WorksheetsRemedial UH BAB Teks Puisi
Total questions: 35
Worksheet time: 18mins
Bacalah puisi berikut dengan saksama!
Angin sore mengulur tangan
meraih lembah
menyeret sepi, ketika cintamu
tiada tumbuh di pusaran
warna bunga-bunga
langit dan
padamu: kuserahkan setangkai
kegelisahan menyusup
tangkai demi tangkai
Karya: Slamet Sukirnanto
Citraan yang terdapat pada larik yang dicetak miring adalah …
pendengaran.
penciuman
penglihatan
perasaan
Bacalah puisi berikut dengan saksama!
Angin sore mengulur tangan
meraih lembah
menyeret sepi, ketika cintamu
tiada tumbuh di pusaran
warna bunga-bunga
langit dan
padamu: kuserahkan setangkai
kegelisahan menyusup
tangkai demi tangkai
Karya: Slamet Sukirnanto
Tema yang terdapat pada puisi tersebut adalah ....
keindahan alam.
kekecewaan seseorang.
kegelisahan seseorang.
kemarahan seseorang.
Bacalah puisi berikut dengan saksama!
Anganku
Di kala perjalanan jauh
sejenak aku terhenti
banyak persimpangan di hadapanku
entah arah mana yang harus kutempuh
Kutengok ke sekelilingku
sepi,
hanya bulan yang syahdu merayu
kutertunduk malu
takmampu menatap waktu
Amanat atau pesan puisi tersebut adalah …
kita senantiasa serius dalam menggapai cita-cita.
kita harus berjalan jauh untuk menata kehidupan.
janganlah bimbang dalam menentukan tujuan hidup.
bila mengalami kesulitan, hendaklah jangan putus asa.
Bacalah kutipan puisi berikut dengan saksama!
Sajadah Panjang
Karya: Taufik Ismail
Ada sajadah panjang terbentang
dari kaki buaian
sampai ke tepi kuburan hamba
kuburan hamba bila mati
Ada sajadah panjang terbentang
hamba tunduk dan sujud
di atas sajadah yang panjang ini
diselingi sekedar interupsi
Mencari rezeki, mencari ilmu
mengukur jalanan seharian
begitu terdengar suara azan
kembali tersungkur hamba
Ada sajadah panjang terbentang
hamba tunduk dan rukuk
hamba sujud dan tak lepas kening hamba
mengingat Dikau sepenuhnya
Suasana yang terdapat dalam puisi tersebut adalah ….
rindu.
hening.
khidmat.
haru.
Bacalah kutipan puisi berikut dengan saksama!
Sajadah Panjang
Karya: Taufik Ismail
Ada sajadah panjang terbentang
dari kaki buaian
sampai ke tepi kuburan hamba
kuburan hamba bila mati
Ada sajadah panjang terbentang
hamba tunduk dan sujud
di atas sajadah yang panjang ini
diselingi sekedar interupsi
Mencari rezeki, mencari ilmu
mengukur jalanan seharian
begitu terdengar suara azan
kembali tersungkur hamba
Ada sajadah panjang terbentang
hamba tunduk dan rukuk
hamba sujud dan tak lepas kening hamba
mengingat Dikau sepenuhnya
Makna lambang kata sajadah dalam puisi tersebut adalah ….
kehidupan di dunia.
waktu untuk salat.
tempat untuk salat.
kesempatan beramal.
1Bacalah puisi berikut dengan saksama!
Di Remang Malam
Di remang malam, kusabdakan biru wajahmu
sebiru langit pada rekah Cahaya
agar setiap gerimis berbau wajahmu, yang anggun untuk semesta
Wahai rindu pada langit-langit hati
biar engkau tahu
bahwa sebuah maklumat kerinduan
juga akan ….
tentang gerimis dan suara halus
yang memanggil angin
di bukit-bukit persaksian
Kata yang tepat untuk melengkapi bait ke-2 puisi tersebut adalah ….
bercerita.
berdamai.
bermuara.
bercengkrama.
Cermatilah puisi berikut!
Laut
Karya: Ratna Ningrum
Di bibir pantai ini
aku bersimpuh menatapmu
biru laut-Mu
decak kagumku atas ciptaan-Mu
Aku enggan melangkah
pesona keindahanmu menahanku beranjak
'tuk tetap bersamamu.
Majas yang terdapat pada larik yang dicetak miring adalah ….
hiperbola.
metafora.
personifikasi.
simile.
Bacalah puisi berikut dengan saksama!
Pagiku hilang sudah melayang
hari mudaku sudah pergi
sekarang petang sudah membayang
batang usiaku sudah tinggi
Karya: Ali Hasjmi
Maksud puisi tersebut adalah ….
manfaatkan masa muda sebaik mungkin agar tidak ada penyesalan di kemudian hari.
menyesal sudah menjadi hal yang biasa.
masa muda adalah saat untuk bersenang-senang.
usia tua merupakan saat yang tepat untuk menyesali apa yang sudah terjadi.
Bacalah puisi berikut dengan saksama!
….
ketika mendengar kabar kepergianmu
Engkau adalah guru-guruku
yang mengajarkanku bagaimana memandang
dunia kecilku
bagaimana menjadi seorang ibu
bagaimana menjadi seorang istri
Kalimat bermajas untuk mengawali kutipan puisi tersebut adalah ….
gemuruh ombak menakutkanku.
suara ombak terdengar dari jauh.
gemuruh ombak berteriak duka.
suara ombak mengejutkanku.
Bacalah puisi berikut dengan saksama!
Secangkir kopi pahit
Karya: Wilena Reyadilin Clara Ashari
Sore hari yang begitu sunyi
secangkir kopi americano tersaji
aku menyeru punya dan merasakan betapa pahitnya kopi itu
tetapi nyatanya kopi itu tak sepahit
seperti kehidupanku setelah tak bersamamu lagi.
Majas yang terdapat pada larik yang bercetak miring adalah ….
hiperbola.
metafora.
personifikasi.
simile.
Bacalah puisi berikut dengan saksama!
Mencintai seperti Hujan
Karya: Annisa Ramadhani
Kita bagaikan hujan
Yang menyampaikan cerita lewat badainya
Semakin banyak badai yang menimpa, semakin kuat kita bertahan
Kenangan buruklah yang banyak mampir ketika hujan
Yakinkan hatimu, semestaku
Setelah hujan, akan ada pelangi yang mewarnai kisah kita
Majas yang terdapat pada larik yang bercetak miring adalah ….
metafora.
hiperbola.
repetisi
personifikasi.
Bacalah puisi berikut dengan saksama!
Saat senja menari diufuk barat
Kisah kita terpilin dalam benang waktu
Persahabatan, sinar yang tak pernah redup
Serperti bintang, bersinar dimalam hari kelam
Kau dan aku, satu jiwa yang bersatu
Bagaikan sajak yang abadi terukir
Persahabatan, pelukan hangat di dinginnya dunia
Tak pernah pudar,selamanya terjaga
Karya: Anjali Nisya Najwandari
Majas simile dalam puisi tersebut terdapat pada larik ….
Gabungan larik 1 dan 2
Gabungan larik 2 dan 3
Gabungan larik 5 dan 6
Gabungan larik 7 dan 8
Bacalah puisi berikut dengan saksama!
Semilir angin menghempaskan ku dari hidup mu
Gemuruh petir mengekspresikan perasaan ku
Sepi nya malam ini mengisi kekosongan hatiku
Aku memandang langit mendung di taman
Membayangkan dirimu yang bagaikan
Bunga matahari yang tumbuh dengan indah
Dengan aroma yang harum dan lembut
Membuat diriku tidak berpaling untuk memikirkan mu
Karya: Gania Dewi Bestari
Majas yang terdapat pada larik yang bercetak miring adalah ….
hiperbola.
metafora.
personifikasi.
simile.
Bacalah puisi berikut dengan saksama!
Rumah
Karya: Keiyla Fatiya Hanna
Bagiku rumah bukan
Hanya sebuah bangunan
Bagiku rumah bukan
Hanya sebuah tempat untuk singgah
Bagiku rumah adalah
Tempat ternyaman
Bagiku rumah adalah
Tempat untuk pulang
Dan bagiku rumah
Adalah keluargaku
Majas yang dominan dalam kutipan puisi tersebut adalah ….
metafora.
simile.
repetisi
personifikasi.
Bacalah puisi berikut dengan saksama!
Angan yang Bisu
Karya: Mikhabil Keisya
Aku ingin mencintaimu dalam diam, karena dalam diam tak ada penolakan
Aku ingin mencintaimu dalam hening, karena hening tak membawakan kepedihan
Aku ingin mencintaimu dalam bebas, karena dalam bebas yang memiliki mu hanyalah aku
Biarlah hujan yang tahu, bagaimana cinta ku padamu
Biarlah angin yang tahu, apa yang ingin ku katakan padamu
Biarlah Tuhan yang tahu, isi doa ku kepadamu
Mencintai memanglah mudah
karena yang sulit adalah saling.
Citraan yang dominan muncul di dalam kutipan puisi tersebut adalah ….
Penglihatan
Perabaan
Penciuman
Perasaan
Bacalah puisi berikut dengan saksama!
Bulankau
Karya: Kennard R.F.
Saat diteras rumah
Aku melihat bulan yang begitu cantik dan terang
Dan ada bintang yang mengelilingi nya
Aku pun merenungkan tentang kau
Mengapa begitu?
Karena engkau cantiknya sama seperti bulan yang kulihat
Kata konkret yang terdapat pada puisi tersebut adalah …
cantik, terang, rumah
rumah, bintang, terang
rumah, bulan, bintang
seperti, rumah, engkau
Bacalah puisi berikut dengan saksama!
Kisah
Karya: M. Raisya
Dalam keheningan malam yang datang menyapa,
Kegelisahan menari menyampaikan kabar.
Dalam fikiran yang berkabut,
Rasa takut menyelinap datang secara perlahan.
Emosi yang labil tersapu di tengah lautan,
….
Selalu terperangkap dalam sebuah buku yang sama,
Berusaha mencari kedamaian dalam kekacauan yang menghantui.
Rasa penasaran selalu ingin mengetahui akhir cerita ini,
Namun angin telah membawa sang jawaban pergi.
Kelimat bermajas yang tepat untuk melengkapi rumpang puisi tersebut adalah …
Sebagai ungkapan atas isi perasaan yang tak lega
Terombang-ambing oleh badai perasaan yang mengganas
Ketahuilah bahwa perasaan pada diri ini sementara
Pasti rasa dan derita akan selalu tetap bersama
Bacalah puisi berikut dengan saksama!
Sajak Kita
Karya: Sutoyo
Dik, pagi kita cerah
….
Akankah hari ini kita indah
Dik, jika senja kita merah
Mungkinkah malam benderang dengan sinar mentari
Dik, rimba kita gersang Sanggupkah kita menadah hujan-Nya
Kelak kita Dia curahkan diam-diam
Kalimat bermajas yang tepat untuk melengkapi rumpang puisi tersebut adalah …
Malam begitu indah
Pasti bahagia dan derita tetap ada
Jangan lupa hidup ini sementara
Adakah rumah yang ramah untuk kita
Bacalah puisi berikut dengan saksama!
CANDRA
Karya: Sanusi Pane
Badan yang kuning-muda sebagai kencana,
Berdiri lurus di atas reta bercahaya,
Dewa Candra keluar dari istananya
Termenung menuju Barat jauh di sana
Panji berkibar di tangan kanan,tangan kiri
Memimpin kuda yang bernapaskan nyala;
Begitu dewa melalui cakrawala,
Kata konotatif yang tidak terdapat dalam kutipan puisi tersebut adalah
Nyala.
Kuda
Di sana.
Cakrawala.
Bacalah puisi berikut dengan saksama!
Doa
Karya: Chairil Anwar
Tuhanku
Dalam termangu
Aku masih menyebut nama-Mu
Biar susah sungguh
Mengingat Kau penuh seluruh
CayaMu panas suci
Tinggal kerlip lilin di kelam sunyi
Tuhanku
Aku hilang bentuk
Remuk
Tuhanku
Aku mengembara di negeri asing
Tuhanku
Di pintu-Mu aku mengetuk
Aku tidak bisa berpaling
Suasana yang terlihat dari puisi di atas adalah ….
hening.
sedih
pasrah.
khusyuk.
Perhatikan teks pusi berikut!
Doa
Tuhan. Beri aku kekuatan
Menguasai diri sendiri, kesunyian
Dan keserakahan.
Beri aku petunjuk selalu
Untuk memilih jalan-Mu, keridoan-Mu,
Amin
Berikut ini adalah pesan yang tersirat salam puisi tersebut, kecuali ….
Manusia hendaknya selalu berdoa kepada Tuhan.
Manusia hendaknya senantiasa mendekatkan diri pada Tuhan.
Manusia harus selalu memohon petunjuk kepada Tuhan agar diberi jalan yang benar.
Manusia hendaknya selalu memohon kekuatan agar dapat mengalahkan apa saja.
Bacalah kutipan teks puisi berikut!
Demi buah cinta yang terindah
Dia meradang, dia mengerang dengan bangganya
Wahai dunia tau kah engkau
Siapa wanita yang terhebat itu
Dia... Ibuku
Amanat yang terkandung dalam puisi tersebut adalah ….
setiap anak adalah hal yang paling disayangi oleh ibu.
penderitaan ibu saat melahirkan seorang anak.
anak adalah kebanggaan dan harapan seorang ibu.
penghargaan yang tertinggi seorang anak adalah kepada ibunya.
Bacalah kutipan teks puisi berikut!
Ialah Guruku
Pahlawan tanpa tanda jasa
Yang giat mendidik ku
Yang membekali ku ilmu
Dengan sabar dan tulus
Senyummu memberikan semangat bagi kami
Untuk Menyongsong masa depan yang lebih baik.
Makna yang terkandung dalam kutipan puisi tersebut adalah ….
setiap guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa.
perjuangan guru untuk membantu masa depan siswa.
kegiatan guru untuk mengajar secara sabar dan tulus.
masa depan siswa ada ditangan seorang guru.
Bacalah kutipan teks puisi berikut!
Tuhan telah menegurmu dengan cukup sopan
Lewat perut anak-anak yang kelaparan
Tuhan telah menegurmu dengan sopan
Lewat semayup suara azan
Pengimajinasian dalam kutipan teks puisi tersebut adalah ….
pendengaran.
penciuman.
perasaan.
gerakan.
Bacalah kutipan teks puisi berikut!
Sebagai seorang bocah
yang menyeret kereta dari kulit jeruk
kita berjalan dalam rinai hujan
menjalin kenangan yang suka; masa kecil
Tema yang sesuai dengan kutipan teks puisi tersebut adalah ….
kegembiraan pada masa kanak-kanak.
mengenang masa kanak-kanak.
berjalan-jalan di waktu hujan.
bermain kereta kulit jeruk.
Bacalah kutipan teks puisi berikut!
(1) Pulanglah wahai kepodang
(2) (....)
(3) Si anak meraba punggung dan pantatnya
(4) Pukulan si bapak menimbulkan dendam
Baris bermajas personifikasi yang sesuai untuk melengkapi baris kedua pada puisi tersebut adalah ….
Di luar angin berhembus kencang.
Di luar banyak orang berkeliaran.
Di luar banyak pohon yang tumbang.
Di luar angin menari berputar-putar.
Terjadinya penyerangan Israel ke Jalur Gaza menimbulkan dampak lain seperti hancurnya kota dan menewaskan banyak korban yang tidak berdosa terutama anak-anak.
Puisi yang berisikan peristiwa sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah …
Gedung-gedung porak-poranda
terkepung angin puting beliung
mereka menangis karena pilu
melihat banyak korban yang tidak berdosa.
Mereka murka karena dunia
Jalur Gaza sasarannya
banyak korban tidak berdosa
kota hancur porak-poranda.
Murka semakin mengganas
dunia porak-poranda
petaka menimpa nyawa tak berdosa
kezaliman umat di dunia.
Kini kehancuran menimpa planet bumi
dunia menangis karena nyeri
banyak mata menjadi saksi
korban bergelimpangan tak terperi.
Bacalah puisi berikut!
Sebuah jendela kaca membentang dunia lama
dalam suram dari murung senja
bersama ketukan jari hujan
dan di hati bangkit kemanisan
yang berakhir negeri sendiri
yang lalu tak kan surut lagi
Amanat yang terkandung dalam kutipan puisi tersebut adalah ….
janganlah suka bermain air hujan.
janganlah terlalu memikirkan masa lalu.
janganlah masalah disimpan dalam hati.
janganlah membiarkan jendela terbuka.
Bacalah kutipan teks puisi berikut!
….
Angin seolah ingin bicara pada kita
Jangan kau pergi ke barat laut
Kelak badai akan menghampiri kita
Hancur, luluh lantahlah kapal kita
….
Majas yang terkandung dalam kutipan puisi tersebut adalah ….
personifikasi.
metafora.
simbolik.
ironi.
Bacalah puisi berikut!
April
(Tjahyono)
….
(1) Segelas susu dan roti bakar tentu bukan saja
(2) memulai karena ini adalah tengah perjalanan yang tak akan
(3) memungkinkan kamu berhenti
(4) Masa depan adalah kepak merpati, duniamu sendiri itu,
(5) Memulas langit dengan kuas tenaga dan cinta
Larik-larik puisi tersebut yang memiliki rima akhir sama adalah ….
(1) dan (3).
(3) dan (4).
(2) dan (4).
(1) dan (5).
Bacalah puisi berikut!
Ku akui
selangkah aku rapat pada-Mu
seribu langkah Kau rapat padauk
aku lakukan kesalahan berulang
kau tetap memaafkanku
pada-Mu aku bersujud
ampunilah aku
Puisi tersebut berisikan tentang nilai ….
kemanusiaan
agama
budaya
sosial
Bacalah puisi berikut!
Anak yang Angkuh
Karya W.S. Rendra
Betapa dinginnya air Sungai
Dinginnya! Dinginnya!
Betapa dinginnya daging duka
Yang membaluti tulang-tulangku
Puisi tersebut menimbulkan citraan ….
penglihatan.
perabaan.
penciuman.
pendengaran.
Bacalah puisi berikut!
Di sepertiga malam,
Rintik hujan membangunkan aku dari lelap
Mataku terbuka
Tiba-tiba, aku rindu bercerita kepada Tuhan
Majas yang terkandung dalam kutipan puisi tersebut adalah ….
simile.
sarkasme.
personifikasi.
hiperbola.
Bacalah puisi berikut!
Ini dari kami bertiga
Pita hitam pada karangan bunga
Sebab kami ikut berduka
Bagi kakak yang ditembak mati
Siang tadi
Suasana yang terkandung dalam puisi tersebut adalah ….
marah.
sedih.
bingung.
gembira.
Bukan beta bijak berperi
pandai mengubah madahan syair
bukan beta budak negeri
mesti menurut undangan mair
Rima puisi di atas adalah ….
a a a a.
a b a b.
a b b a.
a a b b.
