wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

EKONOMI KEBIJAKAN MONETER DAN FISKAL

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Tujuan kebijakan moneter tercantum dalam Undang-Undang nomor....

a)

Nomor 21 tahun 1999

b)

Nomor 22 tahun 1999

c)

Nomor 23 tahun 1999

d)

Nomor 24 tahun 1999

e)

Nomor 25 tahun 1999

2.

Di Indonesia kebijakan moneter dilakukan oleh...

a)

Bank Central Asia

b)

Bank Indonesia

c)

Bank Lippo

d)

Bank Mandiri

e)

Bank Rakyat Indonesia

3.

Berikut ini yang termasuk instrumen kebijakan fiskal adalah....

a)

Pajak dan subsidi

b)

Pajak dan pinjaman pemerintah

c)

Pajak dan pengeluaran pemerintah

d)

Subsidi dan dana perimbangan

e)

transfer pemerintah dan pinjaman pemerintah

4.

Yang bukan kerangka transmisi operasional dengan pendekatan kuantitas adalah...

a)

Instrumen

b)

Sasaran operasional

c)

Sasaran antara

d)

Suku bunga

e)

Sasaran akhir

5.

Yang termasuk kerangka transmisi operasional dengan pendekatan kuantitas adalah...

a)

Operasi pasar terbuka

b)

Suku bunga

c)

Stabilitas harga

d)

Pertumbuhan ekonomi

e)

Kesempatan kerja

6.

Mengurangi pembayaran transfer termasuk ke dalam kebijakan...

a)

Kebijakan fiskal ekspansif

b)

Instrumen kebijakan moneter

c)

Peran bank Indonesia dalam kebijakan moneter

d)

Kerangka kebijakan moneter

e)

Kebijakan fiskal kontraktif

7.

Manakah yang termasuk tujuan kebijakan fiskal, kecuali...

a)

Menurunkan pengangguran

b)

Mendorong investasi melalui pemberian intensif pajak dan pembangunan infrastruktur

c)

Menjaga stabilitas ekonomi ditengah krisis global

d)

Menjaga dan memelihara stabilitas nilai tukar Rupiah

e)

Menaikkan pengangguran

8.

Apa yang dimaksud dengan kebijakan fiskal...

a)

Kebijakan yang dilakukan pemerintah untuk mempengaruhi perekonomian dengan mempengaruhi pasar barang

b)

Kebijakan yang mengatur suku bunga

c)

Kebijakan yang mengatur nilai tukar mata uang

d)

Kebijakan yang mengatur inflasi

e)

Kebijakan yang mengatur impor dan ekspor

9.

Berikut ini kebijakan fiskal dan kebijakan moneter

1) Operasi pasar terbuka

2) Stabilisasi anggaran otonomi

3) Pembiayaan fungsional

4) Reserve bank

5) Kesempatan kerja

Berdasarkan keterangan tersebut yang termasuk kebijakan moneter adalah...

a)

1, 2, dan 3

b)

1, 4, dan 5

c)

2, 3, dan 4

d)

2, 3, dan 5

e)

3, 4, dan 5

10.

Apa yang membedakan antara kebijakan fiskal berimbang dengan kebijakan fiskal surplus...

a)

Kalau berimbang pengeluaran pemerintah berimbang sedangkan surplus pengeluaran pemerintah sama dengan penerimaannya

b)

Kalau berimbang pengeluaran pemerintah lebih kecil dari penerimaannnya, sedangkan surplus pengeluaran pemerintah melebihi penerimaannya

c)

Kalau berimbang pengeluaran sama dengan penerimaannya, sedangkan surplus pengeluaran pemerintah lebih kecil dari penerimaannnya

d)

Kalau berimbang pengeluaran pemerintah sama dengan penerimaannya, sedangkan surplus pengeluaran pemerintah melebihi penerimaannya

e)

Kalau berimbang pengeluaran pemerintah lebih kecil dari penerimaannnya, sedangkan surplus pengeluaran pemerintah melebihi permintaannya

11.

Apa yang dimaksud dengan kebijakan ekonomi moneter?

a)

Kebijakan yang dilakukan oleh bank sentral untuk mengatur jumlah uang beredar dan suku bunga

b)

Kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah untuk mengatur pajak dan belanja negara

c)

Kebijakan yang dilakukan oleh pelaku usaha untuk meningkatkan produksi

d)

Kebijakan yang dilakukan oleh konsumen untuk mengatur pengeluaran pribadi

12.

Manakah dari berikut ini bukan merupakan instrumen kebijakan moneter?

a)

Tingkat suku bunga

b)

Jumlah uang beredar

c)

Anggaran belanja negara

d)

Operasi pasar terbuka

13.

Apa yang dimaksud dengan kebijakan ekonomi fiskal?

a)

Kebijakan yang dilakukan oleh bank sentral untuk mengatur jumlah uang beredar dan suku bunga

b)

Kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah untuk mengatur pajak dan belanja negara

c)

Kebijakan yang dilakukan oleh pelaku usaha untuk meningkatkan produksi

d)

Kebijakan yang dilakukan oleh konsumen untuk mengatur pengeluaran pribadi

14.

Instrumen kebijakan fiskal berupa penurunan pajak dapat mempengaruhi perekonomian dengan cara..

a)

Meningkatkan pendapatan negara

b)

Meningkatkan jumlah uang beredar

c)

Meningkatkan konsumsi masyarakat

d)

Menurunkan inflasi

15.

Apa yang dimaksud dengan surplus anggaran?

a)

Kelebihan pendapatan pemerintah dibandingkan pengeluaran

b)

Kelebihan pengeluaran pemerintah dibandingkan pendapatan

c)

Kesetimbangan antara pendapatan dan pengeluaran pemerintah

d)

Tidak adanya pendapatan atau pengeluaran pemerintah

16.

Instrumen kebijakan moneter yang dilakukan oleh bank sentral untuk menstabilkan tingkat suku bunga pasar adalah..

a)

Open market operations

b)

Reserve requirement

c)

Discount rate

d)

Quantitative easing

17.

Apa yang dimaksud dengan inflasi?

a)

Penurunan umum harga-harga barang dan jasa

b)

Kenaikan umum harga-harga barang dan jasa

c)

Stabilitas harga-harga barang dan jasa

d)

Penurunan tingkat pengangguran

18.

Tujuan utama dari kebijakan fiskal adalah..

a)

Mengendalikan tingkat inflasi

b)

Mengatur jumlah uang beredar

c)

Menstabilkan tingkat suku bunga

d)

Memengaruhi tingkat aktivitas ekonomi

19.

Instrumen kebijakan moneter yang bertujuan untuk mengatur likuiditas perbankan adalah...

a)

Open market operations

b)

Reserve requirement

c)

Discount rate

d)

Quantitative easing

20.

Apa yang dimaksud dengan defisit anggaran?

a)

Kelebihan pendapatan pemerintah dibandingkan pengeluara

b)

Kelebihan pengeluaran pemerintah dibandingkan pendapatan

c)

Kesetimbangan antara pendapatan dan pengeluaran pemerintah

d)

Tidak adanya pendapatan atau pengeluaran pemerintah

21.

Mengapa bank sentral menggunakan instrumen kebijakan moneter untuk mengendalikan inflasi?

a)

Kebijakan moneter memiliki dampak yang langsung dan cepat terhadap inflasi.

b)

Kebijakan fiskal tidak efektif dalam mengendalikan inflasi.

c)

Kebijakan moneter lebih mudah diimplementasikan dibandingkan kebijakan fiskal.

d)

Bank sentral tidak memiliki kewenangan dalam pengaturan fiskal.

22.

Mengapa penurunan suku bunga oleh bank sentral dapat merangsang pertumbuhan ekonomi?

a)

Karena penurunan suku bunga meningkatkan inflasi, yang mendorong konsumsi.

b)

Karena penurunan suku bunga mengurangi biaya pinjaman, mendorong investasi dan konsumsi.

c)

Karena penurunan suku bunga mengurangi likuiditas, memaksa perbankan untuk meminjam lebih banyak.

d)

Karena penurunan suku bunga mengurangi jumlah uang beredar, yang meningkatkan daya beli.

23.

Mengapa bank sentral mengubah persyaratan cadangan minimum bank?

a)

Untuk meningkatkan likuiditas pasar.

b)

Untuk mengurangi risiko inflasi.

c)

Untuk mendorong bank meminjamkan lebih banyak uang.

d)

Untuk mengendalikan pertumbuhan ekonomi.

24.

Mengapa kebijakan fiskal dapat memiliki efek yang bertahan lama dalam perekonomian?

a)

Karena kebijakan fiskal cenderung memiliki dampak yang langsung dan signifikan.

b)

Karena kebijakan fiskal hanya dipengaruhi oleh perubahan politik.

c)

Karena kebijakan fiskal mengubah struktur ekonomi secara fundamental.

d)

Karena kebijakan fiskal tidak mempengaruhi tingkat konsumsi masyarakat.

25.

Mengapa peningkatan belanja pemerintah dianggap sebagai kebijakan fiskal yang ekspansif?

a)

Karena meningkatkan inflasi.

b)

Karena meningkatkan defisit anggaran.

c)

Karena mengurangi konsumsi masyarakat.

d)

Karena mengurangi investasi sektor swasta.

26.

Bagaimana kebijakan moneter dan fiskal dapat digunakan bersama-sama untuk merespons resesi ekonomi?

a)

Kebijakan moneter meningkatkan suku bunga, sementara kebijakan fiskal menurunkan belanja pemerintah.

b)

Kebijakan moneter menurunkan suku bunga, sementara kebijakan fiskal meningkatkan belanja pemerintah.

c)

Kebijakan moneter meningkatkan belanja pemerintah, sementara kebijakan fiskal menurunkan suku bunga.

d)

Kebijakan moneter menurunkan belanja pemerintah, sementara kebijakan fiskal meningkatkan suku bunga.

27.

Mengapa bank sentral kadang-kadang menggunakan kebijakan suku bunga negatif?

a)

Untuk mendorong bank berinvestasi lebih banyak.

b)

Untuk mencegah deflasi.

c)

Untuk menurunkan inflasi.

d)

Untuk meningkatkan nilai tukar mata uang.

28.

Bagaimana dampak perubahan nilai tukar mata uang terhadap kebijakan ekonomi?

a)

Perubahan nilai tukar mata uang tidak memiliki dampak pada kebijakan ekonomi.

b)

Perubahan nilai tukar mata uang dapat mempengaruhi ekspor dan impor, memengaruhi kebijakan moneter.

c)

Perubahan nilai tukar mata uang hanya mempengaruhi investasi sektor swasta.

d)

Perubahan nilai tukar mata uang hanya mempengaruhi kebijakan fiskal.

29.

Mengapa bank sentral melakukan operasi pasar terbuka?

a)

Untuk memperkuat nilai tukar mata uang.

b)

Untuk mengatur jumlah uang beredar.

c)

Untuk meningkatkan tingkat inflasi.

d)

Untuk mengurangi hutang pemerintah.

30.

Mengapa bank sentral mempertahankan tingkat inflasi yang moderat sebagai tujuan kebijakan moneter?

a)

Karena inflasi yang moderat mengurangi pertumbuhan ekonomi.

b)

Karena inflasi yang rendah dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi.

c)

Karena inflasi yang rendah tidak memiliki dampak ekonomi yang signifikan.

d)

Karena inflasi yang tinggi dapat mengurangi daya beli masyarakat.