wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

RMA Kuis 2024

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Enterprise Risk Governance (ERG) dapat dikatakan sebagai pendekatan sistemik yang digunakan dalam proses pengambilan keputusan oleh para pimpinan dalam suatu organisasi terkait dengan risiko-risiko yang terdapat pada badan organisasi tersebut. ERG yang baik dapat membantu perusahaan dalam:

a)

membuat risk appetite, memenuhi permintaan pelanggan

b)

mencapai tujuan perusahaan, menilai risk tolerance, mendesain proses kerja yang sesuai dengan ekspektasi stakeholders

c)

menghindari konflik kepentingan dan fokus pada penciptaan nilai perusahaan

d)

melakukan pemulihan dalam rangka menjauhi, memperkecil transfer atau menahan suatu risiko

e)

mengarahkan dan mengendalikan seluruh organisasi dengan menggunakan kombinasi informasi manajemen dan struktur hirarki pengendalian manajemen

2.

Menurut International Risk Governance Council (IRGC) terdapat lima kunci dasar yang dapat menjamin implementasi Enterprise Risk Governance (ERG) yang baik, diantaranya adalah dibawah ini, KECUALI :

a)

Risk Pre-Assessment

b)

Risk Appraisal

c)

Risk Appetite

d)

Risk Management

e)

Risk Communication

3.

Ada 5 (lima) Prinsip GCG (good corporate governance):

a)

Transparancy, Evaluation, Communication, Responsibility

b)

Accontability, Evaluation, Communication, Independency, Fairness

c)

Independency, Responsibility, Evaluation, Communication, Fairness

d)

Transparancy, Accountability, Independency, Responsibility, Fairness

e)

Accountability, Independency, Evaluation, Communication, Fairness

4.

Prinsip tata kelola yang menuntut pertanggungjawaban kinerja secara transparan dan wajar lewat pengelolaan yang dilakukan secara terukur, mengikuti aturan, dan fokus pada keinginan pemangku kepentingan disebut :

a)

Transparancy

b)

Accountability

c)

Independency

d)

Responsibility

e)

Fairness

5.

Tujuan dari penerapan Enterprise Risk Management (ERM) dalam sebuah perusahaan cukup beragam, termasuk di antaranya adalah di bawah ini, KECUALI :

a)

Sebagai bentuk perlindungan bisnis perusahaan dari risiko ekonomi yang dapat menimbulkan kerugian

b)

Upaya mendorong peningkatan performa bisnis

c)

Memastikan bahwa financial perusahaan cukup bagus (dengan window dressing)

d)

Sarana sosialisasi dalam meningkatkan pemahaman serta pentingnya manajemen risiko dalam bisnis

e)

Mendorong manajemen bersikap lebih proaktif dalam meminimalkan risiko dalam bisnis

6.

Dalam penerapan Enterprise Risk Management (ERM) pada perusahaan, ada 3 langkah utama yang perlu dilakukan, yang salah satunya adalah adalah 'Penentuan Model Analisis Risiko'. Apa tahapan pertama yang harus dilakukan dalam Model tersebut ?

a)

melakukan identifikasi risiko dalam perusahaan.

b)

melakukan keselarasan dalam enterprise risk management

c)

membuat proses pengambilan keputusan berlangsung secara efektif.

d)

menilai kemampuan SDM perusahaan ketika berhadapan pada risiko yang berdampak negatif dan menyeluruh.

e)

memilih untuk mendelegasikan tugas tersebut pada divisi terkait untuk memperoleh hasil yang optimal.

7.

Manfaat Utama dari Enterprise Risk Management (ERM) Dalam Menghadapi Tantangan Bisnis diantaranya adalah di bawah ini, KECUALI:

a)

Meningkatkan Efisiensi Operasional

b)

Meningkatkan Reputasi

c)

Meminimalkan Kerugian Finansial

d)

Meningkatkan Keefektifan Manajemen

e)

Mengevaluasi Risiko

8.

Dalam Maturity Level Governance Risk and Compliance (GRC) ada level diantaranya yang menyebutkan bahwa 'kegiatan GRC sudah dikoordinasikan di seluruh area bisnis'. Sudah ada matrik proses, tetapi penekanannya tetap pada pengelolaan daftar risiko. Level tersebut disebut apakah :

a)

Ad Hoc

b)

Preliminery

c)

Defined

d)

Integrated

e)

Optimized

9.

3 (tiga) komponen utama Governance Risk and Compliance (GRC) adalah sebagai berikut :

a)

Akuntabilitas, Transparan, Tanggung Jawab

b)

Tata kelola, Manajemen Risiko, dan Kepatuhan

c)

Manajemen Risiko, Transparan dan Akuntabilitas

d)

Kepatuhan, Etika dan Akuntabilitas

e)

Tata Kelola, Tanggung Jawab dan Etika

10.

Governance Risk and Compliance (GRC) dalam organisasi mana pun bekerja akan melibatkan Pemangku Kepentingan Utama. Dibawah ini adalah Pemangku Kepentingan Utama, KECUALI:

a)

Eksekutif senior yang menilai risiko saat membuat keputusan strategis

b)

Tim hukum yang membantu memitigasi paparan hukum

c)

Manajer keuangan yang mendukung kepatuhan dengan persyaratan peraturan

d)

Eksekutif SDM yang menangani informasi rekrutmen rahasia

e)

Manajer Manajemen Risiko dan Kepatuhan

11.

Dibawah ini adalah manfaat Compliance Risk Management (CRM) dalam bisnis. Pilihlah jawaban yang paling tepat:

a)

Tidak memiliki inovasi dan perubahan baru untuk meminimalisir risiko

b)

Tidak dapat menghindari denda atau penalty akibat ketidakpatuhan

c)

Menciptakan citra dan reputasi perusahaan yang baik di masyarakat

d)

Memiliki risiko dalam nilai dalam jangka panjang

e)

Pengukuran risiko atas ketidakpastian dalam bisnis

12.

Manfaat dari Risk Appetite dan Risk Tolerance, KECUALI :

a)

Pengambilan Keputusan yang Lebih Baik

b)

Pengukuran risiko atas ketidakpastian dalam bisnis

c)

Perlindungan terhadap Tujuan Organisasi

d)

Peningkatan Kinerja

e)

Kepatuhan dan Transparansi

13.

Apa yang dimaksud dengan peringkat risiko

a)

proses penilaian yang dilakukan oleh perusahaan atau lembaga keuangan untuk mengukur tingkat risiko yang terkait dengan kegiatan tertentu

b)

proses penilaian yang dilakukan untuk memperoleh risk appetite dan risk tolerance

c)

proses penilaian yang digunakan untuk mendapatkan mitigasi dari risiko

d)

proses penilaian yang digunakan untuk pelaporan manajemen risiko dan kepatuhan kepada regulator

e)

proses penilaian yang dilakukan untuk memenuhi syarat Bagian Manajemen Risiko dalam menilai perusahaan

14.

Perbandingan antara pendapatan premi neto dengan total beban klaim disebut apakah :

a)

Klaim Ratio

b)

Liquidity Ratio

c)

Loss Ratio

d)

Profitability Ratio

e)

Quick Ratio

15.

Risk Based Capital (RBC) atau biasa disebut juga sebagai tingkat solvabilitas merupakan suatu ukuran yang mengukur tingkat keamanan finansial atau kesehatan keuangan suatu perusahaan asuransi dalam memenuhi kewajiban di masa depan. Compliance level yang harus dicapai perusahaan asuransi adalah :

a)

90%

b)

100%

c)

110%

d)

120%

e)

130%

16.

Berikut adalah Pola Kejahatan Dalam Pendanaan Terorisme, KECUALI :

a)

Upaya menyediakan dana atau sumber daya keuangan untuk tujuan yang terkait dengan kegiatan terorisme.

b)

Bertujuan untuk mendukung tujuan dan aktivitas terorisme.

c)

Proses mengubah uang hasil dari kegiatan ilegal menjadi aset yang legal terlihat

d)

Transaksi keuangan bisa melibatkan berbagai metode, termasuk transfer internasional, penggunaan cryptocurrency, atau penggunaan jasa keuangan tersembunyi.

e)

Dana dapat berasal dari berbagai sumber, termasuk donasi pribadi, penjualan obat-obatan terlarang, atau kegiatan ilegal lainnya.

17.

Berikut adalah cara mencegah Cyber Crime yang paling tepat :

a)

mengeksploitasi kerentanan aplikasi dan mengakses data-data penting di dalamnya

b)

menggunakan kata sandi yang sama dan mudah diingat di beberapa aplikasi

c)

Tidak membatasi akses untuk pengguna resmi

d)

Tidak diperlukan backup data selama tidak terjadi kerusakan pada sistem computer

e)

menggunakan layanan hosting yang aman

18.

Karena kondisi teknologi yang terus berkembang, para hacker akan terus mencari cara-cara baru untuk menerobos sistem keamanan perusahaan, berikut adalah upaya untuk pencegahannya, KECUALI :

a)

Pelatihan cyber secara teratur untuk mengikuti perkembangan teknologi terbaru kepada karyawan

b)

Bilamana tidak dianggap perlu, maka tidak memperbarui semua software yang digunakan

c)

Membuat sebuah System Security Plan

d)

Enkripsi dan backup data sensitif secara rutin

e)

Menggunakan Web Application Firewall (WAF)

19.

Manfaat ISO untuk Usaha Asuransi

a)

Meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan bagi pelanggan

b)

Membantu manajemen risiko dalam pembuatan pelaporan

c)

Menghitung Survey Kepuasan Pelanggan

d)

Menghitung financial loss

e)

Membuat security system

20.

Berikut adalah yang BUKAN dari manfaat atas penerapan ISO 9001:2015 bagi karyawan di perusahaan:

a)

Meningkatkan kepuasan dalam melakukan kerja

b)

Kebanggaan terhadap perusahaan menjadi lebih tinggi

c)

Memberikan Proses Belajar

d)

Meningkatkan rasa kepercayaan pada para konsumen

e)

Meningkatkan kinerja karyawan

21.

Seorang Quality Assurance (QA) harus mampu mengumpulkan dan menganalisis data kualitas yang tersedia untuk mengidentifikasi masalah kualitas yang terjadi dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk mengatasinya. Salah satu cara tersebut adalah dengan melaksanakan audit ISO yaitu dengan implementasi dari :

a)

ISO 9001:2015

b)

ISO 37001:2016

c)

ISO 27001:2022

d)

ISO 31000:2018

e)

ISO 19011:2018

22.

Para cyber hacker berusaha mencari cara untuk dapat membobol sistem keamanan pada aplikasi atau website agar bisa melihat data perusahaan atau data pelanggan yang tersimpan di dalamnya. Jika hal tersebut berhasil dilakukan, perusahaan kita akan memperoleh beberapa kerugian besar, KECUALI :

a)

perusahaan akan kehilangan reputasi baik

b)

konsekuensi hukum karena pelanggaran cyber

c)

dapat mengetahui kelemahan atau kerentanan apa saja yang ada pada sistem

d)

tidak memerlukan investigasi atau penanganan khusus untuk cyber attack

e)

pengeluaran dana untuk biaya pemulihan sistem

23.

Pilihlan jawaban yang paling tepat. Manfaat premi bagi perusahaan asuransi adalah :

a)

Diversifikasi Risiko, menutup biaya operasional dan pembayaran klaim

b)

Sumber Pendapatan, Diversifikasi Risiko, Investasi, menutup biaya operasional dan reservasi

c)

Investasi, pembayaran biaya iklan dan reservasi

d)

Pembayaran Klaim, Reservasi dan pembayaran dividen

e)

Pembayaran Dividen, pembayaran hutang perusahaan dan Reservasi

24.

Siapa Direktur Utama Wanita Pertama yang menjabat di PT Asuransi Ekspor Indonesia

a)

Ibu Eva Jorita

b)

Ibu Kartika B. Khaeroni

c)

Ibu Arijanti Erfin

d)

Ibu Beatrix

e)

Ibu Maria Elvida Rita Dewi

25.

Siapa Dewan Komisaris PT Asuransi Asei Indonesia yang menjabat saat ini ?

a)

Bp Untung Santosa,

Bp Erickson Mangunsong,

Bp Robert Tampubolon

b)

Bp Untung Santosa,

Bp Robert Tampubolon,

Bp Rachman Notowibowo

c)

Bp Setiawan,

Bp Rachman Notowibowo,

Ibu Maria Elvida Rita Dewi

d)

Bp Setiawan,

Bp Rachman Notowibowo,

Bp Widyo Primastowo

e)

Bp Setiawan,

Bp Rachman Notowibowo,

Bp Robert Tampubolon