NEW
Font size
WorksheetsSoal latihan Puisi
Total questions: 70
Worksheet time: 5hrs 25mins
Sahabatku bernama Farid
Orangnya jenaka
Suka melontarkan lelucon sepanjang waktu
Bait puisi di atas termasuk jenis puisi....
Diafan
Prismatis
Aku membeli topi
Pedagangnya sudah tua
Setiap hari membawa berlusin-lusin topi di
keranjang
Bait puisi di atas termasuk jenis puisi....
Diafan
Prismatis
Setelah 10 tahun, aku melihatnya lagi
Tubuhnya seperti daun yang dimakan ulat
Keropos oleh sakit
Kopong oleh waktu
Bait puisi di atas termasuk jenis puisi....
Diafan
Prismatis
Ketika dia tersenyum
Aku bisa melihat warna-warni dunia, segala
irama, juga tawa
Berhamburan di sekitarnya
Bait puisi di atas termasuk jenis puisi....
Diafan
Prismatis
Sebelum tidur aku berdoa
Semoga dalam mimpi
Kita bisa bersua
Bait puisi di atas termasuk jenis puisi....
Diafan
Prismatis
Hidupku berjalan seperti siput
aku ingin berlari
Tapi yang kumampu hanya merangka
Bait puisi di atas termasuk jenis puisi....
Diafan
Prismatis
Pohon-pohon menari
Menyambut mentari
Tersipu malu bersama burung-burung
Memuji kehangatan mentari
Bait puisi di atas termasuk jenis puisi....
Diafan
Prismatis
Mengenal masa depan
Mengenal apa itu impian
Ya, di tempat ini aku banyak mengenal
Tempat yang biasa disebut sekolah
Bait puisi di atas termasuk jenis puisi....
Diafan
Prismatis
Wahai ibu...
Sebab daya ingat itu
Luluh tangkal hatiku
Sampai tidak dapatku rasakan
Meredam jatuhnya butiran bening di pipiku
Bait puisi di atas termasuk jenis puisi....
Diafan
Prismatis
Ayah, tutur katamu selalu ku dengar
Kebijaksanaanmu selalu kuingat
Aku mencintaimu ayah
Bait puisi di atas termasuk jenis puisi....
Diafan
Prismatis
Jam di dinding menunjukkan pukul sebelas siang
Ketika engkau datang dengan kantong belanjaan
Bermerek toko sepatu terkenal
Kau meminta maaf karena sudah datang terlambat
Katamu kau punya urusan penting yang tidak bisa ditunda.
DIAFAN
PRISMATIS
Hatiku serupa baling-baling
Ikut ke mana pun kau pergi
Tapi kini baling-balingku mungkin sudah rusak
Tak bisa berputar ke arah anginmu berkesiur
Anginmu pun mungkin sudah berubah arah
DIAFAN
PRISMATIS
Kucingku yang berwarna putih bersih
Wajahnya begitu lucu dan matanya indah
Di dekat rumahku ada sebuah taman kecil
Ada banyak tanaman yang menghiasi di sekelilingnya
DIAFAN
PRISMATIS
Oh, alamku yang cantik
Aku ingin memelihara keindahanmu sampai aku besar nanti
Agar anak cucuku dapat mengetahui
Betapa indah dan asrinya alam di negeriku ini
DIAFAN
PRISMATIS
Di punggung tanah kelam
Angin terbang membedah Lembah
Membawa getir lahang berlaru darah
Pupuslah mayang
Bunyi saronen
Suara sedih penghuni
Jalan melas jalan ke kota
Putus di tengah
Langit luas melengkung dunia
Terengah
DIAFAN
PRISMATIS
Rumahku berwarna merah muda
Rumahku begitu indah dan megah
Di sekitar rumahku terlihat kebun kecil yang cantik menggoda
Beragam tanaman terlihat menghiasi sekelilingnya
DIAFAN
PRISMATIS
Hidupku berjalan seperti siput
aku ingin berlari
Tapi yang kumampu hanya merangkak
DIAFAN
PRISMATIS
Ketika dia tersenyum
Aku bisa melihat warna-warni dunia, segala irama, juga tawa
Berhamburan di sekitarnya
DIAFAN
PRISMATIS
Namun sayangnya,
Rumahku berada tepat di bahu jalan
Setiap waktu suara bising kendaraan terdengar
Begitu mengganggu pendengaran
Tidak dapat tidur dengan tenang
DIAFAN
PRISMATIS
Beribu saat dalam kenangan
Surut perlahan
Kita dengarkan bumi menrima tanpa mengaduh
Sewaktu etik pun jauh
Kita dengar bumi yang tua dalam setia
Kasih tanpa suara
DIAFAN
PRISMATIS
Suatu karya sastra yang isinya mengandung ungkapan kata-kata bermakna kiasan dan penyampaiannya disertai dengan rima, irama, larik, dan bait dengan gaya bahasa yang dipadatkan. Merupakan pengertian ...
Teks berita
Teks iklan
Teks eksposisi
Teks puisi
Berikut ini yang bukan termasuk macam-macam citraan dalam puisi adalah ...
Penglihatan
Pendengaran
Perabaan
Pelajaran
ANAK YANG ANGKUH
Betapa dinginnya air sungai
Dinginnya! Dinginnya!
Betapa dinginnya daging duka
Yang membaluti tulang-tulangku. . . .
Karya W.S. Rendra
Puisi tersebut menimbulkan citraan ...
Penglihatan
Perabaan
Penciuman
Pendengaran
Sahabat
Saat aku mulai mengerti hidup
Aku butuh seorang sahabat
Yang selalu ada di dekatku
Saat jantung berdetak
Sampai mata tertutup
Aku akan tertawa dan menangis bersama
Tak ada kata putus
Meski masa akan terhapus
Kata mata tertutup dalam puisi di atas bermakna …
Tidur
Mengantuk
Meninggal
Pergi
(1) Dengarkan angin mengusir batang-batang padi
(2) Sebelum matahari terbenam
(3) Dengarkan senandung dibalik jendela
(4) Sebelum keadaan sepi
(5) Pintu pagarmu melambai-lambai menyambutku
Berdasarkan puisi tersebut, larik yang bermajas sama ditandai nomor ...
(1) dan (2)
(1) dan (3)
(1) dan (4)
(1) dan (5)
Kasih Ibu
Kasih ibu kepada beta
Tak terhingga sepanjang masa
Hanya memberi
Tak harap kembali
Bagai sang surya
Menyinari dunia
Isi larik tersebut mengungkapkan ...
Seorang anak yang sedang menyanyi
Seorang anak yang sedang menghibur
Kecintaan anak yang sedang menghibur ibunya
Kecintaan seorang ibu terhadap anaknya
Sepuluh November
Saat itu
Api yang membakar dadamu
Mengukuhkan semangat juangmu
Saat ini
Meskipun jasmanimu cacat
Jiwamu, pahlawan
Memihak yang benar
Semangat yang benar
Semangat itu bergemuruh di dada
Di hati para pemuda
Makna kata yang dicetak tebal dalam puisi di atas adalah ...
Semangat
Zat yang panas
Suara
Perjuangan
Mentari mulai terbit
Ucapkan salam selamat pagi
Senandung burung
Bernyanyi riang
Terbang […]
Pilihan kata yang tepat untuk melengkapi puisi rumpang tersebut adalah ...
Di rumput hijau
Pinggir sawah
Jalan setapak
Di angkasa raya
Sebuah jendela kaca membentang dunia lama
dalam suram dari murung senja
bersama ketukan jari hujan
dan dihati bangkit kemanisan
yang berakhir negeri sendiri
yang lalu tak kan surut lagi
Amanat yang terkandung dalam kutipan puisi di atas adalah ...
Jangan suka bermain air
Janganlah terlalu memikirkan masa lalu
Janganlah masalah disimpan dalam hati
Janganlah membiarkan jendela terbuka
Perhatikan penggalan puisi berikut!
1). Kutulis surat ini
2). Kala hujan gerimis
3). Dan angin bertiup
4). Mengelus daun cemara
Larik yang bermajas pada puisi tersebut terdapat pada nomor ...
1
2
3
4
Apa yang dimaksud dengan diksi ...
Suku kata
Pilihan kata
Kata
Imbuhan
Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kata bergaris bawah dalam penggalan puisi di atas mengandung imaji ...
Pendengaran
Penglihatan
Penciuman
Perasaan
Jam di dinding menunjukkan pukul sebelas siang
Ketika engkau datang dengan kantong belanjaan
Bermerek toko sepatu terkenal
Kau meminta maaf karena sudah datang terlambat
Katamu kau punya urusan penting yang tidak bisa ditunda.
DIAFAN
PRISMATIS
Hatiku serupa baling-baling
Ikut ke mana pun kau pergi
Tapi kini baling-balingku mungkin sudah rusak
Tak bisa berputar ke arah anginmu berkesiur
Anginmu pun mungkin sudah berubah arah
DIAFAN
PRISMATIS
Kucingku yang berwarna putih bersih
Wajahnya begitu lucu dan matanya indah
Di dekat rumahku ada sebuah taman kecil
Ada banyak tanaman yang menghiasi di sekelilingnya
DIAFAN
PRISMATIS
Oh, alamku yang cantik
Aku ingin memelihara keindahanmu sampai aku besar nanti
Agar anak cucuku dapat mengetahui
Betapa indah dan asrinya alam di negeriku ini
DIAFAN
PRISMATIS
Di punggung tanah kelam
Angin terbang membedah Lembah
Membawa getir lahang berlaru darah
Pupuslah mayang
Bunyi saronen
Suara sedih penghuni
Jalan melas jalan ke kota
Putus di tengah
Langit luas melengkung dunia
Terengah
DIAFAN
PRISMATIS
Rumahku berwarna merah muda
Rumahku begitu indah dan megah
Di sekitar rumahku terlihat kebun kecil yang cantik menggoda
Beragam tanaman terlihat menghiasi sekelilingnya
DIAFAN
PRISMATIS
Hidupku berjalan seperti siput
aku ingin berlari
Tapi yang kumampu hanya merangkak
DIAFAN
PRISMATIS
Ketika dia tersenyum
Aku bisa melihat warna-warni dunia, segala irama, juga tawa
Berhamburan di sekitarnya
DIAFAN
PRISMATIS
Namun sayangnya,
Rumahku berada tepat di bahu jalan
Setiap waktu suara bising kendaraan terdengar
Begitu mengganggu pendengaran
Tidak dapat tidur dengan tenang
DIAFAN
PRISMATIS
Beribu saat dalam kenangan
Surut perlahan
Kita dengarkan bumi menerima tanpa mengaduh
Sewaktu etik pun jauh
Kita dengar bumi yang tua dalam setia
Kasih tanpa suara
DIAFAN
PRISMATIS
Kita saksikan zat asam
didesak asam arang
dan karbon dioksid itu
menggilas paru-paru
Kita saksikan
Gunung memompa abu
Abu membawa batu
Batu membawa lindu
Lindu membawa longsor
Longsor membawa air
Air membawa banjir
Banjir membawa air
air
Majas yang terkandung pada bait tersebut adalah ....
Hiperbola
Personifikasi
Litotes
Simile
Perpisahan
Akhirnya peluit pun dibunyikan
Buat penghabisan kali kugenggam jarimu
Lewat celah kaca jendela
Lalu perlahan-lahan jarak antar kita
Mengembang jua
Dan tinggallah rel-rel, peron dan lampu
Yang menggigil di angin senja
Baris ke-6 dan ke-7 puisi tersebut menggunakan majas....
Metafora
Litotes
Personifikasi
Eufemisme
"desir hari terus berenang
menyusuri kelam senja"
ada sakit tak terperi
ada luka di dada
:lubang menganga
Penggalan puisi yang diapit dua tanda petik merupakan contoh dari majas….
Metonimia
Bentuk karya sastra dari hasil ungkapan dan perasaan penyair dengan bahasa yang terikat irama, matra, rima, penyusun larik dan bait, serta penuh makna. Pernyataan tersebut merupakan pengertian dari....
Prosa
Karya sastra
Puisi
Cerita pendek
senja yang pilu
membuat hari kian membiru
langit tampak keruh
mengantar kepergianmu pahlawanku
gerimis jatuh membasahi pucuk sunyi
melagukan nada-nada lara hati
saat doa-doa ikut tertanam
bersama bayangmu yang kian tenggelam.
tema puisi tersebut adalah ....
Perjuangan
Politik
Pahlawan
Keagamaan
Setiap kali bertemu, gadis kecil berkaleng kecil
Senyummu terlalu kekal untuk kenal duka
Tengadah padaku, pada bulan merah jambu
Tapi kotaku jadi hilang, tanpa jiwa.
Gadis kecil yang dibicarakan pada puisi tersebut yaitu ..
gadis yang membawa kaleng
seorang anak kecil
gadis yang selalu tersenyum
seorang gadis pengemis
Pemilihan kata yang digunakan oleh penyair dalam puisinya disebut ...
Imaji
Tema
Tipografi
Diksi
Dibawah ini yang termasuk unsur-unsur Intrinsik, kecuali .....
Diksi
Unsur Biografi
Unsur fisik
Unsur bathin
unsur puisi yang berupa pesan di dalam sebuah puisi disebut.....
Amanat
Tema
Diksi
Kata konkret
Unsur-unsur ekstrinsik dalam puisi diantaranya......
Unsur bathin
Unsur fisik
Unsur nilai
Tipografi
Nada yang menggambarkan suasana hati yang sedih disebut .....
Nada sinis
Nada melankolik
Nada romantik
Nada patriotik
Berdasarkan isi dan gagasannya, puisi dibagi tiga jenis yaitu.....
Puisi naratif, puisi lirik dan puisi deskriptif
Puisi naratif, Ode dan elegi
Puisi krisis, puisi romantis dan puisi pahlawan
Puisi lirik, puisi naratif dan puisi kritik
Puisi yang mengungkapkan perasaan duka disebut.....
Balada
Romansa
Ode
Elegi
Yang termasuk jenis puisi naratif adalah .....
Balada dan romansa
Elegi dan ode
Romansa dan serenada
Balada dan ode
Dibawah ini termasuk jenis puisi lirik yaitu ......
Balada dan romansa
Elegi, Ode dan serenada
Satire dan puisi kritik sosial
Ode dan romansa
Mengubah puisi menjadi sebuah lagu disebut .......
Dramatikal puisi
Deklamasi puisi
Pidato
Musikalisasi puisi
Dibawah ini adalah point penting yang harus diperhatikan ketika membaca puisi yang baik, kecuali ......
Intonasi
Ekspresi
Mimik wajah
Hafalan puisi
Puisi yang berjudul "Pahlawan tak dikenal" merupakan karya dari .....
Adryan Ardan
Chairil Anwar
Toto Sudarto Bachtiar
Calzoem Bahri
Berikut ini yang tidak termasuk ke dalam struktur batin puisi adalah ....
Tema
Rasa
Amanat
Imaji
Sempit lautan tuduh
Tempat ku mandi,
mencuci lumut pada diri
Tempat ku berlayar,
menebar pukat dan melempar sauh
Kalau aku ujian
kemudian ditanya tentang pahlawan
Nama ku yang ku sebut paling dahulu
Lantaran ku tahu Engkau ibu dan aku anak mu.
Isi puisi di atas menggambarkan sebuah perasaan yakni…
Kesedihan seorang anak karena ketiadaan ibunya
Kegelisahan hati seorang anak atas kehadiran ibunya
Perasaan rindu seorang anak pada ibunya
Perasaan sayang seorang anak kepada ibunya sendiri
Bacalah puisi di bawah ini!
Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Guruku...
Tanpamu apa jadinya aku
Aku dapat membaca, menulis,
Dan mendapat segala pengetahuan darimu
Dari dulu hingga sekarang
Engkaulah yang mengajariku
Aku membuatmu marah
Engkau memaafkanku
Aku berterimakasih padamu
Engkau adalah pahlawan tanpa tanda jasa
Jasamu akan kukenang
Sampai akhir hayat nanti
Makna dari puisi di atas adalah...
Guru mengajarkan kesabaran
Guru mengajarkan pengetahuan
Guru merupakan pahlawan tanpa tanda jasa bagi muridnya
Pahlawan Indonesia adalah guru
Penyajian tinggi rendahnya irama puisi dengan memperhatikan jenis-jenis tekanan dalam membaca puisi adalah...
Irama
Ekspresi
Pelafalan
Intonasi
Bacalah Puisi dibawah ini !
Pahlawan Tak Dikenal
Sepuluh tahun yang lalu dia terbaring
Tetapi bukan tidur, sayang
......................................................
Senyum bekunya mau berkata,
kita sedang perang.
Kalimat yang tepat untuk mengisi penggalan puisi di atas adalah .........
Menangkap sepi padang senja
Kemudian dia terbaring, tapi bukan tidur sayang
Sebuah lubang peluru bundar di dadanya
Dia tidak tahu untuk siapa dia datang
Setelah perang memberi kita
Puing demi puing kepapaan dan air mata
Daftar jenazah yang senantiasa bertambang
Hutang dalam ratusan jam kerja
Timbullah kini kesabaran dan kekuatan
Memikul berat beban nestapa
Seorang tiada hingganya
Tema puisi tersebut adalah …
Perang menimbulkan hutang
Perang menumbuhkan dendam
Kedamaian tumbuh setelah perang
Perang mengakibatkan kesengsaraan
Seratus Juta
Umat miskin dan penganggur berdiri hari ini
Seratus juta banyaknya
Di tengah mereka takt ahu akan berbuat apa
Kini kutundukkan kepala, karena
Ada sesuatu besar luar bisa
Hilang terasa dari rongga dada
Saudaraku yang sirna nafkah, tanpa kerja berdiri hari ini
Seratus juta banyaknya
Kita mesti berbuat sesuatu, betapa pun sukarnya
(Taufik Ismail)
Amanat puisi tersebut adalah kita harus ..
Tetap berjuang tanpa kenal putus asa
Berjuang untuk sesuatu yang luar biasa
Pasrah pada keadaan yang menyulitkan
Hidup sebagai pejuang hingga akhir usia
Berkenalan dengan sepi
(…)
Jalanan berderu tak berhenti
Lewat nasip menatapnya
Larik bermajas yang tepat untuk melengkapi kutipan puisi tersebut adalah …
Pada malam aku terkenang
Gelap di malam dingin
Sepi yang diam seribu bahasa
Melewati jalanan yang berbatu
Deretan bukit menghijau
Hamparan kerikil dan batu
Air sungai gemericik merdu
Di sanalah tempat kami bersatu
Sungguh indah dikenangkan
Takkan mungkin terlupakan
Imaji penglihatan dalam kutipan puisi tersebut terletak pada baris ke- ....
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 4
4 dan 5
Masa kecilku begitu penuh ceria
Kala itu yang ada hanyalah nyata
Dan tak ada sedikit pun pura-pura
Salah satunya
Saat aku diboncengkan sepeda
Oleh ayah tercinta
Penuh kasih kami bergembira
Melihat alam penuh pesona
Sawah menguning sebagai pertanda
Sebentar lagi panen akan tiba
Semua pun menyambutnya dengan sukacita
Isi puisi tersebut adalah ...
Menceritakan seorang petani yang akan panen
Menggambarkan keindahan alam di sebuah desa
Menceritakan masa kecil yang penuh kegembiraan
Menggambarkan seorang sedang menyambut panen
