NEW
Font size
WorksheetsPengangguran, Inflasi & Kebijakan
Total questions: 9
Worksheet time: 8mins
Inflasi dapat didefinisikan sebagai suatu proses kenaikan harga-harga yang berlaku dalam suatu perekonomian, yang dapat disebabkan oleh faktor-faktor di bawah ini:
i. Kelebihan penerimaan dari ekspor dan pembayaran untuk impor barang dan jasa
ii. Tingkat pengeluaran agregat yang melebihi kemampuan perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasa
iii. Ketidakstabilan nilai mata uang domestic
iv. Penuntutan kenaikan upah dari pekerja
Yang merupakan faktor inflasi yang benar adalah:
ii, iv
ii, iii
i, iv
i, ii, iii
i, ii, iii, iv
Kebijakan fiskal yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah pengangguran adalah ...
Mengembangkan infrastuktur.
Menyediakan kredit khusus untuk sektor atau kegiatan tertentu.
Mengurangi pajak dan menambah pengeluaran pemerintah.
Menambah pajak dan mengurangi pengeluaran pemerintah.
Mengurangi, menaikkan suku bunga, dan membatasi kredit.
Manakah di antara kejadian-kejadian di bawah ini yang bukan merupakan faktor
pendorong laju inflasi di negara kita?
Terjadinya kerusuhan sosial sehingga mendorong masyarakat membeli barang-barang
melebihi kebutuhannya.
Defisit Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang ditutupi dengan
pencetakan uang baru oleh Bank Indonesia
Kenaikan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.
Pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)
Kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) yang tidak diimbangi dengan penambahan
jumlah barang dan jasa di pasar
Jenis pengangguran yang terjadi penurunan permintaan agregat disebut sebagai…
Pengangguran Normal
Pengangguran Siklikal
Pengangguran Structural
Pengangguran Teknologi
Pengangguran Musician
Dalam suatu ekonomi terbuka C = 50+0,75Yd, T = 0,2Y, I = 100, G = 100, X =150, M = 0,1Y. Pendapatan negara pada kesempatan kerja Penuh adalah 1.000. Berapakah pertambahan pengeluaran pemerintah yang diperlukan untuk mencapai kesempatan karja Penuh?
50
100
150
200
250
Inflasi adalah kecenderungan naiknya harga barang dan jasa pada umumnya yang berlangsung secara terus menerus. Inflasi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi perhitungan aktuaria, sehingga penting bagi aktuarisk untuk mengetahui tingkat inflasi yang berlaku di Indonesia. Pihak yang bertanggung jawab untuk menghitung tingkat inflasi di Indonesia adalah
Bank Indonesia
Kementerian Keuangan Republik Indonesia
Badan Pusat Statistik
Otoritas Jasa Keuangan
Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia
Apabila diketahui bahwa tingkat pengangguran di negara X adalah 4,2% dengan jumlah pengangguran sebesar 565.880 dan tingkat partisipasi tenaga kerja adalah 66,7%, maka jumlah penduduk berusia 15-64 tahun di negara X adalah sebesar …
16.199.900
17.199.900
18.199.900
19.199.900
20.199.900
Hiperinflasi terjadi saat …
Terjadi kekacauan politik dalam negeri atau saat menghadapi perang
Proses kenaikan harga-harga kebutuhan berjalan lambat
Meningkatnya jumlah uang beredar dan menyebabkan harga kebutuhan meningkat
Kenaikan harga barang disertai tingkat pengangguran tinggi
Harga-harga kebutuhan di luar negeri atau negara mitra dagang meningkat
Di dalam masa di mana perekonomian berada di bawah tingkat konsumsi tenaga kerja
penuh, dan tingkat pengangguran adalah cukup tinggi, pemerintah haruslah berusaha
untuk meninggikan tingkat kegiatan ekonomi dan mengurangi pengangguran dengan
melakukan langkah-langkah yang akan menaikkan pengeluaran agregat. Untuk mencapai
tujuan ini maka pemerintah dapat melakukan salah satu perubahan berikut, kecuali :
menaikkan pengeluarannya tetapi tidak membuat perubahan apa-apa ke atas pajak
yang dipungutnya.
di satu pihak menaikkan pengeluarannya dan di lain pihak menurunkan pajak yang
dipungutnya
menaikkan pajak yang dipungut
pengeluaran dan pemungutan pajaknya dinaikkan, dan kenaikan tersebut sama
besarnya
mempertahankan tingkat pengeluarannya tetapi menurunkan pajak yang dipungutnya.
