NEW
Font size
WorksheetsFarmakognosi XI : Sediaan Galenika & Ekstrak
Total questions: 20
Worksheet time: 11mins
Berikut ini faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam membuat sediaan galenika, kecuali...
Derajat halus
Konsentrasi/kepekatan
Bahan simplisia
Suhu dan lama waktu
Bahan penyari
berdasarkan bentuknya, sediaan galenika dapat dikelompokkan menjadi 3 macam. Berikut ini manakah yang termasuk sediaan galenika hasil penyulingan/pemerasan....
Ekstrak
Olea volatilia
Tingtur
Dekokta
Infusa
Suhu penyarian sangat mempengaruhi hasil penarikan. Berapakah suhu yang digunakan dalam pembuatan ekstrak secara maserasi ini adalah...
35-45 derajat Celsius
50-98 derajat Celsius
15-25 derajat Celsius
Ada beberapa cairan penyari yang sesuai dengan Farmakope Indonesia. Berikut ini adalah cairan penyari yang merupakan pelarut yang baik untuk alkaloid, glikosida, damar, dan minyak atsiri, tetapi bukan merupakan pelarut yang baik untuk jenis gom, gula, dan albumin yaitu...
Glycerin
Etanol
Aseton
Kloroform
Air
Cara penyarian perkolasi adalah suatu cara penyarian dengan memakai alat yang disebut....
Labu alas bulat
Perkolator
Beaker glass
Kondensor
Buret
Pelarut yang baik untuk berbagai lemak, minyak atsiri, dan damar. Serta digunakan sebagai cairan penyari pada pembuatan Capsicum Oleoresin adalah...
Aseton
Alat berikut digunakan untuk penyarian dengan cara...
Perkolasi
Maserasi
Digerasi
Infundasi
Perebusan
Cara penyarian simplisia dengan merendam simplisia dalam cairan penyari pada suhu 35-45 derajat celcius, disebut dengan...
Filtrasi
Ekstraksi
Destilasi
Maserasi
Digerasi
Cairan penyari yang tidak digunakan untuk membuat sediaan obat dalam, karena efek farmakologinya. Cairan penyari ini merupakan pelarut yang baik untuk basa alkaloid, damar, minyak lemak, dan minyak atsiri. Cairan penyari yang dimaksud adalah...
Asam asetat
Metanol
Kloroform
Aseton
n-Heksana
Perkolasi dengan tekanan adalah cara yang digunakan jika simplisia mempunyai derajat halus yang sangat kecil sehingga cara perkolasi biasa tidak dapat dilakukan. Oleh sebab itu, perlu ditambahkan alat pengisap agar perkolat dapat turun ke bawah. Alat tersebut adalah...
Tabung pengisap
Ember pengisap
Corong pengisap (suction funnel)
Pipet pengisap
Diacolator
Ekstrak cair adalah sediaan cair simplisia nabati mengandung bahan pelarut yang berfungsi juga sebagai pengawet yaitu...
Etanol
Hidrogen peroksida
Asam asetat
Propanol
Metanol
Cara pembuatan ekstrak bermacam-macam, tetapi sebagian besar ekstrak dibuat dengan cara...
Maserasi
Infundasi
Perkolasi
Filtrasi
Soxhletasi
Ekstraksi adalah kegiatan penarikan kandungan kimia yang dapat larut sehingga terpisah dari bahan yang tidak dapat larut dengan pelarut cair. Simplisia yang diekstraksi mengandung zat yang dapat larut antara lain, yaitu...
Terpenoid
Polifenol
Karotenoid
Steroid
Alkaloid, flavonoid, Glikosida
Dalam tahapan pembuatan ektraksi umumnya adalah...
Pembuatan serbuk simplisia → Pembasahan → Penyarian → Pemekatan
Pembuatan serbuk simplisia → Penyarian → Pembasahan → Pemekatan
Pembuatan serbuk simplisia → Pemekatan → Penyarian → Pembasahan
Pembasahan → Pembuatan serbuk simplisia → Penyarian → Pemekatan
Pemekatan → Pembuatan serbuk simplisia → Pembasahan → Penyarian
Berikut ini simplisia yang diekstraksi dengan cara penyarian menggunakan air mendidih, kemudian sari diuapkan hingga kering yaitu...
Belladonnae Herba
Glycyrrhiza Radix
Hyoscyami Herba
Rhei Radix
Papaveri Fructus
Pembuatan ekstrak Belladonnae Herba adalah dengan cara perkolasi menggunakan pelarut campuran etanol encer dan larutan...
Larutan alkohol 1%
Larutan asam sulfat 1%
Larutan garam natrium klorida 1%
Larutan asam asetat 2%
Larutan basa asam sitrat 1%
Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat dikeluarkan dalam rangka meningkatkan mutu, kemanan, dan kemanfaatan obat tradisional. Berikut ini yang bukan termasuk Parameter Mutu Ekstrak non spesifik adalah...
Organoleptik
Cemaran Logam berat berbahaya
Angka Lempeng Total
Susut pengeringan
Bobot jenis
Cemaran mikroba pada ekstraksi dilakukan dengan uji berikut ini, kecuali...
Angka lempeng total
Coliform
Senyawa Indentitas
Angka kapang-khamir
Aflatoksin
Tahapan ektraksi berikut yang dilakukan dengan cara penguapan dengan pengurangan tekanan sehingga suhu didih pelarut dapat diturunkan sehingga akan menjamin zat aktif tidak rusak, disebut...
Pembuatan serbuk simplisia
Pengeringan simplisia
Pembasahan
Penyarian
Pemekatan
Pada tahapan pembuatan ekstraksi, faktor yang memperlambat proses penyarian adalah...
Pelarut yang mudah menguap
Pengadukkan
Suhu
Simplisia yang kurang halus
Kekentalan/viscositas
