Font size
WorksheetsPH 3 Teks Cerpen kelas IX
Total questions: 20
Worksheet time: 20mins
Kuingin kau berbohong padaku. Seperti yang kau utarakan kemarin, dan yang kemarin dulu itu. Ketika mentari meredup berpendar di pucuk daun sebelah barat rumah dan ketika kerumunan itu tak lagi bersamamu, kau mulai dengan kisah kebohonganmu yang pertama kepadaku.
Bukti bahwa kutipan cerpen tersebut berlatar waktu sore adalah ...
Mentari meredup
Ketika kerumunan tidak bersama
Mentari di sebelah barat
Kebohongan yang disampaikan tokoh kamu
Perhatikan kalimat-kalimat di bawah ini!
1. Menentukan perwatakan
2. Menentukan sudut pandang
3. Menyajikan peristiwa yang ditentukan dalam alur
4. Menentukan latar
5. Menentukan tema
Susunan yang tepat langkah menyusun teks cerpen adalah ...
5)-1)-2)-4)-3)
5)-2)-1)-4)-3)
1)-2)-3)-4)-5)
5)-3)-1)-4)-2)
Bacalah kutipan cerpen berikut ini!
(1) Setelah aku tidur di rumah nenek selama tiga hari, senyum nenek semakin lebar dan beliau mengucapkan, "Terima kasih cucuku, kamu telah memberikan hadiah teristimewa di akhir hidupku." (2) Dan disuruh semua anaknya berkumpul. (3) Setelah semua berkumpul, nenek menutup mata untuk selama-lamanya. (4) Nenek tetap tersenyum meskipun nadinya tidak lagi berdenyut.
Sumber: Nasihat Terindah, karya lrwan Ahmad Rozaki
Kalimat langsung pada kutipan cerpen tersebut terdapat pada kalimat nomor ...
1
2
3
4
Setiap saat anak-anak selalu bemain di lapangan. Anak laki-laki bermain sepakbola, anak perempuan bermain lompat tali. Semua tampak gembira kecuali tuning. Ia hanya memerhatikan kami dari balik
pohon besar. “Kenapa Tuning tidak kita ajak main?” usulku. Isna langsung melotot, “ Apa kamu mau ketularan kutu rambutnya?” “belum ingusnya yang menjijikan itu,” tambah Heppy. Teman-teman ramai komentar, semua menjelek-jelekan Tuning. Sejak itu, aku tidak berani usul lagi untuk mengajak Tuning bermain bersama.
Konflik pada cerita anak tersebut adalah …
Tokoh aku dijauhi teman-temanya.
Tuning tidak diajak bermain oleh teman-temannya karena penyakitan.
Teman-teman Tuning membenci karena penyakitan
Tokoh aku malu bermain dengan Tuning.
Tatkala aku masuk sekolah Mulo, demikian fasih lidahku dalam bahasa Belanda sehingga orang yang hanya mendengarkanku berbicara dan tidak melihat aku, mengira aku anak Belanda. Aku pun bertambah lama bertambah percaya pula bahwa aku anak Belanda, sungguh hari-hari ini makin ditebalkan pula oleh tingkah laku orang tuaku yang berupaya sepenuh daya menyesuaikan diri dengan langgam lenggok orang Belanda. “Kenang-kenangan” oleh Abdul Gani A.K.
Sudut pandang pengarang yang digunakan dalam penggalan tersebut adalah …
orang ketiga sebagai pengamat
orang ketiga serbatahu
orang ketiga pelaku sampingan
orang pertama pelaku utama
Bacalah kutipan teks berikut
Nerissa meraih kuas yang tergeletak di lantai, tapi ia tidak langsung melukis. Ia ragu-ragu untuk memulainya. Ia belum pernah melukis manusia sebelumnya. Ia selalu menggambar pemandangan dan hewan saja.
Cuplikan tersebut bertema tentang ....
keraguan Nerissa ketika akan melukis
gambar pemandangan dan hewan karya Nerissa
kebiasaan Nerissa dalam melukis
kuas milik Nerissa
Bacalah kutipan teks berikut
Sebelum duduk di bawah tugu, sebagai orang kota sejati, aku beberkan sapu tanganku ke rumput supaya pantalon tropikal yang kupakai tidak kotor. Kemudian, aku memandang pada makam sambil menyalakan sigaret lagi. Di sekitar tempat rindang itu matahari memanas terik.
Latar waktu dalam kutipan cerpen tersebut adalah ....
malam
pagi
siang
sore
Bobi suka sekali membaca majalah. Dia tidak mau diganggu. Setiap hari ia selalu mencoba untuk menulis pada secarik kertas. Di ruang belajarnya terdapat tumpukan kertas yang berisi tulisan. Ternyata yang ditulis sebuah cerpen
Watak Bobi pada cuplikan cerita tersebut adalah ....
sombong, tidak mau bergaul, keras kepala
acuh tak acuh, egois, idealis
pendiam, malas bekerja, kepala batu
rajin, suka membaca, berkemauan keras
Hari pertama menjadi murid baru setelah pindah sekolah begitu menegangkan. Aku melangkahkan kakiku dengan berat hati. Kikuk dengan segala hal baru membayangi pikiranku. Ah, tiba-tiba aku begitu rindu dengan suasana kelas, teman-teman, dan guru-guru di sekolah lama. Bagaimana jika aku tidak memiliki teman, bagaimana jika teman sebangku tidak ramah, bagaimana jika guru-gurunya tidak bersahabat, bagaimana jika ini dan itu?
Cuplikan cerpen di atas merupakan bagian dari ....
orientasi
komplikasi
resolusi
koda
Hari pertama menjadi murid baru setelah pindah sekolah begitu menegangkan. Aku melangkahkan kakiku dengan berat hati. Kikuk dengan segala hal baru membayangi pikiranku. Ah, tiba-tiba aku begitu rindu dengan suasana kelas, teman-teman, dan guru-guru di sekolah lama. Bagaimana jika aku tidak memiliki teman, bagaimana jika teman sebangku tidak ramah, bagaimana jika guru-gurunya tidak bersahabat, bagaimana jika ini dan itu?
Sudut pandang pengarang yang digunkan pada kutipan tersebut adalah
orang pertama tokoh utama
orang pertama tokoh sampingan
orang ketiga serba tahu
orang ketiga pengamat
"Sama sekali tidak," sahut saya. "Menurut kami, disamping menaruhkan takdir di tangan Tuhan, si penderita tetap mesti berjuang untuk mendapatkan kesehatannya kembali. Dan seperti Tuan katakan, dengan kekuatan yang kami peroleh dari sumber Ketuhanan itu, kami memang percaya bisa sembuh kembali sebab dokter yang paling pandai dan obat yang paling manjur tidak akan ada artinya, bila jiwa lemah diseret penyakit
Nilai dari kutipan cerpen yang dapat digunakan pada masa sekarang adalah...
selalu bersyukur dan ikhlas menjalani kehidupan sehari-hari
selalu berusaha dan memasrahkan diri terhadap takdir Tuhan
selalu percaya dan mengharap kebaikan Tuhan Yang Maha Esa
selalu optimis dan yakin menghadapi berbagai masalah
Paman dan Bibi menyuguhi kami ikan bakar yang sangat harum dan gurihbrasanya. Aku sudah berkali-kali menyantap makanan itu sehingga aku hapal betul kelezatannya.
“Apa yang paling menarik bagimu di sini?” tanya Ayah.
“Menyambut dan mengantar matahari pulang,” jawabku pendek.
“Memang di Jakarta tidak ada matahari? tanya Paman.
Ciri kebahasaan yang tampak dominan pada cuplikan itu adalah ....
penggunaan keterangan waktu
penggunaan kutipan langsung
adanya konjungsi penyebaban
kata kerja mental yang dominan
1) Hari jam satu malam. 2) Cuaca gulita dan murung. 3) Hujan terus turun selembut embun, namun cukup membasahkan. 4) Hati-hati Kasim memimpin anak buahnya menuruni tebing yang curam dan licin. 5) Ia sendiri berjalan sangat hati-hati, Ia menggendong seorang bayi pada panggulnya sebelah kiri
Penggunaan majas terdapat pada kalimat nomor....
1), dan 2)
2) dan 3)
3) dan 4)
4) dan 5)
1. Arya lalu berjalan menuju ruang belajar.
2. Perlahan-lahan dibukanya pintu ruangan itu.
3. Besok Ibu akan memberi ulangan matematika.
4. Di ruang itulah biasanya Ibu mempersiapkan soal-soal
ulangan.
Susunan kalimat yang benar agar menjadi cerita yang baik adalah ....
(1) - (3) - (4) - (2)
(1) - (4) - (2) - (3)
(3) - (1) - (2) - (4)
(3) - (4) - (1) - (2)
Bacalah kutipan teks cerpen berikut dengan cermat!
Ruang pameran itu tidak begitu penuh dikunjungi orang hingga tempat yang kecil itu tak hendak meledak. Berulang kali Eulis melayangkan pandangannya ke sudut sana. Pokoknya, gadis itu punya pesona tersendiri, punya daya tarik tersendiri, punya magnet yang bisa mengajak mata untuk selalu menatapnya. Sebenarnya sih, sederhana saja penampilanya. Tetapi ia tampak istimewa dengan pakaian seragam seperti itu.
Ciri kebahasaan yang ditonjolkan dalam kutipan cerpen di atas adalah…
a. penggunaan majas gaya bahasa personifikasi untuk menimbulkan kesan
b. penggunaan kata benda khusus untuk lebih memerinci suasana
c. penggunaan ungkapan deskriptif untuk menggambarkan keadaan
d. penggunaan kata kalimat emotif sebagai penegasan perasaan tokoh
Di sebuah desa kecil, hiduplah seorang gadis bernama Maya. Ia sangat menyukai buku. Setiap hari, Maya menghabiskan waktu berjam-jam di perpustakaan desa. Buku-buku menjadi sahabatnya. Namun, di desa itu, tidak banyak orang yang suka membaca. Maya sering diejek teman-temannya karena kegemarannya itu. Meski begitu, Maya tetap bersikukuh dengan hobinya.
Pernyataan berikut yang benar tentang karakter Maya dalam cerpen di atas adalah… pilih dua jawaban yang benar.
a. Maya adalah gadis yang pemalu dan pendiam.
b. Maya adalah gadis yang suka membaca dan gigih.
c. Maya adalah gadis yang sering dibully oelh teman-temannya.
d. Maya adalah gadis yang periang dan cerdas.
Cermatilah cerpen berikut ini!
Sejak kecil, Rani sangat menyukai kucing. Ia memiliki seekor kucing persia bernama Luna. Rani dan Luna selalu bermain bersama setiap hari. Namun, suatu hari Luna sakit dan harus dibawa ke dokter hewan. Rani sangat sedih dan khawatir. Ia terus berdoa agar Luna cepat sembuh. Setelah beberapa hari dirawat, akhirnya Luna boleh dibawa pulang. Rani sangat bahagia dan bersyukur.
Pernyataan berikut yang benar berdasarkan teks cerpen di atas?
pilih dua jawaban yang benar
a. Rani tidak terlalu peduli dengan kucingnya.
b. Rani sangat menyayangi kucingnya.
c. Luna adalah kucing yang nakal.
d. Rani merasa sedih ketika Luna sakit.
Bacalah kutipan teks cerpen berikut dengan cermat!
Sore itu Olivia duduk di teras rumah. Sesekali pandangan diarahkannya ke jalan seperti sedang menanti seseorang. Sebentar berdiri, sebentar kemudian duduk. Jam tangan dilihatnya entah untuk yang keberapa. Majalah yang dipegang berkali-kali dibuka meski tak bermaksud dibaca. Sudah setengah jam ia di sana. Kegelisahan mulai menghujam.
Kutipan cerpen di atas menggambarkan tahap ...
a. orientasi
b. komplikasi
c. konflik
d.resolusi
Bacalah kutipan cerita berikut dengan cermat
(1) Pergelaran lomba berbusana kebaya antarkelas dalam rangka memperingati Hari Kartini bagi kelas IX D sedikit bermasalah.(2) Keputusan kelas, Lukman dan Sofi menjadi wakil mereka.(3) Mereka menganggap Lukman dan Sofi pasangan serasi bak Rama dan Sinta. (4) Lukman senang saat akan dipasangkan dengan Sofi dan itu yang ditunggu-tunggu.(5) Perasaannya pun melambung tinggi.(6)Tapi hal itu ditentang keras oleh Riko.(7) Riko tidak suka kalau Sofi dipasangkan dengan Lukman. (8) Riko dan Lukman seperti air dan minyak,(9) Ia sendiri tidak percaya diri kalau harus tampil mewakili kelasnya menggantikan Lukman.(10) Sofi pun kecewa tak bisa tampil padahal ia sudah mempersiapkannya dengan dukungan penuh ibunya. (11) Atas usulan Dinar, Sofi diganti dan dimajukan yang lain.(12) Akhirnya, Lukman tampil berpasangan dengan Tia walau akhirnya tak bisa jadi juara.
Pokok persoalan dalam kutipan cerita di atas adalah ....
a. lomba berbusana kebaya
b. kegagalan Lukman jadi juara
c. kecemburuan Riko
d. peringatan hari Kartini
Bacalah kutipan cerita berikut dengan cermat
(1) Pergelaran lomba berbusana kebaya antarkelas dalam rangka memperingati Hari Kartini bagi kelas IX D sedikit bermasalah.(2) Keputusan kelas, Lukman dan Sofi menjadi wakil mereka.(3) Mereka menganggap Lukman dan Sofi pasangan serasi bak Rama dan Sinta. (4) Lukman senang saat akan dipasangkan dengan Sofi dan itu yang ditunggu-tunggu.(5) Perasaannya pun melambung tinggi.(6)Tapi hal itu ditentang keras oleh Riko.(7) Riko tidak suka kalau Sofi dipasangkan dengan Lukman. (8) Riko dan Lukman seperti air dan minyak,(9) Ia sendiri tidak percaya diri kalau harus tampil mewakili kelasnya menggantikan Lukman.(10) Sofi pun kecewa tak bisa tampil padahal ia sudah mempersiapkannya dengan dukungan penuh ibunya. (11) Atas usulan Dinar, Sofi diganti dan dimajukan yang lain.(12) Akhirnya, Lukman tampil berpasangan dengan Tia walau akhirnya tak bisa jadi juara.
Majas yang terdapat pada kutipan cerita tersebut adalah....
a. kalimat 1 dan 2
b. kalimat 5 dan 8
c. kalimat 3 dan 5
d. kalimat 8 dan 10
