari kemampuan menerima atau melepaskan oksigen adalah
2Na2O → 4 Na + O2
2Na2O2 →2 Na2O + O2
2 BaO2 →2 BaO + O2
2K + O2 →2K2O
Bilangan oksidasi atom Cl tertinggi di antara senyawa berikut adalah …
CaO2
KClO
KCl
KClO3
biloks Cr pada K2CrO4
+2
+4
+6
+7
-6
biloks Cu pada CuO
-2
+2
-1
+1
0
Bilangan oksidasi Br dalam BrO3 − adalah...
+5
+3
+1
-1
-5
Perubahan bilangan oksidasi atom Mn pada reaksi : MnO2 + HCl ---> MnCl2 + H2O + Cl2 adalah....
+4 menjadi +2
+4 menjadi +6
tetap, tidak berubah
+2 menjadi +4
+1 menjadi +2
Perhatikan persamaan reaksi redoks berikut:
K2Cr2O, (s) + 14HCl (aq) 2KCl(aq) + 2CrCl3 (aq) + 3Cl2 (g) + 7H2O(l).
Unsur-unsur yang mengalami perubahan bilangan oksidasi pada persamaan reaksi redoks tersebut adalah ….
H dan O
Cr dan Cl
O dan Cl
K dan Cl
Cr dan O
Diantara reaksi berikut yang bukan reaksi redoks adalah...
2Al + 3H2O → Al2O3 + 3H2
Mg + 2HCl → MgCl2 + H2
2Na + 2H2O → 2NaOH +H2
2CuO + C → 2Cu + CO2
NaOH + HCl → NaCl + H2O
Dari reaksi-reaksi dibawah ini yang merupakan reaksi redoks adalah...
AgNO3 +NaCl → AgCl + NaNO3
Cl2 + SO2 + H2O → HCl + H2SO4
MgO + H2O → Mg(OH)2
HCl + KOH → KCl + H2O
SO3 + KOH → K2SO4 + H2O
Tentukan bilangan oksidasi H pada H2O
-1
+1
0
-2
Reaksi reduksi yaitu ... .
reaksi yang terjadi karena penurunan biloks
reaksi yang terjadi karena kenaikan biloks
reaksi yang terjadi ketika ada biloks yang naik dan turun
reaksi yang terjadi ketika biloks tetap
bilangan oksidasi untuk golongan IA selalu ... .
+1
+2
+3
-1
reaksi yang terjadi ketika bilangan oksidasi naik disebut reaksi ... .
reduksi
oksidasi
redoks
biloks
bilangan oksidasi S pada H2SO4 adalah ... .
+4
+6
+8
+2
bilangan oksidasi yang paling kecil dari Mn di bawah ini yaitu pada ... .
K2MnO4
MnO4-
MnO2
MnO
biloks Cr pada K2CrO4
+2
+4
+6
+7
biloks Cl pada KCl
0
-1
+1
+2
biloks C pada K2CO3
+2
+4
+6
+7
biloks S pada H2SO4
+4
+5
+6
+7
biloks C pada CO2
-4
+4
-3
+3
Biloks S pada SO42-
+4
+6
-4
-2
biloks N pada NO3-
+3
+4
+5
+1
biloks Cu pada CuO
-2
+2
-1
+1
biloks C pada CaCO3
+2
+4
-2
-3
Bilangan oksidasi C dalam CaCO3 adalah ....
– 5
– 4
+ 3
+ 4
+ 5
Bilangan oksidasi Cr dalam K2Cr2O7 adalah...
– 12
– 6
+ 5
+ 6
+ 12
Di antara senyawa-senyawa klorin di bawah ini, Cl yang mempunyai bilangan oksidasi tertinggi adalah...
Cl2
Cl –
KClO
HCl
HClO2
Pada reaksi Cl2 + SO2 + H2O → HCl + H2SO4 , zat yang berperan sebagai oksidator adalah...
Cl2
SO2
H2O
HCl
H2SO4
Pada reaksi KClO3 + 3S → 2KCl + 3SO2 , KClO3 merupakan...
Reduktor
Oksidator
Reduktor dan oksidator
Hasil reduksi
Hasil oksidasi
Reaksi oksidasi adalah...
reaksi melepaskan elektron
reaksi menerima proton
reaksi pelepasan oksigen
reaksi mengikat elektron
reaksi penurunan bialangan oksidasi
Dari reaksi-reaksi dibawah ini yang merupakan reaksi redoks adalah...
AgNO3 +NaCl → AgCl + NaNO3
Cl2 + SO2 + H2O → HCl + H2SO4
MgO + H2O → Mg(OH)2
HCl + KOH → KCl + H2O
SO3 + KOH → K2SO4 + H2O
Diantara reaksi – reaksi berikut yang merupakan reaksi reduksi adalah ,,,,
2Cl – → Cl2
Fe 2+ → Fe 3+
Cu 2+ → Cu
CaO + O2 → CaCO3
Zn → Zn 2+
Reaksi-reaksi di bawah ini yang merupakan reaksi disproposinasi adalah...
Cl2 + KOH → KCl + KClO + H2O
Fe + Fe2(SO4)3 → 3FeSO4
Br2 + KIO3 + KOH → KIO2 + 2KBr + H2O
Ag2O + Zn → ZnO + 2Ag
Zn + 2HCl → ZnCl2 + H2
Reaksi-reaksi di bawah ini yang merupakan reaksi komproporsionasi adalah...
Cl2 + KOH → KCl + KClO + H2O
Fe + Fe2(SO4)3 → 3FeSO4
Br2 + KIO3 + KOH → KIO2 + 2KBr + H2O
Ag2O + Zn → ZnO + 2Ag
Zn + 2HCl → ZnCl2 + H2
