Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SEMESTER GENAP BAHASA INDONESIA KELAS XII

Total questions: 50

Worksheet time: 13hrs 30mins

Name
Class
Date
1.

Artikel yang mewakili opini atau sikap media terhadap sebuah isu disebut….

a)

novel

b)

eksposisi

c)

editorial

d)

eksplanasi

e)

deskripsi

2.

Bentuk alasan/bukti yang digunakan untuk memperkuat pernyataan disebut….

a)

tesis

b)

Argumentasi

c)

Penegasan ulang

d)

Kesimpulan

e)

Koda

3.

Berikut yang tidak termasuk dalam tipe editorial adalah….

a)

Interprestasi

b)

Kritik

c)

Persuasi

d)

Pujian

e)

Ejekan

4.

1. Kelulusan ujian nasional (UN) jenjang SMA/MA/SMK di Merauke, Papua, mencapai 95%. Hanya saja, hal itu dinilai bukan patokan kualitas kelulusan. Hal itu tidak usah dibanggakan, ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Merauke Vincentius Mekiuw di Merauke, Sabtu (26/5). Kalimat utama dalah paragraf diatas adalah ...

a)

a. Kelulusan ujian nasional (UN) jenjang SMA/MA/SMK di Merauke, Papua, mencapai 95%.

b)

b. Hanya saja, hal itu dinilai bukan patokan kualitas kelulusan.

c)

c. Hal itu tidak usah dibanggakan, ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Merauke Vincentius Mekiuw di Merauke.

d)

d. Kelulusan ujian nasional (UN) jenjang SMA/MA/SMK di Merauke, Papua, mencapai 85%.

e)

e. Hanya saja, hal itu dinilai patokan kualitas kelulusan.

5.

Bacalah teks editorial berikut !


2. Kelulusan ujian nasional (UN) jenjang SMA/MA/SMK di Merauke, Papua, mencapai 95%. Hanya saja, hal itu dinilai bukan patokan kualitas kelulusan. Hal itu tidak usah dibanggakan, ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Merauke Vincentius Mekiuw di Merauke, Sabtu (26/5). Menyimak pernyataan di atas menguatkan apa yang selama ini diwacanakan, khususnya saat UN tiba, yaitu adanya kesenjangan taraf pendidikan di Tanah Air. Di wilayah barat, pendidikan relatif maju. Lulusan UN bisa langsung bersaing secara setara di kancah perguruan tinggi terkenal. Sebaliknya, siswa dari Merauke, jika ingin masuk PTN terkenal, harus matrikulasi satu tahun kalau mau setaraf dengan lulusan setingkat dari Jawa.


Fakta dalam paragraf diatas ...

a)

a. Di wilayah barat, pendidikan relatif maju.

b)

b. Lulusan UN bisa langsung bersaing secara setara di kancah perguruan tinggi terkenal.

c)

c. Sebaliknya, siswa dari Merauke, jika ingin masuk PTN terkenal, harus matrikulasi satu tahun kalau mau setaraf dengan lulusan setingkat dari Jawa.

d)

d. Kelulusan ujian nasional (UN) jenjang SMA/MA/SMK di Merauke, Papua, mencapai 95%.

e)

e. Menyimak pernyataan di atas menguatkan apa yang selama ini diwacanakan, khususnya saat UN tiba, yaitu adanya kesenjangan taraf pendidikan di Tanah Air.

6.

3. Tajuk rencana membahas masalah atau informasi yang..

a)

a. Berkualitas dan istimewa

b)

b. Kurang berbobot

c)

c. Penting dan akurat

d)

d. Berbobot dan langka

e)

e. Sedang hangat dan berkembang

7.

6. Bacalah teks editorial berikut !


Meski lulus dengan persentase tinggi, dari kawasan Indonesia timur masih timbul kerisauan tentang bagaimana bersaing dengan lulusan asal Jawa. Ini kerisauan yang harus kita pikirkan upaya mengatasinya. Sejumlah putra Indonesia timur, seperti dari Papua atau NTT, berhasil menunjukkan intelegensia tinggi, seperti unggul dalam olimpiade fisika. Tugas kita berikutnya, bagaimana kita menjadikan itu sebagai pola, bukan kasus.


Kesimpulan yang tepat untuk teks editorial tersebut ...

a)

a. Upaya menyamakan persaingan lulusan Indonesia timur dengan Jawa

b)

b. Lulusan Indonesia timur sangat berprestasi

c)

c. Banyak ajang yang berhasil dijuarai putra putri Jawa

d)

d. Upaya pemerintah menjadikan lulusan asal Jawa lebih maju daripada Indonesia timur

e)

e. Menjadikan pola, bukan kasus

8.

8. Opini pada teks editorial tersebut terdapat pada kalimat….

a)

a. Sepuluh orang meninggal dalam banjir tersebut.

b)

b. Seorang penduduk luar Jakarta menyurati redaksi sebuah surat kabar.

c)

c. Orang Jakarta menyampaikan bahwa banjir kali ini kiriman dari Bogor.

d)

d. Kerugian mencapai 39,5 miliar rupiah dan sepuluh orang meninggal.

e)

e. Beberapa waktu yang lalu bajir besar melanda Jakarta.

9.

9. Berikut yang bukan langkah-langkah dalam menulis teks editorial adalah….

a)

a. Tentukan topik yang signifikan dengan sudut pandang

b)

b. Kumpulkan informasi dan fakta sebanyaknya

c)

c. Hindari kalimat fakta dalam menciptakan teks editorial

d)

d. Kemukakan isu tertentu secara objektif

e)

e. Berikan terlebih dahulu sudut pandang

10.

Nama lain dari editorial adalah ....

a)

Eksposisi.

b)

Tajuk rencana.

c)

Eksplanasi.

d)

Narasi.

e)

Deskripsi.

11.

Editorial ditulis berdasarkan sudut pandang ....

a)

Pembaca.

b)

Pemerintah.

c)

Masyarakat.

d)

Golongan tertentu.

e)

Redaksi surat kabar atau majalah.

12.

Struktur teks editorial yang tepat adalah ....

a)

Pengenalan Isu, Argumentasi, Penegasan.

b)

Pengenalan Isu, Penegasan, Argumentasi.

c)

Argumentasi, Penegasan, Pengenalan Isu.

d)

Argumentasi, Pengenalan Isu, Penegasan.

e)

Penegasan, Argumentasi, Pengenalan Isu

13.

Namun takdir berkata lain, dimalam sebelum pertunangan mereka, Bali terserang Bom (Bom Jimbaran) dan keluarga Rosie menjadi korban. Nathan meninggal, Rosie yang tak mampu menahan kehilangan depresi dan bersikap seperti orang gila.Suasana yang terdapat dalam novel tersebut adalah ...

a)

Gunda

b)

Sedih

c)

Tegang

d)

Khusyuk

e)

bahagia

14.

Bacalah kutipan novel “Sunset Bersama Rosie” di bawah ini!

(1) Perahu terombang-ambing pelan (2) Jasmine memperbaiki posisi snorkel (3) Tegar meneriakkan agar tidak jauh-jauh (4) Jasmine mengacungkan tangannya (5) Dari sini terlihat betul betapa senangnya Jasmine.

Kalimat yang menunjukkan latar tempat terdapat dalam nomor ...

a)

1

b)

2

c)

3

d)

4

e)

5

15.

Di tengah orang yang berlomba – lomba menjadi patung lilin, Ayah adalah salah satu dari sedikit orang yang memilih untuk tetap menjadi manusia.

Watak tokoh ayah pada kutipan cerpen tersebut adalah ….

a)

sombong

b)

religius

c)

tabah

d)

bijaksana

e)

rendah hati

16.

Aku dan kakakku ibarat minyak dengan air. Sikap dan gagasan yang kami lontarkan selalu berbeda. Sebagai adik, aku mengalah karena ingin selalu menjaga hubungan baik. Apalagi usia kami yang semakin merambat tua.

Unsur intrinsik yang dominan dalam kutipan novel tersebut adalah ….

a)

tema

b)

latar

c)

alur

d)

amanat

e)

penokohan

17.

Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda.

“Kenang-kenangan” oleh Abdul Gani A.K

Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam penggalan tersebut adalah ….

a)

Orang pertama pelaku dan ketiga

b)

Orang ketiga pelaku sampingan

c)

Orang ketiga pelaku utama

d)

Orang pertama pelaku utama

e)

Orang ketiga serbatahu

18.

Bacalah kutipan novel berikut!


“Anak kecil!” Dia tertawa mengejekku. “Mengapa duduk di belakang? Sini! Sini, duduk di muka! Masih ada tempat.” Tangannya melambai, lalu mendekat berjalan ke arah belakang bangku-bangku.

“Tidak, Pak! Di sini saja, “Jawabku. Dia berdiri di samping bangkuku. Tidak ada yang duduk bersamaku.

“Mengapa? Supaya paling akhir mendapat giliran?” tanyanya. Seisi kelas tertawa.

“Tidak, Pak,” kataku lagi. “Supaya dapat melihat orang-orang lain.” Sedangkan mereka, yang duduk di depan, harus berpaling untuk melihatku.


Latar tempat dalam kutipan novel tersebut adalah ….

a)

warung

b)

kelas

c)

sekolah

d)

ruang tunggu

e)

kantin

19.

Bacalah penggalan novel berikut!


“Anak kecil!” Dia tertawa mengejekku. “Mengapa duduk di belakang? Sini! Sini, duduk di muka! Masih ada tempat.” Tangannya melambai, lalu mendekat berjalan ke arah belakang bangku-bangku.

“Tidak, Pak! Di sini saja, “Jawabku. Dia berdiri di samping bangkuku. Tidak ada yang duduk bersamaku.

“Mengapa? Supaya paling akhir mendapat giliran?” tanyanya. Seisi kelas tertawa.

“Tidak, Pak,” kataku lagi. “Supaya dapat melihat orang-orang lain.” Sedangkan mereka, yang duduk di depan, harus berpaling untuk melihatku.


Watak tokoh “aku” dideskripsikan dengan cara ….

a)

pelukisan bentuk fisik tokoh

b)

penggambaran lingkungan sekitar tokoh

c)

pengungkapan jalan pikiran tokoh

d)

dialog antartokoh

e)

Tanggapan tokoh lain

20.

Ceritanya berhubungan dengan konsep-konsep imajinatif seperti sains dan teknologi, perjalanan ruang angkasa, perjalanan waktu merupakan jenis novel ...

a)

Romantis

b)

Fiksi Ilmiah

c)

Horor

d)

Komedi

e)

Aksi

21.

Ceritanya menggambarkan tentang kisah percintaan merupakan jenis novel ...

a)

Romantis

b)

Fiksi Ilmiah

c)

Horor

d)

Komedi

e)

Aksi

22.

Berisikan tentang kisah atau cerita seputar kehidupan remaja merupakan jenis novel ...

a)

Teenlit

b)

Chicklit

c)

Songlit

d)

Novel dewasa

e)

Novel anak-anak

23.

Karya prosa fiksi yang panjang, mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang-orang di sekelilingnya dengan menonjolkan watak dan sifat setiap tokoh adalah pengertian dari ...

a)

Novel

b)

Cerpen

c)

Puisi

d)

Drama

e)

Pantun

24.

(1) Menurut seorang pengembang. Pengembang agrobisnis dan agroindustry merupakan tuntutan perkembangan logis. (2) Pengembang telah dilanjutkan sebagai wujud kesinambungan penganekaragaman dan pengalaman pertanian. (3) Telah pula dilaksanakan pengembangan di beberapa wilayah. (4) Hasil yang dicapai mengesankan dan memuaskan.

Kalimat pernyataan di atas yang berupa opini terdapat pada nomor ….

a)

(1) dan (4)

b)

(1) dan (3)

c)

(2) dan (3)

d)

(1) dan (2)

e)

(3) dan (4)

25.

Berdasarkan survei dan laporan dari Human Development Report(UNDP) tahun 2005, nilai human development index (HDI) bangsa Indonesia sangat rendah, yaitu sebesar 0,697 dan menempati peringkat ke-110 dari 174 negara. Hal ini berarti bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia tertinggal dibandingkan dengan negara di kawasan Asia Tenggara bahkan ASEAN.


teks tersebut merupakan teks yang berisi ...

a)

fakta

b)

opini

c)

argumentasi

d)

pendapat

e)

pernyataan

26.

Sebaiknya, brokoli dimasak atau direbus dengan air mendidih dalam kondisi setengah matang. Tambahkan garam untuk membunuh kuman, lalu tiriskan sebentar! Siram dengan air dingin! Fungsi air dingin untuk mempertahankan warna dan memperlambat proses pemasakan brokoli. Dalam kondisi seperti ini, brokoli dapat disimpan 2—3 hari dalam lemari pendingin dan aman dikonsumsi.


Ide pokok paragraf tersebut adalah ...

a)

cara menyimpan brokoli

b)

fungsi garam dan penirisan brokoli

c)

cara mempertahankan warna brokoli

d)

daya tahan brokoli

e)

cara membersihkan brokoli

27.
  1. pernyataan ulang pendapat
  2. pernyataan pendapat
  3. argumentasi

urutan yang benar agar menjadi struktur artikel eksposisi yang padu adalah ...

a)

1, 2, 3.

b)

2, 1, 3.

c)

2, 3, 1.

d)

3, 1, 2.

e)

3, 2, 1.

28.

yang tidak termasuk tujuan dari penulisan artikel yaitu ...

a)

menyampaikan gagasan

b)

menyampaikan fakta yang dapat meyakinkan

c)

mendidik

d)

menghibur

e)

mempengaruhi pembaca

29.

Artikel dipublikasikan melalui ...

a)

koran

b)

majalah

c)

buletin

d)

jurnal online

e)

semua benar

30.

Karangan faktual secara lengkap dengan panjang tertentu yang dibuat untuk dipublikasikan disebut ...

a)

teks eksposisi

b)

artikel

c)

kritik

d)

esai

e)

teks opini

31.

5. Bacalah penggalan novel berikut!


“Walau apa katamu terhadapku, walau kaucaci maki aku, kaukutuki aku, aku terima. Tapi, untuk membiarkan Masri dan Arni hidup sebagai suami istri, padahal Tuhan telah melarangnya, o ... o... o .... itu telah melanggar prinsip hidup setiap orang yang percaya pada-Nya. Kau memang telah berbuat sesuatu yang benar sebagai ibu yang mau memelihara kebahagiaan anaknya. Tapi, ada lagi kebenaran yang lebih mutlak yang tak bisa ditawar-tawar lagi, yakni kebenaran yang dikatakan Tuhan dalam kitab-Nya. Prinsip hidup segala manusialah menjunjung kebenaran Tuhan”Kemarau, A.A. Navis


Nilai agama yang terdapat dalam kutipan novel tersebut ...

a)

A. Segala keputusan hendaknya selalu dikembalikan pada ajaran agama.

b)

B. Kesabaran seorang ayah dalam menghadapi perilaku anak-anaknya.

c)

C. Tuhan melarang pernikahan beda agama.

d)

D. Keikhlasan seorang ibu dalam membahagiakan anaknya.

e)

E. Melanggar prinsip agarna mendatangkan kesengsaraan.

32.

8. Bacalah kutipan novel “Koala Kumal” di bawah ini!


Jam kerja gue selesai pukul 11 malam. Pada saat itu gue baru bisa ngeliat handphone kembali setelah seharian di-silent. Dan hari itu, gue menemukan 15 missed call dari Trisna.

Radit : “Gila, 15 miskol? Ada gempa bumi? Pesawat jatuh? Dorce operasi kelamin lagi?”

Trisna : “Lo dimana sekarang?”


Kutipan novel diatas dibuka dengan ...

a)

a. Mendeskripsikan suasana

b)

b. Mendeskripsikan orang

c)

c. Mendeskripsikan tempat

d)

d. Mendeskripsikan waktu

e)

e. Mendeskripsikan objek

33.

Bacalah paragraph berikut!

….tapi itu tak dapat dicapai dengan kenduri saja. Masa dan keadaanlah yang menentukan. Ompi yakin, masa itu pasti akan datang. Dan, ia menunggu dengan hati yang disabar-sabarkan. Pada suatu hari yang gilang gemilang, angan-angannya pasti merupa jadi kenyataan. Dia yakin itu bahwa Indra Budiman-nya akan mendapat nama tambahan dokter di muka namanya sekarang. Atau salah satu titel yang mentereng lainnya. Ketika Ompi mulai mengangankan nama dambaannya itu, diambilnya kertas dan potlot ditulisnya nama anak-anak, Dr. Indra Budiman. Dan Ompi merasa bahagia sekali. Ia yakinkan kepada para tetangganya akan cita-citanya yang pasti tercapai itu. (A.A. Navis, anak kebanggaan)

Amanat yang terkandung dalam penggalan prosa di atas adalah….

a)

Janganlah terlalu yakin dengan angan-angan sendiri.

b)

Cita-cita orang tua akan tercapai kalau didukung oleh anaknya.

c)

Cita-cita pasti tercapai kalau dilandasi keyakinan akan keberhasilannya

d)

Asal kita yakin, pengaruh dari orang lain tak ada artinya.

e)

Hendaklah kita yakin dengan apa yang kita cita-citakan.

34.

Bacalah kutipan novel berikut!

Laskar Pelangi


Atas dasar semua bukti yang ada dan pengkuan Noura, akhirnya mau tidak mau Dewan Hakim memutuskan diriku tidak bersalah dan bebas dari dakwaan apa pun. Takbir dan hamdallah bergemuruh di ruang pengadilan itu dilantunkan oleh semua orang yang membela dan bersimpati padaku. Seketika aku sujud syukur …. Aisha memelukku dengan tangis bahagia tiada terkira.

…

Tahapan alur pada penggalan novel tersebut adalah …

a)

Pengenalan

b)

pengungkapkan peristiwa

c)

menuju terjadinya konflik

d)

puncak konflik

e)

penyelesaian

35.

Dalam struktur teks novel, bagian dimana pengarang memperkenalkan para tokoh, menata adegan dan hubungan antartokoh disebut...

a)

Pengungkapan Peristiwa (complication)

b)

Pengenalan Situasi Cerita (exposition)

c)

Menuju Konflik (rising action)

d)

Puncak Konflik (turning point)

e)

Penyelesaian (ending atau coda)

36.

“Aku merasa ringan, kini aku sudah menceritakan kepada kalian di depan Wak Katok beban dosa yang selama ini menghimpit hatiku dan kepalaku. Aku sudah mengakui dosa-dosaku, dan tolonglah doakan supaya Tuhan suka kiranya mengampuni dosa-dosa Wak Katok ...”. Pak Balam mendekatkan kedua belah telapak tangan seperti orang berdoa, dan mulutnya komat-kami


Watak Pak Balam pada kalimat tersebut adalah….

a)

Munafik

b)

Jujur

c)

Periang

d)

Ramah

e)

Dengki

37.

Ahim memperlama sujudnya. Ia banyak meminta di tiap sujud karena sujud adalah saat dikabulkannya doa. Ia dengan sepenuh hati meminta kepada Allah agar dimudahkan menghadapi ujian nasional esok. Ahim telah mempersiapkan diri secara maksimal, tetapi ia yakin apa yang akan ia dapat adalah apa yang akan Ia karuniakan unsur ekstrinsik yang terdapat dalam paragraf di atas adalah.....

a)

Nilai agama

b)

Nilai budaya

c)

Nilai moral

d)

Nilai Sosial

e)

Nilai Adat

38.

12. Bacalah penggalan cerita berikut1

“Apa kau bilang? Jodoh? Aku tak rela kau berjodoh dengan Azrial. Akan saya carikan kau jodoh yang lebih bermartabat!”

“Apa dia salah kalau ayahnya hanya juru masak?”

“Jatuh martabat kita kalau laki-laki itu jadi suamimu. Paham kau?”

“Derajat keluarga Azrial memang seumpama lurah yang tak berbatu, seperti sawah tak berpematang, tak ada yang bisa diandalkan.” Tetapi, tidak patut rasanya, Mangkudun memandang Azrial dengan sebelah mata. Maka dengan berat hati Azrial melupakan Renggogeni. Ia hengkang dari kampung, pergi membawa luka hati.

Nilai budaya yang terdapat pada kutipan tersebut adalah ...

a)

Keturunan harus dipertimbangkan untuk mencari pasangan agar sepadan.

b)

Orang tua berhak menolak jodoh yang dipilih anaknya.

c)

Orang tua mencarikan jodoh untuk pasangan anaknya yang sesuai.

d)

Seorang kekasih meninggalkan pasangannya karena miskin.

e)

Laki-laki harus berhasil dalam hidupnya sebelum mencari pasangan.

39.

11. Bacalah penggalan cerita berikut!

Martini menurut saja apa yang dikatakan ibunya. Setelah menikmati segelas teh hangat, ia mengangkat kaki dan tiduran di atas amben. Namun tetap saja ia tidak dapat memejamkan matanya. Pikirannya tetap melayang memikirkan suaminya; di mana dia, apakah dia merantau ke Jakarta untuk turut mencari nafkah di perantauan, di mana letak rumah barunya, atau apakah Mas Koko malah meninggalkan dirinya dan menikah dengan wanita lain?” ”Ah tidak mungkin,” pikirnya kembali berusaha untuk tetap Huznuzon (berprasangka baik). Ia mencoba bangkit lalu menemui ibunya yang sedang memasak di dapur.

”Maaf Mbok, di mana Mas Koko, Tini sudah kangen dan ingin berbicara dengannya,” ujar Martini membuka kembali percakapan.

Ibu Martini tampak kembali berpikir sejenak, lalu berdiri dan mengambil segelas air putih dingin dari kendi.

”Minumlah air putih ini agar kamu lebih tenang, Tini, nanti si Mbok ceritakan di mana suamimu berada, kalau kamu memang sudah tidak sabar.”

Nilai moral  pada sikap Marni yang tergambar dalam cuplikan cerita tersebut adalah ... .

a)

merasa sakit hati karena suaminya tidak mempedulikannya

b)

tidak peduli terhadap keluarganya karena memikirkan suami

c)

yang selalu mengatur kehidupan rumah tangga dan suaminya

d)

bertanggung jawab terhadap kehidupan keluarga dan anaknya

e)

kehebatanya untuk tidak mau berprasangka jelek terhadap suaminya dan sabar

40.

10. Bacalah penggalan cerita berikut!

Puncak perayaan naik dango ditandai dengan ngantar panompo ke rumah betang. Dalam tradisi masyarakat Dayak, panompo adalah semacam lumbung untuk menyimpan padi. Panompo memiliki macam-macam bentuk, seperti gubuk dan kapal. Itu tergantung dari kebiasaan masyarakat di suatu tempat, bentuknya akan berbeda-beda. .  .  .

Peribahasa yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ...

a)

Di mana ada gula, di situ ada semut.

b)

Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.

c)

Tercubit paha kiri, paha kanan pun terasa sakit.

d)

Orang berdendang di pentasnya, orang beraja di hatinya

e)

Lain padang lain belalang, lain lubuk lain ikannya.

41.

9. Bacalah penggalan cerita berikut!     

(1) ”Sukri!Jaga mulutmu. Kau ini apa-apaan. Pemuda tanpa modal. (2) Jangan kau permainkan  anakku. (3) Apa yang telah kau beri kepadanya sebagai rasa kasih dan cintamu? (3) Datang hampir tiap malam dengan janji-janji. (5) Jangan kau memberi harapan-harapan yang tidak pasti kepada kami. (6) Pergi kau! Biarkan anakku mencari jodoh yang lebih sempurna daripada kau.”

      (7) ”Orang tua terkutuk! (8) Mata duitan. (9) Apa bedanya kau dengan orang tua lain kalau kau berpikir seperti itu? (10) Anakmu akan kau jual belikan?”

       ”Sukri! Sumarni adalah anakku. Berhak memilih yang terbaik untuknya.”

       ”Apakah kau telah menganggap pemuda itu cukup baik?”

       ”Dia punya skuter. Dia punya modal untuk anakku, dan kau? Hanya janji-janji yang tidak terbukti.”

       ”Kalau begitu, kau adalah orang tua yang memandang benda-benda.”

Hal apakah yang diungkap dalam kutipan masih lazim dijumpai dalam kehidupan saat ini?

Jawaban yang tepat adalah orang tua yang ....

a)

mengharuskan suami anaknya seorang bangsawan

b)

mencaci orang yang tidak disukai dengan berlebihan

c)

memaksa anaknya harus kawin dengan pilihannya

d)

menyukai orang kaya untuk dijadikan menantu

e)

menginginkan anaknya kawin dengan pilihannya

42.

8. Bacalah penggalan cerita berikut!

Kami merasa terharu menyaksikan kejujuran Anda. Jarang kami menjumpai orang sejujur Anda. Oleh sebab itu, wajiblah kami menghormati Anda. Bahkan, sangat layak bila Anda, kami ...

Ungkapan yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ....

a)

angkat tangan

b)

bertekuk lutut

c)

membuka hati

d)

acungkan jempol

e)

tersenyum lebar

43.

7. Bacalah penggalan cerita berikut!

Tanpa sadar, aku mulai hidup dalam lamunan. Hingga waktu itu yang kukenal adalah kehidupan serba kekurangan, meskipun belum pernah aku mengalami kelaparan yang sesungguhnya. Dimusim-musim dasyat, dimana kekerasan udara atau pergantian musim menghanjurkan panen dan hasil jerih payah petani di desa, kami selalu menerima sedikit pemberian dan bantuan penyambung hidup hingga musin mendatang. Seperti anak-anak lain di desa tumbuhku tanpa kemanjaan benda mewah. Kelebihan bersolek maupun berdandan sama sekali asing bagiku. Pada waktu mengunjungi paman, aku berkesempatan mengagumi satu atau dua baju bibiku, memperhatikan dengan iri betapa istri pamanku terlihat pantas dan pandai menggunakan berbagai perhiasan wanita. Ia menganjurkan agar aku potong rambut dan akan dibelikan perlengkapan dandan. Tetapi begitu kembali ke rumah dan begitu menemukan diri di antara ayah ibuku, aku sama sekali tidak bergairah lagi merubah cara berdandan, atau panjang pendeknya rambut. Seolah-olah segalanya memang sudah harus diterima, disyukuri dengan segala pengharapan.

Amanat yang diungkapkan dalam kutipan novel tersebut adalah...

a)

Jangan mengharapkan bantuan dan pemberian orang lain.

b)

Hargailah setiap orang meskipun orang itu sangat miskin.

c)

A.     Jangan mudah iri hati dengan kelebihan orang lain.

d)

Bersyukurlah dengan kehidupan ini dengan tetap berpengharapan.

e)

A.     Terimalah hidup ini dengan penuh kepasrahan.

44.

6. Bacalah penggalan cerita berikut!

Ceritanya hari itu tanggal 10 November, sejak pagi hujan gerimis terus turun. Di bawah rintik-rintik hujan bapak memasang bendera, kemudian dari teras rumah dipandanginya bendera yang mulai basah terkena air hujan. Rupanya bapak tidak rela jika benderanya basah. Oleh karena itu, kemudian dicabutnya tiang bendera yang terbuat dari bambu itu dan dipanggulnya menuju tempat yang teduh. Tak lama kemudian hujan reda, dipasangnya kembali tiang itu di halaman. Namun, ketika beberapa jam kemudian hujan turun lagi. Lantas diambilnya lagi tiang bendera itu dan dibawa ke tempat yang teduh.

Hal itu terjadi sampai beberapa kali. Tentu saja melihat ulah bapak seperti itu, Mas Toro calon suami Mbak Nurul tertawa. Dan hal itu membuat kakakku malu.

Setelah makan siang dengan suara keras kakakku bercerita:

"Ibu kenal Pak Samsuri, Pakde Mas Toro? Dia juga pejuang Angkatan '45. Dulu katanya pernah berjuang bersama bapak, tapi orangnya sederhana ya, Bu. Tidak pernah menunjukkan kalau dirinya mantan pejuang".

Dia terus bicara seperti penyiar radio yang tanpa meminta pendapat pendengarnya. Kami semua tahu untuk siapa cerita itu ditunjukkan dan bapak mengerti kalau kakakku tengah menyindirnya. Dengan kalem bapak menyahut:

"Samsuri itu tentara, tapi tidak pernah ikut perang, tugasnya di bagian logistik. Jadi tahunya, ya, makanan saja. Bilang sama Toro, pacarmu itu kalau pakdenya tentara yang takut sama bedil!"

Mendengar omongan bapak seperti itu, Mbak Nurul sangat tersinggung. Akibatnya dia tidak mau bicara dengan bapak sampai beberapa hari.

Konflik/permasalahan yang terdapat dalam penggalan cerita tersebut adalah...

a)

Perasaan marah Bapak terhadap seisi rumah

b)

Mbak Nurul merasa sedih terhadap Bapak.

c)

Ketidakrelaan Bapak tinggal di rumah.

d)

Perasaan marah Mbak Nurul kepada Bapak

e)

Rasa penyesalan Bapak menjadi pejuang.

45.

4. Peran lawan yang seringkali menjadi musuh dan menyebabkan konflik itu terjadi disebut...

a)

protagonis

b)

tritagonis

c)

antagonis

d)

figuran

46.

2. Cermatilah penggalan novel berikut!

Saat itu Lail sedang menatap layar televisi yang kembali memunculkan animasi: "CONGRATULATIONS! Selamat, penduduk bumi!" Ketika penumpang asyik dengan kesibukan masing-masing, kapsul kereta tiba-tiba mengerem paksa. Suara mendecit membuat ngilu dada. Percikan api menyembur dari roda baja. Tersentak, tidak mampu menahan keseimbangan di atas rel, dua belas kapsulnya saling bertabrakan, terbanting menghantam dinding lorong. Sepersekian detik, penumpang telah terpelanting ke depan, rebah rempah, berseru-seru panik, berteriak-teriak ngeri.

Tapi kengerian itu baru dimulai. Lima belas detik masih dalam situasi panik, lampu kereta mendadak padam, juga lampu penerangan di lorong kereta. Jaringan listrik terputus. Padam. Kapsul kereta gelap total. Penumpang semakin tidak terkendali , berseru-seru, saling menyikut, berusaha berdiri. Baru setengah badan mereka berdiri, lantai kapsul bergetar hebat, seperti sedang tidak berada di atas tanah solid, melainkan di atas permukaan air, diaduk-aduk. Kapsul-kapsul bergerak mengeluarkan suara berderit, seperti kaleng besar, mulai menggelinding.

Latar penggalan novel di aas terdapat di

a)

stasiun kereta api

b)

di depan layar televisi

c)

di dalam kereta api

d)

di pinggir rel kereta api

47.

     Dilihat dari segi peranan atau tingkatan pentingnya tokoh, yaitu ....

a)

A. Tokoh utama dan tokoh tambahan

b)

B. Tokoh antagonis dan protagonis

c)

C. Tokoh tritagonis

d)

D. tokoh utama dan protagonis

e)

E. tokoh tritagonis dan protagonis

48.

Rangkaian peristiwa yang disusun berdasarkan hubungan kasualitas disebut...

a)

A. Tema

b)

B. gaya bahasa

c)

C. Alur

d)

D. point of view

e)

E. Latar

49.

1) Perahu terombang-ambing pelan (2) Jasmine memperbaiki posisi snorkel (3) Tegar meneriakkan agar tidak jauh-jauh (4) Jasmine mengacungkan tangannya (5) Dari sini terlihat betul betapa senangnya Jasmine.

Kalimat yang menunjukkan latar tempat terdapat dalam nomor ...

a)

A. 1

b)

B. 2

c)

C. 3

d)

D. 4

e)

E. 5

50.

Biasanya dalam novel tidak disebutkan secara jelas latar perbuatan tokoh itu, seperti hal-hal berikut, kecuali....

a)

di tepi hutan

b)

di Mal Pondok Indah.

c)

di sebuah desa

d)

pada suatu waktu

e)

pada zaman dahulu