wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Sengketa Ambalat

Total questions: 61

Worksheet time: 53mins

Name
Class
Date
1.

Hakikat dari sengketa wilayah blok ambalat antar layah blok ambalat antara Indonesia dan Malaysia ad a Indonesia dan Malaysia adalah…

a)

Menjaga agar konflik tidak meluas

b)

Memelihara hubungan baik kedua Negara

c)

Menjaga keamanan wilayah ASEAN

d)

Merefleksikan tentang bagaimana cara menyelesaikan konflik tersebut

e)

Menjaga keamanan bersama

2.

Regulasi yang mengatur tentang wilayah Indonesia dan pedoman penegasan batas daerah adalah

a)

Permendagri No. 43 Tahun 2012

b)

Permendagri No. 76 Tahun 2009

c)

Permendagri No. 76 Tahun 2008

d)

Permendagri No. 76 Tahun 2012

e)

Permendagri No. 43 Tahun 2009

3.

Pada tanggal 27 Oktober 1969 Indonesia dan Malaysia menyelesaikan sengketa blok Ambalat. Perjanjian apakah yang menyelesaikan sengketa blok ambalat tersebut..

a)

Perjanjian Linggarjati

b)

Perjanjian Renville

c)

Perjanjian Saragosa

d)

Perjanjian Tapal Batas Landas Kontingen

e)

Perjanjian Indonesia dan Malaysia

4.

Fakta yang menguatkan Indonesa bahwa Blok Ambalat berada dalam kedaulatan Indonesia adalah

a)

Gugusan Sulawesi

b)

Wilayah lempeng Kalimantan

c)

Ambalat merupakan kelanjutan alamiah dari lempeng benua Kalimantan

d)

Ambalat meripakan wilayah yang ada di Kalimantan

e)

Ambalat milik Indonesia

5.

Apa yang dilakukan oleh Presiden Indonesia melalui Presiden SBY pada saat itu untuk menyelesaikan konflik sengketa Ambalat ?

a)

De-eskalasi

b)

Eksekusi

c)

Edukasi

d)

Deklarasi

e)

Reformasi

6.

Apa yang menguatkan Malaysia dalam mengklaim kepemilikan Blok Ambalat …

a)

Hasil Keputusan Perundingan ASEAN Tahun 2002

b)

Hasil keputusan Mahkamah Internasional (International Court of Justice) No. 102 Tahun 2002

c)

Hasil Keputusan Perjanjian Indonesia dan Malaysia Tahun 2002

d)

Hasil Keputusan UNCLOS Tahun 1982

e)

Hasil Keputusan Perdana Menteri Malaysia Abdullah Ahmad Badawi tahun 2002

7.

Alasan internasional yang merujuk pada UNCLOS 1982, bahwa larangan bagi Malaysia tdak diperbolehkan menarik garis pangkal laut dari pulau Sipadan dan Ligitan adalah..

a)

Malaysia berbentuk kerajaan

b)

Malaysia bukan negara kesatuan

c)

Malaysia sebagai negara maritim

d)

Malaysia bukan negara maritime

e)

Malaysia bukan negara Kepulauan

8.

Malaysia seringkali melakukan pelanggaran terhadap kedaulatan NKRI, salah satu pelanggaran wilayah yang dilaukan oleh Malaysia pada tahun 2005 adalah …

a)

Mengumumkan blok ND-6 dan ND-7 sebagai wilayah (konsensi) perminyakan baru di bagian Ambalat Barat

b)

Mendeklarasikan seluruh wilayah pulau kalimantan sebagai wilayah Malaysia

c)

Mengumumkan blok ND-6 dan ND-7 sebagai wilayah (konsensi) perminyakan baru di bagian Ambalat Timur

d)

Mendeklarasikan seluruh wilayah pulau seulawesi sebagai bagian dari wilayah Malaysia

e)

Mendeklarasikan seluruh wilayah pulau sumatera sebagai wilayah Malaysia

9.

Presiden Indonesa memilih untuk menyelesaikan konflik sengketa dengan Malaysia melalui cara damai dengan berbagai pertimbangan, salah satu pertimbangan penyelesaian konflik Indonesia dengan Malaysia adalah

a)

Kedekatan kultur atau budaya Indonesia dengan Malaysia

b)

Mata uang Indonesia lebih rendah daripada mata uang Malaysia

c)

Wilayah Malaysia lebih kecil daripada wilayah Indonesia

d)

Malaysia merupakan negara federal

e)

Indonesia merupakan Negara kesatuan

10.

Satu kesatuan wilayah daratan, perairan pedalaman, serta ruang udara diatasnya, termasuk seluruh sumber kekayaan yang terkandung di dalamnya merupakan salah satu unsur Negara yang diatur pada..

a)

Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2008

b)

Pasal 2 angka 1 Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2008

c)

Pasal 1 angka 2 Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2008

d)

Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2001

e)

Pasal 2 angka 2 Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2008

11.

1.      Apa yang menjadi alasan utama terjadinya sengketa wilayah Blok Ambalat antara Indonesia dan Malaysia?

a)

Kesalahpahaman mengenai batas wilayah kedua negara

b)

Keinginan untuk memperoleh kekayaan alam, terutama minyak bumi

c)

Tidak adanya regulasi hukum yang mengatur batas wilayah secara jelas

d)

Pertikaian budaya dan sosial antara Indonesia dan Malaysia

e)

Penyelundupan barang ilegal di wilayah perbatasan Blok Ambalat

12.

2.      Berdasarkan data yang disajikan, berapa kali pelanggaran yang dilakukan oleh Malaysia terhadap wilayah NKRI, termasuk di Blok Ambalat, hingga tahun 2012?

a)

38 Kali

b)

62 Kali

c)

143 Kali

d)

104 Kali

e)

475 Kali

13.

3.      Mengapa Indonesia dan negara-negara lain, seperti Inggris, Thailand, China, Filipina, Singapura, dan Vietnam, memberikan protes terhadap klaim Malaysia terhadap Blok Ambalat?

a)

Klaim Malaysia tidak memiliki dasar hukum yang sah

b)

Negara-negara tersebut memiliki kepentingan ekonomi di Blok Ambalat

c)

Indonesia merasa sebagai pemilik sah wilayah tersebut

d)

Klaim Malaysia melanggar ketentuan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)

e)

Negara-negara tersebut ingin memperluas wilayahnya ke Blok Ambalat

14.

Apa yang menjadi pertimbangan pemerintah Indonesia, khususnya pada masa pemerintahan Presiden SBY, untuk memilih jalur diplomasi dan kerjasama damai dalam mengakhiri sengketa Blok Ambalat dengan Malaysia?

a)

Kedekatan kultur dan hubungan bilateral yang baik dengan Malaysia

b)

Keinginan untuk menghindari konflik terbuka dengan negara tetangga

c)

Keharusan untuk menarik pasukan militer demi perdamaian

d)

Adanya deklarasi Djuanda 1957 sebagai dasar hukum klaim wilayah

e)

Minimnya dukungan masyarakat untuk konflik dengan Malaysia

15.

Bagaimana peran International Court of Justice dalam menyelesaikan sengketa wilayah antara Indonesia dan Malaysia, khususnya dalam kasus Blok Ambalat?

a)

Memberikan keputusan yang menguntungkan bagi Indonesia

b)

Memfasilitasi negosiasi antara kedua negara untuk mencapai kesepakatan

c)

Membuat perjanjian tapal batas landas kontinen antara Indonesia dan Malaysia

d)

Memutuskan bahwa Blok Ambalat sepenuhnya menjadi hak milik Indonesia

e)

Menetapkan Malaysia sebagai pemenang klaim wilayah Blok Ambalat

16.

Berdasarkan hasil Keputusan Mahkamah Internasional (International Court of Justice) No. 102 Tahun 2002, mengapa Malaysia melakukan klaim terhadap kepemilikan Blok Ambalat...

a)

Kedekatan budaya dengan Indonesia

b)

Berdasarkan deklarasi Djuanda 1957

c)

Klaim sebagai negara kepulauan

d)

Berdasarkan UNCLOS 1982

e)

Kedaulatan atas Pulau Sipadan dan Pulau Ligitan

17.

Apa yang menjadi prinsip dan keyakinan Indonesia dalam menganggap Blok Ambalat berada dalam kedaulatannya?

a)

Kedekatan kultur dengan Malaysia

b)

Hasil keputusan Mahkamah Internasional

c)

Kedaulatan atas Pulau Sipadan dan Pulau Ligitan

d)

Blok Ambalat merupakan kelanjutan alamiah dari lempeng benua Kalimantan

e)

Deklarasi Djuanda 1957

18.

Implikasi apa yang timbul dari hasil Keputusan Mahkamah Internasional No. 102 Tahun 2002 terhadap klaim Malaysia terhadap Blok Ambalat?

a)

Indonesia kehilangan hak kepemilikan atas Blok Ambalat

   

    

b)

Malaysia harus menarik klaimnya terhadap Blok Ambalat

c)

     Sengketa wilayah antara Indonesia dan Malaysia berakhir

d)

Ketegangan antara Indonesia dan Malaysia meningkat

e)

Blok Ambalat menjadi wilayah netral

19.

Bagaimana Indonesia mengakhiri perselisihan sengketa Blok Ambalat dengan Malaysia?

a)

Melakukan konflik terbuka

b)

Membatalkan Deklarasi Djuanda 1957

c)

Melakukan klaim sepihak sebagai negara kepulauan

d)

Membentuk aliansi dengan negara-negara tetangga

e)

    Menggunakan jalur diplomasi dan de-eskalasi

20.

Berdasarkan UNCLOS 1982, apa yang menjadi kewenangan negara kepulauan seperti Indonesia dalam menarik garis pangkal laut dari pulau-pulau di wilayahnya?

a)

Hanya diperbolehkan menarik pangkal biasa (normal baselines) 

b)

Tidak diperbolehkan menarik garis pangkal laut

c)

Diperbolehkan menarik garis pangkal laut dari pulau-pulau tetapi dengan batasan tertentu

d)

Diperbolehkan menarik garis pangkal laut dari seluruh pulau di wilayah negara kepulauan

e)

     Tidak ada ketentuan khusus mengenai garis pangkal laut bagi negara kepulauan

21.

Berdasarkan materi yang disajikan, apa yang menjadi alasan utama terjadinya sengketa wilayah Blok Ambalat antara Indonesia dan Malaysia?

a)

  Kesalahpahaman mengenai batas wilayah kedua negara

b)

Keinginan untuk memperoleh kekayaan alam, terutama minyak bumi

c)

Tidak adanya regulasi hukum yang mengatur batas wilayah secara jelas

d)

Pertikaian budaya dan sosial antara Indonesia dan Malaysia

e)

Penyelundupan barang ilegal di wilayah perbatasan Blok Ambalat

22.

Berdasarkan data yang disajikan, berapa kali pelanggaran yang dilakukan oleh Malaysia terhadap wilayah NKRI, termasuk di Blok Ambalat, hingga tahun 2012?

a)

38 kali

b)

62 kali

c)

143 kali

d)

104 kali

e)

475 kali

23.

Mengapa Indonesia dan negara-negara lain, seperti Inggris, Thailand, China, Filipina, Singapura, dan Vietnam, memberikan protes terhadap klaim Malaysia terhadap Blok Ambalat?

a)

Klaim Malaysia tidak memiliki dasar hukum yang sah

  

b)

Negara-negara tersebut memiliki kepentingan ekonomi di Blok Ambalat

c)

  Indonesia merasa sebagai pemilik sah wilayah tersebut

d)

  Klaim Malaysia melanggar ketentuan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)

e)

Negara-negara tersebut ingin memperluas wilayahnya ke Blok Ambalat

24.

Apa yang menjadi pertimbangan pemerintah Indonesia, khususnya pada masa pemerintahan Presiden SBY, untuk memilih jalur diplomasi dan kerjasama damai dalam mengakhiri sengketa Blok Ambalat dengan Malaysia?

a)

Kedekatan kultur dan hubungan bilateral yang baik dengan Malaysia

b)

Keinginan untuk menghindari konflik terbuka dengan negara tetangga

c)

Keharusan untuk menarik pasukan militer demi perdamaian

d)

Adanya deklarasi Djuanda 1957 sebagai dasar hukum klaim wilayah

e)

Minimnya dukungan masyarakat untuk konflik dengan Malaysia

25.

Bagaimana peran International Court of Justice dalam menyelesaikan sengketa wilayah antara Indonesia dan Malaysia, khususnya dalam kasus Blok Ambalat?

a)

Memberikan keputusan yang menguntungkan bagi Indonesia

b)

Memfasilitasi negosiasi antara kedua negara untuk mencapai kesepakatan

c)

Membuat perjanjian tapal batas landas kontinen antara Indonesia dan Malaysia

d)

Memutuskan bahwa Blok Ambalat sepenuhnya menjadi hak milik Indonesia

e)

Menetapkan Malaysia sebagai pemenang klaim wilayah Blok Ambalat

26.

Berdasarkan hasil Keputusan Mahkamah Internasional (International Court of Justice) No. 102 Tahun 2002, mengapa Malaysia melakukan klaim terhadap kepemilikan Blok Ambalat...

a)

Kedekatan budaya dengan Indonesia

 

b)

Berdasarkan Deklarasi Djuanda 1957

c)

Klaim sebagai negara kepulauan

d)

   Berdasarkan UNCLOS 1982

e)

Kedaulatan atas Pulau Sipadan dan Pulau Ligitan

27.

Apa yang menjadi prinsip dan keyakinan Indonesia dalam menganggap Blok Ambalat berada dalam kedaulatannya?

a)

Kedekatan kultur dengan Malaysia

b)

Hasil Keputusan Mahkamah Internasional

c)

  Kedaulatan atas Pulau Sipadan dan Pulau Ligitan

d)

Blok Ambalat merupakan kelanjutan alamiah dari lempeng benua Kalimantan

e)

Deklarasi Djuanda 1957

28.

Implikasi apa yang timbul dari hasil Keputusan Mahkamah Internasional No. 102 Tahun 2002 terhadap klaim Malaysia terhadap Blok Ambalat?

a)

Indonesia kehilangan hak kepemilikan atas Blok Ambalat

  

b)

  Malaysia harus menarik klaimnya terhadap Blok Ambalat

c)

Sengketa wilayah antara Indonesia dan Malaysia berakhir

d)

Ketegangan antara Indonesia dan Malaysia meningkat

e)

  Blok Ambalat menjadi wilayah netral

29.

Bagaimana Indonesia mengakhiri perselisihan sengketa Blok Ambalat dengan Malaysia?

a)

Melakukan konflik terbuka

   

b)

Membatalkan Deklarasi Djuanda 1957

c)

   Melakukan klaim sepihak sebagai negara kepulauan

d)

Membentuk aliansi dengan negara-negara tetangga

e)

Menggunakan jalur diplomasi dan de-eskalasi

30.

Berdasarkan UNCLOS 1982, apa yang menjadi kewenangan negara kepulauan seperti Indonesia dalam menarik garis pangkal laut dari pulau-pulau di wilayahnya?

a)

Hanya diperbolehkan menarik pangkal biasa (normal baselines)

 

b)

  Tidak diperbolehkan menarik garis pangkal laut

c)

Diperbolehkan menarik garis pangkal laut dari pulau-pulau tetapi dengan batasan tertentu

d)

  Diperbolehkan menarik garis pangkal laut dari seluruh pulau di wilayah negara kepulauan

e)

  Tidak ada ketentuan khusus mengenai garis pangkal laut bagi negara kepulauan

31.

Sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai kecintaannya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI tahun 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara.

Pernyataan tersebut merupakan pengertian ...

a)

Bela negara

b)

Sistem bela negara

c)

Pertahanan negara

d)

Sistem keamanan nasional

e)

Sistem pertahanan keamanan rakyat semesta

32.

Ancaman merupakan setiap usaha atau kegiatan baik dari dalam maupun dari luar negeri yang dinilai dapat membahayakan kedaulatan dan keutuhan wilayah suatu negara, serta juga dapat berbahaya bagi keselamatan bangsa dan warga negara. Bentuk ancaman terhadap negara ada beberapa macam, salah satunya yaitu ancaman di bidang militer. Yang termasuk ancaman dibidang militer yaitu....

a)

Perdagangan narkoba

b)

Banyaknya tindakan korupsi

c)

Agresi, spionase, dan sabotase

d)

Kegiatan imigrasi gelap/ilegal

e)

Penangkapan ikan di laut secara illegal

33.

Sengketa batas wilayah Blok Ambalat terjadi antara negara Indonesia dengan negara ............


a)

Singapura

b)

Jepang

c)

Australia

d)

Filiphina

e)

Malaysia

34.

Berikut metode penyelesaian yang dilakukan pemerintah dalam menyelesaikan sengketa batas wilayah Blok Ambalat, kecuali .....


a)

perundingan bilateral

b)

perang

c)

penetapan wilayah status quo

d)

penyelesaian oleh ASEAN

e)

pengadilan Mahkamah Internasional

35.

Apa bentuk dukunganmu terhadap langkah-langkah pemerintah dalam menyelesaikan sengketa batas wilayah?

a)

sebagai rakyat, hal itu bukan urusan saya, jadi saya diam saja

b)

pasrah saja pada keadaan yang ada

c)

saya melihat saja kemudian mengkritik yang dilakukan pemerintah

d)

menghargai berbagai keputusan yang sudah diambil pemerintah untuk menyelesaikan sengketa batas wilayah.

e)

menerima apa adanya tanpa melakukan tindakan

36.

Tugas negara juga melindungi wilayah ZEE yang merupakan batas wilayah laut suatu negara dari garis pantai yang luasnya …

a)

200 mil

b)

240 mil

c)

250 mil

d)

260 mil

e)

300 mil

37.

Pentingnya membangun kesadaran bela negara bagi bangsa Indonesia adalah dalam rangka …

a)

Menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa yang kuat dan disegani

b)

Menjamin kelangsungan sistem pemerintahan negara yang sedang berkuasa

c)

Mempertahankan keberadaan dan kelangsungan hidup bangsa Indonesia

d)

Menciptakan suasana hidup rukun, damai dan tentram antara pemeluk agama

e)

Membantu pemerintah dalam menciptakan sistem politik yang stabil dan kuat

38.

Pasal 58 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014, menyebutkan bahwa untuk mengelola kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara di wilayah laut, dibentuk ..........

a)

wajib militer

b)

polisi

c)

rakyat siaga

d)

tentara nasional

e)

sistem pertahanan laut

39.

Dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mewajibkan kepada setiap anggota negara yang tergabung di dalamnya maupun kepada negara-negara yang memang memilih tidak bergabung ke dalam PBB, agar dalam penyelesaian sengketa internasional dilakukan secara damai, sehingga tidak mengganggu keamanan dan keharmonisan. Adapun langkah-langkah penyelesaian damai itu dapat ditempuh dengan cara sebagai berikut, kecuali ...............

a)

Negosiasi

b)

Mediasi dan jasa-jasa baik

c)

perundingan untuk melaksanakan penyerangan

d)

Penyelesaian di bawah naungan organisasi PBB

e)

Penyelidikan

40.

Ambalat adalah blok laut seluas 15.235 kilometer persegi yang terletak di........

a)

Laut Sulawesi

b)

Laut Jawa

c)

Laut Bali

d)

Laut Papua

e)

Laut Sumatra

41.

Hakikat dari sengketa wilayah blok ambalat antar layah blok ambalat antara Indonesia dan Malaysia ad a Indonesia dan Malaysia adalah…

a)

Menjaga agar konflik tidak meluas

b)

Memelihara hubungan baik kedua Negara

c)

Menjaga keamanan wilayah ASEAN

d)

Merefleksikan tentang bagaimana cara menyelesaikan konflik tersebut

e)

Menjaga keamanan bersama

42.

Regulasi yang mengatur tentang wilayah Indonesia dan pedoman penegasan batas daerah adalah

a)

Permendagri No. 43 Tahun 2012

b)

Permendagri No. 76 Tahun 2009

c)

Permendagri No. 76 Tahun 2008

d)

Permendagri No. 76 Tahun 2012

e)

Permendagri No. 43 Tahun 2009

43.

Pada tanggal 27 Oktober 1969 Indonesia dan Malaysia menyelesaikan sengketa blok Ambalat. Perjanjian apakah yang menyelesaikan sengketa blok ambalat tersebut..

a)

Perjanjian Linggarjati

b)

Perjanjian Renville

c)

Perjanjian Saragosa

d)

Perjanjian Tapal Batas Landas Kontingen

e)

Perjanjian Indonesia dan Malaysia

44.

Fakta yang menguatkan Indonesa bahwa Blok Ambalat berada dalam kedaulatan Indonesia adalah

a)

Gugusan Sulawesi

b)

Wilayah lempeng Kalimantan

c)

Ambalat merupakan kelanjutan alamiah dari lempeng benua Kalimantan

d)

Ambalat meripakan wilayah yang ada di Kalimantan

e)

Ambalat milik Indonesia

45.

Apa yang dilakukan oleh Presiden Indonesia melalui Presiden SBY pada saat itu untuk menyelesaikan konflik sengketa Ambalat ?

a)

De-eskalasi

b)

Eksekusi

c)

Edukasi

d)

Deklarasi

e)

Reformasi

46.

Apa yang menguatkan Malaysia dalam mengklaim kepemilikan Blok Ambalat …

a)

Hasil Keputusan Perundingan ASEAN Tahun 2002

b)

Hasil keputusan Mahkamah Internasional (International Court of Justice) No. 102 Tahun 2002

c)

Hasil Keputusan Perjanjian Indonesia dan Malaysia Tahun 2002

d)

Hasil Keputusan UNCLOS Tahun 1982

e)

Hasil Keputusan Perdana Menteri Malaysia Abdullah Ahmad Badawi tahun 2002

47.

Alasan internasional yang merujuk pada UNCLOS 1982, bahwa larangan bagi Malaysia tdak diperbolehkan menarik garis pangkal laut dari pulau Sipadan dan Ligitan adalah..

a)

Malaysia berbentuk kerajaan

b)

Malaysia bukan negara kesatuan

c)

Malaysia sebagai negara maritim

d)

Malaysia bukan negara maritime

e)

Malaysia bukan negara Kepulauan

48.

Malaysia seringkali melakukan pelanggaran terhadap kedaulatan NKRI, salah satu pelanggaran wilayah yang dilaukan oleh Malaysia pada tahun 2005 adalah …

a)

Mengumumkan blok ND-6 dan ND-7 sebagai wilayah (konsensi) perminyakan baru di bagian Ambalat Barat

b)

Mendeklarasikan seluruh wilayah pulau kalimantan sebagai wilayah Malaysia

c)

Mengumumkan blok ND-6 dan ND-7 sebagai wilayah (konsensi) perminyakan baru di bagian Ambalat Timur

d)

Mendeklarasikan seluruh wilayah pulau seulawesi sebagai bagian dari wilayah Malaysia

e)

Mendeklarasikan seluruh wilayah pulau sumatera sebagai wilayah Malaysia

49.

Presiden Indonesa memilih untuk menyelesaikan konflik sengketa dengan Malaysia melalui cara damai dengan berbagai pertimbangan, salah satu pertimbangan penyelesaian konflik Indonesia dengan Malaysia adalah

a)

Kedekatan kultur atau budaya Indonesia dengan Malaysia

b)

Mata uang Indonesia lebih rendah daripada mata uang Malaysia

c)

Wilayah Malaysia lebih kecil daripada wilayah Indonesia

d)

Malaysia merupakan negara federal

e)

Indonesia merupakan Negara kesatuan

50.

Satu kesatuan wilayah daratan, perairan pedalaman, serta ruang udara diatasnya, termasuk seluruh sumber kekayaan yang terkandung di dalamnya merupakan salah satu unsur Negara yang diatur pada..

a)

Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2008

b)

Pasal 2 angka 1 Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2008

c)

Pasal 1 angka 2 Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2008

d)

Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2001

e)

Pasal 2 angka 2 Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2008

51.

Hukum internasional adalah sekumpulan hukum yang sebagian besar terdiri atas asas-asas dan karena itu biasanya ditaati dalam hubungan antarnegara. Pendapat ini menurut….

a)

J.G. Starke

b)

Mochtar Kusumaadmaja

c)

Aristoteles

d)

Jonh Locke

52.

Di bawah ini yang bukan merupakan subjek hukum internasional adalah….

a)

negara

b)

takhta suci

c)

palang merah internasional

d)

bangsa

53.

Penyelesaian sengketa internasional secara damai, antara lain ….

a)

rekonsiliasi

b)

perang

c)

blokade

d)

embargo

54.

Penyelesaian sengketa internasional secara damai, antara lain ….

a)

rekonsiliasi

b)

perang

c)

blokade

d)

embargo

55.

Berikut ini adalah cara-cara yang dilakukan oleh suatu negara untuk menyelesaikan sengketa internasional dengan negara lain secara damai, kecuali ....

a)

arbitrasi

b)

konsiliasi

c)

intervensi

d)

mediasi

56.

Secara umum, cara penyelesaian sengketa internasional dikelompokkan menjadi dua kategori, yaitu ...

a)

negosiasi dan arbitrasi

b)

cara-cara penyelesaian damai dan cara kekerasan apabila cara damai gagal

c)

penyelesaian di Mahkamah Internasional dan penyelesaian dengan cara kekerasan

d)

penyelesaian dari hati ke hati

57.

Lembaga yang berhak memutuskan sengketa Internasional adalah...

a)

Perjanjian Internasional

b)

Mahkamah Internasional

c)

Hubungan Internasional

d)

Hubunganmu dengan dirinya

58.

Mahkamah Internasional adalah lembaga kehakiman PBB yang berkedudukan di...

a)

Situbondo, Indonesia

b)

New York, Amerika

c)

London, Inggris

d)

Den Haag, Belanda

59.

Indonesia dan Malaysia pernah membawa masalah kepada Mahkamah Internasional saat bersengketa atas kepemilikan Pulau...

a)

Sebatik

b)

Sipadan dan Ligitan

c)

Sipadan dan Sebatik

d)

Natuna

60.

Keputusan hakim hukum Internasional yang telah memiliki kekuatan hukum tetap merupakan sumber hukum Internasional yang biasa disebut...

a)

Traktaat

b)

Asas umum

c)

doktrin

d)

Yurisprudensi

61.

Subjek hukum internasional yang dalam pembentukannya memerlukan unsur konstitutif rakyat, wilayah, pemerintah yang berdaulat adalah ...

a)

negara

b)

takhta suci

c)

organisasi internasional

d)

palang merah internasional