WorksheetsTes Sumatif Teks Puisi
Total questions: 25
Worksheet time: 37mins
ANAK YANG ANGKUH
Betapa dinginnya air sungai
Dinginnya! Dinginnya!
Betapa dinginnya daging duka
Yang membaluti tulang-tulangku
. . . .
Karya W.S. Rendra
Puisi tersebut menimbulkan imaji....
Penglihatan
Perabaan
Penciuman
Pendengaran
Rumput itu bergoyang dalam hembusan angin yang sepoi sepoi.
kalimat di atas termasuk ke dalam contoh majas.....
metafora
hiperbola
personifikasi
repetisi
Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kata bergaris bawah dalam penggalan puisi di atas mengandung imaji . . . .
Pendengaran
Penglihatan
Penciuman
Perasaan
3. Mentari mulai terbit
Ucapkan salam selamat pagi
Senandung burung
Bernyanyi riang
Terbang […]
Pilihan kata yang tepat untuk melengkapi puisi rumpang tersebut adalah....
di rumput hijau
pinggir sawah
jalan setapak
di angkasa raya
4. Bacalah puisi berikut dengan saksama kemudian kerjakan soal-soal berikut!
...
Wahai sahabat
Untuk slamanya
Kita percaya
Tebarkan arah jangan pernah lelah
Untukmu sahabat
...
Tema puisi tersebut adalah ...
Persahabatan
Kelelahan
Perdamaian
Kepercayaan
5. Sebuah jendela kaca membentang dunia lama
dalam suram dari murung senja
bersama ketukan jari hujan
dan di hati bangkit kemanisan
yang berakhir negeri sendiri
yang lalu tak kan surut lagi
Amanat yang terkandung dalam kutipan puisi di atas adalah . . . .
Jangan suka bermain air
Janganlah terlalu memikirkan masa lalu
Janganlah masalah di simpan dalam hati
Janganlah membiarkan jendela terbuka
7. Perhatikan penggalan puisi berikut!
1). Kutulis surat ini
2). Kala hujan gerimis
3). Dan angin bertiup
4). Mengelus daun cemara
Larik yang bermajas pada puisi tersebut terdapat pada nomor . . . .
1
2
3
4
8. WAKTU BBM NAIK
Waktu BBM naik
Darah tinggi ayahku kumat menaik
Aku pun tidak jadi minta uang saku ikut naik.
Waktu BBM naik
Tetanggaku semua jadi panik
Mengapa gaji suami mereka makin terusik.
Waktu BBM naik
Mahasiswa makan tempe tidak lagi dengan uang secarik
Mogok makan akhirnya jadi kegiatan asyik.
Waktu BBM naik
semuanya naik dan naik
Hanya nilai raporku yang tidak naik.
Karya: Aulia Rizali
Puisi di atas lebih menonjolkan . . . .
Majas
Makna
Rima
Diksi
10. Perhatikan cuplikan puisi Amal Hamzah yang berjudul “Laut” berikut ini!
Berdiri aku di tepi pantai
Memandang lepas ke tengah laut
Ombak pulang, memecah berderai
Keribaan pasir rindu berpaut.
Cuplikan puisi di atas melukiskan
Kedaan si aku yang memandangi pantai
Keadaan ombak yang memecah pantai
Keindahan laut dengan ombaknya yang memecah pantai
Keadaan pasir laut yang memenuhi pantai
Bertudung langit selalu biru
Tempat cahaya selalu benderan
Tempat udara selalu bersih
Termpat angin selalu nikmat
[...]
Larik bermajas untuk melengkapi bagian rumpang puisi tersebut adalah....
Tempat menari si burung camar
Di tempat sepi, di mana aku sedih
Di sana ku ingin berkubur
Di pundakmu wahai Ibuku
Kasih Ibu
Kasih ibu kepada beta
Tak terhingga sepnjang masa
Hanya memberi
Tak harap kembali
Bagai sang surya
Menyinari dunia
Isi larik tersebut mengungkapkan ... .
Seorang anak yang sedang menyanyi
Seorang anak yang sedang menghibur
Kecintaan anak yang sedang menghibur ibunya
Kecintaan seorang ibu terhadap anaknya
Meski kini
Mampu aku berdiri, berjalan sendiri
Tetapi aku anakmu, butuh kasihmu
Ibu...
Pernyataan yang merupakan isi puisi tersebut adalah...
Sesukses apapun seorang anak tetap membutuhkan kasih sayang ibu.
Meskipun bisa berdiri dan berjalan, seorang anak tetap membutuhkan ibunya.
Kasih sayang ibu mampu membuat anaknya berdiri dan berjalan.
Seorang ibu tetap membutuhkan kasih sayang dari anaknya.
Bagiku dan bagi semua orang
Aku hanya ingin berpesan
Anggaplah buku sebagai teman
Terima kasih buku
Pesan dari puisi itu adalah ...
Jadikanlah buku sebagai teman
Berceritalah melalui buku
Belilah buku sebanyk-banyaknya
Berjasalah pada buku dan guru
....
Kami yang kini terbaring antara Krawang-Bekasi
tidak bisa teriak “Merdeka” dan angkat senjata lagi.
Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,
terbayang kami maju dan mendegap hati ?
makna puisi pada bait tersebut adalah....
Pahlawan tak dikenal yang telah berjuang antara krawang-bekasi tidak bisa berjuang lagi karena mereka telah gugur.
Pahlawan tak dikenal yang ingin dikenang semua orang
Pahlawan yang tidak pernah didengar isi hatinya
Pahlawab yang mempunyai hati yang tulus ikhlas
Suasana yang tergambar pada puisi tersebut adalah ....
gembira
bangga
sedih
duka
Sepuluh November
Saat itu
Api yang membakar dadamu
Mengukuhkan semangat juangmu
Saat ini
Meskipun jasmanimu cacat
Jiwamu, pahlawan
Memihak yang benar
Semangat yang benar
Semangat itu bergemuruh di dada
Di hati para pemuda
Makna kata yang dicetak tebal dalam puisi di atas adalah . . . .
semangat
zat yang panas
suara
perjuangan
Bacalah Kutipan Puisi Berikut !
Judul: Menyesal
Pagiku hilang sudah melayang
Hari mudaku sudah pergi
Sekarang petang datang membayang
Batang usiaku sudah tinggi
Aku lalai di hari pagi
Beta lengah dimasa muda
Kini hidup meracuni hati
Miskin ilmu miskin harta
.... (A. Hasyim)
Kata petang pada larik ketiga puisi tersebut mempunyai makna lambang ...
Waktu sore hari
Kehidupan malam
Suasana senja
Perasaan manusia
Bacalah Kutipan Puisi Berikut !
Judul: Menyesal
Pagiku hilang sudah melayang
Hari mudaku sudah pergi
Sekarang petang datang membayang
Batang usiaku sudah tinggi
Aku lalai di hari pagi
Beta lengah dimasa muda
Kini hidup meracuni hati
Miskin ilmu miskin harta
.... (A. Hasyim)
Maksud bait kedua puisi tersebut adalah ...
Seseorang yang lengah dipagi hari sehingga hidupnya sangat menderita di usia muda
Seseorang yang menderita hidupnya karena tidak memiliki ilmu dan harta
Seseorang yang melalaikan hidupnya di masa muda dan menderita di masa tua
Seseorang yang bahagia di masa tua
Bacalah Kutipan Puisi Berikut !
Judul: Menyesal
Pagiku hilang sudah melayang
Hari mudaku sudah pergi
Sekarang petang datang membayang
Batang usiaku sudah tinggi
.... (A. Hasyim)
Majas personifikasi dalam puisi di atas terdapat dalam baris ..
1
2
3
4
Bungaku Bersemi Kembali
Bungaku kini bersemi kembali
setelah seminggu terkurung di lembah sunyi
kini bertunas lagi daunnya yang dulu menguning dan ...
rantingnya yang dulu kering
kini segar kembali
Tidak sia-sia
kusiram bungaku hingga bersemi dan mekar kembali
Diksi yang tepat untuk melengkapi larik puisi tersebut adalah ...
Berjatuhan
Bermunculan
Berguguran
Berterbangan
Cintaku Jauh di Pulau
Amboi! Jalan sudah bertahun kutempuh!
Perahu yang bersama kan merapuh!
mengapa ajal memanggil dulu
sebelum sempat berpeluk dengan cintaku
Chairil Anwar
Suasana dalam puisi di atas adalah ...
Sedih
Marah
Senang
Bahagia
Perhatikan penggalan puisi berikut!
Karangan Bunga
Tiga anak kecil
Dalam langkah malu-malu
Datang ke Salemba
Ini dari kami bertiga
Pita hitam dalam karanganan bunga
Sebab kami ikut berduka
Bagi kakak yang tertembak mati tadi siang
Karya Taufik Ismail
Tema dalam puisi tersebut adalah ...
Ketuhanan
Kemanusiaan
Percintaan
Religius
Perhatikan penggalan puisi berikut!Sajak putih
Karya : Chairil Anwar
Bersandar pada tari warna pelangi
Kau depanku bertudung sutra senja
Di hitam matamu kembang mawar dan melati
Harum rambutmu mengalun bergelut senda
Diksi yang ditumbulkan dari kata “warna pelangi” dalam puisi tersebut adalah....
gambaran hati seoarang pemuda yang sedang senang
bola matanya yang indah
mengagumi wanita yang dicintai
indahnya menjalani kehidupan
Rasa yang dialami penulis dalam ungkapan puisi tersebut adalah …
Gembira
Bimbang
Galau
Marah
Bacalah puisi berikut!
Perpisahan
Akhirnya peluit pun dibunyikan
Buat penghabisan kali kugenggam jarimu
Lewat celah kaca jendela
Lalu perlahan-lahan jarak antar kita
Mengembang jua
Dan tinggallah rel-rel, peron dan lampu
Yang menggigil di angin senja
Baris ke-6 dan ke-7 puisi tersebut menggunakan majas....
Metafora
Personifikasi
Litotes
Eufemisme
