wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

STS INFORMATIKA KELAS 7

Total questions: 15

Worksheet time: 1hrs 15mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan berpikir komputasional?

a)

Kemampuan untuk memecahkan masalah tanpa menggunakan komputer.

b)

Proses berpikir yang tidak melibatkan logika atau sistematis.

c)

Kemampuan untuk memecahkan masalah dengan cara yang sistematis dan logis, mirip dengan cara komputer memproses informasi.

d)

Kemampuan untuk memecahkan masalah dengan cara acak dan tidak terstruktur.

2.

Mengapa berpikir komputasional penting dalam dunia teknologi?

a)

Sistem kompleks tidak memerlukan pemodelan

b)

Berpikir komputasional tidak relevan dalam dunia teknologi

c)

Berpikir komputasional memungkinkan pemecahan masalah kompleks, pengembangan algoritma efisien, dan pemodelan sistem yang kompleks.

d)

Algoritma tidak diperlukan dalam pengembangan teknologi

3.

Bagaimana langkah-langkah dalam memecahkan masalah dengan berpikir komputasional?

a)

Menyusun algoritma sebelum memahami masalah

b)

Langkah-langkah dalam memecahkan masalah dengan berpikir komputasional adalah: 1. Memahami masalah. 2. Merumuskan masalah. 3. Merancang algoritma. 4. Menerjemahkan algoritma ke dalam bahasa pemrograman. 5. Implementasi dan pengujian solusi. 6. Analisis dan perbaikan solusi.

c)

Tidak melakukan analisis dan perbaikan solusi setelah implementasi

d)

Menerjemahkan masalah ke dalam bahasa pemrograman sebelum merumuskan masalah

4.

Apa peran algoritma dalam berpikir komputasional?

a)

Algoritma tidak berpengaruh dalam berpikir komputasional

b)

Algoritma memberikan panduan tentang bagaimana komputer harus berpikir dan bertindak dalam menyelesaikan masalah.

c)

Algoritma hanya digunakan untuk menghias tampilan komputer

d)

Algoritma membuat komputer menjadi lebih lambat dalam menyelesaikan masalah

5.

Berikan contoh penerapan berpikir komputasional dalam kehidupan sehari-hari.

a)

Penggunaan coding dalam olahraga sehari-hari

b)

Penggunaan algoritma pada aplikasi kesehatan untuk memasukkan data pasien

c)

Penggunaan algoritma pada aplikasi navigasi untuk menentukan rute tercepat saat berkendara.

d)

Penggunaan berpikir komputasional dalam memasak makanan

6.

Apa yang dimaksud dengan dekomposisi dalam berpikir komputasional?

a)

Proses memecah masalah besar menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih mudah dipecahkan.

b)

Menyelesaikan masalah tanpa memecahnya terlebih dahulu

c)

Mengabaikan masalah-masalah kecil dan langsung menyelesaikan masalah besar

d)

Menggabungkan masalah-masalah kecil menjadi satu masalah besar

7.

Mengapa pola dan abstraksi penting dalam berpikir komputasional?

a)

Pola dan abstraksi membantu mengidentifikasi masalah yang sama dengan solusi yang sama serta memungkinkan generalisasi.

b)

Pola dan abstraksi hanya mempersulit pemecahan masalah.

c)

Pola dan abstraksi tidak memiliki peran dalam berpikir komputasional.

d)

Pola dan abstraksi tidak relevan dalam konteks berpikir komputasional.

8.

Bagaimana cara menguji kebenaran suatu solusi dalam berpikir komputasional?

a)

Menggunakan solusi tanpa memahami algoritma yang digunakan

b)

Mengabaikan hasil keluaran dan hanya fokus pada input

c)

Mengandalkan intuisi tanpa melakukan pengujian

d)

Melakukan uji coba atau eksperimen terhadap solusi dengan berbagai jenis input, termasuk pengujian batas dan kasus ekstrem, serta memverifikasi hasil keluaran dengan ekspektasi yang diharapkan.

9.

Apa yang dimaksud dengan iterasi dalam berpikir komputasional?

a)

Proses pengulangan instruksi hanya dilakukan satu kali

b)

Iterasi adalah proses menghentikan program secara tiba-tiba

c)

Iterasi tidak berhubungan dengan pengulangan perintah

d)

Proses pengulangan instruksi atau perintah secara berulang kali untuk mencapai tujuan tertentu.

10.

Bagaimana cara mengoptimalkan solusi dalam berpikir komputasional?

a)

Tidak melakukan uji coba dan debugging

b)

Menggunakan algoritma yang paling rumit

c)

Memahami permasalahan, membuat algoritma efisien, menggunakan struktur data yang tepat, menganalisis kompleksitas, uji coba dan debugging.

d)

Mengabaikan analisis kompleksitas

11.

Mengapa pemecahan masalah dengan berpikir komputasional membutuhkan kreativitas?

a)

Karena masalah sederhana tidak memerlukan pemikiran kreatif

b)

Karena solusi konvensional sudah cukup untuk masalah kompleks

c)

Karena berpikir komputasional tidak melibatkan proses kreatif

d)

Karena masalah kompleks memerlukan pendekatan yang tidak konvensional dan solusi inovatif.

12.

Apa perbedaan antara berpikir komputasional dan pemrograman?

a)

Berpikir komputasional adalah proses menulis kode program, sedangkan pemrograman adalah proses pemecahan masalah tanpa harus menulis kode program

b)

Berpikir komputasional tidak melibatkan algoritma dan logika komputasi, sedangkan pemrograman melibatkan kedua hal tersebut

c)

Berpikir komputasional hanya berfokus pada bahasa pemrograman tertentu, sedangkan pemrograman melibatkan berbagai bahasa pemrograman

d)

Berpikir komputasional adalah proses pemecahan masalah dengan pendekatan algoritma dan logika komputasi tanpa harus menulis kode program, sedangkan pemrograman adalah implementasi dari algoritma dan logika komputasi ke dalam bahasa pemrograman tertentu.

13.

Bagaimana cara mengembangkan keterampilan berpikir komputasional?

a)

Tidak berlatih memecahkan masalah dengan algoritma

b)

Mengikuti kursus atau pelatihan umum yang tidak berkaitan

c)

Mempelajari konsep dasar pemrograman, berlatih memecahkan masalah dengan algoritma, mengikuti kursus atau pelatihan khusus, serta terus berlatih dan mengasah kemampuan.

d)

Mengabaikan pemahaman dasar pemrograman

14.

Menempatkan semua file sistem di folder Windows, file program di folder program files, file data di folder My documents dan file pendukung di drive terpisah merupakan contoh dari ...

a)

Abstraksi

b)

Pengenalan pola

c)

Berpikir komputasional

d)

Algoritma

15.

Mengapa berpikir komputasional dianggap sebagai keterampilan penting di abad ke-21?

a)

Algoritma tidak diperlukan dalam pemecahan masalah kompleks

b)

Keterampilan komputasi tidak berdampak pada dunia yang terhubung

c)

Kemampuan untuk memecahkan masalah kompleks, mengembangkan algoritma, dan memahami data menjadi keterampilan yang sangat dibutuhkan dalam dunia yang semakin terhubung dan didorong oleh teknologi.

d)

Kemampuan untuk memahami data tidak relevan di era digital