Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Remedial UH BAB Teks Puisi

Total questions: 35

Worksheet time: 18mins

Name
Class
Date
1.

Bacalah puisi berikut dengan saksama!

 

Angin sore mengulur tangan

meraih lembah

menyeret sepi, ketika cintamu

tiada tumbuh di pusaran

warna bunga-bunga

langit dan

padamu: kuserahkan setangkai

kegelisahan menyusup

tangkai demi tangkai

 

Karya: Slamet Sukirnanto

 

Citraan yang terdapat pada larik yang dicetak miring adalah …

a)

pendengaran.

b)

penciuman

c)

penglihatan

d)

perasaan

2.

Bacalah puisi berikut dengan saksama!

 

Angin sore mengulur tangan

meraih lembah

menyeret sepi, ketika cintamu

tiada tumbuh di pusaran

warna bunga-bunga

langit dan

padamu: kuserahkan setangkai

kegelisahan menyusup

tangkai demi tangkai

 

Karya: Slamet Sukirnanto

 

Tema yang terdapat pada puisi tersebut adalah ....

a)

keindahan alam.

b)

kekecewaan seseorang.

c)

kegelisahan seseorang.

d)

kemarahan seseorang.

3.

Bacalah puisi berikut dengan saksama!

 

Anganku

Di kala perjalanan jauh

sejenak aku terhenti

banyak persimpangan di hadapanku

entah arah mana yang harus kutempuh

 

Kutengok ke sekelilingku

sepi,

hanya bulan yang syahdu merayu

kutertunduk malu

takmampu menatap waktu

 

Amanat atau pesan puisi tersebut adalah …

a)

kita senantiasa serius dalam menggapai cita-cita.

b)

kita harus berjalan jauh untuk menata kehidupan.

c)

janganlah bimbang dalam menentukan tujuan hidup.

d)

bila mengalami kesulitan, hendaklah jangan putus asa.

4.

Bacalah kutipan puisi berikut dengan saksama!

 

Sajadah Panjang

Karya: Taufik Ismail

Ada sajadah panjang terbentang

dari kaki buaian

sampai ke tepi kuburan hamba

kuburan hamba bila mati

 

Ada sajadah panjang terbentang

hamba tunduk dan sujud

di atas sajadah yang panjang ini

diselingi sekedar interupsi

 

Mencari rezeki, mencari ilmu

mengukur jalanan seharian

begitu terdengar suara azan

kembali tersungkur hamba

 

Ada sajadah panjang terbentang

hamba tunduk dan rukuk

hamba sujud dan tak lepas kening hamba

mengingat Dikau sepenuhnya

 

Suasana yang terdapat dalam puisi tersebut adalah ….

a)

rindu.

b)

hening.

c)

khidmat.

d)

haru.

5.

Bacalah kutipan puisi berikut dengan saksama!

 

Sajadah Panjang

Karya: Taufik Ismail

Ada sajadah panjang terbentang

dari kaki buaian

sampai ke tepi kuburan hamba

kuburan hamba bila mati

 

Ada sajadah panjang terbentang

hamba tunduk dan sujud

di atas sajadah yang panjang ini

diselingi sekedar interupsi

 

Mencari rezeki, mencari ilmu

mengukur jalanan seharian

begitu terdengar suara azan

kembali tersungkur hamba

 

Ada sajadah panjang terbentang

hamba tunduk dan rukuk

hamba sujud dan tak lepas kening hamba

mengingat Dikau sepenuhnya

 

Makna lambang kata sajadah dalam puisi tersebut adalah ….

a)

kehidupan di dunia.

b)

waktu untuk salat.

c)

tempat untuk salat.

d)

kesempatan beramal.

6.

1Bacalah puisi berikut dengan saksama!

 

Di Remang Malam

Di remang malam, kusabdakan biru wajahmu

sebiru langit pada rekah Cahaya

agar setiap gerimis berbau wajahmu, yang anggun untuk semesta

 

Wahai rindu pada langit-langit hati

biar engkau tahu

bahwa sebuah maklumat kerinduan

juga akan ….

tentang gerimis dan suara halus

yang memanggil angin

di bukit-bukit persaksian

 

Kata yang tepat untuk melengkapi bait ke-2 puisi tersebut adalah ….

a)

bercerita.

b)

berdamai.

c)

bermuara.

d)

bercengkrama.

7.

Cermatilah puisi berikut!

 

Laut

Karya: Ratna Ningrum

Di bibir pantai ini

aku bersimpuh menatapmu

biru laut-Mu

decak kagumku atas ciptaan-Mu

Aku enggan melangkah

pesona keindahanmu menahanku beranjak

'tuk tetap bersamamu.

 

Majas yang terdapat pada larik yang dicetak miring adalah ….

a)

hiperbola.

b)

metafora.

c)

personifikasi.

d)

simile.

8.

Bacalah puisi berikut dengan saksama!

 

Pagiku hilang sudah melayang

hari mudaku sudah pergi

sekarang petang sudah membayang

batang usiaku sudah tinggi

 

Karya: Ali Hasjmi

 

Maksud puisi tersebut adalah ….

a)

manfaatkan masa muda sebaik mungkin agar tidak ada penyesalan di kemudian hari.

b)

menyesal sudah menjadi hal yang biasa.

c)

masa muda adalah saat untuk bersenang-senang.

d)

usia tua merupakan saat yang tepat untuk menyesali apa yang sudah terjadi.

9.

Bacalah puisi berikut dengan saksama!

 

….

ketika mendengar kabar kepergianmu

Engkau adalah guru-guruku

yang mengajarkanku bagaimana memandang

dunia kecilku

bagaimana menjadi seorang ibu

bagaimana menjadi seorang istri

 

Kalimat bermajas untuk mengawali kutipan puisi tersebut adalah ….

a)

gemuruh ombak menakutkanku.

b)

suara ombak terdengar dari jauh.

c)

gemuruh ombak berteriak duka.

d)

suara ombak mengejutkanku.

10.

Bacalah puisi berikut dengan saksama!

 

Secangkir kopi pahit

Karya: Wilena Reyadilin Clara Ashari

 

Sore hari yang begitu sunyi

secangkir kopi americano tersaji

aku menyeru punya dan merasakan betapa pahitnya kopi itu

tetapi nyatanya kopi itu tak sepahit

seperti kehidupanku setelah tak bersamamu lagi.

Majas yang terdapat pada larik yang bercetak miring adalah ….

a)

hiperbola.

b)

metafora.

c)

personifikasi.

d)

simile.

11.

Bacalah puisi berikut dengan saksama!

 

Mencintai seperti Hujan

Karya: Annisa Ramadhani

 

Kita bagaikan hujan

Yang menyampaikan cerita lewat badainya

Semakin banyak badai yang menimpa, semakin kuat kita bertahan

 

Kenangan buruklah yang banyak mampir ketika hujan

Yakinkan hatimu, semestaku

Setelah hujan, akan ada pelangi yang mewarnai kisah kita

 

Majas yang terdapat pada larik yang bercetak miring adalah ….

a)

metafora.

b)

hiperbola.

c)

repetisi

d)

personifikasi.

12.

Bacalah puisi berikut dengan saksama!

 

Saat senja menari diufuk barat

Kisah kita terpilin dalam benang waktu

Persahabatan, sinar yang tak pernah redup

Serperti bintang, bersinar dimalam hari kelam

 

Kau dan aku, satu jiwa yang bersatu

Bagaikan sajak yang abadi terukir

Persahabatan, pelukan hangat di dinginnya dunia

Tak pernah pudar,selamanya terjaga

 

Karya: Anjali Nisya Najwandari

 

Majas simile dalam puisi tersebut terdapat pada larik ….

a)

Gabungan larik 1 dan 2

b)

Gabungan larik 2 dan 3

c)

Gabungan larik 5 dan 6

d)

Gabungan larik 7 dan 8

13.

Bacalah puisi berikut dengan saksama!

 

Semilir angin menghempaskan ku dari hidup mu

Gemuruh petir mengekspresikan perasaan ku

Sepi nya malam ini mengisi kekosongan hatiku

Aku memandang langit mendung di taman

 

Membayangkan dirimu yang bagaikan

Bunga matahari yang tumbuh dengan indah

Dengan aroma yang harum dan lembut

Membuat diriku tidak berpaling untuk memikirkan mu

 

Karya: Gania Dewi Bestari

 

Majas yang terdapat pada larik yang bercetak miring adalah ….

a)

hiperbola.

b)

metafora.

c)

personifikasi.

d)

simile.

14.

Bacalah puisi berikut dengan saksama!

 

 

Rumah

Karya: Keiyla Fatiya Hanna

Bagiku rumah bukan

Hanya sebuah bangunan

 

Bagiku rumah bukan

Hanya sebuah tempat untuk singgah

 

Bagiku rumah adalah

Tempat ternyaman

 

Bagiku rumah adalah

Tempat untuk pulang

 

Dan bagiku rumah

Adalah keluargaku

 

Majas yang dominan dalam kutipan puisi tersebut adalah ….

a)

metafora.

b)

simile.

c)

repetisi

d)

personifikasi.

15.

Bacalah puisi berikut dengan saksama!

 

Angan yang Bisu

Karya: Mikhabil Keisya

 

Aku ingin mencintaimu dalam diam, karena dalam diam tak ada penolakan

Aku ingin mencintaimu dalam hening, karena hening tak membawakan kepedihan

Aku ingin mencintaimu dalam bebas, karena dalam bebas yang memiliki mu hanyalah aku

 

Biarlah hujan yang tahu, bagaimana cinta ku padamu

Biarlah angin yang tahu, apa yang ingin ku katakan padamu

Biarlah Tuhan yang tahu, isi doa ku kepadamu

Mencintai memanglah mudah

karena yang sulit adalah saling.

 

Citraan yang dominan muncul di dalam kutipan puisi tersebut adalah ….

a)

Penglihatan

b)

Perabaan

c)

Penciuman

d)

Perasaan

16.

Bacalah puisi berikut dengan saksama!

 

Bulankau

Karya: Kennard R.F.

 

Saat diteras rumah

Aku melihat bulan yang begitu cantik dan terang

Dan ada bintang yang mengelilingi nya

 

Aku pun merenungkan tentang kau

Mengapa begitu?

Karena engkau cantiknya sama seperti bulan yang kulihat

 

Kata konkret yang terdapat pada puisi tersebut adalah …

a)

cantik, terang, rumah

b)

rumah, bintang, terang

c)

rumah, bulan, bintang

d)

seperti, rumah, engkau

17.

Bacalah puisi berikut dengan saksama!

 

Kisah

Karya: M. Raisya

 

Dalam keheningan malam yang datang menyapa,

Kegelisahan menari menyampaikan kabar.

Dalam fikiran yang berkabut,

Rasa takut menyelinap datang secara perlahan.

Emosi yang labil tersapu di tengah lautan,

….

Selalu terperangkap dalam sebuah buku yang sama,

Berusaha mencari kedamaian dalam kekacauan yang menghantui.

Rasa penasaran selalu ingin mengetahui akhir cerita ini,

Namun angin telah membawa sang jawaban pergi.

 

Kelimat bermajas yang tepat untuk melengkapi rumpang puisi tersebut adalah …

a)

Sebagai ungkapan atas isi perasaan yang tak lega

b)

Terombang-ambing oleh badai perasaan yang mengganas

c)

Ketahuilah bahwa perasaan pada diri ini sementara

d)

Pasti rasa dan derita akan selalu tetap bersama

18.

Bacalah puisi berikut dengan saksama!

 

Sajak Kita

Karya: Sutoyo

 

Dik, pagi kita cerah

….

Akankah hari ini kita indah

Dik, jika senja kita merah

Mungkinkah malam benderang dengan sinar mentari

Dik, rimba kita gersang Sanggupkah kita menadah hujan-Nya

Kelak kita Dia curahkan diam-diam

 

Kalimat bermajas yang tepat untuk melengkapi rumpang puisi tersebut adalah …

a)

Malam begitu indah

b)

Pasti bahagia dan derita tetap ada

c)

Jangan lupa hidup ini sementara

d)

Adakah rumah yang ramah untuk kita

19.

Bacalah puisi berikut dengan saksama!

 

CANDRA

Karya: Sanusi Pane

 

Badan yang kuning-muda sebagai kencana,

Berdiri lurus di atas reta bercahaya,

Dewa Candra keluar dari istananya

Termenung menuju Barat jauh di sana

 

Panji berkibar di tangan kanan,tangan kiri

Memimpin kuda yang bernapaskan nyala;

Begitu dewa melalui cakrawala,

 

Kata konotatif yang tidak terdapat dalam kutipan puisi tersebut adalah

a)

Nyala.

b)

Kuda

c)

Di sana.

d)

Cakrawala.

20.

Bacalah puisi berikut dengan saksama!

 

Doa

Karya: Chairil Anwar

 

Tuhanku

Dalam termangu

Aku masih menyebut nama-Mu

Biar susah sungguh

Mengingat Kau penuh seluruh

CayaMu panas suci

Tinggal kerlip lilin di kelam sunyi

 

Tuhanku

Aku hilang bentuk

Remuk

Tuhanku

Aku mengembara di negeri asing

Tuhanku

Di pintu-Mu aku mengetuk

Aku tidak bisa berpaling

 

Suasana yang terlihat dari puisi di atas adalah ….

a)

hening.

b)

sedih

c)

pasrah.

d)

khusyuk.

21.

Perhatikan teks pusi berikut!

 

Doa

 

Tuhan. Beri aku kekuatan

Menguasai diri sendiri, kesunyian

Dan keserakahan.

Beri aku petunjuk selalu

Untuk memilih jalan-Mu, keridoan-Mu,

Amin

 

Berikut ini adalah pesan yang tersirat salam puisi tersebut, kecuali ….

a)

Manusia hendaknya selalu berdoa kepada Tuhan.

b)

Manusia hendaknya senantiasa mendekatkan diri pada Tuhan.

c)

Manusia harus selalu memohon petunjuk kepada Tuhan agar diberi jalan yang benar.

d)

Manusia hendaknya selalu memohon kekuatan agar dapat mengalahkan apa saja.

22.

Bacalah kutipan teks puisi berikut!

 

Demi buah cinta yang terindah

Dia meradang, dia mengerang dengan bangganya

Wahai dunia tau kah engkau

Siapa wanita yang terhebat itu

Dia... Ibuku

 

Amanat yang terkandung dalam puisi tersebut adalah ….

a)

setiap anak adalah hal yang paling disayangi oleh ibu.

b)

penderitaan ibu saat melahirkan seorang anak.

c)

anak adalah kebanggaan dan harapan seorang ibu.

d)

penghargaan yang tertinggi seorang anak adalah kepada ibunya.

23.

Bacalah kutipan teks puisi berikut!

 

Ialah Guruku

Pahlawan tanpa tanda jasa

Yang giat mendidik ku

Yang membekali ku ilmu

Dengan sabar dan tulus

Senyummu memberikan semangat bagi kami

Untuk Menyongsong masa depan yang lebih baik.

 

Makna yang terkandung dalam kutipan puisi tersebut adalah ….

 

a)

setiap guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa.

b)

perjuangan guru untuk membantu masa depan siswa.

c)

kegiatan guru untuk mengajar secara sabar dan tulus.

d)

masa depan siswa ada ditangan seorang guru.

24.

Bacalah kutipan teks puisi berikut!

 

Tuhan telah menegurmu dengan cukup sopan

Lewat perut anak-anak yang kelaparan

Tuhan telah menegurmu dengan sopan

Lewat semayup suara azan

 

Pengimajinasian dalam kutipan teks puisi tersebut adalah ….

a)

pendengaran.

b)

penciuman.

c)

perasaan.

d)

gerakan.

25.

Bacalah kutipan teks puisi berikut!

Sebagai seorang bocah

yang menyeret kereta dari kulit jeruk

kita berjalan dalam rinai hujan

menjalin kenangan yang suka; masa kecil

 

Tema yang sesuai dengan kutipan teks puisi tersebut adalah ….

a)

kegembiraan pada masa kanak-kanak.

b)

mengenang masa kanak-kanak.

c)

berjalan-jalan di waktu hujan.

d)

bermain kereta kulit jeruk.

26.

Bacalah kutipan teks puisi berikut!

(1) Pulanglah wahai kepodang

(2) (....)

(3) Si anak meraba punggung dan pantatnya

(4) Pukulan si bapak menimbulkan dendam

 

Baris bermajas personifikasi yang sesuai untuk melengkapi baris kedua pada puisi tersebut adalah ….

a)

Di luar angin berhembus kencang.

b)

Di luar banyak orang berkeliaran.

c)

Di luar banyak pohon yang tumbang.

d)

Di luar angin menari berputar-putar.

27.

Terjadinya penyerangan Israel ke Jalur Gaza menimbulkan dampak lain seperti hancurnya kota dan menewaskan banyak korban yang tidak berdosa terutama anak-anak.

 

Puisi yang berisikan peristiwa sesuai dengan ilustrasi tersebut adalah …

a)

Gedung-gedung porak-poranda

terkepung angin puting beliung

mereka menangis karena pilu

melihat banyak korban yang tidak berdosa.

b)

Mereka murka karena dunia

Jalur Gaza sasarannya

banyak korban tidak berdosa

kota hancur porak-poranda.

c)

Murka semakin mengganas

dunia porak-poranda

petaka menimpa nyawa tak berdosa

kezaliman umat di dunia.

d)

Kini kehancuran menimpa planet bumi

dunia menangis karena nyeri

banyak mata menjadi saksi

korban bergelimpangan tak terperi.

28.

Bacalah puisi berikut!

Sebuah jendela kaca membentang dunia lama

dalam suram dari murung senja

bersama ketukan jari hujan

dan di hati bangkit kemanisan

yang berakhir negeri sendiri

yang lalu tak kan surut lagi

 

Amanat yang terkandung dalam kutipan puisi tersebut adalah ….

a)

janganlah suka bermain air hujan.

b)

janganlah terlalu memikirkan masa lalu.

c)

janganlah masalah disimpan dalam hati.

d)

janganlah membiarkan jendela terbuka.

29.

Bacalah kutipan teks puisi berikut!

….

Angin seolah ingin bicara pada kita

Jangan kau pergi ke barat laut

Kelak badai akan menghampiri kita

Hancur, luluh lantahlah kapal kita

….

 

Majas yang terkandung dalam kutipan puisi tersebut adalah ….

a)

personifikasi.

b)

metafora.

c)

simbolik.

d)

ironi.

30.

Bacalah puisi berikut!

April

(Tjahyono)

….

(1) Segelas susu dan roti bakar tentu bukan saja

(2) memulai karena ini adalah tengah perjalanan yang tak akan

(3) memungkinkan kamu berhenti

(4) Masa depan adalah kepak merpati, duniamu sendiri itu,

(5) Memulas langit dengan kuas tenaga dan cinta

 

Larik-larik puisi tersebut yang memiliki rima akhir sama adalah ….

a)

(1) dan (3).

b)

(3) dan (4).

c)

(2) dan (4).

d)

(1) dan (5).

31.

Bacalah puisi berikut!

Ku akui

selangkah aku rapat pada-Mu

seribu langkah Kau rapat padauk

aku lakukan kesalahan berulang

kau tetap memaafkanku

pada-Mu aku bersujud

ampunilah aku

 

Puisi tersebut berisikan tentang nilai ….

a)

kemanusiaan

b)

agama

c)

budaya

d)

sosial

32.

Bacalah puisi berikut!

Anak yang Angkuh

 Karya W.S. Rendra

Betapa dinginnya air Sungai

Dinginnya! Dinginnya!

Betapa dinginnya daging duka

Yang membaluti tulang-tulangku

 

Puisi tersebut menimbulkan citraan ….

a)

penglihatan.

b)

perabaan.

c)

penciuman.

d)

pendengaran.

33.

Bacalah puisi berikut!

Di sepertiga malam,

Rintik hujan membangunkan aku dari lelap

Mataku terbuka

Tiba-tiba, aku rindu bercerita kepada Tuhan

 

Majas yang terkandung dalam kutipan puisi tersebut adalah ….

a)

simile.

b)

sarkasme.

c)

personifikasi.

d)

hiperbola.

34.

Bacalah puisi berikut!

Ini dari kami bertiga

Pita hitam pada karangan bunga

Sebab kami ikut berduka

Bagi kakak yang ditembak mati

Siang tadi

 

Suasana yang terkandung dalam puisi tersebut adalah ….

a)

marah.

b)

sedih.

c)

bingung.

d)

gembira.

35.

Bukan beta bijak berperi

pandai mengubah madahan syair

bukan beta budak negeri

mesti menurut undangan mair

 

Rima puisi di atas adalah ….

a)

a a a a.

b)

a b a b.

c)

a b b a.

d)

a a b b.