NEW
Font size
WorksheetsPHB Susulan Kelas 9 KD 3.6
Total questions: 40
Worksheet time: 10hrs 0mins
Syaikh Abdur Rauf as-Singkili adalah salah satu ulama besar di Indonesia yang dilahirkan di...
kota Singkil
kota Palembang
kota Pasai
kota Padang
Syaikh Abdur Rauf as-Singkili adalah salah satu ulama yang mempunyai peran penting dalam penyebaran agama Islam di Indonesia. Beliau merupakan orang yang pertama kali mengembangkan tarekat...di Indonesia
Qadiriyah
Syattariyah
Naqsabandiyah
Sufiyah
Saat masih muda Syaikh Abdur Rauf as-Singkili adalah orang yang sangat haus ilmu. Ia rela merantau untuk mempelajari ilmu-ilmu keislaman. Pada tahun sekitar 1640, salah satu tempat tujuan Syaikh Abdur Rauf as-Singkili dalam mencari ilmu-ilmu keislaman adalah..
Tanah Bugis
Tanah Sumatra
Tanah Arab
Tanah Jawa
Syaikh Abdur Rauf as-Singkili adalah salah satu ulama yang pernah bermukim di Mekah dan Madinah. Ia mempelajari Tarekat Syattariyah dari gurunya yang bernama...
Ahmad Qusasi dan Syamsudin al Sumatrani
Syekh ‘Athaillah dan Ibrahim al-Qur’ani
Ahmad Qusasi dan Ibrahim al-Qur’ani
Muhammad Arsyad al-Banjari dan Ahmad Qusasi
Sebagai ulama yang mempunyai ilmu yang sangat tinggi, Syaikh Abdur Rauf as-Singkili sangat dihormati oleh masyarakat dan juga tokoh bangsawan pada saat itu. Beliau pernah menjadi Mufti Kerajaan Aceh ketika kerajaan Aceh diperintah oleh...
Sultanah Safiatuddin Tajul Alam
Sultan Isandar Muda
Sultan Muhayat Syah
Sultan Alaudin Syah
Syaikh Abdur Rauf as-Singkili adalah ulama yang sangat produktif menulis dalam berbagai kitab-kitab tafsir, hadits, fiqh, dan tasawuf. Jumlah kitab / karya yang ditulis oleh Syaikh Abdur Rauf as-Singkili berjumlah sekitar...
20 karya
21 karya
22 karya
23 karya
Syaikh Abdur Rauf as-Singkili meninggal di Aceh. Beliau dikenal dengan sebutan...
Tengku Kuala Syiah
Tengku Alam Syah
Tengku Syiah Kuala
Tengku Mahmud Syah
Sebagai penghormatan dan penghargaan masyarakat Aceh kepada perjuangan Syaikh Abdur Rauf as-Singkili, maka nama beliau dijadikan sebagai nama perguruan tinggi yang didirikan pada tahun 1961 di Banda Aceh. Nama perguruan tinggi tersebut adalah...
Universitas Al Fansuri
Universitas As Singkili
Universitas Abdul Rauf
Universitas Syiah Kuala
Umdat al Muhtajin adalah karya terpenting yang ditulis oleh Syaikh Abdur Rauf as-Singkili. Buku ini memuat tentang dzikir, sifat Allah dan Rasul-Nya, serta asal-usul ajaran mistik. Buku atau kitab ini terdiri dari...
7 bab
8 bab
9 bab
10 bab
Syaikh Abdur Rauf as-Singkili adalah ulama yang sangat produktif dalam menulis. Salah satu karya beliau yang menjadi kitab tafsir pertama yang dihasilkan di Indonesia adalah kitab yang berjudul ?
Umdat al Muhtajin
Turjuman al Mustafid
Sabilul Muhtadin
Mir’at at-Tullab fi Tahsil Ma’rifah Ahkam asy-Syar’iyah li al-Malik al-Wahab
Muhammad Arsyad al-Banjari adalah seorang ulama yang lahir di Lok Gabang, Martapura, yaitu sebuah daerah yang termasuk wilayah provinsi....
Kalimantan Selatan
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Utara
Syaikh Muhammad Arsyad al-Banjari dilahirkan pada tahun...
1709 M
1710 M
1711 M
1712 M
Nama ayah dan ibu dari Syaikh Muhammad Arsyad Al Banjari adalah...
Abdullah dan Siti Aisyah
Athaillah dan Siti Aminah
Abdullah dan Siti Aminah
Athaillah dan Siti Fatimah
Syaikh Muhammad Arsyad Al Banjari meninggal dunia dan dimakamkan di...
Banjar
Martapura
Lok Gabang
Desa Kalampayan
Pada masa kanak-anak, Syaikh Muhammad Arsyad Al Banjari diadopsi oleh seorang Sultan yang bernama..
Sultan Tahlilullah
Sultan Athaillah
Sultan Baabullah
Sultan Aminullah
Untuk memperdalam ilmu agama Islam, Muhammad Arsyad Al Banjari dikirim ke Makkah dan Madinah untuk belajar selama kurang lebih...
10 tahun
15 tahun
20 tahun
30 tahun
Untuk mengikat perasaan dengan keluarga di tanah air, maka sebelum berangkat ke tanah suci Muhammad Arsyad Al Banjari terlebih dahulu dinikahkan dengan seorang putri yang bernama...
Aisyah
Fatimah
Bajut
Nabila
Diantara guru-guru Syaikh Muhammad Arsyad Al Banjari yang sangat berpengaruh dan yang pernah memberikan izin kepadanya untuk mengajar dan memberi fatwa di Masjid Haram adalah...
Syaikh Abdus Samad Al Palimbani
Syekh 'Athaillah
Syaikh Abdul Wahab
Syaikh Abdurrahman Masri
Sekembalinya Syaikh Muhammad Arsyad Al Banjari dari tanah suci, ia mendirikan pusat pusat pendidikan. Untuk mendapatkan tanah yang akan dijadikan sebagai pusat pendidikan Syaikh Muhammad Arsyad Al Banjari meminta sebidang tanah kepada seorang sultan yang bernama....
Sultan Tamjidillah
Sultan Tahlilullah
Sultan Ba'abullah
Sultan Aminullah
Sekembalinya dari belajar dari Tanah Suci, Syaikh Muhammad Arsyad Al-Banjari membina kader-kader ulama di tanah airnya. Ia meminta kepada Sultan Tamjidillah sebidang tanah untuk dijadikan sebagai pusat pendidikan. Ditempat itu, dibangun rumah tinggal, ruang belajar, perpustakaan, serta asrama bagi para santri. Pada zaman sekarang pusat pendidikan yang didirikan oleh Syaikh Muhammad Arsyad Al Banjari dikenal dengan nama...
Kampung Giri kedaton
Kampung dalam pagar
Kampung Santri Banjar
Kampung Kauman Martapura
Selain sebagai ulama yang mengajarkan ilmu keislaman kepada para santrinya, Syaikh Muhammad Arsyad Al Banjari juga termasuk ulama yang sangat aktif dalam menulis buku atau kitab. Salah satu buku atau kitab karangannya yang paling terkenal adalah...
Qanun Fi Tib
Umat Al Muhtajin
Sabilul Muhtadi
Turjuman Al Mustafid
Syaikh Muhammad Arsyad Al Banjari adalah ulama yang sangat dihormati dan disegani oleh masyarakat. Karena keilmuan yang luar biasa, beliau mendapat julukan dari masyarakat sebagai...
Pintu ilmu
Ayam Jantan dari Timur
Matahari agama
Rumah Ilmu
Setelah sekian lama berdakwah di wilayah Kauman dan sekitarnya, akhirnya KH. Ahmad Dahlan mendirikan sebuah organisasi keagamaan yang diberi nama...
Muhammadiyah
Nahdlatul Ulama
Persatuan Islam
Al Irsyad
Organisasi Muhammadiyah didirikan pada tanggal 18 November tahun...
1911 M
1912 M
1913 M
1921 M
Di bawah ini pernyataan yang tidak tepat terkait dengan organisasi Muhammadiyah adalah...
Muhammadiyah adalah organisasi Islam yang didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan
Muhammadiyah adalah organisasi umat Islam yang bergerak dalam bidang pendidikan
Organisasi Muhammadiyah adalah organisasi umat Islam yang bergerak dalam bidang politik
Organisasi Muhammadiyah adalah organisasi umat Islam yang bergerak dalam bidang sosial
Pada tanggal berapakah organisasi Muhammadiyah mendapatkan status badan hukum dari pemerintah Hindia Belanda...
20 Desember 1912 M
18 November 1912
18 Agustus 1914
22 Agustus 1914
Karena kekhawatirannya, Pemerintah Hindia Belanda memberikan izin kegiatan organisasi Muhammadiyah hanya boleh bergerak di daerah Yogyakarta. Maka untuk menyiasatinya, KH. Ahmad Dahlan menganjurkan agar cabang-cabang Muhammadiyah di luar Yogyakarta memakai nama lain. Contohnya untuk cabang yang berada di Makasar menggunakan nama...
Al Munir
Nurul Islam
Ahmadiyah
SATF
Pada usia berapakah KH. Ahmad Dahlan meninggal dunia...
65 tahun
66 tahun
67 tahun
68 tahun
Setelah KH. Ahmad Dahlan wafat, beliau kemudian dimakamkan di daerah...
Imogiri
Kotagede
Karang Kuncen (Karangkajen)
Pakualaman
Atas jasa-jasa KH. Ahmad Dahlan, maka pemerintah Republik Indonesia menganugerahi beliau gelar penghormatan sebagai...
Pejuang Islam Indonesia
Pahlawan Revolusi Indonesia
Bapak Pendidikan Indonesia
Pahlawan Kemerdekaan Nasional
Sebagai seorang pendiri dan penggerak organisasi Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan adalah orang sangat aktif mengumpulkan anggotanya untuk berdiskusi membahas program kegiatan Muhamadiyah. Selama masa hidup KH. Ahmad Dahlan berapa kali Muhammadiyah menyelenggarakan pertemuan anggota atau pada saat itu menggunakan istilah "Algemeene Vergadering"?
12 kali
13 kali
14 kali
15 kali
Di bawah ini, yang termasuk dasar-dasar penetapan KH. Ahmad Dahlan sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional menurut SK Presiden RI No. 657 tahun 1961 adalah..
KH. Ahmad Dahlan telah berhasil mendirikan organisasi politik yang bernama Muhammadiyah.
KH. Ahmad Dahlan telah mempelopori kebangkitan umat Islam untuk menyadari nasibnya sebagai bangsa terjajah yang masih harus belajar dan berbuat.
Muhammadiyah berhasil menghimpun kekuatan umat Islam untuk bangkit melawan penjajahan
KH. Ahmad Dahlan beserta para Kiyai yang lain berhasil menyatukan umat Islam untuk perang melawan penjajah.
KH. Hasyim Asy’ari lahir dengan nama kecil Muhammad Hasyim. Beliau lahir di
Pondok Gedang Diwek, Jombang, Jawa Timur pada Selasa, 24 Dzulqa’dah 1287
Hijriyah atau bertepatan dengan tanggal......
14 Februari 1870
14 Februari 1871
14 Februari 1872
14 Februari 1873
Ayah beliau bernama ............, yakni pemimpin Pesantren Keras yang berada
di sebelah selatan Jombang. Ibu beliau bernama ............ Dari garis ibu, Kiai
Hasyim Asy’ari merupakan keturunan Raja Brawijaya VI
Kiai Asy’ari, Nyai Khatijah
Kiai Hasyim, Nyai Khatijah
Kiai Asy’ari, Nyai Halimah
Kiai Hasyim, Nyai Halimah
KH. Hasyim Asy’ari ketika berusia 15 tahun mulai mengembara untuk menuntut
ilmu. Beliau belajar ke pondok-pondok pesantren yang masyhur di tanah Jawa,
khususnya Jawa Timur. Berikut yang bukan termasuk tempat beliau belajar adalah ......
Wonorejo di Jombang
Wonokoyo di Probolinggo
Tringgilis di Surabaya
Pangkalan Madura
Setelah sekitar ................ menuntut ilmu di tanah Madura (tepatnya pada tahun 1307 Hijriyah atau 1891 Masehi), akhirnya KH. Hasyim Asy'ari kembali ke tanah Jawa untuk belajar di Pesantren Siwalan, Sono, Sidoarjo, di bawah bimbingan K.H. Ya’qub yang dikenal menguasai ilmu nahwu dan sharaf.
lima tahun
lima belas tahun
tiga puluh lima tahun
tiga tahun
Kiai Ya’qub semakin mengenal dekat KH. Hasyim Asy’ari hingga tertarik untuk menjadikannya menantu. KH. Hasyim Asy’ari yang saat itu baru berusia 21 tahun pun menikah dengan.....
Nyai Shalihah
Nyai Halimah
Nyai Nafisah
Nyai Nadhirah
Ulama-ulama besar yang tersohor pada saat itu didatangi Hasyim Asy'ari untuk belajar sekaligus mengambil berkah, di antaranya Syaikh Su’ab bin Abdurrahman, Sayyid Abbas al-Maliki al Hasani (ilmu hadits), Syaikh Nawawi al-Bantani, serta Syaikh Khatib al-Minangkabawi (segala bidang keilmuan). Adapun dari Syaikh Muhammad Mahfudz at-Tarmasi (ulama asal Pacitan yang tinggal di Mekah), selain mempelajari ilmu bahasa dan syariat, KH. Hasyim Asy’ari mendapat ijazah sanad dalam kitab........
Shahih Muslim
Shahih Hambali
Shahih Tirmidzi
Shahih Bukhari
Sepulang dari tanah suci sekitar tahun 1313 Hijriyah atau 1899 Masehi, KH. Hasyim Asy'ari memulai mengajar. Beliau pertama kali mengajar di Pesantren.......
Gedang Diwek, Jombang
Mojoroto, Kediri
Langitan, Tuban
Wonokoyo, Probolinggo
Pada 26 Rabi’ul Awal 1317 Hijriyah atau 1899 Masehi, KH. Hasyim Asy'ari mendirikan......
Pesantren Tebuireng
Pesantren Gedang Diwek
Pesantren Gontor
Pesantren Wonorejo
