NEW
Font size
WorksheetsRBS Cycle Perbankan Syariah
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
RUPS terkini PT Bank Syariah Suri Tauladan Tbk menunjuk KH. Abdurrahman Bawazier S.EI, M.Ag. sebagai Ketua DPS dan Sdr. Aziz Fachruddin, Lc. sebagai Anggota DPS. Dalam tahapan siklus RBS, informasi tersebut akan tercermin dalam ....
Pemahaman terhadap Bank
Audit Working Plan
Laporan Hasil Pemeriksaan
Perencanaan Pengawasan
Berikut merupakan tujuan utama dari proses penyusunan Know Your Bank dari PT Bank Syariah Ada Untukmu Tbk (BSAU), kecuali:
Mengidentifikasi aktivitas bisnis utama dan aktivitas penunjang utama dari BSAU
Memberikan gambaran secara parsial terhadap profil Bank yang diawasi
Sebagai landasan atau masukan dalam proses selanjutnya pada siklus RBS
Penyusunan strategi pengawasan BSAU pada area-area yang berpotensi mempengaruhi kinerja dan profil risiko
Dalam hal Pengawas memperoleh informasi mengenai Gedung Kantor Pusat PT Bank Islam Maslahat Umat mengalami kebakaran pada jam kerja yang menyebabkan 3 orang tewas dan puluhan lainnya terluka, maka hal pertama yang dilakukan oleh Pengawas dalam siklus RBS yaitu:
Menyusun Laporan Hasil Pemeriksaan
Menyusun temuan terkait informasi signifikan
Mengkinikan dokumen KYB
Merevisi Supervisory Plan
Informasi-informasi berikut yang layak dipertimbangkan Pengawas dalam penyusunan Audit Working Plan terkait Risiko Kepatuhan yaitu:
Mobile Banking Bank tidak dapat digunakan oleh seluruh customer Bank selama tiga hari karena gangguan ransomware
Pembiayaan dengan akad Mudharabah mewajibkan nasabah untuk membayar angsuran dengan nominal yang sama setiap bulan
Akad Musyarakah Mutanaqisah memiliki kontribusi paling signifikan dalam NPF Bank
Pada bulan laporan, biaya perjalanan DPS Bank naik signifikan sebesar 176% yoy namun pendapatan Bank turun 2% yoy
Berikut merupakan hal yang tepat terkait dengan Supervisory Plan UUS yaitu:
Pengawas UUS wajib menyusun SP setiap tahunnya
Concern Pengawas UUS dapat dipertimbangkan dalam penyusunan SP BUK yang memiliki UUS
SP dari UUS terdiri dari fokus pengawasan utama, sekunder, dan lainnya
SP UUS disusun setelah tahap penyusunan KYB dan RBBR
Hasil penilaian Tingkat Kesehatan Bank yang dilakukan oleh Pengawas PT Bank Syariah ABC yaitu:
1) Profil Risiko: Peringkat 3
2) GCG: Peringkat 3
3) Rentabilitas: Peringkat 2
4) Permodalan: Peringkat 2
Peringkat Komposit: 3
Sementara PT Bank Syariah ABC dalam self assessment-nya menilai sebagai berikut:
1) Profil Risiko: Peringkat 2
2) GCG: Peringkat 2
3) Rentabilitas: Peringkat 2
4) Permodalan: Peringkat 2
Peringkat Komposit: 2
Tindak lanjut yang dilakukan Pengawas PT Bank Syariah ABC yaitu:
Melakukan amandemen AWP
Melakukan pemeriksaan
Mengganti fokus pengawasan dalam SP
Melakukan prudential meeting dengan Bank
Terdapat perbedaan LHP yang disusun oleh Pengawas Bank Konvensional dengan Pengawas BUS/UUS antara lain:
Pengawas Bank Konvensional tidak dapat menulis temuan terkait fraud
Pengawas Bank Syariah dapat menyusun temuan terkait dengan Pos Persediaan di Neraca BUS
Pengawas Bank Syariah dapat menyusun temuan terkait dengan gangguan IT
Pengawas Bank Konvensional tidak dapat menulis temuan terkait aset/liabilitas derivatif di Neraca BUK
Akad yang bukan berbasis jual beli yaitu:
Murabahah
Istisna
Salam
Ijarah
Pos Keuangan berikut tidak terdapat dalam neraca Bank Konvensional yaitu:
Pembiayaan Syariah
Modal Disetor
Pembiayaan Sewa
Setoran Jaminan
Salah satu hal yang diubah dalam definisi Bank Syariah dalam UU Perbankan Syariah tahun 2008 dengan UU P2SK tahun 2023 yaitu:
Bank Syariah dapat menyalurkan pembiayaan
Pembiayaan yang disalurkan Bank Syariah kepada masyarakat
Salah satu jenis Bank Syariah adalah Bank Umum Syariah
Bank Syariah dapat menghimpun dana dalam bentuk simpanan dan investasi
