wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

KONDISI POLITIK INDONESIA PADA MASA PERJUANGAN (1945-1950)

Total questions: 10

Worksheet time: 30mins

Name
Class
Date
1.

Penggagas utama sistem parlementer adalah....

a)

Amir Syarifuddin

b)

Moh. Hatta

c)

Sutan Syahrir

d)

Tan Malaka

2.

Sistem pemerintahan presidensial berganti menjadi sistem pemerintahan parlementer terjadi pada tanggal....

a)

19 Agustus 1945

b)

14 November 1945

c)

12 Maret 1945

d)

15 Maret 1945

3.

Pendapat yang memillih angkat senjata dalam perjuangan Indonesia. Menurutnya, perundingan hanya bisa dilakukan setelah ada pengakuan kemerdekaan seratus persen dari Belanda dan Sekutu. Pendapat tersebut dikemukakan oleh....

a)

Tan Malaka

b)

Moh. Hatta

c)

Moh. Hatta

d)

Amir Syarifuddin

4.

Presiden dan wakil presiden memindahkan pusat pemerintahan pada 4 Januari 1946 berada di....

a)

Surabaya

b)

Malang

c)

Bandung

d)

Yogyakarta

5.

Sutan Syahrir memimpin perundingan dengan Sekutu pada Kabinet Syahrir III pada 15 November 1946. Salah satunya Perundingan....

a)

Renville

b)

Linggarjati

c)

Malino

d)

Roem-Reyen

6.

Rasionalisasi Angkatan Perang (RERA) dan Agresi Militer Belanda II merupakan peristiwa penting yang terjadi pada kabinet....

a)

Syahrir III

b)

Syarifuddin II

c)

Hatta I

d)

Hatta II

7.

Terjadinya kekosongan kas negara disebabkan oleh....

a)

Kebijakan blokade

b)

Inflasi

c)

Diplomasi beras

d)

Konferensi ekonomi

8.

Peredaran mata uang Jepang dan mata uang NICA yang tidak terkendali merupakan penyebab terjadinya....

a)

Blokade laut

b)

Diplomasi beras

c)

Inflasi tinggi

d)

Konferensi ekonomi

9.

Program Rencana Produksi Tiga Tahun (1948-1950) yang berfokus pada swasembada pangan merupakan perencanaan dari....

a)

Rekonstruksi dan Rasionalisasi RERA

b)

Rencana Kasimo

c)

Konferensi ekonomi

d)

Planning Board

10.

Untuk mengatasi blokade ekonomi, pemerintah melakukan upaya-upaya sebagai berikut, kecuali....

a)

Diplomasi beras dengan India

b)

Berhubungan dagang langsung dengan luar negeri

c)

Membentuk perwakilan resmi di Singapura pada 1947

d)

Program pinjaman nasional